The first 199 lines.
Episode 33
Direktur Jang tahu segalanya.
Yoon Hwa Yeong juga.
Direktur Jang menyelamatkanku.
Yoon Hwa Yeong akan membunuhku.
Kenapa dia menyelamatkanku?
Bagaimana dia akan membunuhku?
Rem... Minyak... Minyak...
... bocor!
J...j... jadi... Ti... ti... tidak ada rem di mobil ini!
Kita harus menyelidiki lebih jauh, tapi kami pikir seseorang dengan sengaja
memotong selang minyak rem untuk mencelakaimu.
Mungkin anda punya musuh,
atau adakah orang yang bertengkar hebat denganmu?
Apa katamu?
Jadi seseorang dengan sengaja... mobil Eun Joong...
Jadi maksudmu itu bukan kecelakaan?
Ya.
Kami tidak tahu apakah mereka melakukan ini untuk membunuhnya,
tapi sebagai akibatnya, ini percobaan pembunuhan.
Saat kami menginventarisasi bukti, seseorang sudah mengambil kotak hitamnya.
Apakah anda tahu kira-kira siapa yang melakukan ini?
Kami memeriksa CCTV di parkiran Grup Taeha.
Kami yakin lewat video itu bahwa orang yang berada bersama anda adalah, Tn.Kang Joo Pil,
yang sedang melihat ke bawah kap mobil.
Tapi untuk menjadikan Kang Joo Pil sebagai seorang tersangka,
sepertinya tidak masuk akal kalau dia mengendarai mobil itu setelah memotongnya.
Apakah anda tahu sesuatu?
Ah.
Saat saya memberitahu dia ada yang tidak beres dengan mobil saya,
dia bilang akan memeriksanya.
Jadi saat kami melihatnya bersama, kami memotong selang itu tanpa sengaja.
Dalam keadaan panik, kami mencoba pergi untuk memperbaikinya. Itu sebabnya kecelakaan itu terjadi.
Kami tidak tahu ternyata selang rem yang kami potong.
Jadi anda tahu dan selang itu terpotong tanpa sengaja?
Ya.
Kotak hitam itu juga, saya yang mengambilnya untuk diganti dengan yang lain.
Ah. Kami pikir...
Kami mengerti sekarang.
Maafkan saya.
Maaf. Tunggu dulu.
Ya?
Saya ingin mengatakan sesuatu.
Silakan katakan.
Rekaman...
Apa yang Ibu inginkan untuk kulakukan?
Ibu yang putuskan.
Karena Ibulah orang yang membuat saya menjadi putramu.
Karena Ibulah orang yang membuat Geum Man Bok sebagai Jang Eun Joong.
Selalu mengikuti jejakmu,
saya selalu melihat ke arah Ibu seperti bunga matahari.
Saya sudah menunggu untuk cinta Ibu seutuhnya.
Saya menunggu dan menunggu lagi.
Tapi Ibu.
Ibu hanya menantikan putramu.
Bahkan saat saya berada di sampingmu... Sepanjang waktu...
Ibu merindukan putra Ibu.
Apa maksud anda dengan rekaman?
Tidak apa-apa.
Saya pasti sudah salah mengerti.
Anda mungkin sibuk, anda boleh pergi.
Apa itu?
Sopir Choi, tinggalkan itu di tengah-tengah sini.
Kerja bagus.
Jae In.
Noona.
Apa-apaan ini? Ada apa dengan koper ini?
Aku kembali.
Tidak. Aku pulang.
Apa?
Sudah lama tidak bertemu. Selamat atas pernikahanmu.
Kau sudah memenuhi harapanmu.
Ya. Apakah kau benar-benar kembali?
Bongkar kopermu di kamarmu.
Ya. Bongkar kopermu di kamar mu .
Ya, Ayah.
Kalau begitu, bagaimana dengan Adik Ipar?
Aku akan mengusirnya.
Aku akan mendepak dia keluar.
Apa?
Ini. Ayo Eun Joong.
Masukkan pakaian-pakaianmu.
Ya.
Kalian masih lapar di jam segini?
Kenapa tidak makan lebih dulu?
Mari makan.
Kau juga. Perutmu mungkin sakit, jadi makan dengan perlahan.
Baiklah.
Ini... kau yang akan membelinya, bukan?
Pengacara dan aku adalah pengangguran. Kau seorang direktur.
Tiga kali sembilan sama dengan 27. Jadi 27.000 won.
Kau harus membayarnya.
Apa yang Ayah bicarakan?
Kita harus bayar masing-masing.
27.000 won dibagi 3. Jadi kita masing-masing membayar 9.000 won.
Bayar sejumlah itu. Dengan tepat.
Kau anak jelek.
Orang yang mempunyai banyak hal lebih keras.
Maafkan aku, Pengacara. Aku melupakan dompetku
jadi bisakah kau pinjamkan aku 9.000 won?
Bisakah kau membayarnya untuk kita berdua, totalnya 18.000 won?
Bahkan jangan bayar bagiannya 9.000 won.
Bu. Jangan pinjamkan dia uang.
Dia melakukannya sepanjang waktu. Dia tidak akan membayarnya kembali. Sungguh.
Sungguh-sungguh.
Kita harus makan. Silakan makan.
Terima kasih untuk makanannya.
Makan yang banyak.
Silakan makan.
Makan, Bu.
Ayah, makan.
Saya dengar Soo Yeong akan pergi backpacking.
Apakah itu tidak masalah bagi Ayah?
Aku bisa melepas ini, bukan?
Kalung ini menjadi beban.
Perkembangan hubungan kita seperti ini tidak wajar.
Aku juga merasa tidak nyaman.
Kau boleh melepasnya. Ini bukan apa-apa.
Karena kupikir kau tidak mau menerima yang seharga 1,5 juta, aku dengan sengaja membeli yang senilai 150.000 won.
Jika itu juga "tidak," oh baiklah.
Hari keberangkatan semakin dekat, aku merasa terburu-buru.
Mengetahui bahwa ini tidak wajar, aku mengumpulkan keberanian diriku sendiri.
Sepertinya aku membuat kesalahan. Sepertinya juga aku telah gagal.
Aku akan melepaskannya untukmu.
Kau bisa membiarkannya.
Aku akan menerimanya.
Kalau begitu, aku tidak melakukan kesalahan apapun padamu, bukan?
Apakah cara aku merasakannya juga tidak salah?
Ayo pergi ke Buam-dong.
Untuk tubuhmu dan untuk pikiranmu.
Ibu tidak bisa mengirimkanmu kembali ke Sajik-dong.
Ayo pergi. Ayo kita pergi bersama-sama, Eun Joong.
Saya pikir saya tidak bisa melakukan itu, Bu.
Jika saya melakukan itu, tidak akan ada perkembangan.
Saat pertama kali saya pergi ke rumah Sajik-dong,
saya pergi untuk mendapatkan ayah, ayah sesungguhnya.
Sebagaimana saya menangkap penjahat dengan mengintai,
agar saya bisa menangkapnya di lokasi, agar dia tidak bisa melarikan diri.
Tapi hari ini,
saya akan pergi ke Sajik-dong untuk menjadi putranya.
Jika saya menjadi putranya dulu,
maka Ayah mungkin
mau juga menjadi ayah saya.
Saya tidak bisa menyingkirkan Ayah, Bu.
Meskipun saya berusaha menyingkirkan dia, saya tahu dia tidak bisa disingkirkan.
Jika saya menyingkirkan dia, saya tahu saya tidak mengubah apapun.
Sekarang
tidak seharusnya menjadi akhir bagi kita.
Dengan akhir ini,
jika dia pergi...
Saya tidak berpikir bisa membiarkan dia seperti itu.
Saya akan berusaha mengubahnya.
Saya akan membuatnya berubah.
Saya akan mengunjungi Ayah setiap hari.
Saya akan mengunjungi Ayah setiap malam.
Jika saya tidak bisa mengunjungi Ayah pada malam hari,
saya akan mengunjungi Ayah pagi-pagi sekali. Saya akan hubungi.
Saya akan menghabiskan waktu bersama Ayah.
Baiklah. Mari kita lakukan itu.
Kau pergi menghadapinya.
Dengan seluruh tubuh dan pikiran, cobalah untuk menghadapinya.
Menjadi hancur dan patah, menangis berderai air mata.
Dan akhirnya, hatimu akan meraihnya
untuk berubah. Kau akan bisa mengubahnya.
Karena aku bertemu denganmu, aku telah berubah.
Karenamu,
aku bisa berubah.
Alih bahasa dipersembahkan oleh The Scandalous team @Viki
Kau tidak kelihatan begitu sehat.
Bagaimana bisa kau jadi seperti itu?
Tidak ada apa-apa.
Mobilnya meledak.
Mobilnya... meledak?
Di mana Poong?
Dia tidak menjawab teleponku.
Mungkin, kau tidak menyerahkan dia ke polisi?
Aku harap tidak.
Jika kau melakukannya, aku tidak akan membiarkannya.
Jangan khawatir.
Bukan ke polisi, aku menyerahkan dia pada Ayah.
Dia akan memberi dukungan penuh padanya,
dan membuat Batman menjadi lebih perkasa dan hebat.
Apa katamu?
Ada apa?
Kau bisa menggunakan anak itu sebagai peretas,
tapi orang lain tidak bisa melakukan itu?
Sama saja seperti kau menggunakan dia,
sama seperti cara kau membuat dia melakukan kejahatan.
Tapi... "Aku bisa, tapi kau tidak bisa."
Aku memberi dia kebebasan.
Ayah memberi dia tawaran sangat menarik.
Itu hidupnya, jadi biarkan dia memilihnya.
Apakah kau di sini karena keinginan Ayah?
Ya. Dia menyuruhku kembali.
Ayah menyuruh untuk tinggal di kamar ku .
Dia memanggilku sebagai Eun Joong lagi,
seperti itulah Ayah memanggilku.
Bagaimana dengan pincang?
Haruskah aku membuat dia pincang?
No comments yet. Be the first to leave one.