Black Lightning

Black Lightning

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Black Lightning S01E03 - LaWanda The Book of Burial Web-dl
A Commentary by atonim
I don't mind people believing in God. They just can't believe that they can take back the streets.

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2018-02-01
Downloads: 29
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Kau harus berhenti.

Aku tidak bisa terus membiarkanmu melakukan ini.

Aku janji, tidak lagi.

Sudah 9 tahun aku tidak menggunakan kekuatanku.

Apa kau ingat alasanmu menjadi Black Lightning?

Kau ingin memberi orang-orang harapan.

Seseorang harus melakukan sesuatu,

karena semua pemolisian dan unjuk rasa...

dan doa, tidak mengubah apa pun.

Ini saatnya orang-orang tahu bahwa Black Lightning...

telah kembali.

Sebelumnya di Black Lightning...

Wastafelnya hancur begitu saja.

Lynn dan aku berpeluang rujuk.

Aku perlu melakukan ini secara perlahan, Jeff.

The 100 menculik putriku./ LaWanda White.

Aku mau putriku.

Ini saatnya orang-orang tahu bahwa Black Lightning telah kembali.

Saudari LaWanda salah satu dari kita.

Seorang teman...

seorang ibu...

dan pastinya wanita yang taat pada Tuhan.

Itu benar!

Saudari LaWanda berjuang demi kebaikan,

dan kini dia telah tiada.

Dan Saudari LaWanda hanya mencoba menyelamatkan anaknya.

Di mana Anissa?

Dan The 100 mencoba memberi pernyataan...

dengan membunuhnya!

Mereka ingin kita tetap tunduk, tetap takut...

tetap menjalani kehidupan kecil yang mereka berikan.

Aku berdiri di sini malam ini untuk memberi tahu kalian,

bahwa kita akan membalas pernyataan The 100...

Itu benar.

Dengan mengikuti teladan Saudari LaWanda.

Jadi aku butuh 100 orang beriman untuk berunjuk rasa bersamaku.

Kubilang aku butuh 100 orang beriman untuk berunjuk rasa bersamaku!

Agar kita bisa mengambil kembali komunitas kita,

agar anak-anak kita bisa hidup bebas dari narkoba, kekerasan

dan semua kerusakan yang datang dari hidup di tempat

yang tidak dipedulikan siapa pun!

Berdiri!

Berjalanlah bersamaku.

Berdiri jika kau ingin berjalan bersamaku.

Berdiri jika kau ingin berjalan bersama...

Sialan!

Pernafasanku.

Baik.

Pendeta, aku tidak mendukung pungutan liar The 100,

tapi aku paham bahwa itu situasi kita.

Dan aku tahu polisi harus berusaha banyak

agar masyarakat.../ Amin. Amin.

Amin, Saudara.

Begini,

kami tidak akan perlu membayar uang perlindungan

jika setengah kepolisian tidak disogok oleh The 100.

Aku tidak disogok The 100,

dan kami mencoba bekerja dengan baik.

Kami mungkin belum bisa mencapainya,

tapi itu akan terjadi pada akhirnya.

Kami akan menaruh kepercayaan kepada Sang Maha Kuasa...

karena kami pasti tidak bisa mempercayai kalian.

Kau mengerti?

Ayolah, itu tidak benar, Jeremiah, dan kau tahu itu.

Para polisi korup itu mengutusmu ke sini sebagai pengawas?

Memeriksa budak-budak, ya?

Selagi kau di mimbar mengenakan arloji $25.000,

menyeka dahimu dengan sapu tangan sutera,

aku mengorek mayat remaja kulit hitam dari semen.

Jalanan adalah mimbarku./ Billy. Sudah.

Aku memakai sepatu kerja.

Sepatu apa yang kau pakai, Pendeta?

Baiklah.

Aku tidak akan membatalkan unjuk rasaku.

Dan jujur, aku kaget, kau sebagai orangtua dan guru

..mencoba mencegahku.

Aku ingin menyelamatkanmu dari dirimu sendiri, Jeremiah.

Meski aku yakin kau tidak akan mendengarkanku.

Freeland selalu mendengarkanmu.

Saat kau berlomba, kini dari sarangmu di Garfield...

dulu mereka menjulukimu Yesus Hitam.

Ya, mungkin mereka mendengarkanku

karena mereka percaya perkataanku.

Tidak. Kami mendengarkan karena kau salah satu dari kami.

Kau di jalanan berjuang bersama kami.

Kini tampaknya yang kau pedulikan hanya sekolahmu,

atau keluargamu.

Itu tidak benar, Jeremiah.

Tidak pernah benar.

Freeland rumahku juga.

Benarkah?

Aku berjuang dengan cara terbaik yang kutahu.

Begini,

aku tahu kau dan Henderson berpikir...

unjuk rasa ini untuk kejayaanku, tapi bukan.

Aku muak.

Jika bukan polisi yang membunuh kami, kami yang mati sendiri.

Dan ini saatnya bagiku...

Saatnya bagi kami mengambil kembali hidup kami,

meski itu berarti kami harus bersedia mati.

Kau mengerti?

LaWanda tidak ingin mati.

Ya. Tapi dia tahu itu mungkin.

Tapi dia tetap bersikukuh.

Karena Black Lightning memberinya harapan.

Black Lightning?/ Ya.

Black Lightning membuatnya percaya dia bisa menyelamatkan putrinya.

Ya, tapi dia gagal, Jeremiah.

Mereka membunuhnya.

Ya. Bukan kebetulan bahwa dia kembali setelah bertahun-tahun.

Itu berkat Tuhan.

Itu memberiku harapan.

Bahwa dengan bantuan Black Lightning dan Tuhan,

kita bisa menyelamatkan komunitas ini.

Bagaimana jika kau salah, Pendeta?

Bagaimana jika kau salah tentang Black Lightning?

Aku tidak salah.

Dan aku percaya dia jawaban atas doa-doa kita.

Black Lightning S01E03 LaWanda: The Book of Burial

Subtitle Inggris oleh VitoSilans. Diterjemahkan oleh atonim.

Pahlawan mengilhami orang-orang.

Pendeta bukan pengecualian.

Aku tidak ingin mengilhami orang untuk terbunuh.

Menjaga ratusan orang di beberapa blok kota.

Bagaimana jika aku belum siap?

Kau akan siap.

Aku bisa mengurangi hambatan dalam sirkuit kostummu,

yang akan memberi pemindahan tenaga lebih halus untukmu.

Juga, dengan lengan ini,

kau bisa membuat arus listrik yang lebih tipis.

Untuk apa itu?

Kau akan menghadapi kerumunan besar.

Kau ingin serangan terpusat tanpa kerusakan tambahan.

Juga, tegangan lebih rendah, pengurangan penyerapan tenaga...

Ya. Baik. Baik. Mari uji saja.

Baik. Ini dia.

Arus yang lebih tipis.

Lagi.

Ayo, Jefferson.

Fokus. Lagi.

Lagi.

Nenekku selalu mengatakan bahwa...

jika kau tidak menulis catatan terima kasih,

itu seperti hal baik tidak pernah terjadi.

Ini punyaku,

untuk semua kerugianmu karena kebodohan Lala.

Kecuali kau ingin aku melempar tas itu ke arah Black Lightning,

itu tidak menyelesaikan masalahmu.

Black Lightning sudah mati.

Aku membunuhnya sendiri.

Tobias, apa kau suka ke gereja?

Tidak bermaksud kurang ajar, Lady Eve,

tapi hidupku tidak menuntunku pada jalan spiritual.

Aku akan memberitahumu...

bahwa Alkitab menjaga orang tetap dalam barisan.

Lalu datang Black Lightning,

dan mereka berpikir tidak perlu tetap dalam barisan.

Misalnya Pendeta Holt.

Dia merencanakan unjuk rasa.

Unjuk rasa.

Dia akan menuntun semua orang ke tanah yang dijanjikan...

dan mengambil uang perlindunganmu begitu dia tiba di sana.

Dia tidak mungkin sebodoh itu.

Seorang pastor menyadari resiko dari hal itu...

dan cukup pintar untuk memberitahuku.

Terima kasih sudah menyampaikan itu.

Aku berharap...

kau dan gadis dengan kematian di mata itu,

bisa mengurusnya.

Aku tidak keberatan orang-orang percaya pada Tuhan.

Mereka hanya tidak boleh percaya mereka bisa merebut jalanan kembali.

Amin, Lady Eve.

Lalu kita masuk hotel jam 2:00.

Apa kau memberitahu orangtuamu tujuanmu?

Belum. Tapi akan kukatakan.

Kau punya kondom, 'kan?

Ya.

Kau yakin?

Baik.

Kau tidak apa?/ Ya.

Aku tidak apa-apa. Hanya...

Hanya apa?

Kau berubah pikiran?

Apa? Tidak. Aku...

J, aku bohong.

Apa maksudmu bohong?

Aku...

Aku tidak pernah melakukannya.

Aku...

Aku takut memberitahumu. Maksudku...

Aku ingin kau mengira bahwa aku mengerti. Tapi...

Aku hanya mencoba bersikap keren.

Tanpa kusadari, kebohongan keluar dari mulutku, dan...

Maafkan aku.

Sungguh. Aku minta maaf.

Jadi...

Seorang perjaka bicara jujur...

dan beresiko tetap jadi perjaka?

Khalil, diriku yang perawan ini merasa kau jauh lebih seksi kini.

Hentikan.

More Indonesian subtitles for Black Lightning

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left