Release info

GlamorousTemptationE05 [ASMA FRUITY]
A Commentary by asm4fru1ty
Mohon untuk tidak meng-hardsub atau mengkormersilkan hasil sub kami. http://www.facebook.com/AsmaFruity.ISC [sl]

Tags

other
Published on: 2015-10-24
Downloads: 13
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

? Ep iso de 5 ?

Kode catatan dana gelap.

Silahkan, bergerak cepat dan dibagi menjadi bagian kiri atau kanan.

Silahkan, mulai.

Duduk, duduk. Silahkan.

Aku dengar kau menjadi kepala (pelaksana) jaksa kali ini.

Ya.

Besan, kenapa kau tidak melakukan nepotisme (pemilihan orang bukan berdasarkan kemampuan) untuk kerjaan? Jadi, dia kemungkinan besar bisa menjadi ketua jaksa.

Itu tidak cukup bagus, ketika dia memiliki kemampuan untuk menjadi jaksa agung.

- Apa itu? - Apa yang terjadi...?

- Apa yang kau lakukan sekarang? - Maafkan aku. Aku akan membersihkannya segera.

Kenapa kau di sini? Apakah kau tau di mana ini sehingga kau berani ke...

Aku ke sini karena hotel mengutusku.

Diutus atau tidak, pergilah dari hadapanku sekarang!

Kenapa harus aku? Aku datang ke sini untuk bekerja.

Kau masih tak tahu malu.

Tidak cukup kau membuat suamiku meninggal. Sekarang, hidup siapa yang akan kau hancurkan? Jika aku memberitahukanmu untuk pergi, maka pergilah.

Ini benar-benar tempat kerjaku. Nyonya, siapa anda untuk menyuruhku pergi atau tidak?

Ini seharusnya lebih dari bayaranmu untuk hari ini jadi jangan pernah muncul di sini lagi!

Manusia hina...!

Kang Il Joo Hyeong Woo Pencarian.

Ditulis oleh: International Daily Koresponden : Seo Seung Hyeon.

Kang Il Joo - Pakar Pengendalian Hukum Jin Hyeong Woo - Asisten Ketua Staf (Pembuat kebijakan)

Senang bertemu denganmu.

Ada apa?!

Ini cukup jelas bagiku untuk kembali ke posisi politikku untuk daerahku sendiri. Kenapa kau mengomel tentang hal itu?

Ini bukan tempat untuk membicarakan tentang masalah itu.

Dia benar, sayang. Kau benar-benar mabuk...

Diam.

Hei. Posisi itu secara pribadi diwariskan oleh ayah kami padaku.

Kau mengelola itu sebentar, dan kau bertindak sebagai penggantiku saja.

Namun, beraninya kau mengumumkan itu sebagai "daerah"mu? Menyerahlah, sekarang!

Daerah bukan sesuatu dimana kau memberi atau mengambil. Warga masyarakat memilih dengan pemungutan suara ke kantor.

Sekarang, kau melakukan sesuatu yang membuatmu tidak akan pernah dipilih.

Diam! Apakah kau mencoba mengajariku sekarang?

Apa yang sedang kau lakukan sekarang?!

Omoo, maaf.

Kenapa ini terus ke sana?

Hei, kenapa kau melakukan itu? Huh? Kau bajingan, kenapa kau melakukan itu? Kenapa, kenapa, kenapa?

Hentikan!

Ayah, ini sebuah kesalahan.

Ayah, aku bukan seseorang tanpa nyali.

Aku bukan seseorang yang tidak bisa mengatakan apa yang perlu dikatakan hanya karena orang-orang berada di sini!

Aku bilang hentikan. Ayo pergi.

Lepaskan. Lepaskan! Lepaskan, lepaskan. Lepaskan!

Apa yang kita lakukan, Il Joo? Pakaianmu sudah berantakan.

Tidak apa-apa.

Terima kasih, unni. Karena dirimu, beberapa warna masuk ke pakaianku dan kelihatan trendi.

Agasshi, ayo pergi.

Kau benar-benar mabuk. Ayo pergi, ayo pergi. Ini masih kurang, ayo pergi.

Hei, bawa beberapa anggur! Anggur, bawa beberapa anggur!

Ini bukan perayaan pesta yang nyata kecuali, lagipula terlalu ribut dan dramatis.

Mari angkat gelas kita dan minum... Bersulang untuk anak laki-laki yang baik dan gadis yang adil.

Ah, sadarlah.

Gaun, gaun. Gaun bernoda darah. Lepaskan aku sebentar. Lepaskan aku.

Agasshi.

Ah, serius. Jadi menjengkelkan.

Kenapa semua yang aku lakukan menjadi sangat berseni?

Kenapa gaunnya kelihatannya lebih cantik?

Itu tidak cukup, agasshi. Dia hanya merasa malu jadi dia mengarang karena trendi atau inovatif.

Kau yang paling cantik. Agasshi.

Benarkah?

Itulah yang aku katakan. Bahkan hatiku berdebar.

Hei, apa gunanya hatimu berdebar? Hati seorang pria yang harusnya berdebar.

Sekarang... ah...

Aku mau menikah lagi.

Siapa yang akan menghibur jiwaku?

Kenapa semua pria keren di dunia tidak mengakuiku?

Jalang gila itu! Benar-benar...

- Hei. - Ya?

Aku tidak mengatakan apapun.

Omong kosong apa yang kau katakan?

Ayo pergi bertemu para pria!

Agasshi! Agasshi! Agasshi! Bertahanlah untuk hari ini.

Tidak peduli seberapa mabuk kau, bagaimana kau bisa keluar dalam keadaan seperti itu?

Apakah aku terlihat mabuk?

Kalau begitu... apakah kau melakukan itu dengan sadar?

Kau akan dimarah oleh ayahmu, besok!

Aku mengatakan itu karena aku ingin ayah mendengarnya.

Aku menunjukkan orang-orang bahwa aku adalah pria yang bisa berdiri dengan percaya diri untuk ayahku.

Sayang...

Aigoo. Ini sebabnya tidak peduli seberapa keras kau berpikir, kau tetaplah hanya seorang wanita.

Untuk menjadi penerus, seorang pria yang luar biasa akan melepaskan keangkuhannya untuk tujuan yang lebih besar.

Ayah, apakah anda tidak berlebihan? Aku anak lelaki tertua di keluarga ini jadi kenapa kau hanya merawat Il Joo?

Juga, aku menyerahkan daerah politikku kepada Il Joo, sebagai pengganti yang akan dikembalikan pada pemilu berikutnya, ketika sidangku berakhir.

Ayah!

Masalahmu adalah... kau sampai di sini tanpa kemampuan.

Buktikan padaku bahwa kau mampu menjadi politisi yang lebih hebat dibandingkan Il Joo.

Jika kau perlu, tidak apa-apa untuk melangkahiku.

Jangan merengek seperti anak gadis dan tunjukkan keberanianmu.

Maka... kau tidak berpikir untuk menggunakan ayahmu, bukan?

Sekarang rodamu berputar?

Ayahku ingin membesarkanku sebagai seekor "singa."

Negarawan senior yang memuakkan! 15 tahun kerja keras dan usaha hancur sekaligus.

Siapa yang tahu dia akan melakukan pernikahan dengan tergesa-gesa?

Namun, syukurlah bahwa kau kembali dengan selamat.

Aku sudah kehilangan ayahmu dan aku hampir kehilanganmu...

Apa yang harus dilakukan sekarang?

Hyeong Woo...

Tidak ada yang berubah.

Hanya berpikir sebagai jalan yang memutar sedikit.

Jangan menganggapnya enteng. Pada akhirnya, wanita akan berpihak pada suaminya, apakah dia suka atau tidak.

Hanya menunggu hingga dia hamil. Kemudian, apa? Apakah kau benar-benar berpikir bisa menuju ke sana?

Apakah kau mendengarkanku sekarang?

- Kenapa? - Mungkinkah?

Bisakah kita mempercayai Il Joo?

Il Joo bukan wanita yang mudah mengubah pemikirannya

Hanya percaya pada kami.

Mungkinkah... kau melihat perempuan jalang itu di sana?

Akankah Moo Hyeok mampu melakukan dengan baik?

Aku tidak perlu khawatir jika dia sepertimu.

Aku pikir kita mungkin akan terjebak dalam kemacetan.

Bagaimanapun, tidakkah kau pikir Kang Seok Hyeon sedikit aneh hari ini?

Maksudnya?

Seret dia keluar!

Lepaskan aku.

Aku akan pergi sendiri.

Apa yang dikatakan gadis itu?

Dia bilang mantu Kang tidak melakukan sesuatu yang salah. Sebenarnya dialah yang menggodanya.

Biarkan saja, karena pria melakukan hal seperti itu.

Cabik perempuan jalang itu ke potongan kecil.

Aku merasakannya juga.

Bagaimana kau bisa selalu kelihatan percaya diri dan tenang tampil di TV, tapi diwaktu yang sama tampak sekilas kesedihan,

aku pikir... aku bisa mengerti itu sekarang.

Bagaimana menyakitkannya hatimu.

Jangan khawatir. Aku akan menjadi kekuatanmu.

Ah, maafkan aku.

Maafkan aku. Aku sudah gelisah sejak pernikahan.

Kau sangat capek, bukan?

Kemudian, apakah kau ingin tidur hari ini sendiri?

- Apa tidak masalah? - Tentu saja!

Sebelum menikah, kau selalu tidur sendiri. Tidur bersama pasti sangat tidak nyaman.

Ah, jangan khawatir tentang aku. Aku akan tidur di kamar tamu.

Selamat beristirahat.

Il Joo.

Aku sangat mencintaimu...

Eun Soo... kenapa dia terlihat seperti itu?...

Siapa itu? Katakan padaku! Di mana kau menyembunyikan yang asli?

Apakah kau benar-benar tidak tahu tentang itu? Kau belum menunjukkan kepada siapapun?

Di mana kau mendapatkan ini?

Aku mengambilnya keluar dari tasmu.

Bagaimana melihatnya secara langsung?

Sangat mirip bagaimana kita semua menjalani hidup kita.

Tidak, anggota dewan legislatif Il Joo, dia cantik kan?

Ya, dia cantik.

Gaun putih itu indah.

Unnie. Kalau kau begitu menyukai Kang Il Joo, maka apakah kau mau pergi wawancara kerja denganku? Wawancara kerja?

Temanku kerja sebagai sekertaris di sana. Aku dengar mereka sedang merekrut pembantu rumah.

Aku akan pergi, karena aku dengar bahwa mereka membayar dengan baik dan memperlakukan pegawai mereka tidak buruk.

Kau harus pergi juga.

Tidak.

Ah, kenapa? Kau bilang kau menyukainya. Ayo pergi bersama-sama, huh?

Tidak apa-apa. Cukup sekali.

Toh, mereka adalah orang yang hidup di dunia yang berbeda denganku.

Selamat pagi. Ini adalah pagi yang baru.

Omoo, wajah suami yang baru menjadi kurus.

Tidakkah kau pikir kau menggunakannya terlalu banyak?

Perdana Menteri datang.

Duduk.

Apakah kau tidur dengan nyenyak, ayah mertua?

Ya. Ayo makan.

Bagaimana dengan Gangnam?

Maaf?

Kau bilang kau ingin kembali ke Yeouido. ( Majelis Nasional yang berlokasi di Yeoido, Daerah Seoul)

Tidakkah Gangnam lebih baik daripada daerahnya Il Joo?

Tentu saja. Aku menyukai itu.

Masih ada waktu yang tersisa hingga waktu pemungutan suara, jadi aku akan melihat ke daerah pemilihanmu.

Fokus dan rencanakan strategi agar memperoleh suara lebih banyak.

Ya. Terima kasih, ayah. Aku akan bekerja keras.

Omoo oppa. Maka kau akan menggunakan lencana emas lagi?

Seseorang sepertinya dia memiliki kebanggaan sekarang.

Mantu Kwon, tidakkah kau harus pergi berbulan madu?

Itu...

Ayah, kita pikir untuk pergi setelah sesi majelis berakhir. Tugasku sudah dijadwalkan.

Pergilah ketika media sudah memberitakan tentang pernikahannya kalian.

Tidak seperti kau bekerja untuk memperoleh hasil yang besar.

Kau adalah asisten ketua staf Jin Hyeong Woo, bukan?

Ya.

Kau yang tinggal di rumah tamu, bukan? Kita akan sering saling bertemu.

Aku mendengar banyak tentangmu,

bahwa kau adalah seseorang yang diperlukan oleh istriku, tanpa batas.

Mulai sekarang, aku mempercayakan bahwa kau akan menjaga istriku.

Ya.

Kalau begitu, aku akan kembali.

Silahkan pergi.

Sampai bertemu di malam hari. Aku mencintaimu.

Mereka merencanakan untuk mengumumkan pernikahan sore ini. Hal-hal yang harus kau jawab pada wartawan ada di dalam amplop.

Akan lebih ideal untukmu untuk menyatakan bahwa kalian berpacaran sebentar, jika kau mau menghindari untuk dicurigai memiliki pernikahan karena politik.

Pertama kali kalian bertemu di kebun binatang Singapura. Saat itu 3 tahun yang lalu.

Sebelum kau memasuki Blue House.

Sekarang ini, mereka lebih memilih wanita yang lebih maju/progresif,

oleh karena itu, kita akan mengurai cerita sehingga kau adalah orang yang mengajaknya keluar pada kencan kedua.

Apakah kau tidak terpengaruh sama sekali?

Hal-hal yang terjadi sebelumnya akan terus terjadi.

Aku yakin mereka akan...

karena dia adalah suamimu.

Ahjumma!

Ahjumma!

-Ya? - Apa yang kau lakukan? - AKu meminta seporsi lagi iga babi asin.

Maafkan aku, maafkan aku.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left