The first 200 lines.
Sub bY NETFLIX
Resynced == ANANG KASWANDI ==
LOKASI, KARAKTER, ORGANISASI, DAN KEJADIAN
DALAM DRAMA INI ADALAH FIKSI
EPISODE 8
TAHUN 2003
Aku!
Halo. Aku adalah mahasiswi baru Jurusan Teater dan Film
angkatan 2003.
Senang bertemu. Namaku Noh Ae-jeong.
- Hei, itu Jin. - Jin!
- Kau tiba. - Akhirnya.
Tolong tenang, Semuanya.
Dia sedang memperkenalkan diri. Halo, Jin.
Alasan aku masuk jurusan ini,
karena sepuluh tahun dari sekarang
aku mau menjadi produser Korea terbaik.
- Keren! - Sekarang,
aku sangat senang karena bisa berpesta bersama kalian.
- Kami juga! - Bagus.
Aku juga punya impian kecil lain.
Aku mau
punya pacar di universitas.
JURUSAN TEATER DAN FILM PESTA SEMESTER BARU
- Bagus! - Semangat!
Tolong banyak bantu aku.
Terima kasih!
Sekarang, diamlah.
Siapa mahasiswa baru selanjutnya?
Menegangkan sekali.
Aku yang pertama.
- Ini. - Terima kasih.
Aku yang pertama bertemu dia.
Terima kasih, Jin.
Salam kenal.
Cium aku.
Aku yang pertama jatuh hati padanya.
PELAMAR, RYU JIN
AKTOR TERBAIK, RYU JIN
Jin!
Aktor terbaik, Ryu Jin! Aktor terhebat, Ryu Jin!
- Ae-jeong… - Jangan begini.
Kau akan audisi. Jangan tegang.
Aku tahu kau akan tegang, jadi…
Ini dia. Aku bawakan pil ajaib.
Aku yang pertama jatuh cinta padanya.
Jin.
Kami berpacaran.
Kau kaget, 'kan?
Jangan begini di depan senior.
Benarkah? Maaf.
- Selamat. - Terima kasih, Jin.
Aku akan makan semua yang aku mau.
Makan yang banyak.
Aku yang pertama sakit hati karena dia.
Aku boleh pesan banyak? Sungguh?
Dalam semua aspek,
selalu aku yang pertama.
Kenapa kemari selarut ini?
Aku tahu kau sibuk.
Ada yang mau kubicarakan.
Apa? Apakah hal penting?
Apa yang mau kau bicarakan?
Hentikan, Dae-o.
Berhenti menyukai Ae-jeong.
Apa?
Jangan menyukai dia,
Dae-o.
Kau membuatku kaget.
Apa itu?
Jangan bilang kau mulai mendalami karakter?
Jangan bercanda.
Kau tahu aku tak bercanda.
Ya, Hye-jin.
Tidak, aku hanya sedang berpikir.
Tunggu. Sekarang?
Baiklah.
Jin, kapan kau datang?
Aku sudah bilang kau akan datang untuk memberikan dukungan.
Syukurlah, setidaknya kami bisa memberikan dukungan.
- Tentu. - Tunggu.
Apa Nona Noh dan Pak Cheon hanya berdua di kantor?
Tidak. Ada Ryu Jin juga.
Ryu Jin?
Sungguh?
Astaga.
Ini tak direncanakan, tapi kita berkumpul.
A-rin membelikan ayam karena dia tahu kita bekerja sampai larut malam.
Silakan dimakan dahulu.
A-rin khusus menyiapkan ini.
Terima kasih.
- Berat. - Selamat menikmati.
Kalian pasti lapar.
Untung aku datang, 'kan?
Ya.
Jika kau tak datang, mungkin suasananya akan canggung.
Terima kasih.
Berikan kepadaku.
Aku jadi penasaran soal pembicaraan kalian.
Lama tak bertemu,
Joo A-rin.
Ya, lama tak bertemu, Jin.
Benar!
Ternyata kalian saling kenal.
Syukurlah.
Hubungan kita tak baik selama ini.
Padahal kita berbagi rahasia.
Apa?
Kau tak melupakan
hari itu, 'kan?
TAHUN 2012
Aku tak bisa melupakan hari itu.
Saat mata kita bertemu waktu itu…
Hentikan. Cukup!
Sudah berapa tahun lalu, ya?
Kau…
Kenapa kau sangat jahat?
Bagaimana bisa kau masih ingat itu?
Kenapa? Aku bahkan belum mengatakan detailnya.
Kau orang yang mengancam menggunakan kelemahan orang lain,
duta antirokok nasional yang ternyata perokok berat.
Kau tahu rahasiamu masih aman
karena aku tutup mulut, 'kan?
Kenapa kau tak buka mulut?
Itu karena rahasiamu lebih buruk.
Jika rahasiaku terbongkar, aku akan meninggalkan industri ini.
Kenapa? Kau merasa berterima kasih kepadaku?
Tentu saja.
Aku sangat berterima kasih
sampai aku minta sutradara merevisi skenario
agar kau bisa menjadi pemeran utama menggantikanku.
Berkat itu, kau berhasil menjadi aktris utama,
lalu menjadi malaikat Asia.
Sejak itu kau menjadi bintang.
Tunggu, Jin.
Film itu berhasil karena kau tak menjadi tokoh utamanya.
Apa filmnya akan sukses jika kau tetap menjadi pemeran utamanya?
Kau sungguh menyebalkan.
Hei!
Apa alasanmu
bermain di film ini?
Kau mau mempermainkanku, 'kan?
Kau salah paham.
Aku tak punya pikiran begitu.
Aku terlalu sibuk menyukai pria lain.
Ae-jeong,
- kau mendengarnya, 'kan? - Apa?
Kau sungguh tak dengar?
Kenapa kau terus menanyakan itu?
Ke mana Ryu Jin dan A-rin?
Mereka ke luar membicarakan sesuatu.
Sepertinya mereka berdua punya cerita yang kita tak tahu.
- Apa maksudmu? - "Cerita"?
Cerita apa?
Saat aku menjadi pemeran pembantu,
ada rumor yang kudengar.
Astaga, Hye-jin. Pengalaman kerjamu banyak.
Dahulu, cita-citaku adalah menjadi produser film.
Jadi, apa ceritanya?
Kalian pasti tahu film Tangkap Wanita Itu .
- A-rin pemeran utamanya. - Benar.
Tapi ada rumor bahwa pemeran utamanya seharusnya Ryu Jin.
Judul aslinya adalah Tangkap Pria Itu .
Judul dan pemeran utamanya diganti,
tapi takdir mereka…
Kau baik-baik saja?
Maaf. Tanganku licin.
Kau memecahkan gelas bagus.
Apa benar karena licin?
- Astaga. - Aku saja.
Tidak, biarkan saja.
- Aku akan ambil sapu. - Tapi…
Tanganku berkeringat.
Dia benar tak dengar, 'kan?
Berhenti menyukai Ae-jeong.
Apa?
Jangan menyukai dia,
Dae-o.
Kau sudah bicara dengan Ryu Jin?
Mungkinkah dia membongkar rahasiamu?
Tak mungkin.
Aku tahu kelemahannya. Dia tak bisa apa-apa.
Kau harus hati-hati agar tak ada rumor lagi.
Salah satu pegawai di sini suka bergosip.
Aku datang mau bertemu Pak Cheon, tapi malah tak sempat mengobrol dengannya.
A-rin, terima kasih sudah datang.
Tak masalah.
- Terima kasih. - Terima kasih banyak.
Pak Cheon, kau tak lapar?
Kau mau sarapan bersama?
Maaf, aku terlalu lelah sampai tak nafsu makan.
Baiklah.
Nona Noh, kau akan pulang, 'kan?
Aku akan antar dengan mobilku.
Tak perlu. Aku naik bus saja dari depan sana.
Nona Noh, naik mobilku saja.
Aku akan mengantarmu.
Tak apa-apa, Jin. Aku naik bus saja.
Nona Noh sangat populer. Semua mau mengantarmu.
Aku akan mengantar pulang Nona Noh.
No comments yet. Be the first to leave one.