Cross Fire

Cross Fire (穿越火线)

Download Indonesian Subtitle

Release info

ㅡCross FireㅡEP16 Indo
ㅡCross FireㅡEP17 Indo
ㅡCross FireㅡEP18 Indo
A Commentary by skysoultan
WeTV. Follow @skysoultan on Instagram.

Tags

other
Published on: 2020-08-04
Downloads: 13
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Desingan Peluru"

Cerita sebelumnya

Banyak orang sebelum menyadari

apa yang dibutuhkan diri sendiri,

akan mendapatkan banyak hal yang tidak diinginkan.

Hari ini aku melihat kembali kompetisinya.

Kamu tebak aku menemukan apa?

Kamu ingin aku mengatakan sendiri,

Kompetisi Semifinal hari itu memakai cheat kan

Itu namanya curang.

Aku tidak ingin kalah,

hanya ingin menang.

Bagaimana kalau ketahuan?

Hasil kompetisi kita akan dibatalkan.

Kompetisi sepenting itu tidak menemukanmu.

Itu juga bukan alasanmu untuk berbuat curang.

Cheat kamu itu,

sekarang kita pergi untuk mengakuinya,

Mungkin kita akan di ringankan.

Aku sudah mencari tahu,

100% akan di diskualifikasi untuk putaran final.

Kalau begitu kita juga harus pergi.

Berbisik apaan? Masih mau latihan?

Aku sudah menelepon reporter Chen,

dia tetap bersikeras ingin menyebarkan hasil wawancara itu.

Kalau begitu aku sangat menantikannya.

Lihat apa yang akan dia lakukan.

Kenapa datang ke sini?

Cari siapa?

Aku ingin bertemu ayahku.

Siapa nama ayahmu?

Ayahku bernama Chu Donghai.

Ayahmu sudah meninggal.

Kamu pembohong!

Ayah dan ibu menelpon lagi,

Dia menyuruhmu untuk cepat mengurus visa,

ke Vietnam untuk menemui mereka.

Kalau aku pergi bagaimana denganmu?

Hallo?

Ada apa?

Nenekku terjatuh.

Setelah nenekmu keluar dari rumah sakit,

harus ada orang yang merawatnya terus.

Kamu tidak tahu,

kamu adalah satu-satunya cucu kesayanganku.

kalau begitu, kamu juga satu-satunya nenek kesayanganku.

kelak aku tidak bisa bermain lagi,

Kalian cari orang lain saja.

Episode 16

Kelak aku tidak bisa bermain lagi.

Kalian cari orang lain saja.

Kenapa?

Apa terjadi sesuatu?

Aku sudah tidak punya banyak waktu.

Apa maksudnya tidak punya banyak waktu?

Kamu tidak sakit ataupun mengalami musibah.

Terjadi masalah apa lagi?

Aku memang tidak sakit,

tapi nenekku..

dia butuh orang untuk merawatnya.

Bukannya nenekmu mau ke luar negeri?

Itu adalah keputusan orang tuaku.

Tapi kami tidak ingin pergi.

Tidak pergi itu hal yang tepat.

Fasilitas pengobatan di Vietnam

memang tidak secanggih dalam negeri.

Aku benar-benar tidak tahu apa yang dipikirkan orang tuamu.

Usia nenekmu,

jika ganti lingkungan hidup, itu adalah masalah besar bagi nenekmu

Mereka bukan tidak tahu,

tapi bisnis ada di sana.

Semua keluarga kami bergantung bisnis itu untuk bertahan hidup.

Nenek juga tahu aku ingin tetap di sini.

Demi membiarkanku lanjut bermain E-sport,

Dia bilang ingin pergi ke panti jompo sendiri.

Menurut kalian,

apa aku bisa membiarkannya tinggal di sana?

Kenapa kamu tidak bisa membiarkan nenekmu pergi ke panti jompo?

Sekarang fasilitas panti jompo lebih bagus di banding dirumah.

Apartemen yang seperti hotel.

Lalu masih ada dokter dan perawat spesialis.

dan kehidupan hari-hari diatur dengan baik,

tidak membuat orang cemas.

Yang kamu katakan itu panti jompo kota.

Bagus sih pasti bagus.

Tapi aku juga tidak ada koneksi sosial.

Aku dengar hanya antrian saja harus menunggu sampai setengah tahun.

Sebenarnya koneksi sosialnya ada di depanmu.

Masalah panti jompo kota,

Cheng Hao bisa membantumu untuk mengurusnya.

Kamu memberiku masalah yang sulit.

Ayahmu pasti punya cara.

Aku coba saja.

Kamu juga tahu aku dan ayahku,

sudah beberapa tahun tidak saling kontak.

Kalau begitu,

mengenai orang tuamu,

harus kamu sendiri yang menyelesaikannya.

Barang kita terlalu banyak.

Yang tidak mau, dibuang saja.

Barang-barang itu tidak diperlukan lagi.

Aku tidak akan pergi dengan kalian.

Aku mau tetap tinggal.

Kita semua akan pergi, untuk apa kamu tetap tinggal?

Siapa bilang semuanya pergi.

Nenekku tidak pergi.

Aku juga tidak pergi.

Apa kami terlalu memanjakanmu? Aku beritahu kamu,

Mau tidak mau harus tetap pergi.

Aku sudah menjual rumah kita.

Kamu pergi ke mana?

Dan juga nenekmu,

kita sama-sama ke Vietnam.

Siapa yang begitu berani,

sudah mengatur semua hal.

Ibu, coba lihat anda baru saja sembuh,

cepatlah kembali ke kamar untuk istirahat.

Iya.

Aku kembali untuk istirahat,

agar kamu bisa memaksa cucuku, benarkan?

Ibu...

Anda jangan mengajakku bertengkar,

bisa tidak?

Aku adalah anakmu.

Anda tidak memahami aku.

Aku beritahu anda,

sekalipun harus memakai sebuah tandu,

angkat,

juga harus mengangkatmu sampai ke Vietnam.

Pergi saja ke Vietnam.

Ibu, untuk apa kamu mengguntingnya?

Sekalipun sudah digunting,

kami juga pergi buat baru lagi.

paling delapan atau sepuluh hari juga sudah terbit.

Buat, kalian buat saja yang baru.

Buat sana.

Baik...

Kalian robek,

kalian gunting.

Wang Kai...

Lihat, kamu memaksa ayah ibumu,

dan nenekmu jadi seperti apa?

Nasihati nenekmu,

agar ikut kami pergi, oke?

Aku sudah bilang,

Aku tidak mau pergi ke Vietnam.

Anak kurang ajar!

Aku pukul kamu!

Kenapa kamu melihatku?

Mau membalasnya?

Orang tua memukul anaknya, itu benar dan adil.

Beraninya kamu memukul anak,

masih benar dan adil..

Ibu,

Orang tua memukul anaknya, itu benar dan adil!

Aku beritahu kalian berdua,

Kalian kembalilah ke tempat yang seharusnya,

bagaimana menghasilkan uang,

kalian hasilkan baik-baik uang kalian..

Wang Kai,

Kamu perdalam lagi E-sportmu.

Mengenai nenek, itu mudah diatur.

Nenek akan tinggal di panti jompo.

Kita berjalan di jalan masing-masing.

Tidak saling merepotkan.

Ibu,

fasilitas panti jomponya..

apa kami bisa tenang?

kenapa tidak tenang?

Nenek akan pergi ke panti jompo kota.

Apa kamu tahu, kamar di panti jompo kota,

sangat penuh.

Temanku bisa mengurusnya.

Nak!

Akhirnya kamu muncul.

Uang sudah habis ya?

Bukan.

Aku mencarimu bukan karena uang.

Kalau begitu kamu ingin apa? Ingin makan apa?

Katakan saja.

Aku sudah bersumpah,

setelah kamu dan ibuku bercerai,

aku tidak akan meminta apapun darimu,

juga tidak akan memohon apapun padamu.

Sudah begitu lama,

kamu masih belum memaafkan ayah?

Berikan ayah kesempatan,

biarkan aku melakukan sesuatu untukmu.

Kamu masih berhutang kata maaf pada ibuku.

Selain ini...

Hal lain tidak perlu dibicarakan!

Tunggu.

Baiklah...

Aku minta maaf.

Kamu tentukan waktu dan tempatnya.

Baik.

Setelah aku tentukan, aku akan menghubungimu.

Hari ini kamu mencariku,

untuk masalah ini?

Masih ada satu hal,

More Indonesian subtitles for Cross Fire

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left