Carnivàle

Carnivàle

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Carnivale (Carnivàle) - First Season (2003) - HBO Go Retail Completed
A Commentary by Chesapeake_Ripper
Retail HBO Go

Tags

other
Published on: 2021-05-31
Downloads: 25
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Sebelum permulaan...

Setelah Perang Besar antara Surga dan Neraka...

Tuhan menciptakan Bumi.

Memberikan kekuasaan ke kera licik yang Dia sebut Manusia.

Dan pada setiap generasinya...

Terlahir makhluk cahaya dan makhluk kegelapan...

Dan pasukan besar bertarung pada malam hari dalam perang kuno...

Antara Kebaikan dan Kejahatan.

Lalu ada sihir, kaum bangsawan.

Dan kekejaman yang tak dapat dibayangkan.

Itu terjadi hingga matahari palsu meledak atas Trinitas...

Manusia selamanya mendagangkan keajaiban untuk alasan.

Ibu...

- Ibu, aku mohon. - Tidak.

Aku akan menggilasmu, Nak. Menurut hukum aku bisa melakukannya.

Jika kau tidak menyingkir, aku akan menggilasmu!

Itu pilihanmu, Nak.

Ada apa di atas sana, Jerry? Jalan!

- Kau melanggar masuk. - Ini tempatku.

Tempat ini adalah milik Perserikatan Saudagar Pertama.

Sekarang kau telah diperingatkan. Hukum akan ditegakkan.

- Mereka akan menggilasnya. - Mereka tak akan menggilasnya.

Aku bertaruh 25 sen.

Baiklah.

Aku tak mengatakan kau bisa ikut campur.

Kau tak katakan aku tak bisa melakukannya.

Berapa harganya untuk tak mengganggu petani itu?

Masa bodoh. Aku baru akan menggilasnya.

Sial!

Kau tak akan melakukannya.

Itu akan mengacaukan pekerjaanmu, mengacaukan trukmu.

Baik! Cepatlah.

Cukup adil.

Tak ada waktu untuk menanam, Nak.

Tenanglah.

Aku tak punya waktu sepanjang hari!

Tuan, sebaiknya kau menyuruhnya diam...

Atau aku akan memukul kepalanya dengan sekop ini.

- Tutup mulutmu! - Bagus.

Ini tanahmu?

Tanah ibuku. Ini tanah kami.

- Ini tanahku, Berengsek! - Tidak, itu bukan tanahmu!

- Nak, di mana ibumu? - Itu dia.

Ada pekerjaan yang harus kukerjakan.

- Bagus. - Kau punya sekop?

Walaupun saliblah

Mengangkatku

Inilah laguku

Dekat kepada-Mu

Dekat kepada-Mu

Dekat kepada-Mu

Bagai musafir

Matahari terbenam

Kegelapan menyelimutiku

Berbantal batu pun aku mau rebah

Baik, Anak-anak. Ayo kita berangkat!

Kita tak bisa meninggalkannya begitu saja.

Anak itu kabur dari penjara. Dia masih memakai rantai kaki.

- Dia hanya akan sebabkan masalah. - Ya, itu yang kukatakan tentangmu.

Ayolah, Ruthie, jangan lakukan ini.

Kita tidak punya apa-apa. Kita kehabisan kentang.

- Dia bisa mendapatkan kentangku. - Hanya sampai Milfay.

Ya, seperti...

Ayo, kita bawa dia pergi dari sini.

Kehidupan fana ini

Tubuh yang dapat mati

Barang siapa tinggal Di dalam kebenaran Allah

Kerajaan-Nya untuk selama-lamanya

Ayat terakhir dari wabah keji yang menghujani Mesir...

Api yang menghabisi Sodom dan Gomora...

Malapetaka pada Perjanjian Lama, ya...

Tapi bahkan kini, Saudara sekalian...

Bahkan kini, kemarau dan wabah busuk bercokol di jantung tanah besar ini.

Badai pasir Titanic...

Seperti yang belum pernah dilihat oleh manusia sejak zaman para nabi.

Dan aku bertanya pada diriku, apa arti semua itu?

Apa arti semua itu jika mereka bukan bukti dari kemarahan Tuhan?

Apa arti semua itu jika mereka bukan pertanda hari Kiamat?

Tetapi...

Tetapi...

Saat aku berjalan ke gereja hari ini...

Pemikiran bermasalah ini disejukkan oleh angin segar.

Dan seraya aku melihat pada kekayaan yang tiada akhir...

Menyisir Bumi...

Aku menyadari, Saudara sekalian...

Bahwa ini sungguh-sungguh Tanah yang Dijanjikan...

Dan kita memang diberkati.

Tapi jangan kita melupakan yang kurang beruntung.

Jangan kita melupakan bahwa mereka juga diberkati.

Dan jangan kita melupakan bahwa Tuhan yang memberi...

Dan Tuhan yang mengambil.

Dialah yang memiliki seluruh dunia ini

Dialah yang memiliki seluruh dunia ini

Dialah yang memiliki angin dan hujan

Dialah yang memiliki angin dan hujan

Kau ingin minum sesuatu? Adikku bisa membuatkanmu teh.

Tidak, terima kasih.

Texas? Oklahoma?

Tulsa. Kami datang untuk memetik melon.

Tapi tak butuh pemetik.

Mungkin satu dari seratus yang datang, jadi...

- Kami datang ke perkemahan. - Dekat jalan raya.

Itu perkemahan yang besar. Tapi kami tak punya pendeta.

Jadi aku sudah datang ke sini tiga kali hari Minggu terakhir.

Seorang wanita berhak beribadah.

Tentu saja.

Dan kau diterima datang ke sini kapan saja.

- Eleanor. Eleanor McGill. - Eleanor.

Aku tak bermaksud mengambilnya.

Eleanor, aku melihatmu dalam khotbahku.

Dan kau berdoa keras sekali, kau mematahkan hatiku.

Tapi janjiku akan membasuhmu seperti air di atas batu.

Tidak.

Kita semua, setiap dari kita, membawa bersama kita...

Benih keselamatan dan kutukan kita sendiri.

Kau percaya itu, bukan?

Eleanor?

Berlutut. Sekarang. Berdoa bersamaku.

Berdoa.

Berlutut dan berdoa!

Aku mohon, Tuhanku, aku telah berdosa.

- Aku telah berdosa! - Aku telah berdosa.

Bapa Pengampun, maafkan aku.

Maafkan aku.

Cukup!

Adik, kau tak boleh takut.

Aku akan mengungkap fakta sederhana.

Saat kalian menabung uang di bank...

Bank tidak menyimpan uang itu di ruang penyimpanan uang...

Bank menginvestasikan uang itu dalam beragam bentuk kredit.

Dalam obligasi, surat berharga komersial, hipotek...

Dan dalam beragam bentuk pinjaman.

Dengan kata lain, bank mengolah uang kalian...

Agar roda industri dan pertanian tetap berputar...

Kau sudah berbicara pada Manajemen tentang petani itu?

Ya, aku sudah berbicara padanya.

Uang kita tinggal 34 dolar 87 sen. Kita sudah sangat kesulitan.

Hal terakhir yang kita butuhkan adalah perut lain untuk diisi.

- Kau tahu apa yang dikatakannya? - Apa?

"Dia dinantikan."

Dinantikan? Apa artinya itu?

Aku sudah lama berhenti mengajukan pertanyaan itu.

Sudah kubilang mereka akan datang.

Bocah lelaki yang tampan.

Kau punya keanehan, pikiran cabul, Lila.

Kau tahu apa soal itu?

Lebih dari yang aku pedulikan, percayalah padaku.

Kebetulan, Sayang, kau harus membuang kartu Jack itu.

Dia tak membawa kebaikan untukmu dan hanya akan membayangimu.

- Gin. - Dasar penipu tua.

Bocah malang. Menurutmu dia sedang bermimpi apa?

Bukan urusanmu, Sayang.

Lodz. Katakan apa mimpinya?

Aku mohon.

Demi Lila?

Baiklah.

Lodz?

Zicada!

Lodz.

Lodz!

Ibu, aku mohon.

Setiap kali kita mengambil yang baru...

Dia hanya seorang anak laki-laki.

Kurasa kau tak akan mengambilnya.

Siapa kau ini, semacam orang sinting?

Hati-hati!

Kimono.

Masuklah.

Kau ingin bertemu denganku?

Apakah orang asing itu masih bersama kita?

Ya, setahuku begitu.

Dia berbahaya, Samson.

Yang benar saja. Dia orang udik.

Semalam, Lila memintaku membacakan mimpinya.

Sedikit trik kamar tamu untuk mencegah rasa jemu di teluk.

Rasa ingin tahu yang tak berbahaya, sungguh.

Itu hampir membinasakanku.

Aku belum pernah mengalaminya sebelumnya.

Aku hampir tak selamat.

Omong kosong.

Apakah begitu?

Apa kau telah bicara pada Manajemen tentang kehadirannya di sini?

- Ya. Aku telah bicara padanya. - Lalu?

Dia memintaku membawanya sepanjang waktu jika aku bisa.

Dengar, jika anak itu ancaman, Manajemen akan mengetahuinya.

Benarkah?

- Kau ingin tumpangan? - Tidak.

- Kau mau ke mana? - Itu sama sekali bukan urusanmu.

Apa yang membuatmu begitu terganggu?

Aku tak menyadari akan diculik...

Oleh sekumpulan orang sinting yang mencuri pakaianku.

Baiklah.

Itu tak benar.

Anak itu pantas mendapatkan pemakaman yang layak.

Dia tak akan menyerahkannya.

- Bayimu itu sangat tampan, ya? - Dia sedang tidur.

Siapa namanya?

Michael.

Seperti malaikat tertinggi.

Dia sudah meninggal.

More Indonesian subtitles for Carnivàle

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left