The first 200 lines.
PERMATA DUJOUR
PASANGAN PALING MODIS DI NEW YORK RAHASIA SUKSES HIDUP DAN CINTA
DI MANA BRIJENNA?
APA BISA PULIH
JENNA JONES DIPECAT
PASANGAN MODE FAVORIT DALAM KEKACAUAN PENTAS PERAGA
BERDASARKAN BUKU KARYA TIA WILLIAMS
Jenna, bangun!
Jenna!
Bukankah sudah saatnya kau kembali bekerja?
Entah siapa yang mau mempekerjakanku kini. Semuanya separuh usiaku.
Sudah setahun kau kurung diri.
Aku tahu.
Konon wanita lebih sulit dapat kerja
setelah dia lama tak bekerja.
Aku tahu semua itu, Ibu.
Kau takkan melupakan Brian begitu saja.
Kau bersamanya selama sepuluh tahun. Itu hampir seperti bercerai!
Ini proses, dan bagian dari penyembuhannya adalah kembali ke kehidupan,
teman-temanmu, pekerjaanmu,
dan kota kesayanganmu.
Ibu, ada apa?
Ayahmu enggan menyentuhku saat kau di sini. Dia takut kau dengar kami.
Kau harus kembali ke New York. Kau akan kembali bangun.
Jadi, aku harus memintamu untuk…
- Tidak. - Keluar dari rumahku.
Aku menyayangimu, sungguh,
tapi kau wanita dewasa!
Kau akan kembali bangun.
STASIUN PENNSYLVANIA
Hei, teman-teman. Hati-hati. Itu Cavalli antik.
Terima kasih!
Sial. Apa mataku terkulai?
Darcy akan suruh aku berias lagi jika aku tampak habis begadang.
Kapan kau pulang?
Saat matahari terbit, tapi aku minum Red Bull dan merias mata.
Astaga.
Kau Jenna Jones.
Ya, dan aku ada pertemuan dengan Darcy pukul 10.00.
Ya. Hai, aku Terry, administratornya,
juga asisten editorial dan editor takarir sosial media.
Aku Jinx, wakil eksekutif tim pendukungnya.
Senang berjumpa.
- Mau kuambilkan kopi? - Itu bagus.
Kopi hitam, 'kan? Aku lihat di salah satu wawancaramu.
Sempurna.
Darcy akan segera datang. Silakan duduk.
Terima kasih.
Dia bisa tetap berdiri.
Jenna Jones.
Apa alasan kedatanganmu ini?
Tahan teleponku. Kami ke ruang Merah Muda.
Ya.
Sudah berapa lama kau menghilang?
Enam bulan, kau tahu, kurang lebih. Tak lama.
- Tepatnya setahun. - Benarkah?
Astaga. Aku lewatkan ulang tahunmu. Empat puluh lima?
Bagaimana? Buat acara? Aku tak dapat undangan.
Empat puluh.
Dan tak adakan pesta.
Sudah cerai?
Kami tak pernah menikah.
Baik. Aku tahu itu.
Maaf. Kau tak bisa ambil separuhnya.
Untungnya, aku tak keberatan bekerja.
Kini aku kembali dan siap untuk terjun langsung, jadi…
Kau bisa jujur padaku. Kau hancur.
Aku bisa melihatnya.
Maksudku, itu tak mudah.
Kau dipermalukan.
Itu memilukan. Dan berita utama itu.
- Setidaknya mereka membicarakanku. - Ya, benar!
Mau apa lagi?
Terapi!
Itu yang kau butuhkan.
Aku tak butuh terapis, Darcy.
Kau tahu Gala Darzine kini lebih besar dan eksklusif dari Met's?
Aku butuh kerja.
Ayolah. Kau curi semua pekerjaan yang kumau, dan kau tiduri pacarku.
Tidak.
Kebetulan aku dapat semua pekerjaan yang kau mau.
Aku katakan ini terakhir kalinya. Darnell bilang tak punya pacar!
Baiklah. Kau tahu?
Bertahun-tahun aku tak dapatkan pekerjaan
yang menjadi hakku
mengilhamiku untuk membangun ini.
Dan sekarang aku memutuskan semua,
dan aku bahkan tak ingat bagaimana rasanya tak begitu.
- Ya. - Benar, 'kan?
Tapi sayang model langgananmu gagal diluncurkan
saat kau berhenti mencetak, 'kan?
Aku yakin kau tahu bahwa model iklan saja tak cukup.
Tapi semua tahu itu. Kau tahu itu.
Baiklah.
Aku akui kita gagal mencapai satu tujuan. Hanya satu. Hanya…
Aku butuh pekerjaan, dan kau, Darcy, kau butuh aku, jadi…
Minta padaku.
Aku tak bisa terima
jika kau tak meminta.
Darcy?
Ya?
Boleh aku bekerja untukmu?
Waktumu 90 hari untuk buat perubahan berarti.
- Beri 60 hari. - Jangan sok.
- Jangan remehkan. - Jangan kerja buruk.
Apa itu tawaran?
Jabat tangan dilarang,
tapi tanda tanganmu di dokumen cukup.
Dan buat ruang kantormu di ruang pamer kebun binatang.
Selamat datang di Darzine.
Dan terima kasih kembali.
Ini harus kuapakan?
- Simpan. - Bakar.
Konon pacarnya itu aku versi miskin, gigi gingsul, punya kredit buruk.
Dia gagal dengan yang asli, jadi cari yang palsu.
Rak diskon.
Ya, aku akan mati di sini.
Mati di ranjang.
Kau takkan mati karena Brian.
Sekarang bekerja di Darzine, itu bisa membunuhmu.
Ya, kenapa itu? "Menjaga musuhmu lebih dekat"?
- Aku tak menduganya. - Aku juga.
Kalian sudah tahu Darcy tak akan membantu wanita mana pun
kecuali itu menguntungkannya.
Jadi, kubilang aku bisa bantu dia sukses,
dan dia percaya.
Aku paham ini.
Kau jelas memahaminya.
Ya.
Baiklah.
- Tunggu. - Ya.
Bersulang. Minum untuk Darzine.
Untuk Darzine.
Untuk bertahan di Darzine.
- Terima kasih. - Selamat.
- Itu bagus. - Ya.
- Ya, dan lelaki baru. - Itu juga.
Dan mungkin ada untukmu malam ini.
Aku suka kalian pikirkan vaginaku.
Itulah gunanya teman. Kami suara untuk vagina.
Selalu. Lihat ke sana.
Aku tahu kau suka memanjat pohon.
Tn. Top Hat sudah punya pasangan.
Seseorang datang.
Baik. Kau pasti tahu ménage à trois.
Satu, dua, tiga, empat, ménage à trois.
Mimpi burukku. Dua kesalahan.
Apa pria ini mencoba menggigit bahuku?
- Ya, Bu. - Kenapa…
Sejujurnya, itu bahu yang seksi.
Terima kasih.
Jenna? Jenna Jo… Itu kau! Nona, bagaimana kabarmu?
Aku Cassidy! Sudah lima pekan mode terakhir kita tak jumpa.
Dari mana saja kau?
Nona, kau sangat…
Aku ingin bilang kau sangat berani tunjukkan wajahmu usai semua itu.
Jujur, itu kerugian terbesar yang pernah kulihat,
dan kau benar-benar kembali.
Kau inspirasi bagi semua wanita, seperti…
- Nona… - Tidak, bukan saatnya foto.
- Kau tak boleh memotret. - Dia ke mana? Jenna!
Ke mana dia? Hei!
Kau tak apa, Putri Tidur?
Ya, aku tak apa.
Kau yakin? Maksudku, kau di sini mengetuk.
Kau pikir kau saksikan keadaan darurat medis, atau…
Maksudku, kau tertidur.
Hanya memejamkan mataku.
Kau mau duduk?
Kau akan terkena vertigo.
Baiklah.
- Silakan. - Terima kasih.
Terima kasih.
Kok aku bisa di sini?
Aku suka lesung pipitmu.
Jujur, kau menakjubkan secara alami.
Luar biasa.
Sungguh?
Ya.
Aku serius.
Kau manis sekali.
Kau juga tampak bak mahasiswa.
Aku punya gelar magister di bidang film dari USC.
- Tentu saja. - Ya.
Aku mau jadi sejarawan film, tapi kata ibu itu bukan pekerjaan sungguhan.
- Itu jelas pekerjaan sungguhan. - Ya.
Benar? Apa kau bisa hidup dari itu? Itu pertanyaannya.
Dalam ekonomi ini? Tidak.
Meragukan, bukan?
Menurutmu aku manis?
Ayolah. Kau tak tahu itu.
Aku berasumsi seseorang dari generasimu
lebih suka, kau tahu, wanita bertubuh semok.
- Itu bukan tipeku. - Bagaimana? Tampak alami?
- Kau tak suka? - Tidak.
Aku suka sesuatu yang lebih nyata.
- Lebih berpengalaman? - Ya.
Aku seperti Lawry's.
Astaga.
Kurasa aku mencintaimu.
No comments yet. Be the first to leave one.