Hometown

Hometown (홈타운)

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

홈타운-Hometown-E05-NEXT-VIU
A Commentary by Anangkaswandi

Tags

other
Published on: 2021-10-06
Downloads: 24
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Semua karakter, tempat, institusi, insiden"

"Dan organisasi yang digambarkan dalam drama ini hanyalah fiksi"

"Tahun 1985"

"Markas Keamanan Luar Negeri"

"Markas Keamanan Luar Negeri"

Silakan tunggu di sini.

Choi Hyung In jelas menunjukkan gangguan disosiatif.

Sepertinya dia mengalami gangguan stres pascatrauma

dan menderita hilang ingatan jangka pendek.

Kita harus menunggu dan melihat berapa banyak yang tidak dia ingat.

Menurut dokternya,

otaknya rusak akibat kecelakaan itu.

Dia tidak ingat apa yang terjadi selama beberapa bulan terakhir.

Dia tidak ingat?

Saat ini, penting baginya untuk beristirahat.

Baik, kami akan kembali lain kali.

Tolong hubungi kami begitu dia membaik.

Sayang.

Sayang.

- Sayang. - Kamu sudah bangun.

Aku pasti tertidur lagi.

Berapa lama aku tertidur?

Dokter bilang kamu akan seperti ini untuk sementara.

Ini proses pemulihan alami.

Aku merasa tidak enak kamu selalu di sini merawatku.

Hamil saja sudah cukup sulit.

Tidak, hari ini tidak terlalu buruk.

Kurasa Guruem justru mempermudah situasi kita

agar kamu cepat pulih.

Maafkan aku.

Aku yakin sudah cukup banyak yang membebani pikiranmu.

Sayang.

Setelah kamu sembuh, bagaimana kalau kita pindah

ke kampung halamanku?

Kota Saju.

Kita tidak perlu langsung memutuskan.

Apa kata rekan-rekanku?

Tidak banyak.

Mereka hanya ingin kamu fokus untuk sembuh.

Mereka bersedia memindahkanmu setelah kamu dipulangkan.

Mereka pikir kamu tidak akan bisa menangani pekerjaanmu saat ini.

Semuanya sudah diputuskan?

Dokter bilang aku bisa kembali bekerja

begitu pulih dan kondisiku stabil.

Sayang.

Aku pasti

anggota tim yang cukup tidak berguna.

Jangan terlalu dipikirkan.

Aku hanya berpikir sepertinya bagus

membesarkan anak kita di kampung halamanku.

Bisakah kamu mempertimbangkannya?

Tidak ada yang perlu dipertimbangkan.

Jika itu yang kamu inginkan, kita akan melakukannya.

Kita akan pindah ke kampung halamanmu dan tinggal di sana.

Kita bertiga.

"Tahun 1999"

Bagaimana keadaanmu? Kamu tidak pusing lagi?

Ya, terima kasih.

Kapan kali terakhir kamu makan?

Kamu bisa mati. Tidak baik jika terus-menerus tidak makan.

Tunggu di sini sebentar. Aku akan segera kembali.

Bagaimana jika kamu...

"Hometown: Guru"

"Episode 5"

Ganti dengan ini dan tunggulah.

"Pemandian Umum"

Permisi.

Berapa lama aku harus memakai ini?

Siapa kamu?

Tempat apa ini?

Tunggu sebentar.

"'Kebun Ceri' oleh Anton Chekhov"

Untuk apa ini?

Setidaknya katakan apa yang kamu lakukan.

Apa rencanamu, Detektif?

Bukannya ini ilegal?

Memang polisi boleh melakukan ini?

Kamu tahu ini.

Youngjingyo.

Apa yang mereka lakukan?

Aku tidak tahu.

Lee Kyung Jin, Lee Young Duk,

dan Cho Jae Young.

Mereka semua terkait dengan sekte ini, bukan?

Aku tidak tahu apa yang kamu bicarakan.

Selain itu...

Kamu pernah mendengar ini.

Apa ini?

Ini semacam mantra?

Apakah ini menyebabkan orang tertentu

melakukan sesuatu?

Misalnya melakukan pembunuhan?

Kenapa kami tidak terpengaruh saat mendengarkannya?

Kamu benar-benar menyebalkan.

Pertanyaan terakhirku.

Apa itu "Guru"?

Semua yang kamu lakukan.

Apakah atas perintah Guru?

Berapa kali harus kukatakan?

Itu pertanyaanku.

Kita punya banyak waktu. Pelan-pelan saja.

Jika memutuskan untuk bekerja sama, beri tahu aku.

Dia Dokter Lee. Dia akan memfasilitasi percakapan kita.

Aku akan kembali dalam 30 menit.

Kita bisa mulai dari awal lagi.

Apa yang lucu?

Guru memang luar biasa.

Kata Guru,

kamu tidak hidup.

Guru bilang kamu sangat berbeda dari yang lain.

Kamu sudah mati.

Yang bisa menyelamatkanmu

hanya Guru.

Namun, sebelum itu terjadi,

ada beberapa langkah yang diperlukan.

Sudah kukatakan sebelumnya.

Kamu akan menggantungku,

mengulitiku,

menyiramku dengan air panas,

dan meludahiku.

Setelah melakukannya, kamu akan hidup lagi.

Itu yang dikatakan Guru.

Ternyata itu benar.

Lihat apa yang kamu lakukan ini.

Berdiri.

Berdiri, Bedebah.

Apa yang kamu lihat?

- Apa? - Kutanya, apa yang kamu lihat?

"Cho Jae Young"

- Sebuah nama. - Itukah yang kamu lihat?

Ya. Cho Jae Young.

Itu nama gadis yang kumutilasi dan kubuang.

"Lee Si Jeong"

Lalu, apa ini?

- Apa ini? - Apa rencanamu?

"Choi Kyung Joo"

Jawab aku.

Kubilang, jawab aku.

Apa ini?

Lee Si Jeong, Choi Kyung Joo. Itu nama.

- Puas? - Benarkah itu yang kamu lihat?

Ya. Itu yang kamu lihat.

Bagiku,

mereka adalah manusia.

Aku melihat rumah orang-orang ini,

sekolah,

keluarga mereka yang menunggu.

Aku melihat bayi mereka yang belum lahir.

Kim Hwan Kyu.

Kim Hwan Kyu.

Ya?

Namun, kamu membicarakanku?

Dasar gila.

Gila.

Beri tahu Guru,

kita bisa terbakar bersama selamanya.

Sungguh. Bukankah menurutmu wawancara ini tidak ada artinya?

Menurutmu, kamu akan mendapatkan jawaban

yang ingin didengar dariku?

Kamu sungguh berpikir aku membicarakan masa lalu

akan menyelesaikan hal-hal

yang terjadi sekarang?

Kami hanya ingin tahu kebenarannya.

Aku tidak mengerti orang yang mengeluhkan kebenaran.

Bukankah itu terdengar bodoh?

Mereka membicarakan kebenaran

tanpa tahu apa artinya.

Hanya hasilnya yang tersisa.

Niat apa yang telah bersatu

dan membawa kami ke sini tidak ada artinya secara realistis.

Itu hanya yang dipakai orang sepertimu agar merasa lebih baik.

Itu cara untuk menyelesaikan sesuatu.

Aku tidak menyadari apa pun dari peristiwa masa lalu.

Aku hanya tahu masa depan itu ada.

Itu saja.

Itulah yang kukatakan sejak lama.

Kamu sudah mengatakannya? Kepada siapa?

Soal itu bisa kuberi tahu,

tapi ada yang ingin kutanyakan.

Apa?

Kenapa kalian datang ke sini?

Apa yang sebenarnya ingin kalian ketahui?

- Kamu membawanya? - Ya.

Bagaimana denganmu?

Tentu saja.

Bagus.

Wahai Yang Mahakuasa di atas sana.

Aku memanggang samgyeopsal di sekolah saat fajar.

Tolong maafkan aku.

Teman kita dari klub buku bilang dia selalu makan mi pedas

dengan samgyeopsal yang baru dipanggang.

Dia pasti ingin makan banyak karena terus membaca.

Ini hanya sedikit.

Mungkin tidak terlihat, tapi dia tukang makan.

Baiklah.

Hei, kamu. Naiklah.

Aku akan memasaknya.

Makanlah.

Hei, Kawan. Kita akan mati begitu para guru tiba.

Aku akan pergi tanpa menoleh ke belakang.

More Indonesian subtitles for Hometown

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left