Love Is Strange

Love Is Strange

Download Indonesian Subtitle

Release info

Love is Strange ALL BluRay
A Commentary by dander
thanks to SHERIF and bhoie_t for original sub...

Tags

BluRay
Published on: 2015-01-07
Downloads: 48
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

diterjemahkan oleh: D A N D E R

Banjarmasin, 7 Januari 2015

Kacamataku. Mana kacatamaku?

Jangan sekarang. Kumohon Tuhan, jangan sekarang.

Apa ada yang melihat kacamataku?

Di sini, Tn. Ben.

Kau punya daftarnya?

Tidak, di dapur ada.

Sepertinya 40 dolar sudah cukup.

Mungkin kau bisa Eugenia berbelanja.

Baik.

Bagaimana lasagnanya? / Oh, aku baru memasukkannya.

Sepertinya enak.

Coba kulihat. / Sayang, kau punya uang?

Bukankah terlalu cepat memasukkanyya? / Aku tahu apa yang kulakukan.

Tutup pintu dan pergilah. / Bagaimana penampilanku?

Kau terlihat luar biasa.

Kalian. / Hampir jam 11. George, kita harus pergi.

Aku menunggumu. / Aku perlu uang untuk Eugenia.

Baumu juga harum. / Trims.

Ayo. Trims, Zlata. / Kami akan kembali jam 1:30.

Kau punya suratnya? / Ya, aku punya, Vera Vague. Ayo.

Semuanya penuh, George.

Jangan takut. Kita akan baik-baik saja. Jangan khawatir.

Mungkin jalan 6 lebih cepat. Ayo.

Tunggu. George?

Kau tak apa? / Aku tak boleh berkeringat.

Kau baik-baik saja.

Tapi kita tak bisa jalan kaki saja. Jangan lambat.

Kita harus menghubungi perbaikan mobil.

Ya, kau terus bilang begitu.

Kita berkumpul hari ini...

di hadapan para saksi...

untuk mengikat tali pernikahan...

George Esteban Garea...

Benjamin Arthur Hull.

Semuanya, aku meminta kalian semua...

untuk berhenti memikirkan pekerjaan, rumah tangga, tugas sekolah...

apa yang harus dilakukan hari ini, apa yang kelupaan hari ini...

dan fokuskan semua energi kita...

dan cinta kita...

pada 2 pria di sini: George dan Ben.

Aku meminta kalian...

jika kalian bisa menghormati dan mendukung...

dua individu ini...

dan cinta dan hidup mereka serta pernikahan mereka.

Ya! / Ya!

Ya!

Ada pertanyaan umum yang harus kutanyakan...

tapi ini tetap saja pertanyaan penting.

Apa kalian memutuskan ini sesuai kehendak masing-masing?

Ya.

Dia sudah memberatkanku, aku tahu.

Bagaimana? Tidak. / Ayolah.

Away.

Kau mau coklat?

Maaf mengganggu. Aku yang membuatnya.

Buatanmu? Tentu.

Permisi. Roberto, apa kau mau...?

Tidak, trims.

Bagus, Georgie.

Dia berbicara tentangku.

Bagianmu, Ted. Inilah bagian terseksi.

Oh, ya.

Jangan cuma di dapur.

Georgie, aku mencintaimu!

Kawan-kawan. Tenang.

Aku hanya ingin menyampaikan sesuatu.

Saat aku bertemu suamiku... Suamiku.

Elliot... dia berjalan dengan kameranya...

membuat video keren dengan orang-orang yang ditemuinya di jalan...

membuat adegan yang luar biasa.

Aku baru menyelesaikan novel pertamaku...

dan aku berpikir, "Kami adalah pasangan serasi."

Dua jiwa yang berkomitmen untuk seni kami.

Lalu kami jalan-jalan...

dan dia bilang ingin mempertemukanku dengan Paman Ben.

Kataku, "Jadi, kenapa pamanmu?" Elliot bilang semenjak ibunya meninggal...

pamannya adalah keluarga yang paling disukainya.

Terimakasih, Elliot.

Tak termasuk saudara kandung, Mindy.

Lalu kami datang ke sini suatu malam.

Kalian baru saja pindah ke apartemen ini...

dan George sudah menyiapkan spaghetti Bolognese pada kita.

Kami mabuk dan bernyanyi...

dan kami minum-minum lagi...

itu sangat menyenangkan.

Dan saat kami pergi...

Elliot bilang padaku, "Aku mau kau menemui mereka berdua...

karena mereka sudah bersama selama 20 tahun lebih."

Aku pun mengerti...

Oh, aku ingin menangis.

Aku mengerti itu...

Bahwa dia melamarku karena kalian...

Cinta, dedikasi, dan komitmen pada diri kalian masing-masing.

Adalah contoh yang patut diteladani.

Semoga cinta dan pernikahan ini...

bertahan selama-lamanya.

Untuk Ben dan George. / Terimakasih, Kate.

Dan untuk Petra! / Petra!

Petra Von Kant! / Petra, Petra! Petra, Petra!

"Semua yang melayani keuskupan agung harus percaya pada Tuhan...

mendukung kepercayaan Yesus Kristus...

berdoa sesuai aturan...

menghormati otoritas gereja...

tidak mengambil posisi publik yang bertentangan dengan Gereja Katolik..."

Kau mau membaca seluruh Pernyataan Kesaksian itu?

Pernyataan Kesaksian Kristiani, George.

Kau menandatanganinya saat mengambil pekerjaan ini.

Sudah berapa lama kita kenal?

12 tahun.

Kau harus mengerti... / Mengerti apa?

Hari saat kau berkata bahwa kau menikah...

saat pesta musim panas...

Kau tahu bahwa aku dan Ben hidup bersama.

Kabarmu sudah sampai ke keuskupan.

Lalu ada orang yang memperlihatkan fotomu dan Ben di Petra

Di Facebook, di semua tempat.

Aku tak melakukan sesuatu yang berbeda.

Aku tak bermaksud begitu, George.

Tapi uskupnya tidak senang.

Dan bagaimana dengan murid-murid?

Aku kenal mereka sejak mereka kecil. Dan orangtua mereka.

Mereka sering ke rumahku, bermain piano.

Mereka bernyanyi dengan Ben dan aku.

Lebih baik segera putuskan.

George, mari berdoa.

Jangan sampai kau meragukan keimananmu.

Terimakasih, Bapa.

Aku percaya bahwa Yesuslah Sang Penyelamatku dan itu takkan berubah...

tapi saat ini, kupikir aku ingin berdoa sendiri.

Baik, jangan lupa dengan agen real estate...

mendapat komisi bulan pertama.

Yang ko-op terima setiap bulan...

ditambah biaya administrasi 5%.

Sebulan? Gila. Kenapa mereka menagih biaya administrasi?

Agar tak ada yang berani menyewa gedung. / Aku tak suka ko-op (pemilik real estate).

Sulit menemukan kondo di Manhattan. / Tidak juga.

Lagipula, kami ingin menjelaskan kenapa sewa tak membantu kita karena...

Kau sering ke rumahku, kan?

Kau tahu berapa banyak tagihan real estateku?

3 ribu. Setahun.

Ini Poughkeepsie, Mindy.

Kami bisa berhutang ribuan dolar per bulan jika menyewanya.

Jika kami mencari studio, misalnya, 1500...

Dan itu sangat sulit.

Begini, kami punya 3 dolar tiap awal bulan.

Dan kau tak bisa memenuhinya?

Begini, dengan les privatku dan uang pensiunan Ben...

Kenapa kalian mau buang-buang uang untuk bulan madu itu?

Mindy! Itu bukan urusanmu.

Tentu. Jika tidak, aku takkan berada di sini.

Aku hanya menyampaikan. Tak ada yang salah dengan Provincetown.

Silakan duduk. / Semuanya baik saja?

Ya. Hanya ingin bicara denganmu.

Hari ini kami mengundangmu, karena kau keluargaku.

Kau mau bilang bahwa kau akan bercerai?

Kupikir juga begitu. / Tidak.

Kami...

Kami akan menjual apartemen.

Dan kami sudah menemukan pembeli...

jadi cepat atau lambat kami harus pindah.

Tak lama lagi aku akan mendapat pekerjaan lain...

dan tak lama lagi kami akan menemukan apartemen lain...

tapi untuk sementara...

Ini cuma masa transisi. Mungkin cuma 1 atau 2 minggu.

Kami perlu tempat tinggal.

Tunggu. Apa ada yang kulewatkan?

Minggu-minggu ini terasa berat bagi kami, Elliot.

Kehilangan pekerjaan, mencari asuransi kesehatan.

Kami perlu santai. / Ya.

Keluar dari sini adalah hal terakhir yang ingin kami lakukan.

Ini cuma semenara.

Kami akan menemukan tempat baru. Tak lama lagi.

Paman, maaf agak kasar tadi.

Ayo, Elliot. / Berpikir positif, Ben.

Terimakasih birnya.

Aku sayang kalian. Akan kuhubungi kau minggu-minggu ini.

Kami ada di sini.

Met malam. Dah. / Dah, Mama.

Maaf tak bisa membantu, tapi kau tahu apartemenku.

Tak apa. Mereka bisa tinggal bersamaku.

Sepertinya mereka berharap bisa tinggal dengan salah satu dari kita.

Apa kau tak lihat raut wajah mereka? / Apa maksudmu?

Sepertinya mereka tak mau tinggal di pusat kota.

Tiba-tiba jadi kampungan. Aku tak mengerti.

Cuma sementara. / Benar, sayang.

Mungkin ada sesuatu yang bisa kita lakukan.

Kurasa kita sudah tahu. / Mindy.

Aku satu-satunya dengan kamar tambahan.

Tidak, bukan begitu, Mindy. Ini Poughkeepsie.

Kapan kau terakhir kali ke sana? / Itu tak penting.

George punya murid privatnya di sini. Ben punya galerinya.

Mereka perlu mencari apartemen.

Tak masuk akal tinggal dengan jarak 2 jam setengah.

Satu jam setengah. / Tidak dengan bus.

Dengan mobil. / Mereka tak mengemudi.

Mereka bisa belajar.

Kau serius, Mindy? / Diam, sayang.

Kau bukan keluargaku, kau tak berhak membuat keputusan.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left