The first 198 lines.
Menyeberangi Lautan untuk Menemuimu
Episode 18 -
Cantik sekali.
Ini adalah gaya yang aku suka.
Ibu, apakah kau ingat saat ulang tahunmu waktu itu
Kakak memberikanmu sepasang gelang?
Aku ingat. Kau satu dan aku satu.
Itu adalah rekomendasi dari Xiaoqiu kepada kakakku.
Gelang itu juga desainmu bukan?
Kalau begitu kita sangat berjodoh.
Kau mengenal Tang Ming kami?
Kau adalah..? - Teman. - Pacar.
Dia malu.
Ibu, bukankah ayah tidak suka Chen Shanshan?
Lihat Xiaoqiu. Dia cantik dan sangat berbakat.
Masa depannya cemerlang. Yang lebih penting,
Dia juga menyukai kakakku.
Kenapa kita tidak menggunakan kesempatan ini sekarang..
Berhentilah mencoba mengganggu dengan keputusan kritis yang bisa mempengaruhi kehidupan kakakmu.
Aku ingin kakakmu cepat menikah,
Tetapi kau tidak bisa sembarangan membawa wanita untuk menipuku.
Aku tidak tahu bagaimana Chen Shanshan itu.
Tetapi ini adalah pertama kalinya aku bertemu dengan Xiaoqiu.
Bisa menjadi menantuku atau tidak, aku masih harus mengujinya.
Baiklah, uji saja dia.
Xiaoqiu. - Ya, bibi.
Kenapa kau tidak tinggal untuk makan malam?
Tidak perlu bibi. Ada pekerjaan yang harus aku selesaikan di kantor. Aku pergi dulu.
Apakah kau menolakku saat kunjungan pertamamu?
Aku akan marah.
Dia akan marah.
Baiklah, bibi, Maaf sudah merepotkan. Terima kasih.
Xiaoqiu,
Apakah kau tahu bagaimana caranya bermain Mahjong?
Aku tidak tahu.
Ibu, ini sepertinya bukan ide yang bagus.
Ini kunjungan pertama Xiaoqiu dan kau sudah menginginkannya bermain Mahjong denganmu?
Apa salahnya dengan bermain Mahjong?
Bermain Mahjong menyegarkan otak. Aku hanya suka bermain.
Tidak apa-apa, aku akan mengajarimu. Ini mudah. Kau akan segera bisa.
Sini, mudah sekali. Atur Mahjongnya. Guoguo, atur Mahjongmu.
Baiklah. - Anggaplah ini seperti membantunya berlatih.
Jangan terlalu serius. - Oh, maaf bibi.
Tidak apa-apa. Susun kembali saja.
Tidak masalah. Jangan gugup.
Mainkan!
Oh..
Ambil satu, keluarkan satu. 7 tongkat.
Benar.
Xiaoqiu, kenapa kau memiliki begitu banyak Mahjong?
Terlalu banyak?
Terlalu banyak bukan? - Terlalu banyak bibi.
Benar terlalu banyak. Hanya 13. 13.
Benar, buang saja yang tidak kau perlukan. Aku bisa mencocokkannya.
Keluarkan yang sendirian atau nomor akhir. - Apakah kau punya?
Akhir.. - Kalau begitu kau.. - Jangan membuatnya terburu-buru.
Tidak masalah. - Mahjong " Zhong Merah", " Fa Cai"...
Baiklah. - Tidak masalah.
Kau akan bisa mempelajarinya pelan-pelan. Biar kuajari.
Aku menang dengan menggambar Mahjong sendiri. - Oh, kau hebat.
Tidak main lagi.
Xiaoqiu,
Aku sudah mengajarimu berkali-kali tetapi kau tetap tidak bisa mempelajarinya.
Aku mengira bahwa kau pintar.
Ibu, kau terlalu berlebihan.
Mahjong adalah kesukaanmu. Hanya karena dia tidak bisa bermain, bagaimana bisa dia tidak pintar lagi?
Aku hanya bicara.
Xiaoqiu, jangan masukkan ke dalam hati.
Tidak apa-apa bibi.
Bermain Mahjong memang bukan kekuatanku.
Bagaimana jika aku memasak untukmu?
Benar! Xiaoqiu bisa memasak.
Benarkah? - Ya.
Ayo.
Xiaoqiu. - Ya, bibi.
Bagaimana kau bisa mengenal Tang Ming?
Kami bertemu di toko periasan.
Saat itu, dia sedang memilih hadiah untukmu.
Kemudian aku merekomendasikan gelang itu padanya.
Menurutmu dia itu bagaimana?
Bibi, dia itu anakmu.
Kau lebih mengerti dia daripada aku.
Aku ingin mendengar pendapatmu tentangnya.
Aku merasa dia baik, jujur, dan berbakti,
Juga sangat profesional.
Maksudmu dia berbakti?
Benar.
Meskipun aku tahu bahwa hubungan antara dia dengan paman tidak terlalu baik,
Tetapi aku bisa melihat bahwa dia mencintai paman.
Dia hanya orang yang berharga diri tinggi.
Selama ada orang yang bisa memberinya sebuah alasan,
Dia pasti akan segera mengungkapkan rasa cintanya secara terbuka.
Sepertinya kau mengerti Tang Ming
Cukup baik.
Hubungan kalian pasti tidak biasa.
Bibi, dia hanya memperlakukanku sebagai
Teman yang bisa dipercaya.
Oh, mari kita tidak bicara tentangnya. Xiaoqiu,
Aku merasa kau sangat berbakat dalam mendesain.
Apakah kau pernah memikirkan tentang meninggalkan perusahaan dan membuka perusahaan sendiri?
Bibi, kau dan Guoguo benar-benar ibu dan anak.
Kenapa kalian menanyakan hal yang sama?
Dia juga bertanya seperti ini?
Ya.
Aku merasa bahwa aku masih terlalu muda dan belum begitu berpengalaman.
Aku harus berlatih beberapa tahun lagi.
Benar juga. Anak muda harus banyak berlatih.
Baik.
Kakak, kau sudah kembali.
Bukankah kau sakit? Kau membohongiku.
Kau mendapat kalung darimana?
Xiaoqiu memberikan ini untuk ibu.
Benarkah?
Ya.
Xiaoqiu,
Kenapa kau ada disini?
Tentu saja, aku yang membawanya.
Ibu menyukai Xiaoqiu.
Kenapa kau tidak memberitahuku sebelumnya?
Aku tidak memiliki kesempatan memberitahumu.
Jika kau tidak senang, aku akan pergi.
Bukan itu maksudku. Kau salah paham.
Maksudku jika lain kali kau datang,
Tidak perlu membelikan hadiah. Membuang-buang uang.
Ayahmu membutuhkan uang untuk pengobatan dan keluarga kami tidak kekurangan apapun.
Sudahlah. Selalu kau yang banyak urusan.
Lihat betapa baikya Xiaoqiu.
Lihat. Dia pandai memasak.
Tidak seperti itu.. - Ibu!
Kenapa kau harus membicarakan ini?
Kenapa kau meneriakiku?
Aku juga mendengar dari ayahmu.
Aku takut kau akan tersihir oleh wanita itu.
Lihat betapa baiknya Xiaoqiu.
Dia bisa diperkenalkan kepada tamu kita dan dia bisa memasak.
Dan dia bahkan punya karir sendiri.
Menantu idaman dalam pikiranku adalah
Seseorang yang seperti ini.
Ibu, bisakah kau tidak bertindak terburu-buru?
Banyak wanita yang bisa memasak. Apakah maksudmu semua orang bisa menjadi menantumu?
Kau mengganggu konsepku. Aku beritahu kau,
Aku hanya senang kejujuran dan kerendahan Xiaoqiu.
Aku adalah ibumu. Jika aku bilang dia baik, ya dia baik.
Bibi,
Tang Ming dan aku memang benar hanya teman baik. Mohon jangan berkata begitu.
Apa maksudmu teman baik?
Bukankah pacar juga dimulai dari teman?
Ibu, kenapa kau menjadi semakin mirip dengan ayah?
Sangat berlebihan.
Guoguo,
Apakah kau mendengar apa yang kakakmu katakan? Dia bilang bahwa aku berlebihan.
Apakah dia benar-benar anakku?
Kakak, kau salah. Kenapa kau membantah ibu?
Ibu, jangan marah.
Berhentilah bersandiwara, aku salah. Maafkan aku.
Lewatkan saja permintaan maafnya. Cepat duduk dan makan.
Aku masih ada pekerjaan di rumah sakit. Aku pergi dulu.
Tang Ming!
Jangan masukkan ke dalam hati apa yang bibi katakan.
Aku datang kesini hari ini karena - Aku awalnya ingin mencarimu
Untuk memberikan obat ini. Karena kau ada disini, bawalah.
Oh. Terima..
Xiaoqiu, jangan perdulikan dia.
Setiap kali dia pulang, selalu membuat masalah.
Tetapi dia begitu bukan karenamu, jangan berpikir berlebihan.
Benar. Duduk dan makan.
Duduklah.
Jangan perdulikan dia. Mari makan.
Wangi sekali.
mari kita coba keahlianmu.
Terima kasih bibi.
Kau juga makan.
Aku meneleponmu, tetapi kau tidak mengangkat.
Aku mengira terjadi sesuatu.
Aku baik-baik saja, hanya sibuk. Aku tidak mendengar suara hpku berbunyi.
Oh ya.
Biaya rumah sakit yang kau bayarkan untuk kami sebelumnya,
Aku sudah mengembalikannya ke rekeningmu. Terima kasih.
Ada apa?
Xiaoqiu,
Jika selama kita berkenalan
Aku melakukan sesuatu yang membuatmu salah pahan, aku minta maaf.
Tetapi mulai hari ini, aku tidak ingin hal seperti kemarin terjadi lagi.
Kemarin?
Jika kau mengunjungi rumahku sebagai temanmu, aku sangat menyambutmu.
Tetapi jika kau datang dengan tujuan lain
Melalui orang tuaku,
Itu adalah masalah yang berbeda.
Apa maksudmu?
Kau seharusnya mengerti maksudku.
Jangan perdulikan apa yang Guoguo katakan pada ibuku.
Aku hanya menganggapmu sebagai teman.
Aku tidak ingin orang tuaku mencampuri urusan percintaanku.
Ini adalah kebebasanku untuk menyukai siapapun.
Aku mengira bahwa kau menganggapku sebagai temanmu, tak kusangka kau
Menggunakan Guoguo?
Menggunakan Guoguo?
Sudahlah Tang Ming, tidak perlu bicara lagi.
No comments yet. Be the first to leave one.