Beloved

Beloved (친애하는 당신에게)

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

Beloved E09 120627 HDTV x264 7209-iPOP
A Commentary by kurniawaty
Visit us @http://idfl.us

Tags

HDTV
hdtv
x264
720
HD
Published on: 2012-08-04
Downloads: 11
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Episode 9

Apa kau mau minum?

Silakan duduk.

Aku straight saja.

Dah kukira kau akan menelpon.

Karena aku, kalian berdua jadi punya masalah.

Aku sudah mendengarnya.

Chan Joo,

jangan membuatnya semakin kesulitan.

Dia tidak melakukan kesalahan.

Jadi sekarang di depanku,

apa kau mencoba membela istriku?

Chan Joo mengatakan kalau dia tetap akan menjaga keutuhan keluarganya sampai akhir.

Karena dia tak ingin mengkhianati suaminya.

Tapi,

malam itu.... dia keliatan berbeda.

Apa yang ingin kukatakan adalah tolong jangan salah paham terhadapnya.

Itu semua kesalahanku.

Meskipun itu di siang hari atau di malam hari,

Aku tak tau apa yang kau lakukan dengan istriku.

Alasanku berada di tempat konyol ini adalah,

Dan melakukan hal konyol ini adalah...

Aku memperingatkanmu untuk menjauh dari istriku.

Apa kau mengerti?

Apa kau mau meninjuku juga?

Apa kau baik-baik saja?

Apakah kau tau kalau kau menggali kuburanmu sendiri, Seo Chan Joo?

Mulai sekarang,

tidak hanya keluargaku,

tapi keluargamu juga dalam taruhan.

Pak!

Mohon masuk ke dalam mobil.

Pak,

Saya hanya melakukan apa yang diperintahkan.

Jika anda ikut kami dengan tenang,

Itu akan memudahkan kami.

Saya akan mengawal anda.

Silakan masuk.

Chan Joo mengatakan bahwa dia akan menjaga keutuhan keluarganya sampai akhir.

Karena dia tidak ingin mengkhianati suaminya.

Tapi,

malam itu.... dia keliatan berbeda.

Hentikan!

Kami seharusnya lebih hormat pada anda.

Maafkan saya, Pak.

Beritahu Presiden.

Apa yang aku mau adalah...

hanya satu hal.

Jika dia melepaskan aku,

Tak akan ada lagi ancaman bagi Grup Moon Ho.

Maksudmu, hanya dirimu saja?

Kita membicarakan keselamatan dua orang.

Kau dan...

Seo Chan Joo.

Direktur Eksekutif, mari kita lihat.

Dimana file aslinya?

Ya, Pak. Kita sudah dapat filenya.

Ya, Pak.

Ya, akan kami bereskan.

Kau telat.

Aku menunggumu dan tertidur.

Katakan itu tidak benar.

Dengan laki-laki itu,

tidak ada apa-apa terjadi.

Apa yang kau bicarakan, Jin Se?

Malam itu,

Aku tau kau bersama laki-laki itu.

Aku percaya padamu, jadi...

Aku tidak ingin membuat alasan.

Memang benar aku membuat kesalahan.

Kesalahan?

Ya, itu sebuah kesalahan.

Aku bukan diriku sendiri setelah melihat gudang itu.

Lalu aku menemuinya.

Aku ingin ditenangkan, tidak...

Aku bahkan marah luar biasa.

Ketika aku mencoba untuk menghentikanmu, kau pergi mencarinya ...

Kuakui aku memang pengecut, tapi...

Tak bisakah kau memikirkan dari posisiku sekali ini?

Fakta bahwa kau dan mantan pacarmu...

Bertemu kembali dengan berbagai cara.

Aku tak tahan.

Ini bukan karena aku tidak percaya padamu,

Faktu itu saja sudah cukup membuatku shock.

Bukan karena kau tidak mempercayaiku?

Lihatlah kita sekarang.

Apa ini?

Kau bukan Go Jin Se yang aku kenal dan aku juga tidak sama lagi.

Kita...

Sebaiknya kita tinggal terpisah untuk sementara.

Apa?

Memang benar kita berdua sama-sama capek.

Kita selalu punya masalah.

Mari kita pisah untuk sementara.

Kenapa kau seperti ini?

Apaka dengan melarikan diri menyelesaikan masalah untuk kita?

Hanya saja...

Selesaikan saja semuanya malam ini.

Keluarkan saja semuanya...

Apa kita bertengkar,

atau apa, selesaikan saja semuanya.

Apa lagi yang ingin kau bicarakan?

Bahwa kau mulai punya perasaan terhadap perempuan lain?

Atau melihat mantan pacarku?

Kita berdua sama-sama membuat kesalahan?

Atau bahwa kita berdua sama-sama tidak saling percaya, jadi kita saling menyakiti?

Aku setuju! Kita berdua sama-sama idiot!

Siang dan malam, kita tertawa bersama, memainkan trik, dan bermain rumah-rumahan.

Kita hidup seperti kita masih berkencan.

Apa tujuan kita menjadi suami istri...

Apa yang benar-benar kita mau.

Apakah kau pernah memikirkannya?

Apa yang sebenarnya ingin kau katakan?

Benar. Aku...

Ingin kita punya bayi.

Tak penting luka apa yang kau dapat dari lelaki itu,

Aku ingin kita membentuk keluarga,

Dan membuat keluarga kita kokoh.

Begitulah aku ingin kita hidup.

Begitukah kau hidup selama ini?

Kau mengubur masa laluku disudut hatimu.

Dan berpura-pura itu sama sekali tidak mengganggumu.

Bukan itu maksudku.

Tidak, kau menyalahkanku.

Karena itulah waktu di rumah sakit, aku menyuruhmu untuk pergi dariku.

Kenapa kau tidak pergi ketika aku menyuruhmu begitu?

Hentikan.

Aku tau kau akan begini.

Aku tau kau akan berubah.

Sudah cukup, Seo Chan Joo!

Kau benar-benar mencekikku! Kau mencekikku sampai rasanya mau mati.

Aku memperhatikan wajahmu setiap menit dan aku merasa bersalah.

Karena, aku merasa tercekik mati.

- Apa kau sudah selesai bicara? - Belum!

Haruskah aku lanjutkan?

- Aku bisa melepaskanmu. - Hentikan.

Kubilang hentikan.

Bukan hanya dirimu.

Aku melihatmu bergumul dengan masa lalu.

Aku harus berhati-hati setiap menitnya agar aku tidak menyakiti perasaanmu.

Bagaimana sebenarnya masa lalu itu?

Aku selalu membayangkannya di kepalaku bahkan sebelum aku menyadarinya.

Aku disini juga ikut gila.

Lihatlah.

Begini...

Beginilah kita.

Mereka bilang tulang igamu retak.

Kau ada check-up total hari ini.

Dan beristirahatlah di rumah sakit.

Presiden bertindak ringan padaku kali ini.

Kukira dia akan membuatku cacat untuk selamanya.

Apakah hanya itu yang bisa kau katakan?

Kalian...

Lebih dari mampu untuk melakukannya.

Jika kau sudah tau,

Kenapa kau harus melangkah sejauh ini?

Untuk bisa meninggalkanku,

apakah lebih baik menjadi cacat?

Apa kau begitu ingin dekat dengan Seo Chan Joo sampai harus seperti ini?

Sebenarnya lebih baik seperti ini.

Dari kejadian ini,

Kau seharusnya sudah menyadari satu hal.

Aku tak bisa dikontrol dengan cara begini.

Kukira kau dan Presiden tau hal itu dengan baik.

Demikian juga di pihak sini.

Bagaimanapun caranya kau ingin kabur,

Kau akan tetap menemukanku tepat di depan matamu.

Kau hanya akan sadar di kamar rumah sakit dengan tubuh yang rusak.

Sebenarnya apa yang kau bisa dapatkan dari menjadi begini?

Kau sudah dipermisikan cuti untuk sakit.

Beristirahatlah.

- Apakah ini benar? - Tidak.

- Tidak. - Bolehkah kami mencobanya?

- Unni, maukah kau bermain denganku? - Oke.

Bermainlah denganku.

- Ibu! - Ya, manis.

Kau ingin revonasi untuk cukup menampung 7 orang anak.

Ya.

Seperti yang kau lihat, anak-anak ini sangat liar.

Begitulah memang anak-anak.

Anak-anak yang tumbuh besar dengan banyak saudara...

biasanya akan baik-baik saja di masyarakat sana nantinya.

Aku besar dengan 5 bersaudara.

Ya ampun.

Ngomong-ngomong, apakah ini memungkinkan?

Rumah ini bagaimanapun terlalu kecil.

Jangan khawatirkan hal itu.

Sudah menjadi tugas kita untuk membuat tempat yang tidak mungkin menjadi mungkin.

Ngomong-ngomong,

Dalam perjalanan kemari, aku melihat tempat tidur berbunga di depan.

Kita bisa coba membuat kebun sayur-sayuran untuk anak-anak ini.

Akan baik untuk perkembangan emosi anak.

Presiden Do, apakah mungkin,

- Apakah kau sudah menikah? - Ya?

Jika kau masih single,

Aku ingin memperkenalkan adik perempuanku padamu.

Di Il San,

Dia seorang guru piano dan berumur 20-an.

Hmm...

Aku sangat menghargainya, tapi...

More Indonesian subtitles for Beloved

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left