The first 200 lines.
Episode 16
Kau siapa?
Yeong Seo. Yeong Seo.
Dokter, dia pelakunya!
Dia pelakunya!
Apa kau orang yang menusuknya?
Kau orang yang benar-benar jahat.
Kau benar-benar jahat.
Bawa Yeon Seo pergi!
Profesor.
Park Shi On, cepat!
Tolong! Tolong!
Profesor!
Profesor.
Kau mau meloloskan diri?
Jika kau berlutut sekarang, aku akan membiarkanmu hidup.
Jika kau bertindak bodoh...
Maka kau akan mati.
Apa kau mengerti, keparat?
Sadarlah, Profesor!
Kau baik saja?
Jangan bereaksi berlebihan, aku baik saja.
Bagaimana kondisinya?
Untungnya, tak ada kerusakan organ.
Luka tusuknya sedikit miring sehingga hanya melukai dinding perut.
Benar-benar melegakan, Profesor bisa saja terluka parah.
Kenapa kau begitu ceroboh?
Dr. Park lebih ceroboh dari pada aku.
Kau hebat, Park Shi On.
Bagaimana dengan pelakunya?
Perawat senior?
Seharusnya kau tetap di rumah saja. Kenapa kau datang?
Apa yang sebenarnya terjadi?
Maafkan aku.
Untuk saat ini, dia harus ikut bersama kami.
Tapi dia menangkap pelakunya. Kau mau membawanya ke mana seperti kriminal?
Tak apa. Ayo kita pergi.
Tidak. Aku akan pergi denganmu.
Tidak, tinggallah di sini.
Bagaimana aku bisa tinggal?
Pak polisi, ayo pergi.
- Kau tak terluka? - Tidak.
Kau masih gemetar?
Ini pertama kalinya aku memukul seseorang.
Bagaimana rasanya?
Ketika aku melihat jagoan memukul penjahat di film-film, rasanya menyenangkan.
Jadi kupikir akan menyenangkan jika aku memukul orang jahat.
Ternyata tidak.
Terkadang, kita perlu melakukan kekerasan.
Maksudku dalam situasi seperti tadi.
Jika tak seorangpun terlibat dalam perkelahian, kita takkan bisa menangkap pelakunya.
Tapi tentu saja kau tak boleh menggunakan kekerasan tanpa alasan.
Tindakanmu hari ini sudah tepat.
Bagaimana seandainya aku dikerumuni preman saat berjalan sendirian di malam hari...
Apa yang akan kau lakukan? Apa kau akan diam saja?
Preman itu mencoba melakukan sesuatu yang buruk padaku.
"Apa yang kalian lakukan? Bagaimana ini?"
Hanya kau yang berada di situ. Apa yang akan kaulakukan?
Ini yang akan kulakukan.
Apa?
"Ada berapa gigimu yang berlubang?"
Apa?
"Aku memiliki pegadaian."
"Aku menerima gigi emas"
"Setelah mencabut semua gigi emasmu, sisa gigi yang lain akan kuhancurkan."
Itu dari filmnya Won Bin.
Bagaimana jika para preman itu memakai gigi implan?
Aku tak berpikir sejauh itu.
Jangan terlalu banyak menonton.
Itu saatnya kau harus berkelahi.
Sekuat tenaga.
Bagaimana kau bisa tahu?
Dr. Han memberitahuku.
Seharusnya dia tak...
Apa kau harus selalu membuatku terlambat tahu seperti ini?
Aku tak ingin kau cemas.
Jika aku tahu belakangan,...
Kau tahu aku akan marah duluan, bukannya cemas.
Maafkan aku.
Ini bukan masalah besar.
Lalu apa yang kau anggap masalah besar?
Jika terjadi sesuatu padamu,...
Apa kau pernah memikirkan perasaanku?
Aku selalu berdoa...
Karena Tuhan telah mengambil ibu dan ayahku begitu cepat,...
...izinkan seseorang yang berada di sisiku tetap bersamaku untuk waktu yang lama.
Aku tak tahu dengan saat lainnya, tapi ketika situasinya serius, pikirkanlah diriku.
Aku mengerti. Aku takkan melakukannya lagi.
Aku tak percaya padamu.
Yeong Seo, sekarang kau tak perlu cemas.
Paham?
Penjahatnya sudah dihukum.
Oleh kami semua.
Yeong Seo.
Lebih banyak orang baik dari pada orang jahat di sampingmu.
Jadi mulai sekarang kau tak perlu cemas.
Dr. Park.
Apa Dokter itu baik saja?
Profesor Kim?
Dia baik saja.
Dokter itu seperti ayahku.
Ayahku.
Begitu rupanya.
Kami akan menjadi seperti ayah dan pamanmu.
Seharusnya mereka bicara yang masuk akal.
Kau menangkap penjahatnya, tapi apa? Kekerasan yang berlebihan?
Begitulah menurut hukum. Aku bisa apa?
Jangan cemas.
Jika mereka hendak menghukummu, asosiasi perawat takkan tinggal diam.
Dimana lagi mereka bisa menemukan perawat yang baik sepertimu?
Diinterogasi membuat perutku lapar.
Kau ingin makan apa?
Daging?
Tapi, perawat senior...
Ya?
Bagaimana kau bisa begitu pandai berkelahi?
Melawan seseorang yang memegang pisau.
Terjadi begitu saja.
Kau ahli bela diri?
Tidak, aku hanya pernah berkelahi ketika masih kecil.
Tapi kau hebat.
Ada sesuatu yang tiba-tiba membuatku penasaran.
Apa itu?
Tadi saat kau menulis laporan aku melihat karakter China"Joeng Mi" dari namamu Jo Jeong Mi,
Itu karakter China yang sama untuk penggilingan padi (jeong-mi-so). Apa arti namamu?
Benar, itu penggilingan padi.
Apa?
Saat ibuku hamil tua...
Ibuku sedang di penggilingan ketika dia merasa aku akan lahir.
Ibu tak bisa ke RS, jadi seorang nenek di desa yang membantu persalinannya.
Dan akhirnya ayahku memberiku nama "Jeong Mi."
Kenapa kau menertawai namaku?
Aku takkan tertawa.
Tapi, Kepala Perawat...
Daripada meminta bantuan asosiasi perawat...
Ya?
Apa kau bisa membersihkan namaku dari tuduhan pelecehan seksual?
Bagaimana?
Aku akan memikirkannya.
Makanlah.
Makanlah.
Aku makan.
Kenapa?
Aduh!
Kenapa kau melakukannya?
Aku sangat berterima kasih untuk yang kemarin,...
Dan selamat sudah keluar dari kantor polisi.
Tapi kenapa kecupan di pipi?
Kau menciumku saat aku resmi menjadi Dokter Residen waktu itu.
Sepertinya kau suka dengan cara ini, itu sebabnya aku juga melakukannya.
Aku tak benar-benar menyukainya, rasanya aneh.
Dr. Park.
Jangan lakukan itu padaku. Aku tak menyukainya.
Kau menerima ciuman pertamamu dari seorang pria.
Bagaimana kau bisa tahu itu ciuman pertamaku atau bukan?
Wakil Direktur pembuat masalah ada di sini.
Yang akan terjadi telah terjadi, itu saja.
Sebaiknya kita mengabaikannya saja.
Yayasan Seongwon telah melalui banyak hal untuk mengembangkan RS ini.
Apa pedulimu?
Jangan berpikir apa-apa dan tetap diam.
Kenapa?
Apa kau kecewa karena tak bisa menjadi Direktur cabang?
Itu cerita lama, kenapa kau menyinggungnya?
Kali ini berpihaklah yang benar.
Kudengar West Emerson sangat tegas dalam pengelolaan kepegawaian.
Berpihak apa?
Seorang Dokter bedah cukup melakukan pekerjaannya saja.
Aku pergi.
Ada apa dengannya?
Kupikir itu hanya rumor tapi ternyata benar.
Mereka bilang Wakil Direktur berasal dari perusahaan yang mengambil alih.
Dia mengkhianati Direktur dan Presdir Lee.
Tapi, bukankah itu bagus untuk kita?
Akan ada pusat bedah anak, dan nantinya akan menjadi RS anak.
Jumlah staf akan meningkat juga.
Mereka akan mengubahnya menjadi RS Komersial.
Rumah sakit komersial?
Ya, kau tahu apa artinya?
Ya, aku membaca artikelnya.
Jika tak punya uang, kau tak bisa dirawat.
Terutama biaya pengobatan anak akan menjadi mahal sehingga orang tua akan kesulitan.
Tak hanya ada sisi buruknya,...
Kita dimungkinkan untuk mengobati pasien dalam lingkungan yang lebih baik.
Baik atau buruk, kita tak bisa menilainya.
Kita mengatakannya dari sudut pandang dokter dan harus ada pula dari sudut pandang pasien.
Pemberitahuannya pasti telah dikirim melalui messenger karena ini.
Dan semua di atas level asisten profesor harus menghadiri rapat darurat.
Ini tak boleh terjadi. Benar-benar tak boleh.
Profesor, seharusnya kau pulang ke rumah?
Tak perlu, ini bukan apa-apa.
Kau terluka, kau belum bisa melakukan operasi sekarang.
Aku masih bisa melihat pasien, jadi jangan cemas.
Kenapa Anda tak beristirahat, seperti kata Dr. Cha.
Tak apa.
Kalian terlalu banyak bicara.
Seharusnya dia beristirahat.
Apa lagi sekarang?
Apa RS kita benar-benar akan diambil alih?
Bagaimana dengan Direktur dan Presdir Lee?
No comments yet. Be the first to leave one.