Schmigadoon!

Schmigadoon!

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

ㅡSchmigadoon S01E05 RT-00:25:02
A Commentary by DD_Movie
ggwp | dongdotmovie.my.id

Tags

other
Published on: 2021-08-07
Downloads: 6
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

LORNE MICHAELS MEMPERSEMBAHKAN

DUA TAHUN DAN LIMA BULAN SEBELUM SCHMIGADOON

Peyton yang dapat.

Peyton yang dapat?

Aku tak percaya.

Kenapa semua orang sangat mementingkan Peyton?

Kau harus menemui Dean Chang. Paksa dia memberimu jawaban.

- Serius, ayo jadwalkan janji. - Kenapa? Dia bisa bilang apa?

Aku tak masalah. Aku jadi dokter bedah bukan demi beasiswa.

Tapi karena mau menolong orang tanpa harus mengobrol.

Tanya dia apa yang terjadi agar kau tahu kau sudah berusaha semampumu.

- Malah si Peyton? - Sudahlah.

Baiklah.

Turut prihatin, Sayang.

Ini memang dunia anjing-anjing.

Maaf, tadi kau bilang dunia "anjing-anjing"?

Tidak, saat beasiswa yang sudah seharusnya untukmu

- diraih orang lain... - Tunggu.

Anjing-anjing?

Mel.

Kau sudah membuatku kesulitan

karena aku ingin kau terus mengatakan "anjing-anjing",

tapi sudah kewajibanku memberitahumu bahwa yang benar adalah "anjing-makan-anjing".

Kurasa tidak. Yang benar anjing-anjing.

Kau ngotot?

Anjing-makan-anjing tak masuk akal. Anjing tak makan anjing. Tak pernah.

Lalu apa arti "anjing-anjing"?

Maksudku, dunia ini keras.

Saking terpuruknya, kita bisa dijadikan peliharaan oleh anjing.

Kau akan jadi anjing bagi anjing.

Baiklah, aku mau tanya.

Apakah bahasa Inggris adalah bahasa ibumu?

- Baiklah, Sayang. - Tidak, maaf.

Dengar, aku mencintaimu. Tak apa-apa jika salah.

Aku tak salah.

Dan aku hanya mencoba menghiburmu.

Aku terhibur.

Maaf soal hari ini.

Kau benar soal anjing-anjing.

Sangat masuk akal.

Terima kasih, Sayang.

Dan turut prihatin soal beasiswa itu.

Terima kasih.

Dan kau tak akan memakan anjing lain, 'kan?

Tidak akan. Tidak akan pernah.

Tapi kau akan punya anjing peliharaan sendiri, 'kan?

Ya, pasti.

Lihat. Ia setuju denganku.

Melissa, astaga, kau mau membuka baju.

Tidak... Oh, tidak, hanya sepatu. Ini sudah larut.

Kau memang menarik.

Kenapa bisa terpikir olehmu? Kau ini berjiwa bebas.

Itulah aku.

Baiklah, ini dia.

Jari kaki, kita kembali menyatu ke alam.

Mau menjadi monyet yang lembut?

Kau agak berbeda saat kasmaran.

Tapi kau tahu? Aku suka itu karena aku tak mau mengatur.

Bagaimana kalau kita bahas tiga hal terbaik hari ini?

Maksudku, tiga momen terburuk hari ini.

Sepertinya kau mengubah cara pandangku.

Jorge, kau tak perlu melakukan itu.

Itu hal bodoh yang dulu kulakukan dengan mantan pacar

dan seharusnya itu tak kubahas.

Baiklah, tapi yang pertama adalah saat Helen Pritt menatapku sinis

karena memakai kata "sembelit".

Sadis sekali. "Sembelit".

Apa yang pertama bagimu?

Yang pertama hari ini...

adalah aku. Aku dokter yang buruk.

Tidak. Walaupun...

Mungkin kau bisa meresepkan lebih sedikit air radium, tapi...

Pikiranku terusik seharian karena hanya memikirkanmu, Sayang.

Karena kau telah menyadarkanku dan membuatku bahagia.

Ini gila, tapi aku merasa kau melakukan hal yang sama padaku.

Sepertinya sudah lama sekali aku tak sebahagia ini.

Tiba-tiba kau membuatku mabuk kepayang

Apakah ini karena sensasi Sesuatu yang baru?

Tiba-tiba perasaan yang kurasakan ini

Jika memang nyata, aku harus berbuat apa?

Tak ada gunanya menjelaskan

Apa dan di mana dan kenapa Dan kapan dan bagaimana

Yang kutahu tiba-tiba aku mencintaimu

Dan tiba-tiba hanya itu yang penting

Sekarang

Maafkan aku.

Aku yakin ini salahku.

Lihat, Semuanya. Sang bangsawan kembali lebih awal.

Luar biasa!

Melissa, ini Countess Gabriele Von Blerkom.

- Dia juga penemu baja nirkarat. - Jorge, sudahlah.

Aku mencoba-coba proses pengurangan aluminotermik dan aku beruntung.

Astaga. Ini persis seperti Sound of Music.

Biar kutebak, kau baru kembali dari kota

dan kau seharusnya menikah dengannya, 'kan?

Kita sudah berkenalan? Aku tak pernah melupakan gadis cantik.

Kalian pasangan yang menawan.

Blerky. Kau memang konyol.

Tidak. Kau kira kami tadi berdansa?

Tidak, aku hanya memutar tubuhnya

untuk mengeluarkan makanan yang membuatnya tersedak...

Aku Melissa, perawat baru.

Walau penampilanmu jauh lebih baru, Blerky,

kau sangat bersinar dan menawan!

Jorge, aku haus. Ambilkan sampanye.

Ya, tentu.

Dia jatuh cinta denganmu.

Dia bukan pria sejati jika tak jatuh cinta.

Hentikan. Tidak. Kurasa begitu.

Kau cantik sekali.

Kau sangat pintar dan memesona.

Dibandingkan denganmu, aku ini gadis kumal tanpa alas kaki.

Seru sekali.

Ayo kita cari sepatumu.

Sebenarnya, ini gila, tapi aku dan Jorge saling cinta.

Aku tahu itu pasti menyakitkan,

tapi aku punya firasat, sebut saja ini semacam visi,

bahwa kau akan mundur dengan anggun.

Aku tak bisa jelaskan bagaimana aku tahu. Sebut saja ini indra keenam.

Banyak sekali sebutannya.

Tanganmu kecil dan berkeringat.

Kita harus lebih saling mengenal.

Aku tahu. Kita akan berkendara. Besok?

Aku mau, Blerky.

Kau cukup nyaman memanggil namaku.

Ini roti kismis.

- Ya. - Ini salad kol.

Soda sarsaparila?

Kakakku pasti sangat menyukaimu. Dia tak pernah tersenyum seperti ini.

Semua warga kota menganggap dia tidak becus.

Carson.

Pergilah menghitung semut di pohon pinus itu.

Tentu.

Apa pun pendapat warga, masih lebih bagus dibandingkan pendapatku soal mereka.

Tersenyum dinilai berlebihan.

Dua puluh enam semut!

Teruslah menghitung, Nak!

Jadi, sampai kapan kau akan berada di Schmigadoon?

Aku bertanya karena aku kesulitan memahami seluk beluk

tukang di musim sebelumnya.

Jujur, aku tak tahu.

Aku sungguh harus kembali ke New York.

Tapi kau tak bisa. Itu tidak aman.

Kota itu penuh dengan perjudian, kejahatan,

dan orang-orang malang yang berusaha sukses,

tapi tak bisa pulang karena harga diri yang konyol.

Tapi itulah yang kusukai dari New York.

Banyak orang dari berbagai latar belakang di kota itu.

Entahlah, mungkin karena kita tak bisa mengikuti semuanya,

tapi semua orang di New York berpeluang membentuk jati diri mereka.

Kakakku mencium dr. Skinner! Kakakku!

Carson, kau tak boleh mengintai.

Akan ada hukuman saat kita pulang.

Hukuman? Maka aku tak akan memberi tahu berapa jumlah semutnya.

Dia pikir semua orang harus tahu urusan orang lain.

Tak apa-apa. Mungkin dia akan tumbuh menjadi wartawan.

Aku bisa membayangkan judulnya.

"Emma Mencium dr. Skinner: Skandal Guru Sekolah".

Tak apa-apa. Dia tahu dia cadel.

Dulu aku juga cadel. Kami pura-pura menganggapnya tak ada.

Kau membesarkannya dengan baik.

Tak mudah menjadi kakak sekaligus orang tua.

Itu bukan urusanmu.

Apa? Maaf. Tadi itu pujian.

Terima kasih atas pujiannya.

Astaga. Sepertinya mau hujan.

- Langitnya cerah. - Itulah polanya, bukan?

Tidak hujan. Hujan.

Senang sekali bertemu kau, Josh,

tapi aku dan Carson harus pergi.

Tunggu. Emma, ada apa?

Carson, saatnya pergi.

- Tapi dr. Skinner... - Tidak, kita harus pergi.

Apa...

Emma.

- Selamat siang, Bu Layton. - Sudah siang?

Maaf?

Aku mendengarmu, Pak. Ya, aku dengar.

Biasanya aku setuju, ya, ini siang yang baik.

Tapi siang ini tidak. Tidak dengan kondisi kota kita hari ini.

Kita dilanda kesengsaraan, Pak

Ada kesengsaraan di Schmigadoon

Lihat di bawah sana, kau lihat itu? Kulit kacang di jalanan

Tergeletak di sana seperti pemabuk Yang pingsan di selokan

Mengubah alun-alun kota Menjadi lantai bar

Rumah wanita tak bermoral Dan miras para pendosa

Teater film di tengah jalan

Itukah kota kita sekarang?

Itukah masa depan yang kita mau Untuk anak-anak kita?

Situasi sungguh telah berubah

Sejak kedua orang luar itu datang

HALO ORANG ASING!

Dengan gaya hidup kota besar Dan ide baru mereka

Pergaulan bebas dan kebejatan

Penyusup masuk

Dengan akhlak yang buruk

Pertama, mereka berdua belum menikah

Dipenuhi hawa nafsu Ingin satu ranjang

Lalu aksi kurang ajar Di lelang keranjang

Kini wali kota melela Mengumumkan penyimpangannya

More Indonesian subtitles for Schmigadoon!

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left