After This Our Exile (Fu zi)

After This Our Exile (Fu zi) (Fu Zi)

Download Indonesian Subtitle

Release info

父子, literally Father-Son
A Commentary by Agil12
Format Uncut video

Tags

other
Published on: 2020-07-11
Downloads: 49
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Selamat menikmati

Ibu!

Kemarilah, Boy.

- Lihat apa yang aku beli untukmu.. - Wow, Bagus sekali!

Cepatlah, atau Kau akan terlambat!

Ya aku tahu.

Aku membelinya dari pasar pagi ini.

Halo?

- Halo ? - Siapa yang menelpon?

Seharusnya aku saja yang angkat telepon.

Tidak ada yang menjawab.

Kalau begitu cepatlah dan berpakaianlah sekolah..

Baiklah.

Harus membayar ongkos bus hari ini.

saatnya pergi.

Aku akan memberikannya kepadamu nanti.

Halo?

- Apakah bus sekolah sudah datang? - Belum datang.

Apa itu?

Tanda tangani rapot sekolahku.

Kau harus belajar lebih keras!

Kau hampir gagal dalam Bahasa Inggris dan Matematika ! Kau terlalu banyak bermain!

Jika kau tidak belajar lebih keras, nanti sudah dewasa mau jadi apa?

Kau harus lebih baik dari ayahmu!

Kenapa Ayah tidak bisa lebih baik bu?

Apakah Kau menunjukkan kepada Ayah?

Dia tidak bisa diganggu, dia selalu pulang larut.

- Ini untuk ulang tahunmu. Simpan saja! - Ulang tahunku bukannya sampai bulan depan.

Sudahlah, simpan saja!

Ayo berangkat!

Katakan padaku! Bagaimana bisa kamu selalu gagal dalam Matematikamu?

Namun kamu sangat pintar

kapan tawar menawar denganku!

Aku tahu kau bisa mendengarku.

Jennifer, bisakah kamu mengambil foto kepadaku dan Boy?

Ya tentu saja.

Siap!

3, 2, 1 !

Sempurna !

Fatty gagal dalam Matematika lagi,

benar-benar membuatku gila !

Hai! Tunggu!

Paman, aku lupa membayarmu bus tarif. Ini untuk Chow Lok Yuen.

Terima kasih.

Paman! Paman! Aku ingin turun!

- Hei, hati-hati! - Ayah!

Apa yang kamu lakukan di sini?

Ayah, kau harus cepat pulang. Cepat?

Kenapa sih ?

- Apa itu ? - Ibu mau meninggalkan kita! Dia lagi berkemas..

Ibumu menggalkan kita?

Kemana?

Aku tidak tahu ! kau harus cepat pulang!

Aku tidak tahu?

- Mau kemana kau pergi ? - Pergi dr sini !

Turun kau!

Mau kemana kau?

- Turun kau ! - Birkan aku pergi!

- Turun kau ! - Kau sebaiknya turun.

Pergi saja!

Apakah kamu akan turun?

Pulanglah!

- Tidak, aku tidak akan pergi! - Kembali!

- Tinggalkan aku sendiri ! - Kembali!

Kembali!

Kau memukulku?

Kenapa kau memukulku?

Kau pulang!

Jangan menantangku.

Lepaskan aku dulu!

Pergi!

Boy, ambil barang semuanya.

Sejak kapan kau melihatku sebagai istrimu.

Katakan, kemana kau pikir kau akan pergi?

Tapi apa yang kamu bicarakan?

Sejak kapan Kau menganggapku Seperti istrimu?

Di mana Kau ketika aku melahirkan Boy?

Karena Boy, aku harus bekerja diklub malam !

Di mana kau saat itu?

Ingat kita belum menikah!

Tidak ada status hukum!

Apa yang kamu mau sekarang?

Mengapa kamu ingin pergi?

Apakah aku memperlakukanmu dengan buruk?

Kau tidak mengerti apa-apa.

Aku sudah cukup !

Kita punya terlalu banyak masalah.

Tolonglah, masalahnya apa?

Boy, beri tahu aku?

Kenapa Ibumu melarikan diri?

Itu tidak ada hubungannya dengan dia!

Jadi katakan padaku.

Aku tidak tahu harus berkata apa!

Apa yang kamu lakukan untukku, sejak lima tahun?

Kau menyeretku dengan omong kosong.

Aku tidak menginginkan ini lagi!

Jadi, Kau ingin melarikan diri.

Aku benar-benar muak!

Aku hanya ingin pergi sebentar dan dapatkan uang.

Apakah kau begitu materialistis?

Kau ingin meninggalkan orang miskin sepertiku?

Aku sudah memberimu uang setiap bulan!

Apa? Hanya apa yang tersisa setelah bermain!

Siapa yang membesarkan Boy kita?

Itukah sebabnya kau meninggalkanku?

Jujur saja!

Apakah kau selingkuh?

Aku ingin mencari nafkah!

Boy, Angkat teleponya!

Halo?

Ayah, ini untukmu.

Apa masalahnya? Sesuatu telah terjadi !

Sesuatu yang penting!

Itu bukan urusanmu!

Lindungi aku, oke?

Kau bisa tenang !

Apa yang kau inginkan?

Masuk kekamar!

- Lakukan apa yang aku katakan ! - Lepaskan aku!

Masuk kekamar!

Buka pintunya ! Buka pintunya!

Buka!

Mengapa kamu mengunciku ?

- Aku tidak mempercayaimu ! - Buka pintunya !

Apa yang kamu lakukan di sini ? Pergilah ke sekolah!

Buka pintunya !

Lupakan sekolah!

Tetap di sini dan perhatikan ibumu.

Awasi dia !

Bos marah. Dia ingin memecatmu.

Jika aku harus, Kau akan berada di depanku..

Jika dia memecatku, tempat ini akan ditutup.

Siapa yang menaruh ini di sini?

Seorang pelanggan mengeluh kari buruk untukmu.

Bos ingin kau memakannya.

Ibu!

Itu untukmu.

Buka pintunya.

Minumlah itu.

Minta seseorang untuk membuka. Cepat!

Aku tidak bisa.

Ayah!

- Katakan pada ibumu untuk datang makan. - Tapi dia dikurung.

Aku tidak bisa.

Kau tidak bisa melakukannya?

Dan sial!

Ayo, ayo makan.

Aku tidak lapar.

Apakah kau ingin kelaparan?

Itu bukan urusanmu.

kenapa kau begitu.

Berhenti bermain

dan makanlah.

Apakah akan bertahan lama?

Apa yang sedang Kau cari?

Jangan sentuh aku.

Hentikan, apa masalahnya?

Apa yang kamu tunggu?

Makan itu akan dingin.

Sudah dingin.

Aku akan menghangatkannya.

Tak berguna !

Mencoba untuk makan.

Untukmu Ibu.

Selesaikan itu.

Kau sangat marah?

Mengapa?

Aku memukulmu karena aku peduli padamu.

Bagaimana Kau bisa pergi tanpa sepatah kata pun?

Aku takut padamu.

Terserah aku untuk takut!

Apa yang akan aku lakukan tanpamu?

Apakah Kau tahu aku peduli denganmu?

Izinkan aku melihat.

Apakah kamu kesakitan?

Aduh !

Itu menyakitkan?

Apakah ini disana?

Kamu masih brutal!

Tidak bisakah kau lebih manis?

Oke aku akan lebih lembut.

Kenapa kamu kembali?

Untuk menemanimu.

Ayo, ganti bajumu.

- Pergi kemana ? - Pergi berkeliling.

Tidak mungkin !

Aku akan terlalu malu untuk menunjukkan diri Setelah kemarin.

Kenapa kamu melakukan ini lagi?

Ayo, ganti bajumu !

Halo?

Apa itu?

Apa masalahnya?

Apa masalahnya, aku akan membayarnya.

Kemarin?

Apa yang kau bicarakan ? Aku tidak pernah mengatakan kemarin.

Hentikan omong kosongmu.

Lusa.

Baiklah !

Beri aku tenggat waktu.

Tenanglah! Akuakan mengembalikan uangmu.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left