Double Patty (Deobeulpaeti / 더블패티)

Double Patty (Deobeulpaeti / 더블패티)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Double Patty 2021 1080p AMZN WEB-DL DDP2 0 H 264-Imagine
A Commentary by RumahKarangan
VIU subs - synced for AMZN releases with no credits. :) Selamat menonton.

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
Published on: 2021-04-16
Downloads: 47
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Namaku Lee Hyunji.

Aku lahir di Daegu.

Ibuku meninggal saat aku masih kecil,

jadi aku hanya punya foto ayah dari masa sekolahku.

Namaku Kang Wooram.

Aku bungsu dari lima bersaudara

di Yeongam, Jeollanam-do.

Saudari tertuaku seharusnya membesarkanku...

Itu ayahku di sebelah kiri.

Dan temannya, Paman Gucheol...

Maksudku Tuan Choi dan Seyoung.

Sejak kecil aku makan cukup,

dan aku suka berolahraga.

Ini mentorku, Sungmin.

Tidak seperti Tuan Choi, seorang calon presiden yang kuat...

...Ayahku tetap di jalannya diam-diam.

Diam-diam sepanjang jalan.

Sekarang setelah selesai sekolah,

aku siap untuk dunia nyata.

Saingan dan teman seumur hidupku, Han Sangwook.

Kami berlatih tak peduli sesulit apa,

dalam keadaan apa pun.

Tiga, empat, lima, enam.

Dia masuk lima kali.

Lima kali? - Ya.

Baiklah, sedikit lagi.

Aku berolahraga gulat Korea.

Siap!

Jaga dirimu.

Sampai jumpa. Jangan sampai terluka.

Sangwook, kelas ringan yang tak terkalahkan cepat naik,

dan dipindahkan ke tim lain.

Aku biarkan dia menang.

Kerja bagus.

Lalu suatu hari, Sungmin pergi.

Ke gerbang surga.

Selamat pagi.

Ini adalah 'The Morning Show'.

Aku Moon Heejung.

Hari ini, kami hadirkan pegulat

kelas ringan terbaik Korea.

Heejung? - Ya.

Apa kau menonton final secara langsung di Tahun Baru?

Tidak.

Apa?

Aku tidak bisa.

Aku harus menonton 'National Debate'.

Baiklah! Ayo panggil dia.

Juara kelas ringan Tahun Baru,

Han Sangwook!

Senang bertemu denganmu, Tn. Han.

Nona?

Kau harus memindahkan itu...

Hei!

Nona! - Oh, benar...

Hyunji, kau di mana? Apa kau sudah makan?

Ayah,

apakah kita harus melakukan panggilan video?

Ayah ingin melihat wajahmu.

Ayolah...

Bagaimana persiapannya?

Ayah tahu.

Makan sambil membaca koran lagi?

Bahkan setelah melihat cara Ayah hidup...

Kau bersiap-siap dengan Seyoung, 'kan?

Tidak?

Haruskah Ayah menelepon ayahnya?

Ayah.

Ayah bisa menelepon Tn. Choi. - Ayah!

Jangan seperti itu.

Aku tidak ingin menjadi... - Apa? Sayang?

Sudahlah, aku akan mengurusnya.

Baik.

- Bukankah Ayah bekerja keras? - Kita akan berbincang lagi nanti.

Selamat makan!

Apa kau kembali ke Seoul?

Ya. - Kau tak ucapkan selamat tinggal.

Maaf.

Wooram kembali ke Seoul.

Berikan padaku.

Ayo pergi.

Apa? Kau baru saja menghela napas di depan orang yang lebih tua?

Dasar bodoh.

Dasar bodoh.

Aku memberimu klien yang mudah,

dan kau bahkan tak bisa menjual Absolut?

Hah? - Apa? Kau baru saja bilang 'hah'?

Aku akan mencambukmu.

Aku akan mencambukmu. - Cukup!

Aku akan membuatmu menutup toko hari ini.

Apa? - Apa!

Apa? - Kau menutup toko hari ini!

Kenapa? - Kenapa!

Kemari. - Apa yang akan kau lakukan?

Kemari sekarang juga!

Kemari!

Sial.

Ayo! - Kau hampir mengenaiku.

Dasar bodoh.

Ayolah, tidak apa-apa.

Tenanglah.

Ayo makan makanan pengar!

Bangunlah!

Mi kacang hitam!

Ekstra besar!

Dasar sapi. Dia bangun untuk makan.

Bangun!

Aku tidak bilang aku mau membelikanmu minuman pagi hari.

Kau tidak memberikan minuman gratis.

Aku tak akan menyuruhmu ke Seoul

jika aku tahu kau akan seperti ini.

Tapi kau melakukannya.

Omong-omong, alkohol tak memengaruhi punggungmu?

Apa seburuk itu?

Rehabilitasi tidak berhasil?

Ayo minum.

Mestinya aku mengadukanmu ke saudarimu.

Lupakan saja.

Dengar, Wooram.

Ayo pergi kerja.

Beri aku pangsit dulu.

Kau perlu makan untuk bekerja.

Makan yang banyak.

Pekerjaan macam apa?

Sesuatu yang mudah.

Sangat sederhana.

Pergi saja ke sana dan berdiri saja. Paham?

Berat badanmu turun sejak pengepasan.

Aku tak sempat untuk berolahraga.

Lebih baik aku mengencangkan bagian belakangnya.

Ya, itu bagus. - Hanya sedikit.

Baiklah.

Selamat datang!

Halo.

Ya? - Aku mau mengambil pesanan.

Yang mana?

Dia adalah orang yang kuceritakan.

Masuklah.

Kemari.

Fisikmu bagus.

Jadi kau seorang atlet? - Ya.

Gulat Korea?

Tidak di sana. Tepat di sampingnya.

Di sini!

Sangat kokoh.

Cepat ganti baju.

Tentu.

Aku memberimu setelan yang dibuat khusus.

Sejoon! - Kau di sini?

Nyalakan lampunya!

Tidak ada biayanya.

Lebih baik menghemat selagi bisa.

Aku tak mau kau kehilangan penglihatan.

Bos, apa yang harus kulakukan?

Kau baik-baik saja?

Seharusnya kau memberitahuku...

Aku tahu, aku mau.

Tapi...

pekerjaan ini tidak cocok untuk semua orang.

Kau tidak akan tetap di sini?

Tidak, ini tidak tepat untukku...

Pegulatku, ini.

Ambil ini, kau melakukan pekerjaan dengan baik.

Terima kasih, Bos.

Tapi aku ingin memberitahumu sesuatu.

Apa itu belum cukup?

Kalian minum seperti paus.

Terima kasih.

Makan pelan-pelan. Apa itu enak?

Sangat enak.

Ada sesuatu?

Tidak ada. Makanlah.

Pekerjaanmu bagus, 'kan?

Bertahanlah selama musim panas dan kembali bergulat.

Kembali?

Kau tidak akan bergulat?

Aku tidak yakin.

Apa yang timmu katakan?

Kau tidak akan menjawab?

Pelatihmu berhati besar.

Kau tidak boleh melakukan itu.

Telepon aku.

Kerja bagus hari ini.

Ini bukan apa-apa.

Bukankah kakakmu bilang itu pekerjaan yang bagus?

Kau lebih muda dari aku, Bodoh.

Panggil aku kakak.

Lihatlah berandal ini.

Kakak.

Karena kau lebih tua, gendong aku di punggungmu.

Bagus!

Dengar, aku tahu lagu itu.

Bersama denganku Bersama denganmu

Bersinar

Cerah

Ayo rebut. Ayo!

Apa yang kau ketahui tentang sepak bola?

- Coba rebut. Ayolah. - Baiklah. Perhatikan.

Coba rebut saat aku bilang mulai.

Baiklah. - Ayo, lakukan lagi.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left