Release info

69 Keajaiban Takkan Terjadi
A Commentary by Inisial ZA
https://www.facebook.com/ZainuddinAri

Tags

other
Published on: 2015-07-13
Downloads: 29
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

sudah agak lama kusadari betapa lemahnya diriku

yowai jibun nante tokku ni jikaku shiten da yo

ku tak ingin terlalu akrab dengan seseorang seperti itu

sonna mon ni nareaitakunai ne

walau kuputuskan benang kegalauan dunia yang tak ada baiknya ini

tatoeba zokuseken dame da to nageku doukasen

itu takkan nyalakan api di bawahku

jibun ni hi ga tsukanu you ni

kita berpegangan tangan selama ribuan tahun

iku sennen mo te wo toriatte teitaraku wo

urusan menyedihkan ini terkuak dan kita mendarat di tempat berbeda

sarashiatte zureta chakuchi ten

walau ku harusnya bisa tertawa dan melihatnya

waratte mieta tsumori na no ni

jarak jauhnya tampak begitu jauhnya

toonoku kyori ha So Far

walau bukan karena ku kesepian

sabishii wake ja nai no ni

walau ku terus mengejarnya

oikakeru no ni

bawalah cintaku, terus coba ambil cintaku dan buatku menggila

boku no ai wo kurae Love wo kuratte miro Drive Me Crazy

kau pasti tahu cita-cita seseorang

dareka no risou wo hoshitten darou nee

ku tak ingin lakukan hal seperti biarkan kesensitifan kedewasaanku

kansei no seijuku nante shitaku ha nain da

kau mengerti, 'kan?

wakaru deshou

inilah simpati sederhana, yang lenyap di depan mata

tanjun Sympathy kieta me no mae no

lebih menggelora dari

keshiki ha aseta

warna yang memudar

iro yori koi

ZainuddinAri

mempersembahkan

Yang barusan itu...

Misdirection?

Meski dia punya teknik yang sama seperti Tetsuya, tapi seluruh kemampuan dasarnya jauh lebih tinggi.

Bisa dibilang, Tetsuya adalah versi lama.

Sedangkan Chihiro Mayuzumi, adalah versi baru dari Pemain Keenam Bayangan.

Keajaiban Takkan Terjadi

Quarter 69

SMA Rakuzan

Kau Mayuzumi, 'kan?

Halo.

Sok dekat sekali, ya. Seharusnya salam kenal, bukan halo.

Tapi sejak tempo hari, kita sama-sama anggota klub basket, 'kan?

Aneh juga. Jarang-jarang ada orang yang bisa langsung mengingatku.

Ah, soal itu. Sebenarnya, aku kenal seseorang yang mirip denganmu.

Omong-omong, kau sedang baca apa?

Li-nove.

Li-nove?

Singkatan dari light novel, kau tak tahu?

Apa ini menarik?

Isinya tak seberat kebanyakan novel, jadinya mudah dimengerti.

Clockwork Apple, Honey, and Little Sister

Beda orang beda selera, tapi kalau suka, ini bacaan yang menarik.

Kau tertawakan gambar sampulnya?

Tidak, aku hanya merasa bahwa kau sangat mirip

dengan Pemain Keenam Bayangan.

Yang dari SMP Teikou? Bukankah itu hanya isu belaka?

Bukan. Dan itulah yang ingin kubicarakan.

Chihiro Mayuzumi, aku ingin agar kau jadi Pemain Keenam Bayangan yang baru.

Aku menolak.

Aku sayangi diriku sendiri.

Pasti akan membosankan kalau jadi pemain yang hanya lakukan operan belaka.

Aku tak semelas itu hingga ingin diturunkan dalam pertandingan bagaimanapun caranya.

Kalau menurutku tak menyenangkan, tak ada artinya bermain basket.

Kenapa dia ini? Mendadak auranya berubah.

Menarik. Aku jadi lebih tertarik padamu.

Kau pasti bisa jadi Pemain Bayangan yang akan lampaui Tetsuya!

Baiklah!

Masuk!

Rakuzan cetak angka secara beruntun!

Tak disangka mereka akan hadapi hal seperti ini.

Pemain Keenam Bayangan versi baru, ya?

Nice pass!

Aku ini tak melakukannya demi kalian.

Kalau operannya berhasil, aku merasa bangga pada diriku sendiri.

Kalau penempatan bolanya bagus, akan kualirkan operannya.

Kita balas mereka, ayo cetak satu angka!

Ya!

Tapi, bagaimana caranya hadapi Mayuzumi? Kalau kita tak lakukan sesuatu...

Benar juga! Bagaimana kalau Kuroko saja yang menjaganya?

Dia kan juga kuasai Misdirection, jadi mungkin dia takkan kehilangan dirinya!

Tidak, kurasa percuma saja. Karena...

Kak Mitobe!

Dia baca lintasan operan, dan langsung menghalanginya!

Kalau begitu tak perlu oper, langsung shoot saja.

Jadi, dia juga bisa lakukan shoot seperti biasa, ya?

Kalau Kuroko menjaganya, mungkin kita bisa hentikan Misdirection-nya.

Tapi, kalau sampai satu lawan satu, dia pasti kalah!

Apa kau lihat? Inilah gaya permainanku. Aku berada di tingkat yang berbeda denganmu!

Dia sedang melihatku.

Tidak, apa dia sedang mengamatiku?

Rakuzan

Seirin

Selisih tujuh angka.

Kita harus lakukan sesuatu.

Baiklah!

Tim hitam, pergantian pemain.

Ganti pemain?

Siapa yang diganti?

Aomine, ini sih...

Melihatnya saja sudah kasihan.

Bagiku seperti anjing chihuahua yang menantang seekor singa.

Apaan maksud mereka, sih?

Ma-Ma-Maju!

Ya ampun. Dia sampai terlihat kebingungan karena orang di hadapannya terlalu lemah.

Sei, lempar bolanya!

Ya.

Tung-

Aku jadi tak sanggup melihatnya karena kasihan.

Aku takkan jelekkan kalian, jadi ganti dia dengan pemain yang lebih baik!

Sebenarnya kau ini baik hati, ya?

Kau ini bego, ya!

Tapi, tak apa.

Karena kami bersungguh-sungguh!

Ayo maju!

Furi!

Aku tak mengerti apa tujuan mereka,

tapi yang jelas dia bukan apa-apa!

Dia melewatinya!

Itu sih sudah pasti.

Jadi, ini tujuan mereka!

Dia langsung dicegat!

Begitu, ya.

Jadi, pada jeda waktu ini, Akachin takkan bisa lakukan Ankle Break, ya.

Jadi, begitu rupanya, ya?

Dia juga langsung pindah menjagaku.

Jadi, dia sudah tebak kalau Akashi akan melewatinya. Tidak, dia memang sengaja biarkannya lewat!

Begitu, ya. Jadi, tujuan mereka hadapi Akashi dari dekat, ya.

Ankle Break adalah teknik untuk goyahkan titik pusat gravitasi lawan,

dengan cara memotong saat lakukan dribble.

Dengan kata lain, butuh ruang yang cukup untuk melakukannya.

Artinya, tak ada ruang untuk melakukannya kalau dia dikerumuni banyak orang.

Mula-mula mereka bungkam Mayuzumi.

Kemudian, mereka buat Akashi berhadapan dengan Kagami, saat dia tak bisa lakukan Ankle Break.

Inilah apa yang diincar Seirin!

Akashi!

Sekalipun tak ada ruang, dia tetap bisa melewatinya begitu saja?

Masih belum!

Rebound!

Nyaris saja!

Sialan!

Di luar dugaan, strategi mereka boleh juga, ya.

Tapi, si anak kelas satu itu, hanya dijadikan umpan untuk jebakan mereka, 'kan?

Benar. Sekalipun demi kemenangan, strategi cewek itu kejam sekali!

Saat melihatnya di pertandingan lawan Kaijou, yang bisa dia lakukan hanyalah dukung teman-temannya.

Rasanya tak perlu terlalu menjaganya.

Mayuzumi!

Celaka!

Ma-Masuk?

Berhasil!

Bagus! Ayo kejar mereka!

Bagus!

Nice shoot, Akashi!

Mau berjuang sekeras apa pun, tetap saja dia hanya seekor anjing kecil.

Mana bisa dia hadapi seekor singa.

Tapi...

Tim putih, time out.

Mungkin tak seharusnya Bapak gunakan time out, sementara kita sedang memimpin.

Apa menurutmu keputusan Bapak salah?

Tidak, karena peralihan antara menyerang dan bertahan jadi terlalu cepat,

aku jadi agak kesulitan untuk beri arahan secara mendetail.

Menurutku keputusan Anda sangat tepat.

Begitu.

Saat ini, lawan kita pusatkan pertahanan untuk hentikan Akashi dengan segala cara.

Meski kalau dibiarkan takkan berpengaruh pada permainan kita,

tapi ada baiknya, kita pusatkan juga permainan kita.

Mari kita tentukan ujung tombak serangan kita.

Kita mulai dari dirimu. Apa kau paham?

Furi?

Eh. Kenapa?

Apa kau cedera?

Aku tak apa-apa, kok. Ta-Tapi...

Ha? Yang benar saja.

Aku harus menggantimu, Furihata.

Jangan! Aku tak apa-apa! Aku masih bisa bermain!

Percuma saja. Staminamu sudah habis, 'kan?

Jadi, artinya dia kelelahan?

Sulit dipercaya. Sekalipun dia bermain dengan sekuat tenaga,

Furi bukanlah orang yang punya stamina yang lemah.

Dengan kata lain, apa tekanan saat hadapi Seijuro Akashi memang begitu kuras tenaga?

Apa yang sebaiknya kita lakukan, Pelatih?

Tolong biarkan aku bermain!

Fukuda.

Aku hanya perlu jaga Akashi, seperti yang dilakukan Furi, 'kan?

Kalau hanya itu, aku dan Kawahara pasti bisa melakukannya!

Fukuda.

Baiklah, kami bergantung pada kalian!

Kapten.

Tung- Hyuuga!

Time out telah berakhir.

Ah, dasar!

Kalau begitu, kuserahkan padamu, Fukuda. Strategi pertahanannya sama seperti tadi.

Baik!

Selain itu, masih ada lagi!

Kejar mereka dengan serangan penuh!

More Indonesian subtitles for Kuroko's Basketball

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left