Release info

하백의ㅡ신부ㅡBride of the Water GodㅡE08ㅡgriztha08
A Commentary by griztha08
BOTWG EPISODE 8

Tags

other
Published on: 2017-07-26
Downloads: 29
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

[Produksi Drama Ini Dibantu Oleh Lembaga Konten Kreatif Korea.]

Bagaimana Dewa itu lahir, katamu?

Tertulis bahwa manusia...

Saat pria dan wanita saling mencintai...

Lihat kemari. Mereka melakukan semuanya bersama-sama.

Lalu...

Lalu, anak bayi dikandung dalam perut wanita tersebut...

...dan keluar dari tubuhnya. Mereka menyebutnya, "memiliki anak."

Lalu, bagaimana Dewa lahir? Kita tak memiliki bayi disini.

Bahkan jika semua Dewa melakukan apa yang dilakukan oleh manusia--

Tuan Habaek!

Tuan Habaek.

Para Dewa langsung hidup tanpa dikandung. Mereka tidak lahir.

- Benarkah? - Ya.

Mereka langsung hidup dengan sendirinya.

Jika kau benar-benar ingin mengetahuinya...

...kita bisa saja hidup dari manusia...

...atau Dewa Alam Semesta yang menciptakan kita.

Atau kita bisa saja adalah sebuah "kado" dari alam.

Kenapa Anda bersikap ambigu?

Ada perbedaan antara Dewa dan manusia.

Dewa diwariskan sikap yang ambigu.

Dan menjadi tugas manusia untuk mengetahui apa maksud para Dewa tersebut.

Manusia...

...selalu bertanya "kenapa", dan selalu mencari alasan yang masuk akal.

Mereka membuat keadaan menjadi masuk akal bagi mereka,

namun para Dewa...

...hanyalah Dewa.

Keberadaan Para Dewa menerjemahkan semua keadaan itu.

Kita lahir dengan sendirinya?

Imam Besar menyuruh kita untuk mampir...

...dan akan menceritakan sebuah cerita menarik untuk kita.

- Apa? - Itulah sebabnya...

...kita tak bisa menjadi anak atau orang tua seseorang.

Apa maksudmu?

Tapi, Anda tahu...

...ada beberapa Dewa yang memiliki anak dengan meminjam tubuh manusia.

Dan saat itu terjadi, sebuah makhluk setengah manusia dan Dewa lahir.

Ibunya hidup, menua, dan mati, layaknya semua manusia...

...saat Ayahnya hidup layaknya seorang Dewa.

Mereka bilang makhluk itu akan hidup abadi.

Wah.

Sangat aneh dan rendahan.

Dia bukan Dewa.

Dewa sepertinya adalah aib di Alam Para Dewa.

Apa yang seperti itu memang terjadi?

Sepertinya, itu memang pernah terjadi.

Walaupun aku tak pernah melihat dengan mata kepalaku sendiri.

Apa ada makhluk yang bernama "Dewa" juga?

Menjadi Dewa berarti mempertahankan rupa mereka selama hidupnya...

...jadi tidak tepat memanggil mereka dengan kata Dewa.

Namun, tidak tepat juga memanggilnya manusia karena mereka memiliki kekuatan khusus.

Keberadaan mereka tak dapat diakui baik oleh manusia dan Dewa.

Dan kekuatan mereka tak berguna, tidak seperti kekuatan para Dewa.

Tak berguna?

Kekuatan kita dapat menjaga dan merawat semua makhluk hidup...

...namun untuk makhluk itu...

...mereka memiliki kekuatan untuk membinasakan makhluk hidup.

Elemen khusus mereka adalah api.

- Api? - Api?

Jadi, mereka tidak terlalu cocok untuk bekerja sama dengan kita.

Dan aku yakin mereka juga tak peduli dengan kita.

Apa mereka lebih kuat dari Habaek?

Apa? Tentu saja tidak!

Kalau begitu, apa mereka tak lebih kuat dari Habaek, Imam Besar?

- Lebih kuat, bukan? - Tidak, 'kan?

Aku tidak tahu.

Kau tak tahu?

Tentu saja Habaek lebih kuat!

Aku benar-benar akan membekukan lidahmu dan memotongnya kecil-kecil.

Tentu saja tidak boleh.

Anda terlahir sebagai Raja, Tuan Habaek.

Setengah Dewa?

Cerita itu sama sekali tak menarik.

Banyak cerita menarik yang ada di Alam Manusia...

...seperti cerita beruang yang makan bawang putih dan menjadi manusia.

Wah, dia lebih hebat daripada Tuan Habaek.

Imam Besar tak pernah mengatakannya!

Mengatakan "aku tidak tahu" sama saja dia mengakuinya.

Kau adalah aib bagi Alam Para Dewa.

Jadi, mereka mengendalikan api, ya?

Rasanya akan sempurna apabila kita bisa menangkap mereka dan mengubah mereka menjadi seorang pandai besi.

Menangkap mereka?

Jika kau bertemu mereka, sebaiknya kau lari.

Mereka akan lebih kuat daripada kau.

Dan untuk kau, Habaek...

...jangan hiraukan mereka.

Kekuatan untuk membinasakan? Itu bukan ciri seorang Dewa.

Apa dia menjadi makhluk jahat?

Jika mereka melakukan kebaikan dengan kekuatan mereka, itu artinya mereka baik. Jika tidak, itu artinya mereka jahat.

Dan apabila mereka melakukan hal aneh dengan kekuatan mereka, mungkin saja mereka memang aneh.

Atau, mereka memang hanya berbeda.

Kenapa? Anda takut?

Kenapa aku mesti takut sama makhluk seperti itu?

Kita hidup selamanya.

Hidup selamanya berbeda dengan hidup abadi.

Hidup abadi?

Dewa bukan lagi seorang Dewa saat mereka dilupakan oleh manusia.

Singkatnya...

...Anda takkan benar-benar hidup, sekalipun Anda masih bernyawa.

Banyak Dewa yang gagal hidup selamanya.

Seorang Dewa kehilangan derajat mereka sebagi seorang Dewa...

...hanya karena mereka dilupakan oleh manusia?

Makhluk rendahan seperti itu benar-benar ada?

Jangan khawatir, Tuan.

Bukan berarti makhluk tersebut memiliki kekuatan yang tak terbatas.

Mereka tak diterima oleh manusia maupun Dewa...

...jadi mereka hidup di bawah identitas lain.

Namun, Anda dapat langsung mengenalinya, Tuan Habaek.

Karena Anda telah ditakdirkan menjadi seorang Dewa.

Aku menangkapmu.

Kubilang, aku menangkapmu. Kau.

Aku tak mengerti apa maksudmu.

Ibumu hidup dan mati layaknya manusia namun Ayahmu hidup abadi.

Ini...

...darahmu, bukan?

Sebentar. Permisi.

Aku akan menjelaskan semuanya, ayo pergi.

Penjelasan?

Jadi, kau tahu selama ini?

Apa maksudmu?

Identitas makhluk ini!

Hah?

Identitasnya adalah seorang CEO hotel ini--

Habaek!

Maafkan aku, CEO Shin.

Dia belum terlalu sadar, jadi dia sedikit bersikap aneh.

Tidak, tak apa. Permisi.

Pergilah.

Tetap bersama Bi Ryeom untuk sementara waktu.

Apa?

Lakukan apa yang kukatakan.

Ada yang harus kuperiksa.

Aku menangkapmu.

Kubilang, aku menangkapmu. Kau.

Ibumu hidup dan mati layaknya manusia dan Ayahmu hidup abadi.

Seseorang yang dapat berlari secepat angin, seperti berteleportasi.

Seseorang yang dapat menciptakan berlian dalam jumlah tak terbatas.

Aku juga kenal seseorang yang bisa ahli dalam sekali lihat saja.

Oh, dan juga dia bisa bertransformasi...

...seperti Jeon Woo Chi.

Dia temanku.

Bisa dibilang kita bekerja di bidang yang sama.

Maafkan aku.

Karena sudah menganggapmu seorang yang arogan.

Yoon So Ah.

Dia seperti sudah tahu apa yang terjadi.

Kubilang, aku menangkapmu.

Dia bahkan mengatakan, "aku menangkapmu."

Lalu, apa yang dia katakan selanjutnya?

Jadi, kau tahu selama ini?

Identitas makhluk ini!

Identitas sebenarnya?

Apa maksudnya dengan "identitas yang sebenarnya"?

Imam Besar benar.

Aku langsung bisa mengenalinya.

Aku tak percaya ini. Tak mungkin.

CEO Shin, dia adalah setengah Dewa?

Dia bahkan lebih kuat daripada Tuan Habaek?

Aw.

Kupikir makhluk setengah Dewa itu hidup di Alam Para Dewa.

Kenapa dia disini?

Kenapa kau memberitahunya kalau kau mengenalinya?

Sudah kubilang hindari mereka.

Kau bahkan tak memiliki kekuatan sama sekali.

Bagaimana kalau CEO Shin benar-benar makhluk setengah Dewa?

Bagaimana kalau dia punya maksud jahat?

Apa akal sehatmu juga menghilang seperti kekuatanmu itu?

Hanya itu caranya dia mengakui identitasnya yang sebenarnya.

Aku yakin...

...dia berhubungan dengan hilangnya Joo Dong.

Aku yakin.

Kau tak punya bukti. Itu hanya asumsi belaka.

Bukti?

Sepertinya kau sudah seperti manusia, setelah hidup di dunia ini.

Kemampuanku tak bisa disandingkan dengan kemampuan kalian.

Kalian terus membuatku seperti seorang buangan...

...dan untuk terus berkembang, aku harus mempelajari kemampuan manusia.

Kita harus membuktikan asumsi kita kalau dia benar-benar makhluk setengah Dewa.

Jangan mengambil langkah yang gegabah, Tuan Habaek.

Orang sepertinya dekat dengan Yoon So Ah.

Kebetulan yang tidak masuk akal.

Aku akan mencari tahu bagaiaman mereka bisa bertemu, dan apa hubungan mereka.

Biarkan dia.

Jangan membawa dia dalam urusan kita.

Kenapa? Kau tak pernah tahu.

Hamba itu milik kita.

Dan aku tak bisa membiarkannya mengambil apa yang merupakan milik kita.

Kita tak boleh membuatnya percaya bahwa dia adalah Dewa...

...dan melakukan hal berlebihan seperti mencucikan kaus kakinya.

Oh, mana boleh begitu. Nona Hamba memiliki harga diri yang tinggi.

Dia takkan mencuci kaus kaki miliknya.

Masih banyak yang harus kau pelajari.

Jangan lupa bahwa Hamba berharga diri tinggi itu masih seorang manusia yang bodoh.

Kau tak berhak berkata seperti itu.

Kau pikir kau harus mencemaskan hal seperti itu karena...

...Negeri Air yang membuat Nak Bin melupakan semua kebodohan manusia?

Negeri Air dan Alam Para Dewa memaafkan Rajamu itu.

Tapi itu bukan berarti mereka memaafkan perbuatan kotor Rajamu itu.

Seseorang yang menyeret manusia dalam permasalahan ini...

More Indonesian subtitles for The Bride of the Water God

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left