The first 200 lines.
Hai, Para Pengikut. Ini Gossip Girl.
Satu-satunya untukmu, titik.
Jelas ada kelebihan...
Menjadi anak dari orang paling berpengaruh di dunia.
Mungkin mantel tipis saja. Rumah sakit dingin agak dingin.
Kurasa aku mengenal pacarku, Bu.
Tentu saja. Itu hanya saran.
- Kau baik-baik saja? - Ya.
Tapi yang terbesar, kemewahan memiliki pilihan.
Sementara mayoritas orang di dunia tak bisa berpendapat...
Soal hal yang bisa dan tak bisa mereka lakukan...
Aku tak keberatan membantumu, Maxie.
Aku tahu. Tapi aku ingin melakukannya sendiri.
Para elite bisa memilih apa pun dan kapan pun yang mereka mau.
Pilih tempat tinggal, makanan, dan teman bicara.
Bahkan memilih dengan siapa mereka menghabiskan waktu.
Pagi...
Selamat...
Tapi ada satu hal yang mereka pun tidak berhak menentukan.
Tidak ada yang bisa memilih orang tua mereka.
Apa-apaan ini?
Lara, siapa orang-orang ini?
Dia dengar kau minta Valencia berhenti datang.
Aku bayar Valencia. Dia bisa habiskan waktu dengan anak-anaknya.
Kau pernah berpikir dia lebih suka jauh dari anak-anaknya?
Jika jadi kau, aku akan berpakaian.
Ibumu akan tiba satu jam lagi.
Apa? Katamu dia akan datang hari Jumat.
Sedangkan aku sendiri...
Anggap aku pembantu yang ternyata sangat kau butuhkan.
Kau boleh menangis di bahuku secara diam-diam kapan saja.
Dan kau akan melakukannya.
Karena dari mana pun asalmu atau siapa pun kau...
Keluarga tidak mudah dihadapi.
Dan tidak ada yang bisa menghadapinya sendirian.
Kapan kau akan cerita soal PSAT?
Saat aku mengulangnya.
Ayah tahu aku selalu lebih baik saat tahu akan menghadapi apa.
- Semoga saja, karena ini... - Mengerikan?
Satu kata yang salah, tapi barusan kugunakan dalam kalimat...
Mungkin ada harapan untukku.
Tidak jika kau tak mengucapkan huruf G-nya.
Ayah tidak pernah kuliah dan menyesalinya sampai hari ini.
Ya. Itu benar-benar menghambat Ayah.
Itu tergantung apakah uang ukuran kesuksesanmu.
Aku tidak bilang kepada Ayah karena aku malu...
Dan aku akan mengulangnya.
Mungkin lain kali persiapkan dirimu?
Pendidikan memberimu pilihan.
Aku punya pilihan.
Maksudmu Instagram?
Rencana pensiun apa yang mereka tawarkan?
401(k) dengan mahkota bunga Etsy?
Aku mengenalnya. Dia pemengaruh yang berhasil sendiri.
Dia masuk daftar 40 besar Forbes di bawah usia 30.
Dalam sepuluh tahun, dia akan jadi miliarder. Jika masih ada bunga.
Kau bisa bercanda sesukamu, tapi jalan yang kau tempuh ini...
Bisa lenyap dalam sekejap.
Orang-orang cepat melupakan banyak hal sekarang.
Pandemi terjadi.
Prioritas berubah.
Sekolah memberimu sesuatu yang bisa diandalkan...
Jika suatu saat semua ini gagal.
Ini bisnis.
Masih belum stabil.
Tapi bisa stabil.
Aku hanya belum mengandalkan pengiklanan...
Karena tidak perlu cemas soal uang, berkat Ayah.
Tapi sejak awal aku berencana untuk mengembangkan merekku.
Lalu apa itu merekmu?
Karena Ayah tiba-tiba sangat penasaran...
Biar kutunjukkan sebelum Ayah menyuruhku melupakannya.
Jika itu berarti kau mengulang PSAT, silakan.
Lune, kita harus bicara.
Maaf, Ayah, aku tak bermaksud melanggar larangan ponsel saat makan.
Ini pengacara real estat untuk firma ayah.
Dia butuh saran untuk kasus kita melawan direksi.
Apakah namanya juga Kate Keller?
Aku bisa membaca tulisan dengan ukuran besar dari sini.
Jika Ayah ingin tersembunyi, mengetiklah dengan kacamata.
Kuberikan tips untuk Ayah. Aku pandai mengonsep pesan...
Tapi aku tidak pernah mengirimnya.
Kepada kakakmu atau O Mulia?
Ayah berjanji akan berhenti membaca Gossip Girl.
Aku tahu situasinya agak canggung...
Antara aku dan Obie belakangan ini, tapi saat dia punya masalah...
Bukankah seharusnya aku, sebagai pacarnya...
- Yang pertama dia hubungi? - Tidak juga.
Kau tidak bisa berharap menjadi segalanya baginya.
Itu bukan hubungan yang sehat.
Aku bukan ingin menjadi segalanya. Aku ingin jadi sesuatu.
Saat ini, rasanya tidak begitu.
Mau tahu apa lagi yang tak sehat?
Memendam perasaan.
Mintalah pada pengacara itu yang Ayah inginkan.
Aku pun akan melakukan hal yang sama.
Aku tak ingat mana yang kau benci dan mana yang kuberikan.
Kau memberiku itu dan aku benci keduanya.
Seharusnya kau bawa mantel.
Max membawakan sarapan...
Lalu kami akan mengantarmu ke sekolah.
Tidak. Aku tidak mau ke sekolah.
Kau sudah tidak masuk sepekan.
Selama dia di sini, aku di sini.
Tekanan darahnya rendah. Dia dehidrasi.
Dia ditangani oleh dokter hebat...
Yang bisa mengatasi semuanya. Dia akan baik-baik saja.
Ayolah. Makin lama dia di sini, makin dia dalam bahaya.
Residen yang selalu mengacau itu bahkan tidak sadar...
Bahwa kemarin Tegaderm-nya kurang lekat, tapi aku tahu.
Jika bukan karena aku yang mengawasi ketidakmampuannya...
- Dia mungkin... - Tapi Dokter Kematian...
- Hanya berkunjung saat malam, bukan? - Benar.
Kiki akan baik-baik saja...
Sementara kau masuk kelas Literatur AP siang ini.
- Tapi aku tidak akan pergi... - Berhenti terus mengawasi ibumu...
Makanlah, lalu pakai sweter jelek itu.
Kaus itu pasti sudah dipenuhi bahaya hayati.
Dia sangat gelisah. Entah apa yang bisa kita lakukan.
Aku tahu.
Teruslah membantu sampai dia mau dibantu.
Rafa: Kau sudah bersenang-senang. Kembalilah.
Kau masih melakukan itu?
Itukah masalahnya? Tapi aku bisa berubah
Apa?
Blokir Kontak
Tidak. Aku sudah muak dengan permainan itu...
Dan aku tidak mau mengulang.
Lagi pula, kau benar tentangnya.
Meski itu diskonan, kau tampak luar biasa.
Hei, itu dari toko yang bagus.
Bisakah kita selesaikan ini?
Aku menghabiskan semalaman mengerjakan sistem baru.
Ada alat peraga.
Salinan cetak, kode warna, dan tanda air.
Hal pertama yang kita bahas adalah jadwal.
Aku akan mengunggah di hari kerja dan malam hari.
Lalu kau mengurus "Kena" dan unggahan akhir pekan.
- Bagaimana jika aku ada urusan? - Dia tahu kau tidak punya urusan.
Kau bertanggung jawab untuk menyaring pesan kita...
Dan semua unggahan yang ditandai ke akun kita.
Aku juga memikirkan cara mengembangkan buku strategi kita...
Misalnya dengan unggahan rutin yang baru.
GG yang asli punya unggahan hasil menguntit berjudul "Kena"...
Tapi aku kurang suka konsep itu.
Jadi, aku mengusulkan...
Unggahan bertema seperti WTF untuk busana kacau pekan ini...
Atau Titik Buta jika kita ingin menyoroti orang baru.
Apa lagi? Coba kita pikirkan.
Kilas Balik, yaitu kita menjangkau lebih dalam hubungan target kita.
Dan bukan hanya membuat anak-anak ini bertanggung jawab...
Tapi juga...
Nick: Kau mau ikut makan malam nanti?
- Apa dia tahu dia berhenti bicara? - Aku tahu.
Nick Lott mengundangku makan malam...
Setelah sesi bimbingan malam ini.
Terima undangan itu. Dia tidak hanya manis dan lajang...
Tapi kau bisa menggali semua aib...
Mendiang ibu Zoya dan Julien untuk unggahan Kilas Balikmu.
"Ide bagus."
Kau setuju hanya untuk dapat gosip, bukan alasan lain, bukan?
Tentu saja. Aku tak menyukainya secara romantis.
Baiklah. Di halaman dua...
Kalian akan lihat ideku untuk warna baru, filter, dan huruf.
Itu bagus, tapi coba lebih lentingkan punggungmu.
Ya. Cahaya terang ini sempurna untuk pose termenung...
Tapi cobalah memicingkan matamu seperti di kapal...
Dan baru melepas kacamata hitam. Bukan seperti diterpa angin...
Tapi hanya ada kabut tipis di matamu.
Maaf, Lu.
Aku hanya terus memikirkan perkataan ayahku.
Dan penampilanmu akan diusik seperti Gigi Hadid...
- Di peragaan Chanel. - Aku...
Seharusnya aku tidak pergi.
Aku tidak yakin para preman RS itu akan meneleponku jika situasi gawat.
- Aku sangat cemas. - Kau orang pertama...
Yang akan mereka hubungi dalam situasi darurat. Percayalah.
Kau butuh istirahat. Duduk. Makanlah kue alpukat ini.
Bernapaslah.
Kau ingin membuat ayahmu terkesan? Kalau begitu, tetaplah berdedikasi.
Sepuluh unggahan story dan unggahan foto dalam sehari.
Baik, aku akan tanyakan sekali lagi.
- Baik. Aku di sini jika kau butuh. - Terima kasih.
Ayo.
Aku janji akan buat story . Tapi aku harus bicara lebih dahulu.
Tentang Audrey?
Gadis itu perlu sedikit pasrah.
Aku mau membahas cara mengembangkan semua ini.
Aku ingin menunjukkan pada ayahku bahwa aku serius.
Bahwa merekku bisa menjadi karier yang nyata dan menguntungkan.
Kau tahu sudah berapa lama aku menunggu ini?
Menunggumu berubah dari konten menjadi kreator...
Dari ikon menjadi ikonoklas?
Aku tidak tahu soal itu, tapi...
Tren yang kau ciptakan, itu relevan saat ini.
Tapi jika kau ingin punya karier seumur hidup...
Kita harus melepaskanmu dari konsep waktu.
Lupakan pengaruh, kau butuh kepentingan...
Dan itu butuh lebih dari sekadar menunjukkan selera yang bagus.
Seperti terobosan Rihanna yang menjadi penanda zamannya.
No comments yet. Be the first to leave one.