The first 189 lines.
^_^ LeeLeeAndo ^_^
Happy bersama di Happy Together!
Hello. Senang bertemu lagi.
Hyeon-gyeong berdandan mirip Irene/Red Velvet ya?
- Rambutku diwarnai seperti dia. - Benar.
Hyeon-gyeong berdandan sesuai dengan tema hari ini,
sedangkan Sae-ho agak kelewatan.
- Ho-dong hyeong. - Apa?
Kamu Ho-dong, kan?
Bukan.
Tamu hari ini adalah alasan kenapa aku menjadi MC acara ragam.
Mereka adalah alasannya.
Begitu ya.
Hari ini, kita kedatangan anggota grup cewek yang populer.
Tema hari ini adalah "Kereta ke Dunia Hiburan".
Kira-kira siapa tamu hari ini?
Ada orang aneh di dalam kereta.
(Se-jeong/Gugudan)
(Sol-bin/Laboum) (Yerin/GFriend)
Aku kemari agar orang lebih mengenalku.
(Mereka berjuang untuk menjadi penghibur terbaik.)
Membuat masalah itu lebih baik.
Sepertinya kita sudah pernah berjumpa.
Apakah kamu benar-benar harus mengambilnya?
Ikan Salmon, Ikan Skate! Ikan Sole.
Kalau tidak bisa melakukan itu kamu tidak bisa menjadi artis.
Kamu harus lakukan sekarang.
Semua tertulis disini.
Karena kita tengah berada di usia keemasan grup cewek,
kami mengundang artis hot yang tengah menanjak namanya dari 6 grup cewek populer.
kikikikik
kikikikik
- Apa Sunny juga termasuk artis yang menanjak? - Tentu.
- Bajunya sungguh menakjubkan. - Waktu Sunny masuk tadi,
kupikir ini adalah acara penghargaan.
- Rasanya seperti menggelar karpet merah. - Baju ini adalah..
..baju manggung yang paling sederhana.
- Ini sederhana bagimu? - Selagi menunggu tadi,
- aku agak khawatir dengan penampilanku. - Benarkah?
Iya, tetapi..
..sewaktu melihat Sae-ho,
penampilannya membuat aku tenang.
Dia seperti Chu Pat-Kai.
Aku berdandan seperti ini demi Sunny.
- Itu benar-benar.. - Kalungmu mana?
- Kelakuanmu.. - Kulepas.
Staf Audio bilang terlalu ribut.
- Memang. - Kalungnya bukan emas.
- Dia bilang ini terlalu ribut. - Buang saja.
Kalungnya membuat aku lebih percaya diri.
Ini plastik.
- Apa benar Sae-ho datang menyapamu? - Benar.
Kami berteman, jadi aku selalu lebih dulu menyapa dia.
Apakah benar kamu jarang mengangkat telpon dari Sae-ho?
- Sebenarnya, aku hanya menggodanya. - Begitu ya.
- Reaksinya sangat lucu. - Benar.
Aku sengaja tidak menjawab telponnya.
- Dan dia akan terus menelpon sampai aku menjawab. - Jadi kamu sengaja.
Dia tipe obsesif ya.
Dia terus menelpon sampai aku menjawab.
- Kenapa kamu terus menelpon dia? - Akan kujelaskan.
Sebelum ini aku pernah bertemu Sunny sewaktu rekaman acara ini.
Dia bertanya kapan aku selesai,
lalu aku meminta dia menunggu sebentar. Dia berkata..
"Kamu tidak boleh membuat anggota SNSD menunggu"
Jadi aku bergegas mendatangi dia setelah selesai rekaman.
Tapi dia bilang aku tidak harus sampai datang untuk menemui dia.
Aku paham itu bercanda,
tapi apa benar dia berkata bahwa kamu tidak boleh membuatnya menunggu?
Dia sangat menekankan masalah anggota SNSD itu.
Kadang kalau kami makan di restauran,
Sunny akan diam-diam..
..membayar bon-nya.
Saat aku berkata, "sekali-kali biarkan aku yang membayar",
dia menjawab, "Oppa, aku ini anggota SNSD"
- Dia sangat keren. - Memang benar.
"Aku ini anggota SNSD."
"Aku ini juga lumayan terkenal lo",
"Jalanmu masih jauh, Oppa."
"Aku ini anggota SNSD."
- Sae-ho, tabung saja uangmu. - Dia sungguh keren.
- Sangat keren. - Aku memanggil dia Bos.
Aku bilang Bos Sunny.
Bukankah EXID sama suksesnya dengan SNSD?
- Dia mengatakannya sebagai satu kata. - Dia bilang EXID.
E-X-I-D.
- Kamu sama suksesnya dengan dia, kan? - Aku?
- Menurutku iya. - Tentu saja tidak.
- Dia sangat populer. - "Aku ini penyanyi Up/Down."
"Beraninya kamu mencoba membayar bon-nya?"
Kalian ber-6 mewakili grup kalian.
Kita mulai dari Se-jeong, silahkan sapa pemirsa..
..dengan cara biasanya sebagai anggota grup.
- Baik. Boleh kumulai? - Ya.
Bersiap, mulai.
Hello, aku anggota Gugudan.
- Sangat imut. - Itu bagus sekali.
"Bersiap, mulai."
"Bersiap, mulai."
- Aku dikenal sebagai anggota grup I.O.I. - Benar.
Aku berharap Gugudan juga akan terkenal seperti I.O.I,
jadi aku kemari untuk mempromosikan Gugudan.
- Banyak yang membicarakan Gugudan. - Benarkah?
Aku tidak tahu itu.
- Maaf. - Kamu hanya asal bicara, kan?
Sepertinya dia asal bicara tanpa berpikir.
Apa kamu menyukai grup-mu?
- Nama grup kami sangat populer. - Memang.
Grup kalian memiliki rating tinggi di pencarian internet.
- Apa kamu pemimpin grup? - Bukan.
- Bukan? - "Perkalian 1" adalah pemimpinnya.
Begitukah? Siapa nama julukanmu?
- Aku "Perkalian 3." - Oh, begitu.
Nomernya melambangkan julukanmu.
Itu unik.
- Anggota kami ada 9. - Begitu.
- Aku nge-fans sama dia. - Sejak I.O.I?
- Iya, sejak dia masih di I.O.I. - Terima kasih banyak.
Terima kasih.
Se-jeong, apa pendapatmu tentang Sunny?
Aku menonton dia di acara "Hero".
- Aku sangat suka dia disana. - "Hero"?
Maksudmu, "Invincible Youth".
Oh, benar, benar, benar..
Oh, benar, benar, benar. Maafkan aku.
- Se-jeong gelagapan. - "Oh, benar."
"Oh, benar. Maafkan aku."
- Dia terdengar seperti cowok. - Caranya bicara seperti pria paruh baya.
- Darimana asalmu? - Aku dari propinsi Jeolla.
- Begitu. - Aku juga.
- Benarkah? - Kota apa?
- Kota Yeosu. - Kalau kamu, Se-jeong?
- Aku dari Gimje. - Oh, Gimje?
- Oh, dia dari Gimje. - Begitu ya.
Berikutnya ada Yerin dari GFriend.
Sejak kami debut,
Kami tidak punya cara spesial untuk mengucap salam.
- Jadi biasa saja seperti ini. - Baiklah.
- Hello, aku Yerin dari GFriend. - Begitu saja.
Bagaimana kalau, "Aku adalah kekasih-mu"?
- Lucu. - Membosankan.
- Konyol. - "Aku adalah kekasih-mu."
- Terlalu mudah ditebak. - Benar.
- Sangat buruk. - "Aku adalah kekasih-mu", apaan itu.
"Aku ada kekasihmu," bagaimana?
Sebenarnya unik karena mereka tidak punya cara khusus dalam menyapa.
- Benar. - Apa kalian tahu..
..jumlah streaming "Me Gustas Tu" per hari ini?
- Berapa banyak? - 100 juta.
- Wow. - Menakjubkan.
100 juta penayangan..
Berapa pendapatan mereka misalkan dapat 1 sen per tayangan?
Yang kamu pikirkan hanya uang saja.
100 juta tayang ya 100 juta Won.
- Itu kan hitungan yang mudah. - Tidak sulit kok.
- Mudah dihitung. - Jawabnya 100 juta Won.
Myung-soo malu-maluin kita saja.
- Kamu pasti bahagia. - Bagaimana perasaanmu?
Aku merasa..
- Di naskah tertulis.. - Kamu merasa seperti terbang?
Aku merasa seperti diawang-awang.
Kamu tidak harus selalu mengikuti naskah.
- Dia mempromosikan lagu baru mereka. - Aku tahu.
Apa tadi itu?
Kudengar kamu punya alasan datang kemari.
- Karena grup-ku sudah terkenal. - Ya.
Aku ingin orang juga lebih mengenal aku.
- Bukankah kamu menjadi MC acara musik? - Benar.
- Wow. - Aku tahu itu.
Di permulaan agak canggung.
- Aku tahu itu. - Tidak ada yang bisa dilakukan.
- Benar. - Akan bertahan selama 20 menit.
Kita lihat cara Laboum menyapa pemirsa.
Baik, kalau aku..
1, 2, 3. Kamu terpesona padaku.
Kamu terpesona padaku. Hello, kami Laboum.
- Wah, dia menyukainya. - Aigoo.
- Bukannya menyukainya. - Dia menyukai itu.
Aku merasa malu melihatnya.
- Agak memalukan. - Aku suka itu.
Bisa lakukan lagi?
1, 2, 3. Kamu terpesona padaku. Hello.
- "Kamu terpesona padaku." - Jae-seok, kenapa tidak coba lakukan itu?
- Tolong? - Rasanya aku tidak bisa.
Sol-bin, menurutmu Laboum kurang dikenal.
Benar. Kalau orang mendengar nama grup kami,
mereka berpikir tentang film "La Boum".
- Filmnya Sophie Marceau. - Iya.
- Selamat datang di "Music Bank". - "Music Bank".
No comments yet. Be the first to leave one.