The first 190 lines.
Akademi Kerajaan
Siswi Akademi Kerajaan
Episode 25
Bawa Wei Zhanhong pergi.
Tunggu hukuman.
Kaisar.
Kaisar.
Pejabat Yan.
Kuberi kau otoritas penuh untuk menyelidiki kasus ini.
Wei Zhanhong juga akan diinterogasi dan ditahan oleh Kantor Jingzhao.
Setelah pembukuan diambil dan diperiksa,…
…jika Menteri Militer Sang memang tak berhubungan dengan hal ini,…
…maka harus segera dibebaskan.
Baik, Kaisar.
Kaisar.
Saya masih punya satu permintaan yang lancang.
Mengenai dekret pernikahan.
Pernikahan ini adalah hadiah yang kuberikan pada Nona Su.
Jika mau diubah, pertama-tama harus disetujui oleh Nona Su.
Saya sudah lelah.
Kalian kembalilah dulu.
Baik.
Baik.
A-Qi.
Guru.
Tak perlu terlalu buru-buru.
Pasti ada solusinya.
Terima kasih, Tuan Yan.
Masalah Ayah akhirnya sudah membaik.
Sayangnya tak bisa langsung mengungkapkan dalangnya.
Sudah diduga.
Jika Zhuo Wenyuan adalah dalangnya,…
…pasti dia tak akan mengekspos dirinya dengan begitu mudah.
Orang licik punya banyak rencana.
Benar-benar sudah mengajari murid yang pintar.
Telah menyulitkan Guru.
Dipermalukan di jalan olehnya.
A-Qi.
Demimu, demi ayahmu, meskipun penuh dengan mara bahaya,…
…aku juga tak akan menyesal.
Oh ya.
Kapan kalian memikirkan rencana ini?
Sebenarnya apa yang terjadi?
A-Qi.
Ada aku.
Aku pasti akan mencari cara untuk mengeluarkan Menteri Militer Sang.
Bahkan Kaisar menulis dekret pernikahan,…
…aku tak akan berpisah denganmu.
Apakah kau ingin melawan dekret?
Kecuali…
Kecuali apa?
Kecuali kita mencari cara lain.
Apa yang kau pikirkan?
Kita sudah mencari seluruh Kota Bianjing…
…dan tak menemukan jejak Wei Zhanhong.
Menurutmu, mungkinkah dia ada di dalam Kediaman Zhuo?
Sebelumnya, Zhuo Wenyuan membawaku melihat kediamannya,…
…saat itu aku merasa ada yang aneh.
Sebuah kediaman pejabat sipil, kenapa ada begitu banyak penjaga?
Selain itu, penjaga ini kelihatannya adalah seniman bela diri.
Sangat hebat.
Jika bukan sedang mencegah sesuatu,…
…maka pasti sedang menjaga orang yang penting.
Bagaimana jika ini adalah yang ingin diperlihatkan Zhuo Wenyuan?
Jika Wei Zhanhong tak di sana, bukankah kau masuk kandang harimau?
Namun, kini sudah tak ada cara lagi.
Jika tidak begini,…
…ayahku…
Tak boleh.
Aku tak bisa membiarkanmu dalam bahaya.
Aku berjanji.
Aku berjanji akan kembali dengan selamat.
Asalkan kita merencanakannya dengan baik,…
…seharusnya tak akan ada masalah.
Jika kita sungguh akan melakukannya,…
…harus direncanakan dengan hati-hati.
Tak boleh ada salah sedikit pun.
Pikirkanlah lagi.
Baik.
Begitulah.
Aku dan Sang Qi membuat rencana yang licik.
Membuat Zhuo Wenyuan berpikir bahwa rencananya berhasil dulu.
Sang Qi sudah dalam jalan buntu.
Saat memasuki Kediaman Zhuo lagi,…
…aku mengamati tata letak halaman dengan teliti.
Menemukan ada penjaga di pintu masuk halaman belakang.
Ada pelayan yang mengantar makanan juga.
Kutebak Wei Zhanhong mungkin disembunyikan di halaman belakang.
Mau aku menggantikanmu menikahi Zhuo Wenyuan?
Kenapa?
Bukankah ini keinginanmu?
Aku adalah putri Tutor Agung.
Kenapa harus menikah secara diam-diam?
Lagi pula, atas dasar apa aku membantumu?
Atas dasar ketulusanmu terhadap Zhuo Wenyuan.
Pikirkanlah dengan baik.
Ini adalah satu-satunya…
…kesempatanmu untuk bisa memasuki Kediaman Zhuo sebagai istri sah.
Sangat langka.
Jiayin.
Waktu itu rela ditabrak kereta kuda untuk mendekati Guru Yan.
Apakah kau tak ingin melakukan sesuatu untuk Zhuo Wenyuan?
Kau harus tahu, untuk mendapatkan seseorang, caranya itu tidak penting.
Yang penting adalah hasilnya.
Menurutmu, benar tidak?
Aku mengira Nona Besar Song juga seseorang yang pemberani dan teguh.
Tak disangka juga begitu lemah.
Sudahlah.
Paling tidak, aku menikahi Zhuo Wenyuan saja.
Namun, kau harus tahu, begitu aku memasuki Kediaman Zhuo,…
…kau hanya bisa menjadi selir.
Kau…
Tunggu.
Atas dasar apa aku menjadi selir?
Aku menyetujui hal ini.
Katakanlah.
Apa yang harus kulakukan?
Bagus.
Ini barulah sikap yang seharusnya dimiliki Nona Song.
Ayo kita duduk dan mengobrol.
Setelah membujuk Song Jiayin,…
…kita hanya selangkah lagi menuju keberhasilan rencana.
Aku dan Sang Qi terus diawasi secara ketat oleh Zhuo Wenyuan.
Malam sebelum pernikahan, kami akting sebuah adegan perpisahan.
Saat menurunkan kewaspadaan Zhuo Wenyuan,…
…Sang Qi juga menyerahkan peta Kediaman Zhuo…
…dan rute mundur kepadaku untuk memudahkanku mengatur anggotaku…
…dan menempatkan bantuan di luar.
Ruang penahanan
Angkat kaki.
Benar.
Yan Yan.
Aku ingin meminta tolong.
Kau sudah sadar secepat ini?
Apakah bisa berbicara di dalam kediamanmu?
Bisa tidak?
Ayo.
Cepat.
Guru.
Itu…
Aku meminta Yan Yan pura-pura menyerang Kediaman Zhuo.
Bai Shi juga berpura-pura menyelinap masuk…
…untuk mengalihkan perhatian penjaga kediaman.
Lalu aku menghalangi pernikahan.
Bahagia Menunda waktu selama mungkin.
Toko dupa dan lilin
Bagian yang paling menarik tiba.
Kebahagiaan
Di hari pernikahan, Song Jiayin menggantikanku naik tandu.
Zhuo Wenyuan hanya mengawasi Guru dan Yan Yan.
Dengan begitu,…
…aku menyelinap ke Kediaman Zhuo dan menculik Wei Zhanhong.
Ada orang di atap!
Cepat!
- Sebelah sini! - Sini!
- Tangga! - Di mana orangnya?
Datang.
Tunggu.
Hanya kau sendiri yang membawa Wei Zhanhong keluar?
Cepat!
Tuan ke-3 Yan.
Kenapa kau menggali akarnya?
Kejar!
Sudahlah.
Sebenarnya, masih ada satu pembantu.
- Cepat naik! - Cepat!
Ayo pergi.
Cepat.
Tuan ke-7.
Sang Qi.
Kalian benar-benar melakukan pertunjukan yang bagus.
Kalian harus tampil di rumah bordil.
Siapa tahu bisa menjadi artis terkenal Bianjing.
Biasanya Tuan ke-3 selalu serius.
Kini sudah bisa bercanda.
Kini, hal yang terpenting adalah mencari pembukuan.
Dengan begini, Ayah baru bisa pulang secepat mungkin.
Tuan Yan.
Biar aku beraksi bersamamu.
Tak perlu.
Aku bawa Wei Zhanhong ke Kantor Jingzhao dulu.
Ketika siap, aku baru pergi mengambil pembukuan.
Kau dan Tuan ke-7 sudah lelah seharian.
- Cepatlah pulang untuk istirahat. - Namun,…
A-Qi.
Tenanglah.
Tuan ke-3 dapat diandalkan.
Serahkanlah padanya.
Maaf merepotkan Tuan Yan.
Awalnya ini memang urusan Kantor Jingzhao.
No comments yet. Be the first to leave one.