The first 200 lines.
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
Jika Anda memberikanku waktu, aku akan melakukan apa pun,
bahkan jika harus menjual diri
untuk membayarnya kembali.
Bahkan jika harus menjual diri?
Tidak apa-apa.
Kamu tidak perlu membayar utang itu.
Apa? /- Han Ji Sup.
Aku akan membelimu.
"Episode 12"
Tidak perlu mempelajarinya.
Aku memohon putri menantuku dan mendapat pemeriksaan menyeluruh,
serta keduanya benar-benar bersih.
Aku sangat membutuhkan uang.
Bisakah kamu memberiku 100.000 dolar?
Apa wanita tua ini bercanda?
Sebentar lagi kamu 60 tahun.
Kamu terlalu tamak.
Aku mempertaruhkan nyawaku.
Untuk apa lagi aku melakukan ini di usiaku sekarang?
Pergilah ke tempat lain.
Tunggu. Baiklah.
Berikan apa yang kamu bisa.
Ini depositnya.
Akan kuberikan sisanya tergantung keadaan nanti.
Jangan bergerak! /- Ada apa ini?
Astaga.
Jangan bergerak!
Tolong!
Tolong.
Aku bukan salah satu dari mereka. Kumohon tolonglah.
Aku bukan mereka. Kamu tidak bisa melepaskanku?
Apa
yang Anda inginkan dariku?
Han Ji Sup.
Jual tiga tahun hidupmu kepadaku.
Tiga tahun?
Selama tiga tahun ke depan,
jika kamu hidup sesuai perintahku,
keluargamu tidak perlu kabur dari para kreditur,
atau menderita karena uang.
Apa
yang harus kulakukan?
Kamu akan mengetahuinya perlahan.
Pertama,
kamu harus tahu sesuatu.
Selama tiga tahun itu, kamu harus tewas.
Aku harus tewas?
Pria bernama Han Ji Sup
tidak boleh ada selama masa kontrak.
Nama Han Ji Sup harus menghilang dari dunia ini
agar anak, istri,
dan ibumu selamat.
Ditambah lagi,
kamu tidak boleh menemui keluargamu,
tidak boleh.
Lagi pula, kamu akan mati.
Jadi,
keluargaku harus mengira aku mati.
Begitukah?
Aku tidak mengerti maksud Anda.
Anggaplah perbincangan ini tidak pernah terjadi.
Akan kubayar utangnya.
Bersikap bijaklah.
Apa yang terbaik untuk keluargamu?
Setelah tiga tahun,
aku akan mengembalikanmu kepada keluargamu.
Entah kenapa Anda membuat penawaran seaneh itu,
tapi jika anak dan keluargaku akan kehilanganku,
itu lebih buruk daripada utang apa pun.
Akan kubayar utangnya.
Han Ji Sup. Kurasa kamu belum seputus asa itu.
Hai. /- Kita harus bagaimana?
Memangnya aku mencuri? Membunuh seseorang?
Kenapa aku tidak boleh berbuat sesukaku dengan tubuhku sendiri?
Bayangkan betapa putus asanya aku untuk melakukan itu.
Keluarkan aku.
Keluarkan aku dari sini!
Ibu.
Kenapa Ibu di dalam?
Kenapa? /- Suh Ra. Keluarkan ibu.
Ini tidak adil.
Ibu melakukannya untuk menolong kalian.
Ibu salah apa sampai mereka mengurung ibu?
Ji Sup. Jangan hanya berdiri.
Bicaralah dengan detektifnya!
Diamlah.
Berusaha menjual organ merupakan suatu kejahatan.
Kejahatan? Kalian tahu situasiku?
Aku merasa amat bersalah kepada anak-anakku
sampai mau menjual ginjal
dan membayar utangku. Kamu paham perasaanku?
Ibu!
Detektif.
Tolong ampuni dia.
Aku yakin dia tidak tahu.
Dia mungkin terlalu putus asa dan tidak menyadari hal itu ilegal.
Ini salah kami.
Jadi, tolong ampuni dia.
Kumohon, tolonglah. /- Dengar.
Aku paham perasaanmu. Sungguh.
Tapi ini bukan bergantung kepada kami.
Detektif. /- Hentikan!
Hentikan apa?
Apa yang kamu lakukan?
Keluar dan memohonlah sampai tanganmu sakit.
Kamu akan meninggalkan ibu di sini?
Ibu harus menghentikannya!
Kenapa kamu meneriaki ibu?
Memangnya ibu melakukan itu untuk hidup mewah?
Satu-satunya kesalahan ibu
adalah mau memperbaiki hidupmu, tapi malah ditipu!
Ibu.
Ji Sup. Kamu tidak mengenal petinggi mana pun?
Kamu berkuliah di universitas terbaik di negeri ini.
Pasti ada beberapa petinggi di antara teman kuliahmu.
Minta mereka mengeluarkan ibu. Lakukanlah! Sekarang juga!
Aku tidak mengenal siapa pun. Tidak!
Walaupun ada yang kukenal, aku tidak akan melakukannya.
Apa? /- Sudah kuperingatkan
jika Ibu berbuat ulah lagi, aku tidak akan mengakui Ibu.
Aku sudah muak menghadapinya.
Tidak lagi.
Ibu tidak punya putra lagi!
Ji Sup.
Bedebah.
Tidak tahu diuntung!
Setelah ibu membesarkanmu!
Letakkan tangan Ibu di hati dan coba pikirkan.
Bagaimana Ibu membesarkanku?
Apa?
Jangan melakukan itu lagi.
Ayo pergi.
Kenapa orang tua selalu meminta imbalan
karena sudah membesarkan anak sendiri?
Jika amat kesal sudah membesarkanku,
Ibu seharusnya mengirimku ke panti asuhan!
Benar! Ibu juga benci membesarkanmu.
Ibu menyesal sudah membesarkanmu
alih-alih mencampakkanmu di panti asuhan.
Ibu, tolong hentikan.
Ji Sup, ayo pergi.
Malangnya diriku.
Ini sebabnya kita tidak boleh mengangkat anak orang lain.
Aku orang gila yang bodoh.
Apa yang kupikirkan?
Kenapa aku membawa pulang bayi sekarat
dan berusaha keras membesarkannya?
Ada apa denganmu belakangan ini?
Kamu tahu temperamennya. Kenapa berbuat begitu kepadanya?
Hentikan. Bahkan tanpa kamu marahi,
jantungku seakan-akan mau meledak.
Bagaimana ini?
Kita tidak bisa meninggalkannya di sana.
Tinggalkan saja dia.
Setidaknya dia tidak bisa terlibat masalah di dalam sana.
Bagaimana bisa kita melakukan itu?
Dia ibumu.
Hai, Kak Dae Ra. /- Kamu di mana?
Kenapa? Ada yang tidak beres?
Makanlah, Anak-anak.
Ya, Bos. /- Makanlah.
Pak.
Rumah kami belum cukup? Kini mereka berkumpul di sini?
Lakukan sesuatu.
Lihat mereka.
Satu kesalahan saja,
tamatlah riwayatku.
Aku akan kembali mengambil mangkuk.
Tentu. /- Dasar sampah.
Siapa yang memesan mi kacang hitam di restoran jjamppong?
Kalau begitu makan saja di restoran Tiongkok.
Kenapa kalian melakukan ini di restoranku?
Ibu sudah gila? Apa yang Ibu lakukan?
Dia benar. Tolong hentikan.
Ini berbahaya. /- Sung Hae.
Hubungi polisi.
Akan kupenjarakan mereka
karena mengganggu bisnis dan mengancam kita.
Sekarang juga! /- Ibu.
Yang benar saja.
Jangan berisik selagi kami makan.
Bu.
Kalau begitu, suruh putri dan putra menantumu
membayar utang mereka.
Kenapa mereka harus membayar uang yang Mi Hong pinjam?
Jika kalian amat menginginkan uang,
ambil saja dari si Licik Mi Hong.
Kamu keras kepala sekali. Aku jadi frustrasi.
Apa? Astaga.
Lantas, bawa Koo Mi Hong
ke hadapanku atau semacamnya.
Kenapa?
Kamu tidak menyukai saranku.
Itulah alasannya kami datang jauh-jauh kemari.
Jika aku menjadi dirimu, kubayar utang putra menantuku
hanya untuk menyingkirkan kami.
Kamu bisa dapat berapa jika menjual restoran ini?
Apa? Kenapa kamu... /- Hei!
No comments yet. Be the first to leave one.