The first 200 lines.
"Di suatu malam saat hujan turun"
"Life Bar ke-116 dibuka"
Rasanya tidak biasa hari ini.
Ada cerek di sini. - Benar.
Kita mulai dengan cerek.
Dugaanku rata-rata usianya 50 tahun.
"Rata-rata usianya 50 tahun?"
Semuanya termasuk? - Ya.
Itu termasuk kita juga.
Kita menguranginya.
Begitu rupanya.
Belakangan ini,
ada banyak film dan musikal
berdasarkan lagu-lagu klasik.
Seperti "Bohemian Rhapsody"?
Itu juga lagu yang sangat klasik.
Kebetulan
hari ini hujan. - Hari ini hujan.
Musikal hari ini
lagu-lagu buatan mendiang Kim Kwang Seok.
Aku merasa sentimental dalam perjalanan ke sini.
Aku merasa emosional. - Benar.
"Mereka datang dengan lagu yang manis"
"Berdebar"
Ini bisa jadi serius.
Kurasa di sini.
Masuklah. - Ya.
Ayo masuk.
Mereka datang. - Mereka datang.
Halo. - Senang bertemu denganmu.
Halo. - Halo.
"Lee Pil Mo, Seo Hyun Cheol, On Ju Wan"
"Pil Mo pengantin baru"
"Lamaran Pil Mo jadi berita besar"
"Dia mengungkap cerita di baliknya yang tidak diketahui orang"
"Hyun Cheol terkenal sering latihan"
"Hari ini, dia akan fokus ke acara ragam"
"Dia lucu sekali"
"Ju Wan adalah anak penuh semangat, guru Yunho"
"Ada rumor bahwa Ju Wan kaya"
"Rumor tentang kekayaan Ju Wan"
"Ju Wan yang membantu Kim Yuna tumbuh besar?"
"Life Bar yang seru dimulai sekarang"
"Life Bar"
Seo Hyun Cheol, Lee Pil Mo, On Ju Wan.
Selamat datang.
Senang bertemu denganmu.
Di sini ada pengantin baru.
Astaga. - Selamat.
"Malu"
"Selamat"
Pengantin baru.
Kamu terlihat lebih muda dari sebelumnya.
Kurasa
karena rambutnya. - Kamu berponi.
Dia rela matanya sakit tercolok poni.
Ini gatal.
Kamu harus menahannya demi terlihat muda.
Kamu harus menahannya.
Begitu kita menyebutnya pengantin baru,
dia senang sekali.
Sudah berapa lama?
Sekitar satu bulan setengah?
Sekitar satu bulan setengah? - Kira-kira selama itu.
Dia menghitungnya.
Pasti kamu tidak ingin datang ke sini hari ini.
Benar. Ini sudah larut malam. - Harusnya kamu bersama istrimu.
Dia juga cukup sibuk.
"Tidak begitu"
Tentu saja.
Apa kalian merasa
ada yang berubah darinya setelah menikah?
Tidak ada perubahan besar,
tapi saat membicarakan dirinya,
kurasa dia berhenti sejenak
untuk memikirkan istrinya.
Hebat.
Aku harus hati-hati dengan ucapanku.
Dia juga pulang lebih cepat.
Ya, dia juga pulang lebih cepat.
Ju Wan dan aku seumur.
Kami berteman. - Begitu rupanya.
Apa kamu ingin menikah setelah melihat pernikahannya?
Tentu saja.
Aku lihat dia saat melamarnya.
Dia bilang akan melamarnya di teater.
Itu impiannya.
Tapi kurasa aku tidak bisa melakukannya di teater.
Itu bukan tipe lamaran yang kusuka.
Seperti apa yang kamu suka? - Seperti apa tipemu?
Aku ingin diam-diam.
Seperti ini?
"Menikahlah denganku."
Itu terlalu pelan. - Tidak akan seperti itu.
Apa maksudmu lamaran Pil Mo berlebihan?
Tidak, aku tidak bilang itu berlebihan.
Itu bukan tipenya. - Semua orang
Pil Mo berlebihan. - punya tipenya sendiri...
"Pil Mo berlebihan?"
Semua orang punya selera lamarannya.
Benar. - Benar.
Sesungguhnya seluruh negara
melihat hubunganmu dari awal sampai menikah.
Seperti "The Truman Show".
Benar.
Penonton
yang memilih acaramu selanjutnya.
Dari "I Live Alone" sampai "The Taste of Love",
yang berikutnya "The Taste of Wife".
Saat kamu punya bayi jadi "The Return of Superman".
"The Return of Superman".
Setelah beberapa saat,
akan jadi "Same Life, Unlike Dreams".
Semua sudah terencana. - Tidak.
Jika anaknya tidak menikah,
akan jadi "Mom's Diary". - "Mom's Diary".
"Bangga"
Saat itu, kamu akan sudah terlalu tua.
Aku yang akan jadi pemandunya.
"Selalu waspada di depan Hee Chul"
Bagaimana menurutmu? - Para penonton lucu.
Apa kamu merasa tertekan
menunjukkan semuanya di TV?
Bahkan saat aku di acara itu,
aku tidak pernah berpikir seperti itu.
Karena saat latihan,
kamu sedang di acara itu.
Aku bertanya, "Bagaimana?"
"Sangat menyenangkan."
Itu yang dia katakan. - "Sebaiknya kamu menikah juga."
Tidak, bukan itu alasannya,
tapi dia benar-benar menyukai orang itu.
Itu yang dia katakan.
Tapi aku tidak menyangka akan menikah secepat itu.
Hun Cheol seperti berpikir,
"Semuanya menyenangkan pada saat itu."
Aku baru menikah belum lama ini juga.
Apa?
Umurku 45 saat aku menikah. Anakku baru 10 tahun.
Umurmu 45 saat menikah? - Ya.
Sungguh? Itu cukup tua.
Jadi, anakku baru 10 tahun sekarang.
Pernikahan itu berbeda bagi semua orang,
tapi aku senang aku menikah.
Aku dengar soal istrimu
di "Radio Star".
Mengenai dengkurannya.
"Aku tidak tahu aku mengatakannya"
Menurutku dia sangat lucu
dan cantik. - Dia sangat cantik.
Aku diminta
untuk membicarakan sesuatu yang lucu.
dan kebanyakan itu tentang istriku.
Para pemandunya pikir aku mengarang ceritanya.
Saat aku pulang, istriku berkata, "Kenapa kamu terus terang sekali?"
"Itu membuatmu lucu, tapi bagaimana denganku?"
Lalu aku dapat tawaran itu.
"Setelah 'Radio Star', dia dipilih tampil di 'Single Wife'"
Aku tampil dia acara itu. - Itu lucu sekali.
Itu gila.
Seolah memastikan
semua yang kukatakan tentangnya,
dia bersikap konyol. - Dia pergi ke seluruh dunia.
Benar. - Aku bahkan diberi tahu
tidak cukup menjelaskan
soal istriku. - Benar.
Kamu terlalu pengertian.
"Di hari perjalanan, di jalan menuju bandara"
Astaga.
Cepatlah. - Di mana itu?
Aku menaruhnya di sini kemarin.
"Istrinya melupakan sesuatu"
Kenapa bertanya padaku?
"Dia bersikap konyol"
Ada di sini.
Ada di sini. - Syukurlah.
"Ayolah, Sayang"
"Irisan daging kepala rebus berminyak"
"Dan tiram asin yang merupakan kombinasi sempurna"
"Irisan daging kepala rebus dan tiram asin"
Aku pernah coba dengan daging kaki, tapi belum dengan ini.
"Ini lezat sekali"
"Makan"
Kamu akan menyukainya. - Ini enak sekali.
Tiram asin.
Kalian bertiga bertemu melalui "The Days".
Kalau begitu bisa nyanyikan beberapa lagu dari musikal itu?
Apa yang kalian nyanyikan? - Ada banyak.
Ada sekitar 20.
Itu sudah seperti konser.
Dia yang paling banyak menyanyi. - Benar.
Aku tidak terlalu banyak menyanyi.
"Around 30".
"Unsent Letter".
"Unsent Letter". - Kamu menyanyikan
lagu-lagu yang kami tahu. - Ya.
Aku menyanyikan "As Dust".
"Love Has Gone",
"My Unsaid Love",
dan "Changing".
No comments yet. Be the first to leave one.