Release info

My Unicorn Girl episode 21-24 iQiyi Tamat
A Commentary by JinHan_27

Tags

other
Published on: 2020-09-10
Downloads: 12
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 198 lines.

Kau suka aku.

Dia terlihat mirip denganku dan sangat cantik.

Kenapa kau tak setuju?

Apa bedanya?

Kenapa kau tak setuju?

Kalau kau kembar empat...

dan para saudara kembarmu semuanya mirip...

apa aku harus menyukai mereka semua?

Bukan itu maksudku.

Aku menyukaimu bukan karena penampilanmu.

Kau cantik atau tidak,

aku tak peduli.

Aku hanya menyukaimu.

Beberapa hal tak bisa dipaksakan.

Aku mengantuk.

Aku mau tidur.

Selamat malam.

Jangan tidur malam-malam.

[Kau cantik atau tidak, seorang lelaki atau perempuan...]

[Aku harus tunjukkan diriku yang sebenarnya.]

Dengan begitu, cinta kami akan jujur dan nyata.]

Wen Bing, aku mau bilang sesuatu.

Apa?

Kau sudah membuat keputusan?

Bukan, aku mau bicara...

tentang hal yang lain.

Tentang apa?

Kau punya pacar wanita sehingga tak bisa menerimaku?

Tak apa-apa, aku tak keberatan.

Aku mau jadi pacar priamu.

Sebenarnya...

selama ini aku bohong kepadamu.

Tentu saja ada alasannya.

Tapi...

karena kau bilang...

kau menyukaiku...

kurasa...

sebelum kuutarakan perasaanku...

kau harus tahu yang sebenarnya.

Sebenarnya, aku...

Sebenarnya...

kau sudah lama menyukaiku, 'kan?

Benar, 'kan?

Tebakanku tepat.

Kalian di sini.

- Ibu. - Bibi.

Mengapa kau tiba-tiba kembali?

Ibu ada rapat.

Jadi, Ibu pulang sekalian untuk melihatmu.

Kali ini, Ibu menyiapkan banyak hadiah untuk teman-temanmu.

Ibu ingat kau pernah bilang Xiao Xiao suka barang yang berkilau.

Jadi, Ibu belikan sarung tangan terbaru untuknya.

Untuk Shen Wei Lian, Li He, dan Huang Hao Ran...

Ibu membelikan mereka tongkat.

Sang Tian...

Bibi punya hadiah misterius untukmu.

Jadi, mereka tak boleh lihat.

Aku juga tak boleh?

Baik. Akan kubantu membagikan hadiahnya.

Nanti aku akan datang membantu.

Titip salam untuk teman-temanmu.

Baik.

Terima kasih, Bibi.

Bibi, seharusnya tak perlu repot-repot.

Sang Tian.

Bibi melihat dengan jelas...

apa yang kau dan Bing Bing lakukan di mobil.

Bibi...

itu sebuah kesalahpahaman.

Kami...

Ini juga sebuah kesalahpahaman?

Sang Tian.

sebenarnya, Bibi pernah sekolah di sekolah khusus perempuan.

Bibi juga pernah sangat dekat dengan seorang senior.

Sama sepertimu dan Bing Bing...

kami berteman dekat dan intim.

Tapi waktu itu, kami sebenarnya...

saling bergantung satu sama lain.

Karena masih muda...

kami jadi sangat bergantung pada ikatan hubungan.

Tapi, ini normal.

Kelak, saat bertemu seseorang yang sungguh kau sukai...

kau akan paham...

perbuatanmu itu...

hanya karena kau masih muda dan tak tahu apa-apa.

Hanya sebuah ilusi.

Bibi salah paham.

Sang Tian, kau pasti paham.

Kau anak cerdas.

Bibi tahu...

kau akan membuat keputusan yang benar.

Ini hadiah dari Bibi.

Terimalah.

Kau akan suka.

- Sarung tangan baru. - Tongkat baru.

Aku sudah lama suka.

Tampak bagus.

Sudah lama aku mau beli sepatu ini.

Titip terima kasih kepada ibumu.

- Ya, titip bilang terima kasih. - Karbon murni.

- Ini mahal. - Lihat.

Bagus sekali.

- Kami pergi dulu, Wen Bing. - Titip terima kasih kepada ibumu.

- Kami pergi. - Sang Tian.

- Sudah pulang? Kami mau pergi. - Kami pergi dulu.

- Sampai jumpa. - Baik.

Sampai jumpa.

Sang Tian, sampai jumpa.

Ibu memberimu hadiah apa?

Coba kulihat.

Karena kau sudah menerima hadiah dari ibuku...

kapan kau akan memanggilnya ibu?

Berhentilah mengatakan itu.

Ada apa?

Kau tadinya baik-baik saja. Ada apa?

Tak ada apa-apa.

Aku...

Aku tadinya mau bilang aku tahu kau suka kepadaku.

Tapi, aku tak berani bilang.

Aku takut setelah bilang, kita bisa seperti orang asing.

Aku tak pernah menduga...

kau akan mengungkapkannya kepadaku.

Aku...

Aku mau bilang...

aku tak punya perasaan kepadamu.

Tidak pernah ada.

Kau bercanda, 'kan?

Aku serius.

Kuharap, seperti katamu...

kita tetap bisa berteman seperti biasanya.

Tian Tian.

Aku tahu kau sedang muram.

Tapi, mengatakan itu kepada Wen Bing akan membuatnya sedih.

Aku tak punya pilihan.

Tidak. Kau tak bisa jujur kepadanya?

Aku...

Aku awalnya mau bilang aku perempuan.

Aku bahkan berpikir...

jika dia tak bisa menerima diriku saat ini...

aku akan mengutarakan perasanku...

sampai dia memaafkan dan menerimaku.

Tapi, sekarang...

Kau takut ibunya Wen Bing tahu kau perempuan?

Aku tak tahu akibatnya.

Aku bisa saja dikeluarkan oleh Liuye.

Aku...

Aku mungkin tak akan bisa bertemu dia lagi.

Kalau memang begitu...

sebaiknya aku tak bilang apa-apa.

Setidaknya, aku bisa bertemu dia setiap hari.

Aku bisa masuk kelas...

dan berlatih bersama.

Itu lebih baik dari tak bisa bertemu.

Tian Tian, jangan berpikir seperti itu.

Wen Bing adalah pria.

Dia murah hati.

Jika kau ajak kencan beberapa kali, dia mungkin terbiasa denganmu.

Terlebih lagi, jika kau biarkan dia tenang dulu...

untuk bisa memikirkannya...

keadaan mungkin membaik.

Sungguh?

Na Na, ini masih sangat pagi.

Kenapa memanggilku secara mendadak?

Ada apa?

Kenapa kau duduk diam dan menghela napas?

Ada apa?

Li Sha, aku...

Aku punya seorang teman.

Baru-baru ini, dia ada masalah emosi.

Temanku...

menyukai seseorang.

Tapi dua hari lalu...

saat pergi ke taman hiburan, seseorang tak sengaja menciumnya.

Lalu?

Seharusnya lapor polisi.

Lapor polisi?

Temanku tak marah...

tapi dia tak bisa berhenti memikirkan orang tersebut.

Ada apa ini?

Selingkuh secara fisik dan emosional.

Selingkuh?

Kurasa tidak.

Mereka belum resmi berpacaran.

Ini bukan selingkuh.

Walau bukan selingkuh dia gadis nakal yang plinplan.

Siapa temanmu ini? Aku kenal dia?

Tidak! Kau tak kenal dia. Bagaimana bisa kau kenal dia?

Ingatlah.

Jauhi gadis nakal ini.

Jika tidak, kau bisa terpengaruh.

Dia tak senakal pikiranmu.

Taman hiburan.

Na Na. Temanmu itu kau sendiri?

Tentu saja bukan.

Aku suka Kak Wen Bing. Seluruh universitas Liuye tahu itu.

Perutku sakit. Aku mau ke toilet.

Aku mau mengelap sepatuku.

- Biar aku bantu. - Tak perlu. Aku bisa.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left