The first 200 lines.
Anak Bar!
Ya aku dengar dia dilahirkan di bar.
Kau bisa kepalkan tanganmu ke langit.
Kau bisa gila dan bilang, "Aku tidak punya apa-apa."
Kau bisa terjebak.
Selamat ulang tahun, sayang!
Oh! Ini dariku.
Kalau ini, Aku tidak tahu.
Aku rasa ini dari pamanmu.
Keren!
Whoa, pistol untuk pistol.
Luli.
Baiklah, teman, minuman ini
tak akan terminum sendiri.
Ini pesta.
Luli, kau hancur.
Kau tahu itu?
Maksudku, lihat saja dia.
Kau tahu kenapa kau selalu kalah?
Karena kau seorang pecundang!
Kau bajingan!
Kau tidak akan pergi kemana-mana, bajingan!
Luli, masuk ke mobil. Luli!
Masuk saja ke mobil.
Luli, tidak, tidak!
Tidak, kau tidak akan membunuh anakku,
tidak pada ulang tahunnya, sialan!
Aku seharusnya tidak menikahinya
Aku seharusnya tidak menikahinya
Luli, dengarkan aku! Ayo pergi!
Maafkan aku! Maafkan aku!
Oh, Tuhan. Tolong, sayang, percayalah.
Kau bajingan.
Hey, hey, apa-apaan ini?
Ayo. Menyingkir dari dia, Tammy. Ayo, Luli.
Aku akan membawamu pulang. Ya tuhan.
Oh, ayolah.
Ini bukan urusanmu, Ray!
Diam, Tammy.
Ray, Maaf, bung.
Sialan, Nick.
Aku suka trukmu, bung.
Yeah, yeah.
Ray!
Sekarang aku tahu apa yang kau pikirkan.
Apa kau menembakkan 5 atau 6 peluru?
Sekarang tanyakan pada dirimu, Apakah aku beruntung?
Apakah kau beruntung, berandal?
Pow, pow, pow, pow, pow, pow.
Oh...
Duduk. Oke.
Duduk. Oke.
Apa kau selalu membawa senapan seperti itu?
Ini bukan senapan. Ini .45, Smith & Wesson.
Mungkin jika kau memberikan ibumu kartuku.
Beritahu dia aku mampir.
Siapa kamu, tuan?
Maaf. Maaf.
Aku harus perkenalkan diri. Aku Lux Feld.
Aku dari perusahaan investasi.
Investasi?
Ya seperti tanah, properti, dan lainnya.
Lux Feld, apa kau selalu masuk ke rumah orang tanpa ijin
pada jam 8 pagi?
Tidak, pintumu--
Pintumu terbuka dan tidak ada bel, jadi--
Apa menurutmu aku cantik?
Maaf?
Seperti jika kau melihat aku di jalan,
Apakah kau ingin menciumku?
Aku rasa aku tidak seharusnya--
Tidak. Aku-- Oke.
Luli, Apa-apaan ini-- Oh, Tn. Feld.
Wow, kau sudah disini jam 07.00.
Sebenarnya sekarang jam 8:00, Nn. Cutter.
Luli, beraninya kau muncul dengan senapan.
Ini bukan senapan. Ini .45.
Ya tolong letakkan.
Smith & Wesson.
Ini Smith & Wesson .45.
Apa kau tidak takut gelap?
Apa maksudmu?
Ya, maksudku,
Disini bisa sangat gelap pada malam hari.
Oh, tidak!
Ini dia. Yeah.
Oh, ya ampun!
Ya, ini merek Cadillac.
Apakah ini dari rumah yang kau beli dan jual?
Ya begitulah
Kau sudah siap?
Apa kau sudah siap?
Ya. Ayo pergi.
Dimana dia?
Siapa?
Ibumu.
Dia pergi.
Dengan siapa?
Seseorang.
Seseorang siapa?
Seorang laki-laki.
Punya mobil keren.
Namanya Lux.
Mm.
Oh, sekarang....
Kau tahu dengan cahaya seperti ini,
kau terlihat seperti ibumu ketika pertama kali aku melihatnya,
pirang dan cantik.
Biar kuberi tahu sesuatu.
Tetaplah manis.
Tahukah kau kalau aku punya adik?
Dulu Ibuku punya gaun biru
yang sangat minim.
Dan ayahku suka dia memakai itu.
Dan, setelah itu,
Dia terlihat seperti menelan bola basket.
Dan pada saat itu
aku tidak mengerti kenapa ibuku
menelan bola basket
atau dia mengandung adikku,
Dan aku tidak bisa menahan senyum
ketika ayahku mengetahui ibuku hamil.
Kemudian pada hari minggu orang berdatangan.
membawa hadiah dan tempat tidur bayi.
Dan mereka bilang "hey apa kabarmu"
atau "halo mentari"
mereka datang dari jauh tempat
untuk menemani Ibuku,
yang sedang duduk dengan bangga dan cantik juga
sambil memakai gaun biru itu yang memulai ini semua.
Ooh, tidakkah kau merasakan angin sepoi-sepoi?
Tidakkah indah?
Tolong aku, Obi-Wan Kenobi.
Kaulah harapanku.
Aku besar.
Gambarku yang mengecil.
Hidup, cinta, keberuntungan.
Las Vegas!
High rollers.
Uang banyak.
Gadis-gadis cantik.
Datanglah ke Las Vegas,
Tempat pesta America.
Rumah ini macam kotoran babi.
Itu bukan milikmu kau dengar?
Kau tidak punya hak kau dengar?
Baiklah peziarah,
sepertinya kau punya pilihan.
Kau bisa hidup bebas,
atau tinggal disini seperti budak.
Berpikirlah, peziarah
Selamat tinggal pecundang.
Kau mau pergi kemana?
Las Vegas.
Apa kau tidak terlalu muda?
Atau terlalu polos untuk kesana sendirian?
Tidak.
Bagaimana dengamu, tuan? Kau menuju kemana?
Namaku bukan tuan.
Namaku Eddie.
Eddie.
Apa kau kabur dari rumah?
Tidak, ayahku meninggalkanku.
Benarkah?
Ya dan ibuku meniggal.
Dan aku dibesarkan oleh para suster.
Dan mereka meninggalkanku.
Baiklah ayahmu seperti apa?
Mungkin aku melihatnya.
Kau?
Oh tuhan, apa yang kau telah berikan kepadaku hari ini?
Apa kau akan duduk dan tertawa
atau kau akan mengijinkanku masuk?
Jangan berdiri di sana.
Dan masuklah jika mau.
Dua orang menuju barat,
mereka harus saling membantu bukan?
Ayolah, aku tidak punya waktu seharian.
Bisa aku tanyakan sesuatu?
Apa.
Kenapa kau pincang?
Aku dulu menaiki kuda untuk rodeo.
Masih pemula, dan ya...
menaiki kuda dan menurunkannya, bukanlah pekerjaan untukku.
Apa kau lapar? Kita bisa berhenti dan memakan ruby.
Kau pernah mendengar ruby?
Tidak.
Kau harus.
Mereka bilang itu selebritinya roti isi.
Kau bisa jadi selebriti.
Aku rasa kita setuju
kau tidak boleh jadi selebriti roti isi.
Bisakah kau tidak melihat sebentar saja?
Itu tidak cocok.
Apa?
Itu tidak cocok, kecuali kau pelacur.
Oh sekarang aku pelacur?
Ya, kau terlalu terbuka.
Apa?
Aku bilang kau terlalu terbuka dan mulutmu terlalu besar.
No comments yet. Be the first to leave one.