Release info

삼남매가-용감하게-Three -Bold-Siblings-E29-NEXT
A Commentary by Anangkaswandi

Tags

other
Published on: 2023-01-16
Downloads: 14
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Jangan lakukan ini.

Hubungan kita sudah berakhir.

Sebenarnya, kita bahkan belum mulai.

Kau bilang, pikirkan Taeju dan Sangjun,

jadi, aku pergi.

Pacarnya

adalah Geonu?

Luar biasa.

Taeju atau fotonya?

Keduanya.

Aku melihat cinta yang kau miliki untuknya.

Dia tampak cantik di setiap foto.

Tentu saja. Aku berusaha lebih keras

agar dia tampak cantik di foto.

Seseorang akan selalu terlihat lebih baik di foto

yang diambil oleh orang terdekat.

Aku tidak tahu apakah Taeju dan aku dekat.

Lebih tepatnya, aku bisa memahaminya.

Apa maksudmu?

Tak mudah menjadi keluarga jika kau orang luar.

Sulitkah bagimu tinggal bersama keluarga kami?

Jujur saja.

Ibuku membelikanmu baju baru, tapi aku tidak.

Aku sering berpikir ibuku lebih menyayangimu

daripada putranya sendiri.

Aku penasaran kenapa dia melakukan itu.

Bukankah sudah jelas?

Dia tidak ingin kau merasa ditinggalkan.

Tentu saja. Aku bersyukur atas semua

yang dia lakukan untukku.

Omong-omong, kuliah Taeju tentang apa?

Luka sekecil apa pun bisa membuat masalah

jika tidak diobati.

Bahwa kita harus berhati-hati

karena luka kecil bisa menjadi virus rumah.

Itu terdengar mendidik.

Taeju tahu apa yang dia bicarakan.

Bisa kirimkan foto-fotonya?

Aku ingin menunjukkannya kepada Taeju.

Baik. Akan kukirimkan setelah selesai kuedit.

Kau mau pulang?

Setelah membeli stroberi.

Mau kubelikan juga?

Tidak usah. Kami punya stroberi.

Belilah untukmu sendiri.

Jangan ganggu Sangjun.

Tunjukkan dirimu lagi,

dan aku akan membuatmu membayarnya.

Kau sudah gila?

Lee Sangjun milikku, sial!

Kau!

Lepaskan aku!

Sedang apa kau di sini?

Tunggu.

Sedang apa kau di sini? Kenapa kau datang?

Lepaskan aku!

Apa rencanamu sekarang?

Bukankah seharusnya kau berterima kasih?

Apa?

Berkat aku, kau bisa membalas dendam.

Balas dendam? Pada apa?

Sial. Kau lebih tahu.

Aku tidak mengerti maksudmu,

tapi karena kau membantuku,

aku akan memotretmu untuk pemakamanmu.

Datanglah ke studioku besok.

Sial. / - Kau tidak mau bicara denganku?

Jangan macam-macam dengan keluargaku.

Datang saja ke studioku besok.

Sial.

Apa yang kau lakukan? / - Apa?

Kenapa dia menelepon? / - Siapa?

Taeju.

Tak sempat kujawab, jadi, kutelepon kembali.

Tapi dia tidak menjawab.

Kapan dia meneleponmu?

Sekitar 40 menit lalu.

Dia seharusnya mengirim pesan saja. Ada apa?

Kurasa dia akan meneleponmu kembali nanti.

Kau pergi ke mana? Kau tak ada di kamarmu.

Aku pergi berjalan-jalan.

Aneh. Dia bahkan tidak memeriksa pesanku.

Tidak. Dia tidak ada di sini.

Sekitar satu jam lalu.

Dia bertanya apa aku mau hidangan penutup,

aku menyuruhnya makan itu bersamamu.

Belum lama dia bilang hampir sampai di rumah,

tapi dia tidak datang.

Kami akan bertemu di tempat parkir

dan pergi ke toko kelontong bersama.

Baiklah.

Taeju.

Taeju!

Taeju! Sedang apa kau di sini?

Taeju. Bangun.

Sangjun.

Apa yang terjadi?

Dia pingsan di tangga tempat parkir.

Apa?

Taeju, kau baik-baik saja? / - Taeju.

Bangun.

Di sini.

Tolong cepat. / - Baiklah.

Apa yang terjadi?

Dia tidak sadarkan diri.

Dia terbaring selama lebih dari 30 menit.

Kami akan membawanya ke rumah sakit.

Bu.

Kau mendengarku, Bu?

Bu?

Satu, dua, tiga.

Silakan naik.

Aku akan meneleponmu, Youngsik. / - Ya.

Permisi.

Ada yang bisa kubantu?

Ini. Aku membelikanmu bir.

Kau tidak perlu melakukan ini.

Maaf,

tapi aku ingin memeriksa rekaman CCTV

dari tempat parkir bawah tanah.

Apa maksudmu? Taeju pingsan?

Apa? Hei.

Taeju ditemukan pingsan di tangga.

Astaga. Kenapa?

Entahlah.

Sangjun menemukannya pingsan di tangga

dan membawanya ke rumah sakit.

Astaga. Apa Taeju baik-baik saja?

Sangjun belum menelepon.

Kuharap dia tidak terluka parah.

Dia tidak mengalami pendarahan atau apa pun.

Pendarahan dalam bisa lebih fatal.

Kuharap bukan itu.

Astaga. Dia baru saja menjadi keluarga kita.

Kenapa ini terjadi?

Aku yakin ini tidak serius, Nenek.

Bibi, ayo ke rumah sakit

begitu Sangjun menelepon.

Aku harus bersiap.

Itu tidak akan serius.

Udaranya dingin, kau harus tetap di rumah.

Dia bicara denganku di telepon satu jam lalu.

Apa yang terjadi?

Kurasa Lee Jangmi yang melakukannya.

Apa?

Aku memeriksa rekaman CCTV.

Dia mengikuti Taeju ke lift.

Taeju menghindarinya dan naik tangga darurat.

Dalam kurang dari lima menit,

Lee Jangmi tertangkap CCTV sedang kabur.

Astaga. Tidak mungkin.

Dia mungkin mengatakan sesuatu kepada Taeju.

Taeju mungkin terkejut dan jatuh dari tangga

saat bertengkar.

Bagaimana kau menanganinya saat itu?

Kau bilang sudah mengurusnya, aku percaya.

Kenapa kau menyalahkanku?

Sangjun yang menyebabkan semuanya.

Aku melakukan semua yang kau perintahkan.

Dia bilang

kau tidak memberinya uang yang dijanjikan.

Jadi, kau sama seperti Sangmin.

Kata-kata siapa yang kau percayai?

Jadi, ini arti diriku bagimu?

Mari berhenti membicarakannya. Cukup.

Kau lebih khawatir Jiwoo tahu

atau Sangjun tahu?

Kau hanya

mengkhawatirkan Sangjun.

Kenapa kau bilang begitu?

Tidak ada yang boleh tahu soal ini.

Bagaimana jika Taeju tahu?

Kau membuat film di mana kau menipu

semua keluargamu dengan skenariomu sendiri.

Menurutmu

situasi ini menarik?

Apa menurutku ini menarik?

Aku ketakutan.

Kau hanya memberi perintah,

dan aku yang melaksanakannya.

Aku sangat takut sekarang.

Kita bisa selesaikan semuanya dengan tenang.

Keluarga kita tidak boleh goyah.

Youngsik.

Untuk saat ini, Taeju akan baik-baik saja.

Jika dia terluka parah,

akan ada penyelidikan polisi.

Maka keadaan akan menjadi di luar kendali.

Begitu Sangjun menelepon,

kita harus ke rumah sakit dahulu.

Sangjun ada di Rumah Sakit Universitas Jinsung.

Dia baru saja menelepon.

Begitu rupanya.

Baiklah.

Apa yang kau lakukan?

Jika terjadi sesuatu di sini

antara Lee Jangmi dan Taeju,

mungkin saja mereka menjatuhkan sesuatu.

Aku sudah memeriksanya, tidak ada apa-apa.

Ayo pergi saja. / - Baiklah.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left