Release info

Oh My Ghost ep01 720p WebDL
A Commentary by opowae
WebDL resync from HDTV. thanx to all subber, cocok untuk versi pahe.in dll

Tags

webdl
web
720p
720
WEBDL
Published on: 2018-07-01
Downloads: 43
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

RESYNC TIMING FOR ME

THANX TO ALL SUBBER

Pria berusia 25 tahun.

Ditemukan tidak sadarkan diri di diskotik daerah Taewon.

Bagian vitalnya tidak stabil dan suhu tubuhnya 25 derajat celsius.

- Kelihatannya kena hypotermia . - Lagi?

- Ya ampun. - Satu lagi?

Begitulah, sudah beberapa kali bulan ini. Selama gelombang panas juga.

Apa mungkin mirip virus Ebola?

Ebola apanya?

Teoriku adalah... penggunaan obat-obatan.

Apa kata polisi?

Para korbannya selalu bersama wanita sebelum kejadian.

- Lalu? - Data diri dan pekerjaan mereka sesuai KTP.

Tapi, tidak ada hubungan dengan wanita tersebut sama sekali.

- Lalu siapa wanita itu? - Entahlah.

Oh, kita menemukan kemiripan pada para wanita tersebut.

Apa itu?

Mereka semua cantik dan...

punya bentuk tubuh yang proporsional.

Bentuk tubuh yang proporsional?

Siapa wanita itu sebenarnya? Seperti hantu saja.

Apa wanita itu hantu?

Ah, kampret sekali. Membuat gerah saja.

Mengecewakan.

Keluar!

Maaf.

Kau bisa melihat? Diriku?

Apa kabar. Ini DJ Jin Hee dari musik siang hari.

Sekali lagi, suhu siang ini akan mencapai 30 derajat celsius.

Di hari yang panas ini...

Saya yakin semua cara tersendiri untuk mengatasi cuaca panas ini.

Menghidupkan kipas angin atau AC.

Ah, menonton film horor juga membantu.

Hantu... menakutkan.

Tahukan anda semua...

Saya membaca ini dari buku...

Menurut orang-orang hantu itu pucat, rambutnya hitam dan panjang...

hanya muncul dirumah angker.

Padahal, mereka itu ada dikehidupan sehari-hari kita.

Hantu. Pergilah kalian.

Cuaca yang bagus.

Cuaca panas ini membuatku malas.

-Benar. - Mau makan apa?

Aku bibimbap. Atau sup pasta kacang? - Sup pasta kacang pasti enak.

Pada cuaca sepanas ini, tentu saja makan Naengmyun.

Baiklah, aku juga Naengmyun.

- Ok! - Makan nasi saja.

Orang korea harus makan nasi.

Kalau begitu kau saja yang beli.

Nasi! Nasi! Nasi!

- Nasi! - Iyakan? Ayo.

Harusnya ajak aku juga.

Aku juga ingin ikut dan cuci mata, tapi tidak boleh.

Kalian pikir kalian semua tampan?.

Aku ini hantu.

Hantu perawan.

Hantu yang paling memiliki dendam.

Bayangkan rasanya mati sebagai perawan

menolak surga dan gentayangan di 'dunia lain'.

Aku dikenal sebagai ratunya pembenci wanita didunia hantu.

Aku harap bisa dimaklumi.

Aku adalah lagu yang menyedihkan, arwah yang penuh penyesalan.

Dan juga, sangat bosan.

Siapa namamu?

Imut sekali.

Mau main denganku?

Bisa melihatku?

Bolanya, bolanya, bolanya.

Wah, langitnya tinggi sekali.

Sangat biru.

Indahnya.

Ah, menyedihkan.

Aku harus mencari makanan persembahan dan medapatkan energi.

Dong Chul, Dong Chul, Dong Chul.

Aduk sausnya satu arah. Apa ini? Begini saja tak tahu?

Berikan padaku.

- Begini, Begini. Begini. - Iya~~!

Aku tahu, tapi tanganku kesemutan jadi..

Karena itu kau harus olah raga. Itu sebuah keharusan, kau tahu?

Iya.

Kau kelihatan seperti seorang manajer.

Siapa yang menyangka kalau kau lebih muda setahun dariku?

Wajahmu membuat semua orang ketakutan. Kau ini...

- Tidak begitu.. - Wajahnya itu lumayan tajam..

Dia memang kelihatan lebih tua dari umurnya...

tapi semua ini karena Sous chef , kau terlihat lebih muda dari umurmu.

Orang-orang mengira kau masih 20an, kan?

Yah, bahkan aku pernah dikira anak SMA.

Dulu saja aku hampir bicara banmal padamu.

Sudah pasti.

Dong Chul, maaf Maaf, maaf, maaf~~.

Ya.

Hei, Joon.

Dagingnya terlalu tebal. memangnya sedang membuat galbi kukus?

Hah? Daging untuk kaldu harus dipotong dengan baik.

Kau tidak tahu?

Le Cordon Bleu tidak mengajarimu hal ini?

- Mereka tidak mengajari hal seperti itu. - Kau pikir aku tak tahu?

Itu hanya perumpamaan. Kau tidak tahu metafora dan semacamnya?

Aku memarahnya tapi dia tak bergeming. Mungkin sebaiknya kupecat saja.

Sous chef . Apa ada yang terbakar?

Hatiku yang terbakar. Hatiku!

Karena inilah aku tidak suka orang yang belajar diluar negri.

Apa bagusnya kemampuan hebat jika perilakumu jelek?

Oh, aku mencium bau gosong.

Dari luar.

Hei, hei, hei!

Hei! Na Bong Sun! Kau gila?

- Maafkan aku. Maafkan aku. - Lihat semua asap ini. Bagaimana ini?

Mana ada orang yang tertidur saat masak saus? Mana ada?

Maafkan Sous Chef. Maafkan aku.

Kau pikir maaf saja cukup? Kau hampir menyebabkan keba-

Melakukan hal dasar saja tidak becus. Seharusnya kupecat saja kau ini.

Restauran siapa yang akan kau bakar ini?

Maafkan aku Sous chef.

Bukan restoranmu tuh.

Kukira ini Himalaya. Tebal sekali kabutnya.

Ini pemandangan yang hebat. Iyakan?

Huh Min Soo, apa jabatanmu didapur?

- Sous Chef. - Kalau begitu kau itu nomor 2.

Sebelum menganggap ini retoranmu. Kau harus mengurusnya.

Tapi, kau menyuruh orang seperti ini membuat saus?

Sebenarnya, aku yang mengerjakannya, aku hanya menyuruhnya mengawasi selama 10 menit.

- Sebentar saja dia tidak bisa. - Memangnya ada waktu sebentar didapur?

Sebentar itu bagaikan hidup dan mati. Kau tak tahu?

Iya, maafkan aku.

Maafkan aku chef. Itu salahku.

Kau selalu menjelek-jelekkanku, kan?

Yah, tidak apa-apa.

Bekerja disini memang sulit. Pekerjaan yang berat.

Kau memang perlu menjelek-jelakkan bosmu.

Tidak, chef. Mana berani aku?

Tapi kau menyerahkan pekerjaanmu pada orang lain.

Kurang profesional...

Tak bisa kutoleransi.

Itu adalah bagian dari sifatmu.

Bukan hal yang kau pelajari.

Aku minta maaf, Chef.

Lakukan dengan baik, Min soo.

- Iya, Chef. - Bisa kan?

Iya, Chef.

- Jangan ulangi, - Iya, Chef.

Aku sudah 30an dan dimarahi seperti anak kecil.

Memalukan. Seharusnya aku pergi dan buka restoren sendiri.

Maafkan aku, Sous chef.

Bong Sun. Kau ini.

Hei, Bong, Bong sialan. Benar-benar.

Kenapa tidak tidur malam hari?

Kenapa selalu ketiduran siang hari? Kenapa?

Kenapa!

- Lakukan dengan baik, hah? - Baik.

Ish!

Tuhanku, yang ada disurga, atas namamu

selamatkan aku, dari semua

gangguan dibumi.

Iya, nek.

Kenapa suaramu lemah begini?

Sudah makan?

Iya, nenek bagaimana? Baik-baik saja?

Begitulah. Bagaimana denganmu?

Sudah bisa tidur?

Apa hantu terus menggumu?

Tidak, Aku tidur dengan baik. Akhir-akhir ini mereka tidak datang.

Baguslah. Kau harus hidup sebagai dukun seperti aku.

Pastikan membakar dupa ditempat tidurmu, hm?

Mm... sudah dulu, nek.

Ah.

Ah, bagaimana ini?

Kartu laporan.

- Kerja bagus. - Apa yang aku tak bisa?

Aku pintar memasak, tampan, dan lucu.

Surga itu tidak adil. Memberiku semuanya.

Oppa pasti sempurna jika tidak selalu memuji diri sendiri.

Itu kekurangan yang sengaja kubuat.

Jika aku terlalu sempurna, aku bisa dibenci.

Oppa sangat ramah, aku heran kenapa oppa bisa galak sekali pada 2 wanita.

- Siapa? - Bong sun.

Dia jadi berubah semenjak oppa galak padanya.

Dia memang tidak bagus. Siapa satunya?

- Halo. - Pas sekali.

Kau datang, bu.

Ibu datang untuk memeriksa sesuatu?

Aku pusing melihatnya. Apa tak bisa duduk?

Sudah kubilang jangan datang kerestoran.

Kau malu padaku?

Kenapa aku tidak boleh datang kerestoran anakku?

Ada pelanggan yang bertanya.

Mereka bertanya apa ibu itu bibiku.

Atau kekasih rahasiaku. Tidak masuk akal.

- Melahirkanku saat berusia 19 tahun - Memangnya kenapa, hah?

Apa ini hidup mereka?

Siapa yang bicara seperti itu?

Karena itulah jalani hidupmu. Kanapa datang kemari?

Dia pasti telah belajar bagaimana caranya bicara yang menyakitkan.

Sun Woo.

Sun Woo.

- Sun Woo. - Apa itu?

Bukan seperti itu.

Kau punya keberuntungan 'tangan bercahaya'

More Indonesian subtitles for Oh My Ghostess

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left