Season 2

Release info

Tate no Yuusha no Nariagari S02E10 Bilibili id
A Commentary by furosty
Bilibili Retail

Tags

other
Published on: 2022-06-08
Downloads: 70
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 159 lines.

Ayo, kemarilah!

Jangan berhenti! Cepat jalan!

Sampai Tuan Kyo datang menjemputmu, kau akan menjadi tahanan di sini.

Tuan Naofumi...

Dia pasti sangat marah.

Tapi, sampai aku bisa bertemu dengannya lagi, aku tak boleh mati di sini.

Kekuatanku...

Percuma saja.

Jika kau berusaha menggunakan kekuatanmu di sini,

yang ada malah akan menyedot energimu.

Apalagi dengan tubuh kecil begitu, mustahil bisa menghancurkan jeruji pintu itu.

L'Arc? Therese? Glass?

Bagaimana kau bisa tahu nama kami?

Wajah itu dan warna rambut itu...

Jangan-jangan...

...kamu Raphtalia?

Eh?

"Raphtalia"...? Maksudnya Raphtalia yang itu?!

"Raphtalia"...? Maksudnya Raphtalia yang itu?!

Bagaimana caranya kamu bisa ke dunia ini?

Omong-omong, kenapa tubuhmu mengecil...

Ah? Ada apa?

Kalian adalah musuh Tuan Naofumi... Musuh kami!

Begitu, ya. Benar juga.

Tetapi...

Aku pikir gencatan senjata kita masih berlaku.

Sampai kita membalas dendam untuk Ost dan menghentikan rencana jahat Kyo...

Agar hal itu tercapai, kita harus keluar dari sini secepat mungkin.

Jadi, maukah kalian bekerja sama dengan kami lagi?

Kegigihanmu itu,

meski tubuhmu mengecil tapi kau memang Raphtalia!

Tentu saja! Kami juga berniat seperti itu.

Kami ingin merebut kembali kekuatan Kura-kura Roh,

dan mengembalikannya ke duniamu.

Tapi...

Tapi?

Kami bergegas kembali ke dunia kami, tapi sepertinya itu bagian dari jebakan Kyo.

Dan kami berakhir tertangkap di sini.

Begitu, ya.

Seperti kami yang dikirim ke Labirin Tanpa Batas, dan kalian dikirim ke tempat ini?

Labirin Tanpa Batas?!

Kalian dikirim ke tempat itu?!

Itu penjara waktu yang sekalinya masuk ke sana takkan bisa melarikan diri!

Suara kalian kedengaran! Jangan berisik!

Pertama, sepertinya kita perlu memahami situasinya terlebih dahulu.

Sungguh keterlaluan!

Kizuna... Kizuna dipenjara di Labirin Tanpa Batas?!

Ini benar-benar di luar perkiraanku, harusnya aku memikirkan kemungkinan itu!

Yah, yang terpenting dia berhasil keluar.

Lalu, Kizuna dan rekanmu meninggalkanmu saat mereka pergi ke Sickle?

Itu pasti sulit bagi Naofumi.

Ya. Mungkin dia takkan memaafkanku.

Itu tak mungkin...

Kalian yang telah menyelamatkan Kizuna, aku berterima kasih dari lubuk hatiku.

Kali ini, giliran kami... yang akan mengantarmu ke Naofumi.

Glass?

Ya, seperti yang kubilang tadi,

tempat ini disebut Penjara Degradasi.

Penjara ini memiliki sihir yang bisa menyerap kekuatan para tahanannya.

Sebaliknya, kekuatan para penjaga diberi penguat dengan menggunakan jimat khusus.

Ini penjara yang merepotkan.

Energi kehidupan para Spirit pun diserap di penjara ini.

Makanya kalian dipenjara tanpa senjatanya disita, ya?

Hm? Yah, itu salah satunya,

tapi Senjata Abdi tak bisa lepas dari pemiliknya.

Sama seperti Senjata Kardinal?

Karena Glass sangat senang mendengar kabar Kizuna.

Itu sebabnya kekuatannya jadi terserap, ya.

Jika kita tidak segera melarikan diri...

Meski kekuatan kita terserap, tapi bukan berarti tak bisa digunakan, ya kan?

Eh? Iya...

Mungkin kita bisa mengakalinya.

Ada yang melarikan diri!

Sihir ilusinya Raphtalia luar biasa, ya!

Tidak, di levelku yang sekarang hanya itu yang bisa kulakukan.

Mereka tidak ada?

Apa?!

Kalian tadi bersembunyi di mana?

Jawab aku! Oi!

Ah? Kenapa ini?!

Kalau dibandingkan tekniknya Glass, sihirku bukan apa-apa.

Glass itu memang tak normal, jadi tak usah pedulikan.

Kamu kira aku ini apa?

Sekarang kita bagaimana?

Sudah jelas, kita akan kembali ke Sickle.

Kita harus berkumpul dengan mereka.

Aku setuju denganmu.

Tuan Naofumi...

Aku berjanji akan kembali.

Aku berjanji akan kembali ke sisimu.

Jika mereka menggunakan Pembuluh Darah Naga Pemulangan untuk kembali ke Sickle,

kalau ingin cepat sampai sebaiknya kita juga lakukan itu.

Kita perlu pergi ke Jam Pasir Naga Label untuk melakukannya.

Mengenai itu, bisa saja Kyo memasang jebakan lagi...

Ayo naikkan levelmu sebanyak mungkin sambil kita bergerak.

Lagi pula kali ini, ada kami bersamamu.

Kita semua akan pergi ke Sickle bersama.

Perutku juga keroncongan.

Tapi hartaku sudah habis dilucuti di penjara itu, jadinya sekarang tak punya uang.

Selain itu, kalau kita tetap berpenampilan begini bisa terlihat mencurigakan, ya.

Apa boleh buat, ya.

Kenapa kamu menyimpannya di tempat seperti itu?!

Ini buat kamu, Raphtalia.

Ah, terima kasih...

Maaf, kamu lebih suka dikasih makanan, ya...

Aku tidak begitu lapar, kok!

Ternyata lapar banget, ya.

Para setengah manusia di dunia sana,

kudengar mereka berubah penampilan seiring naiknya level.

Sepertinya memang butuh makanan, ya. Aku harus menjual permata ini juga.

Kau masih punya banyak permata itu?

Raphtalia, kok kamu jadi tumbuh besar?

Ah iya, persendianku terasa agak sakit.

Sedang masa pertumbuhan, ya?

Aku bisa menjahit ulang pakaian kimono-mu,

tapi kita perlu senjata baru untukmu.

Apa boleh buat, lagi pula ini untuk Raphtalia!

Maaf jadi merepotkan.

Astaga, meresahkan sekali ya.

Mereka mencari kita, 'kan?

Kamu pandai menjahit, ya.

Kita yang pernah bertarung sama lain, dilihat olehmu begini aku jadi malu.

Haori milik Kizuna.

Eh?

Dia bilang itu pemberian darimu. Apa kamu yang menjahitnya?

Iya.

Dia sangat menghargainya.

Begitu, ya.

Semoga saja bisa segera bertemu, ya.

Ka-Kamu juga, eng, anu...

Raphtalia juga, semoga bisa segera bertemu dengan anak muda itu, ya.

Ya!

Jam Pasir Naga-nya ada di sana, ya.

Sepertinya sedang ada keributan, ya.

Pemilik Senjata Abdi Pedang sudah diputuskan!

Kabarnya sudah ada calonnya!

Oh! Akhirnya diputuskan, ya!

Senjata Abdi Pedang?

Seriusan?

Sepertinya kita akan mendapat lebih banyak masalah, L'Arc.

Pemilik Senjata Abdi seperti L'Arc dan aku akan lahir di kerajaan ini.

Kepemilikan seorang Pahlawan dapat mengubah keseimbangan kekuatan militer antar-kerajaan.

Tapi mengapa itu menjadi masalah bagi L'Arc?

Pokoknya, mari kita lihat dulu.

Sebagai sesama Pahlawan Senjata Abdi, kita perlu menyapanya, ya.

Sekarang, calon pengguna Senjata Abdi Pedang akan dipilih!

Petualang yang tak terhitung jumlahnya telah mencoba mencabut Senjata Abdi ini,

tapi tak ada satu pun dari mereka yang berhasil.

Namun, Senjata Abdi pasti akan merespons pemiliknya yang sejati!

Ini seperti festival, ya.

Nyatanya memang ini festival.

Label telah menjaga Senjata Abdi Pedang sejak zaman kuno.

Tak hanya sebagai sumber kekuatan militer, tapi juga sebagai simbolis sebuah kepercayaan.

Pemiliknya itu nantinya akan menjadi Pahlawan.

Mereka mendapatkan gelar, ketenaran, serta kekuatan.

Akan tetapi, itu bukan perkara mudah.

Karena para pemiliknya akan dipilih langsung oleh Senjata Abdi itu sendiri.

Lalu sudah ada calonnya, ya?

Ayo, sang calon majulah ke depan!

More Indonesian subtitles for The Rising of the Shield Hero

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left