The first 129 lines.
Baik. Mari kita lakukan.
Kau akan menyesali ini.
Siap? Kita mulai!
Siap, mulai!
Wow! Cepat sekali.
- Selalu! - Selanjutnya!
Itu lebih cepat daripada kemarin. Brutal.
Giliranku.
Kau harus menang kali ini.
- Kau pasti bisa, Takao. - Siap?
Siap, mulai!
- Bagus! - Wow!
Kau bisa mengalahkan Nakai.
- Ya, tetapi Nakai sangat kuat. - Takao!
Masih terlalu kuat untuk Nishikata. Dia hampir menang.
Kau pasti bisa Nakai.
Masih terlalu kuat untukmu.
Siap?
Kita mulai. Siap, mulai!
Nakai.
Apa? Mungkinkah dia berhasil?
Bagus!
Wow.
Serius? Itu luar biasa.
Keahlian pancomu mengesankan. Kau menjadi lebih kuat.
Aku berlatih setiap hari.
Pasti karena push-up yang kau lakukan setelah dikerjai olehku.
Apa? Bagaimana kau bisa tahu?
Aku tahu semuanya tentangmu, Nishikata.
Apa kau baik-baik saja? Apa kau flu?
Aku baik-baik saja. Pasti ada yang membicarakanku.
Para gadis di kelas kita menggosipkan kau dan aku berpacaran.
Pacaran?
Kau dan aku?
Ya.
Apa itu hal buruk?
Tidak, itu hanya…
Jadi, kau tak suka orang-orang bilang kita berpacaran.
Bukan itu maksudku.
Namun, kita tak berpacaran.
Jadi, kau tak keberatan jika itu benar.
Kalau begitu…
Apa kau mau pacaran?
Tunggu.
Kenapa kau bilang begitu? Hentikan.
Sepertinya kau akan push-up lagi.
Nishikata, tubuhmu panas.
Wajahmu juga sedikit memerah.
Mungkin flu.
Kau tak apa-apa?
Bagaimana denganku?
Tubuhmu sedikit panas juga.
Mungkin aku terkena flu juga.
Mari kita menjaga diri.
Ya, kita berdua.
UPACARA KELULUSAN
Aku terkejut saat mendengar tentang Takagi-san.
Takagi-san? Apa terjadi sesuatu?
Kau tak tahu dia mau pindah?
Apa?
Dia pindah pada akhir Maret.
Kupikir kau sudah tahu, mengingat kalian sangat dekat.
Maaf, akulah yang memberitahumu.
Lupakan saja.
Lupakan?
Apa kau serius?
Ya.
Kudengar dari Mano, tetapi banyak teman sekelas kita yang sudah tahu.
Geng kita juga.
Kau ada di sini
Aku ada di sini
Dan saat aku berpaling
Aku melihatmu tersenyum
Bunga sakura bermekaran
Musim sudah berganti
Tetapi kau tetap
Jauh, jauh sekali
Di lereng yang berkilauan karena panas
Walau pemandangan berubah
Ada hal-hal yang tetap tak berubah
Di dalam hati kita
Kebahagiaan yang kurasakan
Dari bertemu denganmu
Mari berjalan bersama
Dan merenungkannya
Dalam setahun dari sekarang
Dalam sepuluh tahun dari sekarang
Mulai sekarang sampai selamanya
Kebahagiaan yang kurasakan
Dari bertemu denganmu
Mari berjalan bersama
Dan merenungkannya
Dalam setahun dari sekarang
Dalam sepuluh tahun dari sekarang
Kenangan kita tetap sama
Mulai sekarang sampai selamanya
Aku lelah.
Penampilan yang sungguh menyentuh.
Namun, Kepsek bicara lama sekali.
- Benar sekali. - Benar, 'kan?
Apa itu harus?
- Tidak. - Punggunggku sakit.
Terima kasih.
Hei.
Seseorang bawa ini ke kelas.
Nishikata, kau bisa bantu?
Bawa kursi ini.
Apa?
Jangan begitu.
Ya!
Maaf.
- Aku akan bantu juga. - Baiklah.
Ayo.
AULA UPACARA KELULUSAN
Bagaimana menurutmu upacaranya?
Entahlah.
Giliran kita tahun depan.
Aku yakin waktu akan cepat berlalu.
Apa kau akan sedih karena lulus?
Entahlah.
Bagaimana denganmu?
Apa?
Apa kau akan sedih…
karena lulus?
Aku?
Ya, entahlah.
Apa?
Terima kasih.
Aku senang sekali.
No comments yet. Be the first to leave one.