Release info

강남 스캔들 Gangnam Scandal EP117 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF

Tags

other
Published on: 2019-05-09
Downloads: 18
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Aku mengirim foto itu kepada So Yu, dan dia baru menjawabnya.

"Mereka tampak keren dengan pakaian itu"

"Mereka tampak keren dengan pakaian itu"

Tanganku agak licin.

Aku baik-baik saja.

Apa ada masalah? Apa kamu tidak bisa melihat?

Bagaimana persisnya kamu tidak bisa melihat?

Ada berbagai macam gejala.

Apa semuanya buram?

Lalu apa semua tampak tumpang-tindih seolah tidak fokus?

Aku pikir kamu harus pergi ke rumah sakit.

Aku bisa pergi besok.

Aku belum mau memberi tahu siapa pun tentang ini.

Kamu tidak ingin aku memberi tahu siapa pun?

Tolong jangan beri tahu So Yu.

"Rumah Sakit Universitas Daehan"

Ini berkembang jauh lebih cepat dari perkiraan, bukan?

Aku ingat kamu bilang

bahwa gangguan penglihatan dan kesulitan bernapas

merupakan tahap terakhir sebelum kematian.

Apa aku tidak salah ingat?

Ya, kamu benar.

Jika...

Jika aku tidak mendapatkan suntikan kedua,

berapa lama aku bisa hidup?

Itu berbeda untuk setiap pasien.

Jadi, aku tidak bisa langsung mengambil kesimpulan.

Berapa lama rata-rata orang bisa terus hidup

setelah mengalami gangguan penglihatan seperti aku?

Tidak apa-apa. Kamu bisa memberitahuku.

Mereka biasanya meninggal kurang lebih dalam sebulan.

Lalu

apa itu berarti aku bahkan tidak dapat

bertahan dalam kondisi ini selama lebih dari seminggu?

Benar.

Akan lebih baik

jika orang bisa lenyap seperti bunga ini.

Mereka tertiup angin pada saat terindahnya.

Jika itu terjadi, orang-orang yang ditinggalkan

akan bisa dengan sabar menunggu dan berharap

mereka mekar lagi tahun depan

dan tidak merasa sedih.

Tae Bok.

Kamu dengar tadi

bahwa aku tidak punya banyak waktu, bukan?

Ya.

Kamu akan menjadi

sangat sibuk sekarang sebagai sekretarisku.

Apa kamu siap?

Sekretarismu?

Maksudku kamu akan diberikan jadwal yang padat

seperti manajer bintang idola.

Jadwal yang padat?

Ibu berusaha untuk tetap diam

karena ibu merasa tidak pantas ikut campur dalam urusanmu.

Tapi ini rasanya sangat salah.

Apa Ibu membicarakan rumor itu?

Ya. Mungkin kamu kira kamu akan selamat karena kamu tidak bersalah,

tapi jika orang terus menyebarkan rumor palsu,

tidak lama lagi semuanya menjadi sangat kacau.

Bu, aku akan urus diriku sendiri.

Jika rumor palsu terus menyebar,

itu akan menjadi kebenaran dan akhirnya membuatmu lengah.

Kamu harus menghentikan rumor itu selagi kamu bisa.

Baik, aku akan membereskannya.

Betapa pun kerasnya ibu berusaha untuk tidak khawatir,

ibu tidak bisa berhenti mengkhawatirkanmu.

Ibu terus-menerus membayangkan hal-hal buruk.

Ibu seharusnya mencemaskan diri sendiri.

Setelah Ibu mengakui menggelapkan uang,

Ibu mungkin jauh lebih cepat dipenjara dari perkiraan

Ibu akan mengurus diri sendiri.

Ayo pergi.

Hei, Seo Jun. Ibuku?

Dia akan diselidiki hari ini, jadi, ponselnya pasti dimatikan.

Kenapa?

Terima kasih telah mengantarku ke sini.

Aku akan menjalani penyelidikan dengan patuh

dan menerima hukuman untuk semua kesalahanku.

Sementara itu, aku harap kamu mendapat pengobatan dengan baik

dan menjadi sehat agar kita bisa bertemu lagi.

Aku pikir itu tidak mungkin. Itu sebabnya aku hendak berpamitan.

Apa maksudmu itu tidak mungkin?

Aku pikir aku akhirnya mulai dewasa.

Begitu banyak hal mulai mengusikku

setiap kali aku berbaring untuk tidur.

Tadi ketika aku keluar dari rumah sakit,

aku tiba-tiba teringat

bagaimana aku mengancammu dengan mengirimkan video itu.

Dan itu membuatku merasa sangat tidak nyaman.

Itu bukan salahmu.

Terima kasih

telah bergantian dengan Seo Hyung menjagaku

- seperti ibuku. - "Terima kasih"?

Kenapa kamu bisa mengatakan itu?

Kenapa kamu bisa berterima kasih setelah semua perbuatanku kepadamu?

Aku sudah

melupakan semua kenangan buruk itu.

Jadi, kamu harus melakukan hal yang sama.

Terima kasih.

Maafkan aku.

Aku seharusnya tidak melakukan apa yang aku lakukan.

Aku hanya akan mengingat

semua hal baik yang kamu lakukan kepadaku.

Terima kasih untuk semuanya.

Dengarkan aku, Bu Hong.

Bagaimana kamu bisa melakukan ini sendirian?

Kamu lebih hebat mencari informasi daripada tim investigasi siber.

Dan kamu mengatakan kamu melakukan ini sendirian?

Ya, benar.

Jika kamu terus berbohong,

aku harus meminta surat perintah penangkapan.

Akulah yang memberi perintah.

Dan aku ingin tahu siapa yang menerima perintah itu!

Aku memberi perintah kepada para bawahanku.

Tapi mereka tidak tahu apa-apa.

Mereka hanya melakukan apa yang diperintahkan.

Kamu tidak memberiku pilihan.

Apa maksudmu?

"Manajer Tim, Kang Han Na"

"Hak Milik Real Estat"

"Informasi transaksi"

Aku hanya membutuhkan simpanan.

Uang ini akan cukup untukku selama beberapa tahun.

Dengan begitu aku yakin Ayah akan memaafkanku.

Hei, beraninya kamu datang ke sini.

Ini bukan kali pertama aku datang ke sini.

Kamu akan melarikan diri dengan uang ini, bukan?

Tidak.

Aku baru saja akan meneleponmu.

- Tunjukkan jalannya. - Ke mana?

Bank.

Aku hanya mendapat uang muka,

dan aku harus melunasi hal-hal mendesak terlebih dahulu.

Aku yang paling mendesak.

Tunjukkan jalannya.

Jika tidak, aku akan beri tahu ketua bahwa kamu dikejar-kejar

oleh rentenir karena memiliki utang judi.

Baiklah. Aku cukup memberimu jumlah yang dijanjikan, bukan?

Berikan nomor rekening bankmu.

Apa kamu gila? Kenapa kamu mengirimnya ke rekening bankku?

Hal seperti ini harus dilakukan secara tunai.

- Setidaknya kamu tahu itu salah. - Apa?

Aku harus pergi rapat setelah makan siang.

Jadi, sampai nanti.

Rapat itu tidak penting sekarang.

Aku perlu bekerja dengan baik agar tidak ada yang curiga.

Kapan rapatnya akan berakhir?

Aku tidak tahu

Akhiri rapatnya pukul 3.30 sore.

Kita harus pergi ke bank sebelum tutup.

Sampai jumpa di bank di depan gedung perusahaan.

Dengarkan aku.

Aku akan menunggu di depan kantormu.

Kamu anggap aku apa?

Astaga.

- Ikuti aku. - Apa kita akan ke bank?

"Praktis bagi nasabah"

Jangan pernah berlagak mengenalku lagi.

Baik.

Aku akan bertanya siapa kamu saat kita bertemu lagi.

Omong-omong, berapa banyak yang kamu curi dari Hong Baek Hee?

- Hei. - Jika kamu kabur membawa uang itu,

akankah keluargamu melunasinya?

Hei.

Aku hanya tidak mengerti.

Kenapa putri tunggal DH Fashion

melakukan penipuan seperti itu?

Bukankah kamu dahulu juga menikah dengan Pak Bang?

Aku yakin kamu akan mendapatkan cukup biaya membesarkan anak.

Jadi, kenapa kamu mencoba mengambil uang dariku?

Aku punya alasan sendiri.

Sama seperti kamu, aku juga punya alasan sendiri.

Jadi, mari kita akhiri di sini. Apa kamu mengerti?

Aku akan memberimu nasihat sebagai seseorang yang lebih tua.

Kamu harus berhenti berjudi.

Tidak ada solusi untuk itu.

- Dasar wanita gila. - Apa?

Apa kamu tidak menonton film "Tazza"?

Kamu harus melihat adegan di mana mereka memotong tangan.

Astaga, kenapa dia tidak mau mendengarkan nasihat tulusku?

Aromanya harum.

Ini menjadi viral di kalangan karyawan perusahaan?

Ya.

Apa masalahnya? Dia menggendongku karena aku pingsan.

Rumornya sangat aneh.

Rumor?

Aku tidak tahu siapa yang memulainya, tapi...

Apa itu?

Apa itu cinta segitiga dan aku bermain-main dengan mereka?

Jauh lebih buruk.

Apa maksudmu?

Orang mengira

kamu hamil.

Beberapa orang bahkan bertaruh tentang siapa ayahnya.

Apa?

Tidak masuk akal. Jika kamu hamil, aku pasti sudah tahu.

Chae Young.

Sejujurnya,

aku...

Gangnam Scandal subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Gangnam Scandal

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left