The first 200 lines.
Di mana pengacara penggugat?
"Episode 33"
Dia belum datang atau tidak datang?
"Penggugat, Pengacara"
Maaf, Yang Mulia.
Saya tidak bisa menghubunginya hari ini.
Saya yakin dia akan datang, tunggulah sebentar lagi.
Maaf.
"Saksi"
"Saksi"
Pak Eun Kyung Soo.
Pengacara korban ingin bertemu dengan Anda.
- Anda ingin menemuinya? - Pengacara?
Apa yang kamu rencanakan?
Aku sudah 26 jam dikurung.
Haruskah kujabarkan?
Mereka akan menuntutku atas segala macam tuduhan
dan meminta perintah penahanan.
Lalu aku akan dipenjara usai dibawa kepada jaksa penuntut.
Kamu hanya menyuruhku bungkam.
Tidak peduli sefrustrasi atau semarah apa pun aku,
kamu mau menyuruhku
tidak melawan saat berhadapan dengan orang kaya.
Apa perlakuanmu kepadaku akan sama jika kupukul mereka ini?
Anda ingin menemuinya atau tidak?
Astaga!
Kami mengirimkan keluhan, ijazah dokter,
dan rekam medis Pimpinan Park
kepada jaksa.
Semua orang di negara ini tahu bahwa Pimpinan Park
menderita penyakit jantung.
Kenapa Anda harus memukul pria tua yang sakit?
Anda tidak akan bisa lolos dari kasus ini.
Ini bukan sekadar penyerangan biasa.
Anda akan dituntut atas tuduhan penganiayaan berat.
Aku sedang mengalami deja vu.
Yang berbeda hanya orang yang duduk di sini.
Yang lain tidak berubah.
Kalian selalu menggunakan metode yang sama.
Keadaan akan berjalan mudah karena Anda sudah tahu.
Aku tahu Anda memiliki putri berusia enam tahun.
Dia tidak keberatan memiliki ayah kriminalis?
Ada satu jalan keluar dari hal ini.
Hentikan persidangan putri Anda
yang sudah tiada demi putri Anda yang sekarang.
"Persidangan"?
Persidangan apa?
Anda tidak tahu? Mereka sedang menjalani persidangan ulang.
Hari ini sidang kedua.
Apa?
"Pengacara"
Opsir.
"Saksi"
Tolong hubungi pengacara penggugat
dan tanya kenapa dia belum datang.
Aku membawakanmu bukti.
Kamu bisa menggunakannya di persidangan.
Ini akan membantu.
Menurutmu aku bisa menang melawan mereka?
Mereka memakai kekuasaan untuk memalsukan semuanya.
Mereka bahkan mengubah kebenarannya.
Kamu tidak bisa menang melawanku. Tahu kenapa?
Karena aku belum pernah dianggap bersalah
di negara ini.
Sidang ini ditangguhkan.
Penggugat harus menjelaskan bukti tambahan
terkait tanggung jawab Penganan Apollo
dan membuktikan kerusakan yang mereka timbulkan.
Kita tidak bisa mengadakan sidang hari ini tanpa pengacara penggugat.
Jadi, Bu An, harap bicara dengan pengacara Anda
dan pastikan ini tidak terjadi lagi di persidangan berikutnya.
Sidang berikutnya akan diadakan pada tanggal 16 Mei.
Bersiaplah untuk sidang tersebut.
Dan Pak Son, harap hadiri persidangannya lagi
di tanggal itu.
Bisa?
Kenapa Anda tidak menjawab?
Bukalah sekarang.
Buka!
Aku harus pergi.
Aku harus keluar dari sini sekarang!
Ada sidang yang harus kudatangi! Aku harus ke persidangan putriku!
Hei, ayolah. Diam.
Kenapa ribut sekali?
Sebaiknya kamu diam.
Kamu pikir ini rumahmu?
Sebaiknya diam selagi aku masih baik.
- Astaga, lepaskan aku! - Pak!
- Buka, Bedebah! - Pak.
Lepaskan aku! Keluarkan aku dari sini!
Kurang ajar.
Sudah kubilang diam.
Berdirilah.
Kita pergi.
Soon Jin.
Terima kasih sudah datang.
Lihat aku.
Aku tidak menyangka Pengacara Park akan melakukan ini kepadaku.
Aku tidak pernah membayangkannya.
Inilah alasanku
meminta Anda tidak memercayai
siapa pun di bidang ini.
Manusia selalu mengikuti uang.
Padahal Anda pernah melalui hal ini, tapi tertipu lagi.
Di mana Pengacara Park?
Mana aku tahu?
Aku tahu kalian bersekongkol,
beri tahu aku di mana dia.
Dia mungkin sedang berlibur dengan keluarga.
Di Phuket atau Bali?
Atau Hawaii?
Dia pergi untuk menyelesaikan masalahnya dengan suami.
Omong-omong,
tas itu sudah menemukan pemiliknya, jadi, tidak perlu dibuang
Aku berharap bisa melihat kalian lagi pada bulan Mei.
Atau kurasa salah satu saja.
Maaf. Sampai jumpa.
Bisa kita bicara?
Tunggu di sini.
Jangan pergi ke mana pun. Tunggulah di sini.
Anda menikah cepat sekali.
Bukan urusanku memedulikan yang sebenarnya terjadi,
tapi jika melihat riwayatnya,
tampaknya kalian sepasang penipu.
Kalian menikah terlalu cepat.
Anda tahu
kesaksian pasangan tidak terlalu kuat, bukan?
Kapan Anda memakai uang
untuk membuat Pengacara Park berpihak kepada Anda?
Memang akan ada bedanya jika kuberi tahu? Entahlah.
Tapi aku memang mengirimkan sesuatu beberapa hari lalu.
Pengacara Park bersikeras agar aku memberikannya.
Aku tidak tahu apa isinya.
Maksud Anda, Anda memberikannya
tanpa mencari tahu itu sah atau tidak?
Anda tidak seprofesional dugaanku.
Aku tidak akan merekam percakapan kita
dan membuat Anda jatuh dalam masalah.
Mari saling menunjukkan kartu masing-masing.
Anda hanya menggertak saja.
Aku tahu Anda tidak memiliki kartu apa pun.
Kenapa?
Apakah salinan asli bukti itu hilang?
Benar juga.
Anda tidak tahu soal itu.
Tanpa salinan asli, dokumen itu tidak bisa digunakan sebagai bukti.
Kurasa aku kehilangan satu kartu yang berharga.
Biar kuberi tahu sesuatu karena Anda sudah menunjukkan kartu Anda.
Aku sudah meminta
salinan asli kepada Departemen Kehakiman.
Dia tidak memiliki pengacara
dan juga tidak punya bukti.
Bu An berada dalam masalah.
Yang dia punya tinggal saksi.
Anda harus hidup lama.
Sampaikan pesan ini
kepada Pimpinan Park.
Dia harus menyaksikan
persidangan sampai selesai.
Aku ragu.
Persidangan ini tidak baik jika dilanjutkan.
Tentu saja tidak.
Aku tahu Pimpinan Park tidak takut akan persidangan ini.
Pembicaraan orang
dan PNS yang menyaksikannyalah yang menakutkan.
Ini akan menjadi masalah besar jika Komisi Perdagangan Adil
melakukan penyelidikan.
Apa maksud Anda?
Permintaan maaf.
Dimaafkan atau tidak,
yang diinginkan istriku permintaan maaf tulus, bukan uang.
Uang?
Aku punya banyak uang.
Persidangan ini akan berakhir jika Pimpinan Park meminta maaf.
Siapa?
Pimpinan Park meminta maaf?
Jika dia tidak ingin meminta maaf,
katakan kepadanya jangan mengacaukan persidangan.
Jika tidak, akan kupastikan orang-orang membicarakan hal ini.
Pilihannya, dia diadili istriku
atau seluruh negeri.
Biar Pimpinan Park yang memutuskan.
Dia harus bergegas.
Seperti yang Anda tahu,
aku akan segera mati.
"Gugatan Perdata"
Di mana kamu?
Ke mana kamu sendirian?
Semoga liburanmu menyenangkan.
Aku tidak akan mengatakan apa pun soal suamimu.
Aku tidak menyakiti orang-orangku.
Aku pergi sekarang.
Jangan melihat dunia secara hitam dan putih.
Kamu harus berbaur.
Pikirmu dahulu aku tidak sepertimu?
Dia dahulu seperti kamu juga.
Kami hanya berusaha melindungi keluarga, pekerjaan,
dan reputasi kami.
Itu sebabnya kami menjadi orang yang kamu pandang rendah.
Kamu tidak bisa mengubah dunia dengan rasa jijik.
No comments yet. Be the first to leave one.