Release info

나도 엄마야ㅡI'm a Mother tooㅡE25 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-07-04
Downloads: 7
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 25"

Hei, Ji Young.

Apa kamu sudah bertemu Pak Shin?

- Ya. - Bagaimana hasilnya?

Apa dia suka desainmu?

Kurasa begitu. Dia bilang akan segera memulai produksinya.

Bibi sudah duga dia akan menyukai desainmu.

Dia pria yang beruntung

karena telah bertemu seseorang sepertimu.

Bukankah kamu senang karena bekerja lagi?

Jangan sia-siakan bakatmu.

Kamu perlahan-lahan harus mulai bekerja kembali.

Selamat datang. Halo.

Ada yang bisa aku bantu?

Aku ingin membeli lipstik.

Baiklah. Lipstik merah terang sedang tren musim panas ini.

Kenapa kamu tidak mencoba yang ini?

- Cerminnya ada di sini. - Baiklah.

Astaga.

- Terbaik. - Apa?

Dia desainer terbaik.

Apa sang keponakan manajer toko

benar-benar merancang ini?

Ya.

Hei, kita harus meluncurkan produk kita di infomersial.

- Infomersial? - Infomersial?

Ayo makan malam.

Apa kamu memasak semuanya?

Astaga.

Rasanya lezat sekali.

Ini enak.

Aku sangat senang melihat Ji Young tersenyum ceria lagi.

Begitu juga aku.

Benar. Sudah saatnya dia ceria lagi dan melanjutkan hidup.

Apa rencanamu sekarang?

Apa kamu akan mengikuti ujian sertifikasi guru lagi?

Kamu harus belajar untuk ujian sebelum terlambat.

Kamu pintar,

jadi, tidak butuh waktu lama untuk lulus.

Pasti menyenangkan jika kamu menjadi seorang guru.

Aku tidak akan mengikuti tes itu.

- Kenapa tidak? - Kenapa tidak?

Aku ingin pekerjaan yang berhubungan dengan merawat anak-anak.

Seperti bekerja di penitipan anak.

Ji Young, kenapa kamu tidak melupakan semua itu?

Kamu harus melupakannya dan mulai menjalani hidupmu.

Itulah yang aku coba lakukan.

Aku ingin memberi anak-anak lain

hal yang tidak bisa aku berikan kepada Joon Su.

Aku pikir itulah cara agar aku bisa menjadi lebih baik.

Halo, Pak. Aku Sang Hyuk.

Bagaimana bisnismu?

Semoga itu berjalan dengan baik.

Aku menelepon karena aku ingin tahu

apakah kamu bisa memperkenalkan

pengelola infomersial yang menjual barang-barangmu.

Aku juga berpikir untuk menjual produkku melalui infomersial,

tapi sulit untuk mendapatkan akses.

Kamu satu-satunya orang yang bisa aku mintai bantuan.

Tolong bantu aku.

"Mencari guru untuk penitipan anak"

"Penitipan Anak Busan, Mencari guru untuk penitipan anak"

Poin penjualan utama dari produk kami

adalah bahwa ini dibuat oleh para pakar.

- Dan produknya... - Baiklah, aku mengerti.

Kamu sudah cukup menjelaskan.

Kami harus menghadiri rapat lainnya.

Pak.

- Tolong beri kami kesempatan lagi. - Aku akan menghubungimu.

Mereka tidak terlihat antusias.

Menurutmu mereka tidak akan menelepon, bukan?

Pak Shin.

Banyak orang yang mengenali merek kita sekarang

karena kita secara konsisten melakukan pemasaran di internet.

Kita fokus saja pada situs belanja dan pertokoan.

Sulit untuk meluncurkannya melalui infomersial,

dan kita bahkan tidak dapat menjamin bahwa itu akan berhasil.

Dia benar.

Aku pikir mungkin lebih baik mencoba infomersial

setelah menjual lebih banyak produk dan meningkatkan penjualan kita.

Aku sudah bisa melihat apa yang terjadi.

Apa maksudmu?

Dia tidak mendengarkan

apa pun yang kita katakan kepadanya.

Pak Manajer, terima kasih banyak telah memberi kami kesempatan

untuk menjelaskan produk kami kepadamu.

Kami sudah berusaha, tapi sepertinya ketulusan kami tidak kamu dengar.

Jadi, aku mengumpulkan keberanianku untuk menulis surat ini kepadamu.

Bisnis kosmetik?

Bagaimana perkembangannya?

Dia memasarkan merek dan produknya di internet.

Tapi itu belum begitu terkenal di pasaran.

Dia mungkin tidak punya uang.

Dari mana dia mendapatkan investasi?

Aku kurang tahu mengenai hal itu.

Tapi adikmu cenderung sangat ramah,

dan dia mudah disukai orang.

Anak nakal itu.

CEO Shin memintaku untuk mencari tahu keadaan adiknya,

jadi, aku menyerahkan laporannya. Aku juga bawakan untuk Bapak.

Lupakan saja. Aku tidak tertarik.

Aku tidak peduli apa yang dilakukan si berengsek itu.

Aku permisi.

Kosmetik?

Astaga, bocah ini.

Aku bekerja di bisnis hiburan untuk waktu yang sangat lama.

Dan seiring aku bekerja bersama banyak aktor dan penyanyi,

minat dan pemahamanku akan kosmetik mulai tumbuh.

Dan aku perhatikan, para selebritas

tidak selalu menggunakan produk riasan yang mahal.

Dalam hal produk perawatan sehari-hari,

aku pergi ke setiap toko

dan melakukan penelitian pada banyak produk.

Dan saat itulah aku dapat mengetahui

bahwa beberapa produk diabaikan di pasaran

hanya karena kesadaran merek atau desain yang buruk.

Aku yakin

bahwa kosmetik yang dibuat oleh para pakar ini

akan mampu disukai konsumen.

Aku mengirimkan USB

berisi rekaman suara para pakar ini.

Mohon didengarkan.

Cantik sekali.

Desainnya bagus.

Ini seperti produk merek mewah setelah kita ubah desainnya.

Mari kita bawa ini ke toko.

Aku sudah berbicara dengan semua manajer toko,

jadi, aku yakin mereka akan memesan setidaknya dalam jumlah minimum.

Tapi kita belum mendengar kabar dari manajer itu lagi.

Kurasa kita tidak punya harapan.

Ya, ini Shin Sang Hyuk.

Terima kasih atas suratmu.

Aku belum pernah menerima surat seperti ini sebelumnya.

Begitu rupanya.

Aku cukup skeptis apakah produkmu akan laku atau tidak.

Itu sebabnya aku ragu-ragu.

Tapi suratmu mengubah pikiranku.

Terima kasih. Terima kasih banyak.

Apa tidak masalah bila kami meluncurkan produkmu larut malam?

Perusahaan yang dijadwalkan untuk jam itu tiba-tiba bangkrut.

Sehingga slot waktunya tiba-tiba kosong.

Kami membutuhkan penggantinya. Apa kamu bisa?

Ya, tidak masalah.

Kami akan melakukannya.

Itu bagus. Selamat.

Ini semua berkatmu. Terima kasih banyak.

Apa yang kamu bicarakan? Aku hanya memberi saran.

Aku tidak tahu kamu akan benar-benar melakukannya.

Kamu luar biasa.

Omong-omong

aku membawa produk kami. Aku ingin memberikannya kepadamu dahulu.

Silakan dilihat.

Ini bagus.

Warna dan desainnya persis seperti yang aku bayangkan.

Pegawaiku menyebutmu yang terbaik.

Kamu desainer terbaik.

Itu terlalu berlebihan.

Kapan kamu meluncurkan produkmu di infomersial?

Kami dijadwalkan mendadak.

Ini akan disiarkan pada pukul 1 pagi lusa.

Ini akan disiarkan selarut itu?

Satu perusahaan bangkrut,

jadi, kami menggantikan mereka.

Aku harus bersyukur untuk itu.

Banyak anak muda zaman sekarang yang tidur larut malam,

jadi, itu bukan yang terburuk.

Menurutku kamu akan berhasil

jika kamu fokus menyentuh hati anak muda.

Aku setuju. Itulah sebenarnya yang menjadi fokus kami.

Kami juga mencoba

mengundang artis terkenal untuk tampil di acara itu.

Itu bagus sekali. Semoga berjalan lancar.

Tolong hubungi aku setelah acara itu.

Aku ingin tahu bagaimana hasilnya.

Itu sekitar pukul 2 pagi. Apa kamu masih bangun?

Ya, tentu saja.

Aku akan menontonnya, jadi, tidak masalah.

Tolong hubungi aku.

Baiklah.

Halo?

Ya, aku Yoon Ji Young.

Aku mendapatkan Hwang Mi Ji.

Dia akan menjadi bintang tamu di acara peluncuran kita.

Bagus. Kamu hebat.

Dia tidak berhak untuk menolakku.

Aku yang membuatnya terkenal.

Aku menerima telepon dari dia sebelumnya,

dan dia bertanya siapa Han Dong Soo.

Apa?

Dia tidak mengenalku?

Dia bilang dia pernah mendengar tentangmu dari manajernya,

tapi dia tidak dapat mengingat siapa kamu.

Dia bersedia tampil sebagai tanda terima kasih kepada Pak Shin.

Tidak mungkin. Itu tidak mungkin.

Dia dan aku... Kami...

Lupakan saja.

Kemarilah dan mulai menulis naskah untuk acara besok.

Astaga.

Seperti yang aku katakan...

Itu sangat bagus.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left