Release info

미운 우리 새끼 My Ugly Duckling Episode 128
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Special Host: Han Ye Seul. Special Cast: Im Won-hee. Guests: Jung Seok-yong. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2019-03-05
Downloads: 11
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

- Apa makananmu nikmat? - Ya.

- Apa kamu sudah makan? - Ya.

Saat aku menontonnya di TV setelah melihatnya di sini,

- aku senang sekali bisa jumpa dia. - Ya.

- Kamu merasa punya semangat baru. - Ya?

Kami para orang tua tidak punya kegiatan.

- Kami hanya duduk dan menonton. - Itu mengasyikkan.

Dramamu akan sukses.

Semua drama yang dibintangi aktor yang pernah tampil di sini sukses.

Sungguh?

"Para penggemar drama ini yakin"

- Aku serius. - Kamu tampak santun dan baik hati.

- Tinggal bertemu pria baik saja. - Menurutku, kamu baik.

Kamu akan mengendalikan suamimu.

"Tinggal bertemu pria baik saja."

Kamu harus belajar memanipulasi suamimu.

- Ya. - Maka...

- Itu... - Seperti pekan lalu,

- pengamatan para ibu - Apakah tepat?

seperti api yang membara.

Tentu saja kami senang. Selama dia wanita dewasa.

- Kami tertarik dengan mereka. - Khususnya hari ini,

aku bisa membaca

tatapan penuh harapan di mata kalian.

- Ya. - Kami selalu memikirkannya.

"Bagaimana kalau dia menjadi menantuku?"

- Jangan berkata begitu. - Pemikiran itu.

Kamu harus memikirkan ibu Jin Young.

Begitu pula dengan Jin Young.

Dia menaruh harapan tinggi pada kedua gadis.

Kita tidak tahu apa yang akan terjadi.

Dia memperdaya mereka.

"Ibu Jong Kook memperdaya mereka?"

- Dia sangat menyayangi mereka. - Dia memperdaya mereka.

- Kamu memperdaya mereka berdua. - Dia ingin semua peluang.

- Dia sangat menyayangi mereka. - Awan mana...

Karena kamu tidak tahu awan mana yang akan turun hujan.

- Benar. - Bukan begitu.

Kita tidak pantas pilih-pilih.

Mereka semua manis dan cantik.

"Baginya, semuanya cantik"

Omong-omong, kamu pernah mengajak kencan lebih dahulu?

"Pernahkah Ye Seul mengajak kencan lebih dahulu?"

"Penasaran"

Kalau aku suka seseorang,

aku memberi kode lebih dahulu.

Atau aku meminta nomor teleponnya.

Aku bisa yang pertama mengajaknya kencan.

- Dia keren. - Ya.

- Itu bagus. - Tentu saja.

- Pernahkah kamu ditolak? - Daripada bersikap pasif.

- Pernahkah kamu mengalaminya? - Aku ragu.

"Pernahkah dia ditolak?"

Aku tidak pernah mengalaminya.

"Aku tidak pernah mengalaminya"

Alasanmu hidup

adalah cinta?

- Tanpa cinta... - Aku merasa sangat bahagia

- saat jatuh cinta. - Kamu bahagia.

Aku merasa begitu hidup saat jatuh cinta.

Memberiku tujuan dan harapan. Ya.

Begitu rupanya.

- Semua itu masa lalu. - Itu berlaku bagi semua orang.

Apa arti cinta bagi kalian?

Cinta.

- Cinta? - Ya.

Cinta adalah memberi.

- Cinta untuk anak-anak? - Memberikan cinta?

- Untuk keluarga dan anak. - Anak-anakku adalah cintaku.

Suamiku sudah pasti adalah cintaku.

"Suamiku sudah pasti adalah cintaku"

Mereka muda.

- Ada perbedaan besar. - Tentu saja.

Cinta adalah bunga yang mekar dalam hati.

Cinta tanpa syarat.

Orang yang kusukai.

Cinta sepihak...

Kapan kali terakhir bunga itu mekar?

"Pengantar Cinta ibu Tony"

Entahlah. Sudah satu dekade.

Maaf, tapi saat para ibu lain bicara,

kamu yang paling semangat bicara,

tapi tidak pernah bercerita tentang dirimu?

- Dia selalu menghindarinya. - Benar sekali.

Itu sudah lama. Apa gunanya membicarakan itu?

Kurasa sudah lama sekali.

Astaga. Kamu ingin begitu denganku sekarang?

"Kamu ingin memulai cinta denganku sekarang?"

"Usul yang tidak diduga"

Astaga.

- Dia hidup sendiri. - Bisa-bisanya kamu berkata begitu!

Dalam hati saja.

Usia Tony tidak berbeda jauh dariku.

Kami seumuran.

- Jiwaku masih berusia 20-an. - Apa kamu menolaknya

padahal dia bertanya dengan sopan?

Ya, aku menolaknya.

Dengar, Bu.

- Jiwaku masih berusia 20-an. - Namun,

Ibu Tony saat ini ibarat bunga yang tidak pernah layu.

Masih ada tunas

- dalam hatiku. - Aku yakin ada.

Benar. Karena itu aku mengatakannya.

- Karena aku percaya diri. - Dia memilih Jang Hoon.

Untuk membuatnya mekar.

- Selama aku menutupi wajahku... - Tidak, dia suka banyak orang.

"Dia suka banyak orang"

Selama aku menutupi wajahku...

Tidak, karena kamu terus mengubah pikiranku.

"Cekikikan"

"Suatu hari musim dingin yang berangin tahun 2019"

Di mana itu?

Itu tidak seperti Korea.

"Beberapa orang muncul di tempat yang asing ini"

Itu Aktor Jung Seok Yong.

Akhirnya kita sampai.

Mereka berdua favoritmu

- Ya. - dan favorit kami.

Mereka berdua favoritku.

Ya.

Akhirnya kita sampai.

Tidak sedingin dugaanmu, bukan?

Ini tidak sedingin dugaanku.

Ya.

"Ke mana mereka pergi?"

Di mana mereka?

Akhirnya kita sampai. Kita ada di Harbin.

"Won Hee dan Seok Yong mengunjungi Harbin"

Harbin.

Mereka pergi ke Harbin.

Itu kota paling dingin?

"Suhunya turun menjadi minus 40 derajat di musim dingin"

Suhu turun menjadi minus 20 atau 40 derajat.

Minus 40 derajat terdengar sangat dingin.

Astaga.

"Pada Januari dan Februari, Festival Seni Pahat Es dan Salju"

"Salah satu dari tiga festival musim dingin terbaik dunia diadakan"

Itu luar biasa.

- Potongan rambutmu bagus - Ya.

saat mau ke sini.

Aku harus memotong rambut sebelum pergi ke luar negeri.

Dia bahkan memotong rambut.

Gaya rambutnya "two-block".

- Potongannya rapi. - Ya.

- Ayo panggil taksi. - Taksi. Bagus.

- Kamu seperti berasal dari sini. - Apa?

Kamu seperti berasal dari sini.

- Aku sudah beberapa kali ke sini. - Ya.

- Ayo jalan. - Baik.

"Seok Yong memandu dan Won Hee mengikuti"

- Mereka berdua akrab. - Benar.

Mereka berteman baik.

Hari ini akan menyenangkan.

- Tertulis H. - Kalian mau ke mana?

Sebentar.

- "Sebentar". - Mereka mau ke mana?

Museum Seni Korea di Harbin.

Baik.

"Bahasa Mandarin yang fasih"

"Takjub"

Dia mahir berbahasa Mandarin.

Kamu fasih berbahasa Mandarin.

Dia lebih paham dari dugaanku.

Benarkah?

Dia langsung paham.

Apa itu aplikasi terjemahan?

"Apa itu aplikasi terjemahan?"

Sang sopir paham berarti dia mahir.

Karena walau dia membacanya, akibat intonasi,

- mereka sering tidak paham. - Tentu saja.

Sopir taksi itu langsung paham.

Kamu seperti berasal dari sini.

Aku beberapa kali ke sini.

"Tur Won Hee dan Seok Yong di Harbin"

"Tapi kenapa mereka pergi ke Harbin?"

Aku penasaran.

Situasinya cukup heboh sejak kita sampai di sini.

Ke mana kita pergi sekarang?

Kamu harus memberitahuku karena kita sudah berada di Harbin.

Kamu teringat seseorang jika mendengar Harbin.

- Benar. - Ya.

Kita akan pergi ke mausoleum itu.

Aku selalu ingin pergi ke sana.

"Mausoleum yang selalu ingin dikunjungi Seok Yong"

- Pahlawan An Jung Geun... - Ya.

"Won Hee dan Seok Yong mengunjungi Mausoleum An Jung Geun"

Tempat dia menembak Ito Hirobumi.

Pahlawan An Jung Geun.

Ya. Misi An Jung Geun berlangsung di Harbin.

"Harbin lebih bermakna bagi kita karena misi An Jung Geun"

"Bahasa Mandarin yang fasih"

"Won Hee tercengang lagi"

Berapa lama ke Museum Seni itu?

Sekitar 50 menit.

- Sekitar 50 menit? - Ya.

"Seok Yong berbahasa Mandarin dengan fasih"

Dia hebat.

Ya.

Sudah berapa kali kamu ke Tiongkok?

Ini kali ketigaku berada di Harbin.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left