The first 200 lines.
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
"Episode 1"
Bukan ke sana. Ke sebelah sini.
Anda yakin dia orangnya?
Ya, sudah kubilang. Aku melihatnya naik ke lantai dua,
dan sudah pasti dia.
Oh Na Ra. - Sayang.
Ya? - Maaf telah membuatmu menunggu.
Tidak apa-apa.
Ada yang bisa kubantu?
Maafkan aku. - Ayo.
Kira-kira dia di mana?
"Transaksi sukses, Choi Go Bong, 3.000 dolar, Tas Tangan Rebi"
Hei, Choi Go Bong!
Berhenti di situ.
Tidak pernah ada yang berhenti hanya karena disuruh.
Berhentilah mengejarku.
Dasar. Apa-apaan ini?
Bisa-bisanya kamu membeli tas tangan seharga 3.000 dolar!
Kenapa Kakak peduli meski aku mulai minum air Sungai Han
dan memancing di kloset?
Lebih baik minum air Sungai Han
dan memancing di kloset daripada ini.
Setidaknya itu gratis.
Kakak selalu mengkhawatirkan uang!
Aku membelinya dengan kartu kreditku sendiri.
Kenapa Kakak peduli?
Tentu saja kakak peduli.
Kakak mati-matian bekerja paruh waktu untuk melunasi semua utang.
Pergilah!
Kemari.
Aku tidak meminta Kakak menguliahkanku.
Kakak memaksa. Tentu saja Kakak harus membayar biayanya.
Kenapa sekarang membesar-besarkan?
Hei!
Orang yang tidak tahu terima kasih memang sebaiknya tidak dibantu.
Dengar.
Kembalikan tasnya sekarang.
Tidak mau.
Untuk apa kamu membutuhkan tas tangan seharga 3.000 dolar?
Aku tidak membutuhkannya. Aku bisa hidup tanpa itu.
Tapi lihatlah.
Pakaian seharga 10.000 dolar ini cocok dengan tas itu.
Apa? Berapa?
Tadi Kakak bersikap tegas.
Jangan khawatir. Ini hadiah.
Dari siapa? - Pria yang menyukaiku.
Pria macam apa yang mau membelikanmu pakaian seharga 10.000 dolar?
Kini Kakak mengerti? Aku memang wanita seperti itu.
Pria mana pun pasti mau menghabiskan 10.000 dolar untukku.
Itulah aku.
Siapa kali ini?
Pria bodoh macam apa yang kamu goda kali ini?
Kenapa Kakak ingin tahu? Kakak juga mau tas darinya?
Bermimpilah. Ini tidak terjadi pada semua orang.
Aku pantas mendapatkannya.
Jangan bilang kamu memacari pria kaya beristri.
Memangnya aku gila? - Lantas siapa...
Go Ya!
Go Ya, kamu di mana?
Ada apa, Bibi?
Ada masalah.
Ada apa kali ini? - Ibumu lagi.
Kukuruyuk.
Kukuruyuk.
Bisa-bisanya kamu bicara begitu kepada pelanggan.
Pelanggan? Hentikan omong kosongmu.
Kamu tidak membeli apa pun. Berhenti memakan makanan kami.
Ini toko, bukan pusat makanan.
Kenapa kamu tidak membawa semangkuk nasi dan makan di sini?
Makananmu enak sekali.
Dasar sombong.
Kalau begitu, belilah.
Aku tetanggamu.
Aku tidak butuh tetangga sepertimu. Keluar.
Keluar!
Baiklah.
Aku hanya kasihan kepada putramu yang sedang sakit.
Apa katamu?
Apa? Memang benar.
Kamu membesarkan anakmu yang sakit tanpa suami.
Aku berharap bisa membantu biaya rumah sakit anakmu!
Apa katamu?
Astaga. Hentikan!
Lepaskan aku. - Ibu, lepaskan dia.
Kamu mau dipenjara?
Kamu tahu orang-orang menyebutmu apa?
Ayam tukang ribut!
Apa? Ayam tukang ribut?
Baiklah, biar kutunjukkan betapa tajamnya cakarku.
Tenanglah. - Ya ampun.
Sebaiknya Anda pergi. Ambillah. - Cepat.
Kamu harus bertanggung jawab!
Mau ke mana kamu? Kembali kemari!
Ibu. - Kakak.
Astaga. - Ibu.
Aku tidak bisa membiarkannya pergi seperti ini. Lepaskan aku!
Ibu.
Go Woon.
Kenapa wajahmu begitu pucat?
Kamu sakit lagi? - Sebenarnya,
aku berusaha menahannya,
tapi tubuhku sakit.
Kita harus bagaimana? - Naiklah ke punggung kakak.
Ayo. - Kita harus bagaimana?
Pergilah. - Astaga.
Kakak bisa menghubungi ambulans.
Hubungi ambulans. - Hubungi 119.
Taksi!
Taksi!
Astaga.
Taksi!
Kalian memercayai kehidupan masa lampau?
"Pengantar Kehidupan Masa Lampau oleh Profesor Han Jae Woong"
Banyak orang bertanya,
"Kenapa Anda terus membicarakan kehidupan masa lampau?"
"Anda dokter ginjal."
Di antara kebiasaan sehari-hari,
kalian tahu apa yang paling memengaruhi kesehatan ginjal?
Insomnia.
Menurut studi, orang yang tidur kurang dari lima jam per hari
memiliki kemungkinan 65 persen lebih tinggi
untuk mengalami gagal ginjal.
Kenapa orang bisa kurang tidur?
Ternyata penyebab utamanya
adalah rasa cemas dan marah.
Aku menemukan cara menarik untuk menangani emosi seperti itu.
Mengingat kehidupan masa lampau.
Kalian tahu apa yang terjadi?
Pasien sadar bahwa orang
yang menyusahkan mereka sekarang adalah orang yang mereka buat susah
di masa lampau.
Kesadaran itu akan melepaskannya dari rasa cemas dan marah
sehingga akhirnya bisa tidur nyenyak.
"Kamu melakukan ini karena perbuatanku dahulu."
Siapa musuh yang membuat kalian terjaga di malam hari?
Bos kalian?
Teman kalian? Pacar kalian?
Anggota keluarga?
Jangan cemas. Aku tidak akan mati.
Tentu saja. Kamu kuat.
Kamu tahu apa artinya?
Nanti mau makan apa? Ayam goreng dan soda?
Ya.
Bisakah Anda menunggu di luar? - Baiklah.
Sampai nanti. Kakak akan menunggu di luar.
Kalian tahu siapa musuh terbesar kalian?
Orang yang membuat kalian marah
dan mengancam kesehatan kalian.
Musuh terbesar dalam hidup kalian
adalah pasangan kalian.
Saat janji diingkari, pernikahan bagaikan
es krim di bawah sinar matahari.
Hancur,
melebur,
dan akhirnya menghilang.
Terdakwa mengklaim rumah tangganya hancur setelah istrinya pindah.
Tapi
apa alasan istrinya pindah?
Karena kecemburuannya yang tidak beralasan,
terdakwa mencaci maki istrinya.
Dia bahkan menyerangnya dengan tidak mengakui bayi mereka.
"Pengacara Terbaik Bulan Ini, Min Ji Suk"
Biar kutanya sekali lagi.
Siapa yang menyebabkan istri Anda pindah?
Putusan.
2017-4796.
Penggugat dan terdakwa resmi bercerai.
Terdakwa harus membayar tunjangan sebesar 50.000 dolar.
Terdakwa juga harus membayar
tiga juta dolar kepada penggugat sebagai pembagian harta gana-gini.
Kamu memaksanya bercerai, bukan?
Dengar. Anda tidak menyadari masalahnya?
Anda tidak bisa berpikir.
Apa?
Jika tidak ingin ini terjadi,
seharusnya Anda berpikir.
Apa? - Biar kuperingatkan.
Pikir sebelum bertindak.
Lihat saja nanti!
Hei! Aku tidak akan melepaskanmu!
Dengan memenangkan persidangan hari ini, Anda berhasil meraih
tingkat kemenangan 95,3 persen. Tertinggi bagi pengacara perceraian.
Bagaimana perasaan Anda?
Hanya 95,3 persen?
Kamu yakin?
Aku bisa menuntutmu karena menyebarkan informasi palsu.
Itu...
Pak Min. - Tunggu.
Tolong katakan sesuatu. - Tolong...
Astaga.
Ini, Pak Min.
Kamu sudah bekerja dengan baik hari ini.
Kamu juga.
Di sini ada toko kue yang enak?
Toko kue?
Kamu akan merayakan kemenangan kasus ini?
Tidak, ada yang pulang ke Korea hari ini.
"19 Panggilan Tidak Terjawab"
No comments yet. Be the first to leave one.