Release info

Princess Tukky 2010 WEB-DL
A Commentary by Doyan_Nonton

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2019-11-20
Downloads: 41
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Cermin, cermin di dinding.

Siapalah yang tercantik dari semuanya?

Apa yang lucu?

Tukky.

Apa kau gila?

Apa parfum yang kau miliki?

Yang mana yang kau sukai?

Hei, apa kau punya Avatar?

Aku menjual sayuran, bukan DVD.

Kodok. Kodok.

Dibesarkan secara organik. Kodok.

Pangeran Kodok, bantu aku mendatangkan banyak pelanggan hari ini.

Aku ingin menjual semua yang kumiliki.

Ih… Kau terus menciuminya setiap hari.

Apa akan berubah jadi pangeran? Huh, Pangeran Tukky?

Tidak secara nasional.

Tidak bisa berbahasa Thailand dengan jelas.

Alien ilegal.

Tak ada fitur yang menonjol.

Mari jangan memperburuk hidupnya.

Pasti sangat menyakitkan menjual sepupunya sendiri untuk hidup.

Jangan perhatikan dia. Urus urusan kita sendiri. Berhenti membuang-buang waktu.

Kodok. Ada yang mau kodok? Dibesarkan secara organik. Sehat dan alami.

Badan besar. Kepala besar. Paha besar. Kaki besar.

Kau bisa memakainya untuk menendang mulut orang. Kodok berkaki besar.

Parfum. Parfum.

Apa kau ingin membeli kodok?

Aku membesarkannya sendiri. Kodok bagus.

Mereka besar. Benar-benar besar. Lihat pahanya. Kau akan mengira mereka ayam.

Mereka bisa melakukan apapun yang kau minta.

- Apa kau bercanda? - Tidak bercanda.

Akan kutunjukkan padamu. Perhatikan.

Siap. Tiga, empat.

Satu-dua. Satu-dua-tiga. Satu-dua. Satu-dua-satu. Ayo.

Siap. Hormat. Bersikap seperti gajah Tony Jaa. Hei.

- Bukankah dia pintar? - Aku akan ambil yang ini.

Maaf. Yang ini bukan untuk dijual.

Dia kodok keberuntunganku.

Dia telah bersamaku sejak aku kecil.

Aku yang sekarang… karena dia.

Maaf. Ambil yang lain.

Seribu.

Jaga dirimu. Jadi anak baik mengerti?

Ya. Dia kaya. Ya.

Ini dia.

Seribu. Tak ada kembali.

Terima kasih.

Gajah Tony Jaa, hah?

Wow. Seribu pertamaku. Seribu pertama.

Aku dapat seribu. Ya Tuhanku.

Ayolah. Nomer duaku.

Untung. Untung. Kau di sini membantuku.

Anak baik. Anak baik. Untung.

Untung. Anak baik.

Hei!

Hei!

Hei!

Hei!

Hei!

Apa masalahmu?

Sewanya.

Kau pikir itu lucu?

Oh ya. Maaf, tapi kau mengambil agak banyak uang.

Sewanya hanya seratus, kan?

Aku menaikkan harganya./ Ya.

Mudah. Turunkan saja lagi.

Tiba-tiba aku gatal.

Apa?

Ada kutu.

Tapi. Tapi. Tapi.

Tidak benar menaikan harga sewa semaumu.

Kapan kau membuat keputusan itu?

Baru saja.

Kau jelek. Miskin. Bajingan.

Kau pikir kau keren?

Jalang.

Selamat pagi, Tuan. Desire (kemauan).

Aku bertanya padamu, Pangeran Kodok.

Tolong datangkan banyak pembeli kaya hari ini.

Aku ingin melihat wajah para bajingan itu, saat aku memperlihatkan uangnya.

Lihat apa yang Tukky lakukan.

Apa yang dia lakukan?

Sepertinya bibirmu sedikit kering hari ini. Sungguh.

Lihat itu. Kekasih saling berciuman.

Aku tidak bercanda.

Sial.

Air kodok.

Menakjubkan.

Aku mencium kadal dan berubah menjadi pria tampan.

Ikuti aku.

Ikut aku jika kau ingin hidup.

Aku akan pergi dengan pria tampan.

Lepaskan aku. Aku akan pergi dengan pria tampan.

Lepaskan aku.

Lepaskan aku.

Ow, kepalaku sakit.

Pangeran Menawan,

…kurasa kau harus membangunkanku dengan menciumku.

Oke, Pangeran?

Di mana aku?

Siapa kau?

Kenapa aku berada di sini?

Siapa yang menggantikan bajuku?

Ada apa?

Ah… darah. Darah.

Jangan bilang kalian bertiga punya…

…tempat persembunyian di Bangkok.

Kau telah berbuat itu padaku, kan?

Ya Tuhan. Apa yang telah kau lakukan?

Kau jahat sekali.

Kita mengambl darah untuk mengetes DNA-mu.

DNA apa?

Dari mana kau mendapat bandul ini?

Aku sudah memakainya selama yang kuingat.

Ya, lalu. Kita akan memintamu untuk tinggal di sini.

Oh, aku akan tinggal. Tapi sekarang aku ingin pipis.

Bisakah aku ke toilet?

Hei, Putri.

Oh, Putri.

Apa ada kesulitan?

Oh, enak enak.

Wajah yang cantik.

Oh, ya, Tuan Tampan.

Tolong aku. Ketiga pria ini mencoba memperkosaku.

Tidak ada yang mau…

Tidak ada yang mau menyakitimu.

Mereka Penjaga Kerajaan.

Penjaga Kerajaan?

Ya, Ibu. Mereka berlari…

…untuk melindungi Puteri mereka.

Apa?

Selamat sore. Kau menyaksikan TNN, siaran berita 24 jam.

Mari lihat berita internasional malam ini.

Di Padungravee, pemerintah merencanakan upacara besar...

...menyambut Puterinya yang telah lama hilang,

…yang bersembunyi di Thailand sejak dia kecil.

Upacara termasuk pemberian mahkota untuk Puteri di tahta.

Lalu pengumuman resmi dari bebasnya Portugal.

Pemimpin Padungravee juga memilih Thailand…

… sebagai negara pertama untuk dikunjungi.

(Padungravee dan Thailand meresmikan hubungan diplomatik.)

(Fokusnya ada di Puteri Padungravee, pahlawan sebenarnya.)

(Harinya telah tiba. Padungravee mengumumkan kelahirannya ke dunia.)

Jangan bilang…

Kau benar. Nona Tukky. Kau adalan Puteri Padungravee.

Oh, ya ampun.

Semua bukti menunjukkan ini.

Kau berhubungan baik dengan kodok.

Kau itu warga alien.

Juga bandulnya.

Tapi, terasa seperti mimpi.

Semuanya itu kenyataan.

Tapi, sekarang kita menunggu tes DNA, kan?

Ya.

DNA.

Para pembelot juga sedang mencarimu.

Pembelot.

Jangan bilang para pria tampan itu.

Ya. Jika mereka memilikimu,

… mereka bisa menggunakanmu untuk negosiasi dengan Portugal…

… untuk membentuk pemerintahan.

Namun jangan khawatir.

Mereka bertiga adalah yang terbaik di Padungravee.

Sebastian.

Christopher.

Alexander.

Nama dan wajahnya tidak cocok.

Hidung pesek mereka tak cocok dengan namanya.

Siapa namamu?

Aku?

Aku kepala Penjaga Kerajaan.

Namaku "Croak."

Namamu Croak?

Berbeda sekali.

Ya, kau adalah Puteri sekarang.

Kami yang harus melakukan apa yang kau inginkan.

Keinginan?

Dan menjagamu dengan harga diri.

Harga diri. Dia juga?

Bagaimana dengan Hati?

Apapun yang hatimu katakan.

Aku tahu.

Semua dari mereka.

Mereka selalu menyiksaku./ Ya.

Oh, permisi.

Halo.

Ya.

Tentu saja.

Oke.

Ya.

Oh, boleh aku permisi. Aku akan melihat hasil tes DNAnya.

Maaf.

Penjaga kerajaan kesayanganku.

Yang Mulia.

Bisakah kalian melakukan sesuatu untuk Puteri kalian?

Ya, Yang Mulia.

Keinginan.

Harga diri. Hati.

Ingat apa yang kau lakukan padaku?

Kau dulu sangat keren, kan?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left