Bokutachi no Remake (Remake our Life!)

Bokutachi no Remake (Remake our Life!)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Bokutachi no Remake S01E03 Ani One Asia id
A Commentary by furosty
Ani-One Asia Retail

Tags

other
Published on: 2021-07-20
Downloads: 6
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 184 lines.

Akhirnya dipertunjukkan.

Entah seperti apa film kita.

Aku agak gugup.

Maaf, begitu selesai edit sudah deadline. Kalian belum sempat melihatnya, kan?

Tidak masalah, aku percaya Kyoya untuk hal ini.

Iya, kalau tanpa Kyoya mungkin kita tak bisa mengumpulkan tugas.

Iya, pasti tidak ada masalah.

Mahasiswa sekalian, harap perhatian.

Sekarang mari kita mulai pertunjukan magang komprehensif pertama.

Seperti yang kalian ketahui, pertunjukan ini adalah bagian dari kelas.

Tapi...

karena telah menjadi sebuah karya, harus siap untuk dievaluasi penonton.

Kalian di sini bukan hanya kreator, tapi juga penonton yang tepat.

Kalau merasa filmnya menarik, bisa tertawa atau bertepuk tangan.

Tapi sebaliknya...

Jangan berpikiran "ini karya temanku"

atau "mereka sudah susah payah".

Sebagai mahasiswa Jurusan Film, aku menantikan reaksi kalian yang asli.

Artinya jika karya itu tidak menarik atau tidak mendapat reaksi,

tempat ini akan menjadi hening dan pertunjukan berakhir.

Hashiba.

Aku tak akan kalah darimu.

Pertunjukan kita mulai sekarang.

SIAPAKAH AKU?

Mengharukan, bagus sekali karyanya.

Kawasegawa sungguh hebat.

Aku tertipu, tak kuduga mereka akan membuat film bisu.

Padahal tanpa suara dan dialog, tapi sangat bagus dan perasaannya sampai.

Gambarnya juga sangat indah.

Penyelesaian film dan kualitas gambarnya

jujur saja berbeda jauh dari karya kami.

Selanjutnya karya Tim Kitayama.

Yang benar saja?

Latar tempat kita juga di stasiun.

Pasti akan dijadikan perbandingan.

Kita sudah melakukan yang terbaik.

Jadi...

kumohon.

Karya Tim Kitayama.

Eh? Ternyata foto.

Still frame juga boleh?

Ini...

Saat itu, hanya inilah cara yang terpikirkan olehku.

Aku pasti akan mencari solusinya.

Ada apa denganmu, Kyoya?

Solusi yang seperti apa?

Meski aku yang bilang tidak boleh sampai terjadi kesalahan.

Tapi, kita bisa apa dengan alat ini?

Kita ingin mengambil video, bukan still frame.

Tidak, aku punya cara.

Jangan mudah menyerah.

Cepat pikirkan baik-baik pengaturan selanjutnya.

Aku punya cara.

Aku punya cara melakukannya, tolong percayalah padaku.

Aku tak akan mengacaukan kerja keras kalian.

Lagi pula, tingkat krisis seperti ini bukan tidak pernah kuhadapi.

Aku biasa membuat film dari bahan berkualitas buruk.

Bagaimana aku membuatnya saat itu?

Aplikasi AE, PR, PS seharusnya sudah ada.

Aku tidak akan mengecewakan kalian yang telah berusaha keras.

Halo, dengan Kiryuu.

Hashi? Kau sudah memutuskan ikut klub?

"PEREKRUTAN ANGGOTA KLUB SENI" Iya, sudah kuputuskan untuk ikut klub.

Tolong ajari aku teknik pengambilan gambar animasi stop-motion.

Bagaimana? Apa sesuai skenario?

Sangat sesuai.

Menurut Kiryuu, satu adegan perlu diambil 100 foto.

100 foto?

Ya, jadi pada dasarnya ini adalah merekam dengan kamera tetap.

Lalu apa yang harus kulakukan?

Nanako tenang saja, begitu dua atau tiga detik pemotretan dimulai,

anggap saja syuting film dan akting secara normal.

Benarkah?

Tidak masalah, aku akan memilih ekspresi paling tepat dari foto tersebut.

Baiklah, aku mengerti.

Dialog akan di-dubbing di akhir?

Ya, jadi perlu disesuaikan dengan jumlah detik frame.

Akan kusesuaikan.

Jangan khawatir.

Kali ini aku tidak akan merajuk.

Terima kasih.

-Shinoaki. -Ya!

Kuharap kau bisa memberi beberapa komposisi pemandangan meski ini still frame.

Meski tugas ini sangat sulit, tapi hanya kau yang bisa.

Bisakah kau membantu?

Baik, akan kucoba.

Aku tak akan mengecewakanmu.

Oh, iya. Ada yang membawa kamera digital?

Ah, aku bawa.

Tapi, kualitas gambarnya sangat jelek.

Tidak masalah.

Baiklah, begini sudah cukup.

Bagus sekali, Nanako.

Dengan kamera digital Nanako

berhasil merekam 15 detik film.

Hanya bisa menunggu cinta mendapatkan balasan,

hingga masa muda hilang dan embun salju memenuhinya.

Kemudian gunakan still frame untuk menyusun cerita.

Hanya ada tiga menit, harus selesai dalam tiga menit.

Stasiun Kamikosawa.

Rambut hitam bercampur uban.

Hingga usia lanjut

tak pernah menemukan lagi kisah cinta seperti ini.

Selesai.

Apakah kami gagal?

Bagus sekali, Tim Kitayama.

Yang benar saja?

Tepuk tangannya lebih meriah dibanding tadi.

Senangnya.

Hebat juga.

Aula Multimedia.

Tim Kawasegawa mendapat juara pertama.

Itu sudah tidak diragukan.

Kami mendapat juara tiga, lumayan untuk persaingan sengit, kan?

Tapi, kalau saat kita kami bisa melakukan persiapan syuting yang menyeluruh,

mungkin penilaiannya bisa lebih bagus.

Yah, meski kalian agak kurang puas dengan kualitas editing filmnya...

Aku tidak terima!

Apa yang kau lakukan?

Meski sama sekali tidak mengerti apa yang kau lakukan saat pemotretan,

tapi hasil jadinya ternyata memiliki narasi tenang dan segi estetika.

Kau sungguh hebat, patut dikagumi!

Tapi, mengenai naskah buatanku,

ini bukan versi asli melainkan versi revisi dengan komentar darimu.

Kalau disajikan dalam video dinamis, efeknya pasti sangat bagus.

Mungkin akan lebih baik dari sekarang...

Aku juga sangat tidak terima!

Kyoya sungguh hebat.

Bisa memikirkan solusi dalam situasi seperti itu.

Padahal, aku hanya melakukan sesuai arahanmu.

Daripada dibilang agak... lebih baik dikatakan sangat mengharukan.

Tapi, aku juga bisa berakting dengan baik.

Itu lebih... itu...

Sudahlah.

Kukatakan saja langsung, pasti akan berakting dengan lebih baik.

Aku ingin berakting dengan baik.

Kyoya.

Kyoya sungguh licik.

Jelas-jelas terlihat seperti pria yang tidak mau ikut campur urusan orang.

Tapi di saat-saat kritis, matamu memancarkan sinar terang.

Tak peduli saat syuting film atau saat pertunjukan karya ini,

aku sangat bersemangat.

Hei, pintu akan segera ditutup. Lakukan rapat penilaiannya di luar.

Atau mungkin

kalian sudah memikirkan target selanjutnya?

Iya.

Orang ini.

Kyoya.

Kyoya.

Kami tidak mau kalah darinya.

Kebetulan sekali, setelah liburan akan ada tugas baru menanti kalian.

Bersiaplah untuk menyapu bersih.

Baik.

Jawaban yang bagus.

Mari adakan rapat penilaian, abaikan dulu soal peralatanku yang salah.

Hal ini yang pertama kali harus dibahas.

Lain kali, waktu dan semua detail harus direncanakan sebelum membuat storyboard.

Naskah juga harus.

Aku juga ingin menampilkan kemampuan akting yang membuat Kyoya terkejut.

Aku menantikannya.

Akhirnya aku dekat dengan Era Platinum yang aku dambakan.

Kalau dapat memberi sedikit tekanan untuk mereka,

hidupku yang terulang ini termasuk berhasil.

Aku tidak bisa terima kenapa Tim Hashiba bukan juara satunya.

Alasannya mudah.

Menurut penilaian tugas kali ini, hasil karyanya terlalu acak.

Kurasa itu dibuat secara tidak sengaja.

Paling-paling salah meminjam peralatan.

Ternyata begitu.

Itu bukan karya yang dibuat setelah perencanaan yang matang.

Meski begitu, sudah lama sejak terakhir kali aku melihat tim yang menarik.

Kalau mereka manfaatkan kecelakaan itu untuk membuat film,

kemampuan Hashiba Kyoya memecahkan masalah sangat luar biasa.

Iya.

Karena inilah, tugas akhir semester,

aku ingin kau bekerja sama membuat film dengan tim Hashiba.

Kau juga tertarik pada Hashiba, kan?

Eh? Tidak salah juga.

Tentu saja, aku tertarik pada kemampuan Hashiba dalam berkarya.

Eh? Maksudku memang itu.

Kakak bodoh!

Ah!

Adikku ini selalu imut tak peduli berapa pun usianya.

FESTIVAL FILM ASIA OSAKA

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left