The first 182 lines.
m 0 0 l -4476.25 0 l -4476.25 -20.125 l 0 -20.125 b 5 -19 7.875 -16 7.875 -10 b 7.875 -5.125 6 0 0 0
Hunter No Sekai
Now Watching
Dr. Stone S3
Episode #20
Hunter No Sekai
Now Watching
Facebook:
Senku...
Hanya kau yang masih berdiri, itu artinya...
Kita menang, bukan?
Benar, Chrome.
Berkat ide cemerlangmu di detik terakhir,
aku jadi bisa tetap hidup, seperti kucing bernyawa sembilan.
Selanjutnya tergantung kepada kita, dua ilmuwan ini
untuk membangkitkan semuanya.
Itu bisa dianggap sebagai penyelesaian dari akhir permainan.
Salah satu langkah saja, kita akan mati kelaparan.
Sudah lapar, nih?
Makanan...
Amaryllis.
Berat sekali...
Kekuatan...
Taiju.
Masakan...
Francois.
Selamat makan!
Enak beut!
Sayangnya, baterai Tuan Ponsel sudah mau habis.
Jika Ruri menelepon kita, ya panggilannya bakalan pedot-pedot.
Apa kalian baik-baik saja di sana?
Hanya suara kemrosok yang diterima.
Bagaimanapun, dia menelepon dari desanya.
Apa dia menelepon karena mengkhawatirkan kita?
Seperti yang diharapkan dari mantan miko.
Tapi ya, dia menelepon dari desanya karena sangat khawatir,
menelepon tetap tidak ada gunanya.
Hanya akan menghalangi, bukan?
Apa dia terus menelepon untuk menenangkan dirinya sendiri?
Ini bukan hal yang akan dilakukan Ruri.
Sekalipun dia sangat cemas,
dia adalah wanita yang menunggu selama 18 tahun demi semuanya.
Manuk akal.
Kepercayaan dan perasaan "hanya aku yang memahaminya".
Jangan-jangan, gadis bernama Ruri adalah-
pacar atau mantan pacar Chrome?
Tidak, kudengar, dia itu mantan istri Senku.
Apa?
Sejak kapan lu nikah, Senku?
Kami hanya menikah selama tiga menit.
Lalu, langsung cerai.
Apa?
Kenapa malah cerai, Senku?
Ada apa ini? Apa hubungan Senku, Ruri, dan Chrome?
Itu...
Agak canggung dan sulit dijelaskan.
Pokoknya, Ruri pasti ada masalah, makanya menghubungi kita.
Kita harus tanya balik.
Jika menggunakan perangkat Perseus,
seharusnya bisa saling berkomunikasi.
Itu dia!
Seharusnya bisa tersampaikan...
Bangsat, mereka benar-benar menghancurkan semuanya.
Sekarang tidak ada waktu untuk mengamuk.
Omong-omong, aku tidak pernah melihat Senku marah.
Tentu saja bisalah.
Aku bukan orang suci.
Hanya saja, tidak ada waktu untuk marah.
Sepertinya butuh waktu beberapa minggu untuk memperbaikinya.
Kalau begitu, aku akan segera mengurus ruang makan.
Cepat sekali!
Kau begitu kompeten hingga membuat orang takjub!
Segera bangkitkan Kaseki dan yang lain.
Kita perbaiki dengan taktik gelombang manusia.
Ora masalah.
Lagi pula, cairan pembangkitan harus disiram ke semua orang cepat atau lambat.
Karena sudah mendapatkan perangkat pembatuan,
Perseus, bersiaplah untuk kembali dengan kemenangan!
Setelah bangkit, ada banyak pekerjaan yang menunggu kita.
Kejamnya.
Patung batu Yo tenggelam tepat di bawah kapal.
Kirisame...
Dia ini musuh, bukan?
Bagaimana? Mau dibangkitkan? Atau...
Kalau begitu, dihancurkan saja.
Kau sama sekali tidak ragu untuk membunuh!
Dia juga sama sekali tidak ragu!
Dia hanya dibohongi oleh Ibara.
Apa yang ingin kau tanyakan?
Kau membangkitkanku terlebih dahulu, pasti ada alasannya, bukan?
Benar.
Patung batu di harem.
Kau seharusnya tahu ke mana patung dibuang, bukan?
Apakah luka Ginro
benar-benar bisa pulih?
Jangan meremehkan kemampuan pemulihan cairan pembangkitan.
Ginro!
Kinro!
Semuanya...
Kohaku...
Makasih,
Kohaku!
Bagus, ini Ginro yang biasanya.
Pulih dengan sempurna.
Curang!
Kenapa hanya memeluk Senku?
Aku juga ingin dipeyuk!
Begitu rupanya.
Kirisame mengira mereka itu benar-benar pasangan kekasih.
Makna pelukan mereka
pasti bukan seperti itu.
Cola memang minuman paling enak setelah selesai bekerja keras.
Kekuatan ajaibku
pasti bisa menghajar kalian hingga tidak bisa berkutik.
Omong kosong.
Kekuatan ajaib dari mana itu?
Jangan-jangan, kau menganggap ayam lemah sebagai keajaiban?
Apa kau bilang bangsat?
Baiklah, pertandingan...
dimulai!
Semangat!
Magma,
tunjukkan kehebatan penduduk di atas air kepada mereka!
Ginro, aku sudah mendengarnya.
Kau terluka begitu parah,
tetapi masih mempertaruhkan nyawa-
Itu benar!
Aku ditusuk oleh Ibara,
juga termasuk bagian dari strategi kami.
Aku benar-benar hebat, kan?
Ginro, kau ini...
Ginro, Kinro!
Ke mana Senku dan yang lain pergi?
Tenanglah sedikit.
Sebentar lagi.
Ketemu.
Ketemu!
Tim Sains, ayo minum juga!
Kalian bekerja terlalu keras!
Berhasil!
Perangkat komunikasi berhasil diperbaiki!
Sudah kubilang, tidak akan kedengaran kalau kalian berisik seperti ini!
Senku?
Ruri, apakah kedengaran?
Syukurlah, akhirnya terhubung juga.
Nanti saja baru membicarakan kenangan bahagia.
Ada yang mau kau katakan, kan? Cepat.
Begitu banyak yang terjadi di pulau,
sudah begitu lama tidak berkabar dengan mantan istri,
apa boleh seperti itu?
Itulah Senku.
Senku, kau pernah mengirimkan pesan yang aneh kemari.
Gelombang radio diblokir.
Ada gelombang radio lain yang sangat kuat.
Gelombang radio lain?
Selain kita, seharusnya tidak ada manusia lain lagi.
Jangan-jangan, itu...?
Apakah itu kode Morse?
Bukan.
Itu suara manusia.
Benar.
Sepanjang 12,8 juta meter,
satu detik.
Awas, cepat jauhkan perangkat pembatuan!
Aku mengerti!
Apa pun yang terjadi, jangan pernah mendekatkan perangkat pembatuan ke mik!
Akhirnya, kita mengetahui tujuan Why-Man.
Dia ingin melenyapkan kita.
Niatnya sudah jelas untuk menyerang.
Aneh sekali.
Kenapa harus menyerang melalui sinyal?
Sejauh 12,8 juta meter? Berlebihan sekali!
Angka tidak masuk akal dan spesifik macam apa ini?
Sepanjang 12,8 juta meter adalah...
diameter bumi.
Apa?
Tidak, hal itu... tidak penting.
Poin utamanya bukan itu.
Benar.
Suara ini adalah suaramu, Senku.
Sejauh 12,8 juta meter,
satu detik.
No comments yet. Be the first to leave one.