転生したら第七王子だったので、気ままに魔術を極めます
The first 174 lines.
Menyerahlah.
Monster itu berhasil ditaklukkan!
Masih belum!
Ada kemungkinan monster itu akan memulihkan diri!
Bantu Sylpha melawannya!
Gawat!
Sudah ratusan tahun berlalu sejak aku dikurung di kuil itu.
Kau menghancurkan bangsa
yang sudah kujaga sejak lama dengan mudahnya.
Berani-beraninya!
Pendekar pedang menyedihkan ini!
Sylpha...
Kenapa ini? Aku tak bisa bergerak...
Kesadaranku juga...
Orang yang menghirupnya akan jadi milikku.
Ini adalah racun pengendali!
Pantas saja bau.
Cih!
Tutup mulutmu itu!
Kau bisa berdiri?
Tidak usah mengkhawatirkanku.
Aku baik-baik saja. Sungguh!
GEMETAR
Karenanya pergi saja sana.
Pembohong! Kalau bisa bergerak, ayo cepat kabur!
Seharusnya aku yang bilang begitu.
Kalau bisa bergerak, kaburlah.
Lindungi Tuan Lloyd...
Ini pendekar pedang yang hebat itu?
Dia orang yang paling banyak terkena racun pengendaliku,
tapi masih saja ingin bertarung.
Para monster saja tidak akan bertahan sampai 30 detik.
Tapi...
kenapa kau belum jatuh ke tanganku juga?
Begitu rupanya, kau melakukan pernapasan yang tak biasa.
Lalu kau menggunakannya untuk menahan racun kendaliku, ya?
Gawat, napasku jadi kacau!
Padahal seharusnya kau kabur selagi bisa.
Atau...
kau benar-benar ingin jadi bangsaku, ya?
Jangan meremehkanku, keparat!
Mana mungkin wanita bermartabat sepertiku meninggalkan pria tampan untuk kabur!
Gemuruh Halilintar!
Aku tak sengaja menggunakan teknik sulit karena tersulut emosi.
Aku harus cepat mengatur napas dan menyerangnya lagi!
Apa?
Mereka sudah memulihkan diri?
Siapa yang kau maksud dengan pria tampan itu?
Bagiku, yang ada di sini hanya sampah berserakan.
Bagaimana dengan bangsaku?
Mereka bangkit berkali-kali demi diriku.
Bukankah itu lebih keren?
Menyebar racun ke seluruh penjuru!
Kau jadi ingin bergabung dan mendedikasikan hidupmu untukku, 'kan?
Ternyata bukan perasaanku saja.
Dia ada di dekatku.
Meskipun sedang menghirup udara busuk seperti ini,
aku bisa merasakannya.
Bagaikan sinar matahari.
Keberanianku jadi muncul.
Kau ini membicarakan siapa?
Pria tampan nan bermatabat yang akan mengalahkanmu!
Sembrono sekali. Dia pasti hanya manusia.
Kalian itu makhluk rendahan yang tak bisa memahami akal bulusku.
Tapi...
aku tidak akan mengampuni orang ini.
Dia akan gantikan rekanku yang terbunuh.
Memang akan memakan banyak waktu,
tapi pendekar pedang ini patut diperhitungkan.
Balut dia dengan racun ini,
lalu kujadikan budakku sampai akhir hayatnya.
Jadi begitu caramu memperbudak para Bearwolf itu, ya.
Memang!
Kubunuh induk para Bearwolf itu,
lalu meracuni anak-anaknya,
dan mereka pun jadi menganggapku sebagai induknya.
Musuh berwujud orang tua!
Tidak ada makhluk yang bisa lolos dari racunku!
Jahatnya kau.
Tunggu dulu, bocah yang di sana!
Kenapa kau tetap bisa bergerak leluasa di dalam racunku ini?
Apa?
- Entahlah. - Apa maksudmu?
Kira-kira kenapa, ya?
Bisa-bisanya kau bicara enteng begitu
sambil bermandikan racunku!
Apa?
Kau yang ada di sana! Kalau dilihat-lihat, kau ini iblis, 'kan?
Jangan-jangan kau menjadi pelindung bocah tengik itu?
Aku baru tahu ada iblis yang bekerja sama dengan manusia!
Selain itu, apa-apaan penampilanmu itu?
Kau pikir penampilanmu lucu? Merusak citra iblis saja!
Kau, kau ini... Kau itu, ya...
Tidak, lupakan.
Apa yang mau kau katakan?
Tadinya aku ingin memberimu saran sebagai sesama iblis.
Apa?
Tapi aku ingin melihatmu menderita.
Apa maksudmu?
Serang mereka, wahai bangsaku!
Inilah saatnya.
Ayo kita uji coba sihir pengubah tabiat.
Mumpung di sini banyak monster.
Ini memerlukan daya sihir yang banyak.
Mungkin ini cukup.
Aku agak payah mengatur luapan sihir yang kukeluarkan.
Wujudnya seperti ini, ya.
Lemah lembut dan penuh kehangatan.
Yang benar saja!
Aku berhasil merebut dominasi para Bearwolf ini dari iblis itu!
Uji cobanya sukses besar!
Mereka langsung cinta mati pada Tuan Lloyd setelah terkena sihir.
Mereka benar-benar gampangan.
Yakin kau tak terkena efek sihirku?
Lalu, kau.
Ayo muntahkan.
Huek, begitu.
PLUK
Tao baik-baik saja.
Bagaimana bisa daya sihirmu itu langsung mengubah tempat ini jadi ladang bunga?
Ternyata kau penyihir hebat!
Sadarlah, wahai bangsaku!
Mereka memang sudah sadar, Pazuzu.
Mereka semua sudah mengingatnya.
Kau mencoreng harga diri mereka dan membunuh induk mereka!
Ini dia kemampuan memimpin kawanan Bearwolf yang sesungguhnya!
Bukan gerakan yang dipengaruhi.
Kuatnya!
Hentikan itu, dasar anjing-anjing liar!
Ingat-ingat siapa yang selama ini mengasuh kalian!
Berani-beraninya menggigit majikanmu
hanya karena induk sampahmu itu kubunuh!
Akan kumusnahkan kalian semua, serangga sampah rendahan!
Akan aku balas kau yang sudah mengganggu ambisiku.
Tak peduli daya sihir apa pun yang kau pakai,
teknik sihir tidak akan mempan pada iblis!
Di awal tadi kau bilang padaku, ya, Grim?
Iblis tidak akan mati karena teknik sihir.
Belum pernah ada yang seperti itu.
Begitu rupanya. Maka dari itu, menyerahlah!
Ini sihir yang menghentikan daya sihir ke monster itu.
Inilah kekuatanku yang sesungguhnya!
Aku sangat tertarik. Kenapa dia tidak mati, ya?
Lalu...
Kalau memang tidak bisa mati,
sampai kapan dia akan bertahan?
Sekarang kau paham, Pazuzu?
Kenapa daya sihirmu tidak mempan padanya?
Kenapa kusembunyikan daya sihirku?
Karena terlalu mencolok?
Capek juga, kehidupan sehari-hariku menyembunyikan daya sihir ini.
Tidak ada ruang untuk masuk ke dalam tubuhnya.
Jangankan racunmu itu,
daya sihir kita tidak ada apa-apanya.
Pas sekali, banyak teknik sihir yang sedang ingin kucoba.
Terima kasih, Iblis.
Kalau memang tidak mempan padamu, aku bisa menggunakannya sesukaku.
Daya sihirnya terlalu besar!
Apa-apaan daya sihir sebesar ini?
Apakah ini mimpi buruk?
Kenapa kau memberikanku penghalang?
Lalu, kapan kau merapal mantranya?
Jadi begitu...
Dia tidak bermaksud melawanku.
Ya, dia kabur.
Dia...
ingin memasukkanku ke dalam sangkar.
Tidak salah lagi. Ini penghalang untuk mengunciku!
Jika tertangkap aku tak bisa keluar lagi! Kemungkinan terburuknya, aku akan...
Hentikan!
Hentikan!
Sebenarnya Tuan Lloyd itu bisa mengaktifkan
berapa sihir sekaligus?
Mungkin sekitar 20, jika termasuk yang sedang siaga.
No comments yet. Be the first to leave one.