The first 200 lines.
APAKAH ANDA INGIN MEMILIH?
TOKOH, LOKASI, ORGANISASI, DAN PERISTIWA DALAM DRAMA INI HANYA FIKSI
AKTOR ANAK DIJAMIN AMAN
Jangan, Kim Mu-chan!
Inilah yang diinginkan rakyat!
Semua orang ingin dia mati!
Jangan bergerak!
Jika dia hidup, akan ada lebih banyak korban seperti Na-rae!
Mu-chan, biarkan dia mati!
Mu-chan, jangan!
Tekan tombol kejut.
Kim Mu-chan.
Dahulu kau juga
ingin membunuhnya.
Jangan.
Jangan, Mu-chan.
Kurasa
kau tak bisa menutup mata dan melepasku kali ini?
Jika kulepas, kau tak akan bisa berhenti.
Sekarang satu-satunya kesempatan kembali.
Tidak!
DELAPAN TAHUN YANG LALU
Kuselundupkan ini untukmu karena kau kolegaku,
tetapi jangan terlibat dengan Lee Yun-seong.
Daripada dapat masalah, keluar dari kasusnya.
Ini tak akan berakhir baik.
Hei, Jin-soo. Kawanku.
Ini baru. Kau tak pernah lembur.
Apa ini wajib untuk menjadi komisaris?
Ayolah.
Kecuali junior kita membantu, itu hanya mimpi.
Kudengar Mu-chan menemukan bukti yang menunjukkan Byun punya kaki tangan.
Itu benar atau hanya gertakan?
Kurasa keluarga Lee sungguh berkuasa.
Jangan terlibat. Dia pasti kaki tangan.
Bukan aku yang terlibat, tetapi kau.
Saat kau menerima uangnya tanpa ragu beberapa hari lalu,
kau tahu dari mana asalnya, 'kan?
Hei!
Mereka tidak ingin banyak.
Mereka akan mengurusnya.
BUKTI YANG MENUNJUKKAN LEE MELAKUKANNYA
MIN JI-YOUNG
- Dimutasi ke Jeju itu agak ekstrem, 'kan? - Dia memalsukan bukti.
- Itu benar. - Memalukan sekali bagi polisi.
Bisa-bisanya dia melakukan itu.
Sudah kuduga si gila itu akan membuat masalah.
Aku akan segera kembali,
jadi awasi Lee Yun-seong.
Dia akan membuat masalah lagi.
Kuhargai bantuanmu.
Tidak bisa.
Aku akan ikut denganmu.
Barangku sudah kukirim ke sana. Kita akan pergi dan kembali bersama.
Aku mengerti.
Bantu Pak Kim.
Yoon-ji, bawa yang lain dan tutup TKP.
- Baik, Pak. Ayo pergi. - Baik.
Kondisi Lee Min-soo tak baik.
Aku akan membawanya ke rumah sakit. Beri tahu Pak Kim.
- Baik, Pak. - Tutup pintu.
Kudengar dia ditangkap.
Lama tak jumpa.
Dia akan dikirim kembali setelah penyelidikan.
Ayo pergi bersama.
Lagi pula, aku penanggung jawabnya,
jadi aku harus mengawasinya.
Aku mohon pengertianmu.
Ayo jalan!
Jalan.
Ayo pergi.
- Hei, kau datang. - Hei.
- Kita mulai? - Tentu.
Mulai dari mana?
- Bisa minggir? - Kenapa menghalangi?
- Minggir. - Astaga.
- Aku bilang minggir. - Dia menghalangi.
- Ji-hoon! - Dia memukulku.
- Ada apa? - Minggir! Sekarang!
- Ji-hoon! - Dia memukulku.
- Minggir. - Dia memukuli orang.
Minggir!
Ji-hoon!
Kau yakin anakku baik-baik saja?
Tampaknya dia baik-baik saja.
Itu bagus.
Langsung ke rumah sakit. Sepertinya ada dua mobil.
Aku yakin kau tak membiarkannya semobil dengan Kwon.
Anakku ada di mobil yang mana?
Yang di depan atau di belakang?
Kenapa kau bertanya?
Karena aku ibunya.
Begitulah semua orang tua.
Kita ingin melindungi anak kita dan menyingkirkan apa pun...
yang bisa membahayakan mereka.
Anakku ada di mobil yang mana?
Yang di belakang.
Putramu ada di belakang bersamaku.
Benci aku sesukamu.
Namun, keadilan sebagai polisi lebih penting bagiku.
Kau akan segera menyesalinya.
Kenapa dia mengebut?
BERJARAK TIGA MENIT
Jin-soo.
Jin-soo!
Berengsek.
Jin-soo.
Profesor.
Kau baik-baik saja? Bisa berjalan?
- Apa... - Dasar bajingan.
Jin-soo.
Jin-soo!
Jin-soo.
Aku ada di Rute 57 antara Gyeonggi-do dan Seorae-dong.
Sebuah truk menabrak mobil polisi, tiga orang terluka.
Satu terluka parah. Tolong bergegas.
Profesor, jangan bunuh aku.
Tahu apa kata Na-rae sebelum dia mati?
Dia menangis dan bilang ingin bertemu ayahnya.
Kusuruh dia berhenti menangis, tetapi dia terus bilang,
"Aku rindu Ayah. Bawa aku ke ayahku." Aku masih ingat dia menangis tanpa henti.
Kemudian,
aku kebetulan melihat tali skipping.
Aku mengambil itu,
kukalungkan padanya...
Lalu aku sangat penasaran bagaimana rasanya menusuknya.
Jadi, aku menikamnya sekali, dua kali,
tiga kali,
empat kali...
Kau salah di tusukan ke-13.
Hentikan. Cukup.
Kak Seok-joo!
Profesor.
Kita harus pergi.
Ini berbahaya, Profesor.
Kita harus pergi.
Profesor!
- Aku butuh bantuan. Gaetal... - Ada kecelakaan.
Kedua mobil kita.
- Apa? - Jin-soo terluka parah
dan Pak Kim juga terluka.
Tak ada yang bisa membantu. Sebaiknya kau pergi ke sana.
Ada satu Gaetal lagi.
- Aku mengejarnya... - Lee Min-soo tewas dan Kwon kabur.
Pergilah ke lokasi kecelakaan dahulu.
Obati lukamu terlebih dahulu.
Aku tak bisa meninggalkan
- Jin-soo sendirian. - Pak!
Permisi, dia juga terluka dan perlu diobati.
Pak, kau baik-baik saja?
Permisi. Tarik napas dalam.
Sebentar.
Hentikan mereka.
- Berhenti. - Minggir.
Ini berbahaya.
- Kau tak boleh di sini. - Minggir.
Yun-seong...
Anakku...
Singkirkan tanganmu.
Ini tak mungkin Yun-seong.
Bu.
Yun-seong.
Yun-seong...
Yun-seong.
Anakku.
Tidak.
Yun-seong.
Yun-seong!
Yun-seong, tidak!
Yun-seong.
Yun-seong!
Yun-seong!
Yun-seong!
Yun-seong!
Terjadi penyanderaan dan kematian tragis yang mengguncang negeri tadi malam.
Kejadian itu bermula di sini,
tempat dua keluarga tinggal berseberangan.
Putra dari satu keluarga membunuh putri tetangganya,
ayah gadis itu membalas dendam kepada putra tersebut.
Rakyat menyaksikan dan terlibat dalam aksi ini.
Dikenal sebagai Gaetal, Kwon menciptakan Pemilihan Eksekusi.
Polisi dan jaksa menganggap tindakan Kwon dan kaki tangannya
sebagai balas dendam pribadi atau vigilantisme, apa opini Anda?
Target Pemilihan Eksekusi adalah individu tidak tahu malu
yang menutupi kejahatan mereka menggunakan uang dan kekuasaan.
Alih-alih pembalasan dendam pribadi,
mungkin Gaetal memberi solusi bagi mereka yang menderita karena ketidakadilan.
Kau tak boleh mendukung penjahat secara terbuka dalam berita.
Tunggu beberapa hari.
Ada satu lagi berita besar.
Kini urusan kita dengan Min Ji-young benar-benar selesai?
Dia tidak akan kembali lagi.
Kini aku akan menyiapkan berita besar kita.
Berengsek.
Jangan biarkan Chae melakukan ini lagi.
Dia berbahaya. Singkirkan dia.
Ayah.
Ayah.
Kudengar sopir truknya bilang dia tertidur. Mungkin dia mabuk.
Seseorang membayarnya.
No comments yet. Be the first to leave one.