The first 200 lines.
Kenapa ayahku mengirim begitu banyak surat
ke pria bernama Kim Young Hoon?
Siapa Kim Young Hoon?
Serta kenapa
Ayah menyimpan surat-surat ini?
Mungkinkah...
Do Ran, kamu di mana?
Do Ran.
Do Ran?
Do Ran.
Do Ran, kamu sedang apa di sini?
Kamu membersihkan kamar ayah?
Kenapa repot-repot?
Ayah bisa membersihkannya sendiri.
Setelah menata lauk,
selagi menunggu Ayah,
aku berbenah sedikit.
Kamu pasti lelah mengerjakan tugas rumah tangga di rumahmu.
Jangan memaksakan diri.
Duduk dan beristirahatlah. Akan ayah siapkan makananmu.
Tidak perlu repot-repot, Yah.
Aku hanya mampir untuk memberikan lauk.
Aku hanya mampir sebentar, jadi, aku sebaiknya pergi.
Ibu menelepon dan bilang dia membutuhkanku.
Begitukah?
Lantas, kenapa kamu datang padahal sedang sibuk sekali?
Kamu tidak perlu mengurus Ayah.
Ayah sebaiknya ke toko kue juga.
Senang melihat Ayah.
Aku akan berkunjung lagi nanti.
Aku sebaiknya pergi, Yah.
Do Ran, Do Ran...
Ini bukan apa-apa.
Aku berutang kepada ayahmu saat kami di penjara.
Penerima.
Penjara. Kim Young Hoon?
Kenapa Ayah menyimpan surat-surat itu?
Mungkinkah dia
Kim Young Hoon?
Apa yang kupikirkan?
Ayahku tidak mungkin dipenjara.
Mari kita lihat.
- Astaga, indahnya. - Ini indah sekali.
Ini pasti amat cocok denganmu.
Lantas, haruskah kucoba?
Halo.
Siapa kamu?
Bukankah Anda ibunya Wang Dae Ryook?
Benar. Siapa...
Aku Jang So Young.
Jang So Young...
Aku ingat.
Tapi bagaimana bisa kamu mengenaliku?
Aku pernah ke bazaar dengan ibuku
dan aku melihat Anda di sana.
Anda amat cantik waktu itu.
Serta Anda masih cantik sekarang.
Aku tersanjung.
Sudah lama tidak berjumpa.
Ini istrinya Yi Ryook, Jang Da Ya.
Halo.
Senang berjumpa denganmu.
Bagaimana kabar Dae Ryook? Apa dia baik-baik saja?
Kudengar dia sudah menikah.
Ya, itu pernikahan sederhana.
Aku juga dengar kamu...
Bu, tolong bicara dengan santai denganku
dan secara kasual.
Baiklah akan kulakukan.
Tentu saja, aku temannya Dae Ryook.
Baik.
Kudengar kamu juga sudah menikah.
Kudengar kamu tinggal di Amerika.
Apa kamu ke Korea untuk berkunjung sebentar?
Aku sudah bercerai.
Bercerai?
Astaga, maaf.
Maaf, aku seharusnya tidak bertanya.
Tidak apa-apa.
Jadi, aku kembali ke Korea
dan mulai bekerja di pasaraya.
Pekerjaan ini menyenangkan dan menarik.
Dae Ryook pasti baik-baik saja, bukan?
Tentu saja, dia amat tepercaya.
Perusahaan itu segalanya baginya.
Dae Ryook amat berhasrat.
Aku tahu dia akan baik-baik saja.
Bagaimana bisa kamu amat mengenal Dae Ryook?
Kalian pasti amat akrab.
Bukan begitu.
Kami hanya berbagi kenangan menarik.
Kenangan menarik?
Itu...
Sebelum pernikahanku,
Dae Ryook menyukaiku dan dia ingin mengencaniku.
Dia bahkan sengaja menabrakkan mobilnya ke mobilku agar disadari.
Astaga.
Apa Dae Ryook benar-benar
sengaja menabrakkan mobilnya?
Agar dia bisa mengencanimu?
Ya, itu tindakan yang amat luar biasa.
Dia pasti amat menyukaimu.
Aku tidak tahu itu.
Aku tidak tahu.
Itu kenangan singkat.
Tapi cukup berkesan sampai aku memikirkannya.
Saat itu aku sudah bertunangan.
Jadi, aku tidak bisa menerima tawarannya.
Jika aku belum bertunangan,
aku tidak tahu apa yang akan terjadi di antara kami.
Aku terkadang membayangkan hal semacam itu.
Benar juga. Dae Ryook, tebak Ibu berpapasan dengan siapa
di Pasaraya JS hari ini.
- Siapa? - So Young.
Jang So Young.
Begitu rupanya.
Dia amat bijak dan jeli.
Kami pernah bertemu dahulu,
tapi dia masih mengingat ibu.
Dia sudah bercerai
hanya sebulan setelah menikah.
Sungguh?
Siapa Jang So Young?
Dia putri pemilik Grup JS.
Putri Grup JS?
Bukankah dia putri tunggal keluarga itu?
Benar.
Ibu tahu?
Dia bilang Dae Ryook pernah menyukainya
dan berusaha menggodanya.
Dae Ryook,
benarkah kamu menabrakkan mobilmu ke mobilnya
agar bisa berkencan dengannya?
Apa? Kamu menabrakkan mobilmu?
Dae Ryook melakukan itu? Benarkah?
Itulah yang dia bilang.
Kamu sebegitunya menyukainya?
Sampai seagresif itu?
Kamu pasti amat menyukainya.
Ayolah.
Kenapa harus mengungkit masa lalu?
Karena itu sudah terjadi.
Ibu tidak akan membicarakannya jika itu terjadi saat ini.
Katanya dia memikirkan Dae Ryook
sesekali sebagai kenangan indah.
Dia tampaknya menyukaimu juga dahulu.
- Astaga. - Sayang.
Cukup sudah membicarakan gadis itu.
Bi Cho, supku sudah dingin.
Bisakah kamu mengambilkan semangkuk lagi?
Baik, Nyonya.
Masuk.
Ibu.
Kenapa Ibu harus membahas So Young
dan membuat Do Ran sedih?
Tidak bisakah Ibu lebih pengertian?
Lihat kamu.
Maksudmu, Ibu sengaja menemuinya
untuk membuat Do Ran sedih?
Bukan begitu.
Kami tidak sengaja bertemu di pasaraya.
Kami berbincang manis tentangmu.
Itulah alasan ibu membahasnya di meja makan.
Kenapa kamu sensitif sekali?
Apa Do Ran bilang dia tersinggung?
Bukan begitu,
tapi dia
tidak akan terlalu senang mendengarnya.
Aku hanya meminta Ibu lebih perhatian.
Baik, ibu paham.
Terima kasih.
Omong-omong, Dae Ryook,
So Young sungguh gadis baik.
Tidak heran kamu menyukainya.
Dia penanggung jawab pasaraya.
Dia amat berkarisma
dan keren di mata ibu juga.
Aku mau naik, Bu.
Penerima.
Penjara. Kim Young Hoon?
Siapa pria bernama Kim Young Hoon?
Kenapa surat-suratnya ada di laci Ayah?
Apa dia sungguh Kim Young Hoon?
Jadi, dia mengubah namanya
menjadi Kang Soo Il?
Tidak.
Tidak mungkin.
Do Ran.
Apa yang kamu pikirkan?
Bukan apa-apa.
Kamu sedih, bukan?
Maaf.
Apa?
Masa laluku yang memalukan.
Kenapa Ibu harus mengungkitnya
dan membuatmu tersinggung?
Aku baik-baik saja.
Kamu yakin?
Ya.
Aku tahu kamu paham.
No comments yet. Be the first to leave one.