Buddy Complex

Buddy Complex

Download Indonesian Subtitle

Release info

Buddy Complex Kanketsu hen Ano Sora ni Kaeru Mirai de (BD 720p)
A Commentary by Orcaizer
Buddy Complex Special (BD 720p)(SallySubs)

Tags

720p
720
TS
Published on: 2016-09-28
Downloads: 55
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 186 lines.

Ditemukan singularitas yang tidak diketahui asalnya pada koordinat 125, -9792.

Singularitas itu mulai membesar.

Singularitas itu membesar dengan cepat, dengan laju di atas 16.

Lakukan evakuasi!

Unit 2 mengalami kelebihan dorongan.

Dengan tingkat akselerasi seperti sekarang, Unit 2 akan tertelan.

Kenapa, Unit 2?

Tambah kecepatanmu!

Sial!

Ayo bangun, Watase Aoba!

Iya, iya.

Dasar... Apa kau mau terlambat di awal semester baru?

Kalau aku naik kereta yang berangkat 12 menit lagi, tidak apa-apa, kok.

Dasar... Apa benar begitu?

Terima kasih untuk makanannya.

Untuk anak SMA, pulang pergi ke sekolah itu berat, ya.

Berisik, ah.

Tsubasa, segeralah bersiap-siap.

Baik...

Aku berangkat dulu, ya.

Selamat jalan!

Hati-hati, ya!

Kayaknya bakal mepet, nih.

Untunglah masih sempat.

Aoba!

Di sini.

Lama tidak bertemu.

Apa saja yang kaulakukan selama libur musim panas?

Aku ke Hawaii.

Serius?

Selamat pagi.

Iya, itu benar, kok.

Serius?

Selamat pagi!

Pagi!

Hei.

Hei!

Tempat duduknya pindah, lho.

Aku paling depan, ya?

Aku di belakang!

Beruntung!

Emm...

Aoba, kau duduk di sebelah Yumihara.

Oh.

Selamat pagi, Yumihara.

Se-Selamat pagi, A-Aoba.

Mohon bantuannya.

Mohon bantuannya juga.

Karena Bapak akan mengajar kalian di semester dua ini,

kita pastikan dulu jadwal untuk semester ini.

Pertama-tama, UTS akan diadakan pada bulan Oktober.

Yumihara Hina.

Dia adalah siswa pindahan dari luar negeri yang masuk ke sekolah ini setelah datang ke Jepang pada bulan April.

Aku tidak tahu alasannya, tapi entah kenapa dia bersikap dingin padaku dan menjauhiku.

Apa aku pernah punya salah sama dia, ya?

Nih.

Apa?

Tangkap.

Kau tidak apa-apa?

A-Aku tidak apa-apa.

Terima kasih.

Ah, sama-sama.

Daripada itu, kenapa kau sebegitunya—

Watase! Yumihara!

Apa yang sedang kalian lakukan!?

Ah, tidak... Bukan apa-apa.

Bukan apa-apa, kok.

Maafkan kami.

Ah, sialan!

Lagi-lagi Aoba yang menang?

Dia sama sekali tidak berbelas kasihan.

Sip. Kalau begitu, selanjutnya giliranku.

Oke.

Aoba, apa kau sudah melakukan sesuatu pada anak pindahan itu?

Maksudmu Yumihara?

Benar. Kalau tidak salah, namanya Hina, ya?

Dia manis, ya?

Aku iri, lho, Aoba.

Hah? Aku tidak mengerti apa maksudmu.

Aku tidak melakukan apapun padanya, kok.

Tapi, dia itu selalu saja memperhatikanmu sejak awal masuk sekolah.

Padahal aku 'kan sedang bicara. Kau curang!

Tidak ada aturan untuk menunggu, kok.

Dia pintar main basket, 'kan?

Saat SMP, kami berdua anggota klub basket,

tapi aku mendapat cedera.

Sebenarnya aku yang memilih untuk masuk ke sekolah ini.

Soalnya sekolah ini dekat dengan rumah sakit tempat rehabilitasiku.

Lalu si Aoba itu malah berkata, "Aku juga akan masuk ke sekolah itu."

Lihat ke sana!

Padahal cedera yang kualami bukan salahnya.

Aku senang.

Karena dibandingkan dengan cedera yang kualami, aku lebih khawatir untuk bersekolah seorang diri di tempat yang jauh.

Dia orang yang baik, 'kan?

Ap—?

Hei, Yumihara.

Apa yang kausuka dari Aoba?

Aku tidak menyukainya, kok.

Apa yang terjadi?

Di mana ini?

Koordinatnya?

Apa jamnya rusak?

Tahun 2014!?

Jangan-jangan...

Apa aku telah melompati waktu?

Berarti ini masa lalu, ya?

Kalau begitu...

Heh, ternyata ini memang masa lalu.

Apa-apaan sistem keamanan yang payah ini?

Benar juga!

Ini memang kau!

Watase Aoba!

Tidak kusangka aku bisa bertemu denganmu di tempat seperti ini...

Aku akan mendatangimu sekarang.

Apa ini?

Ada apa?

Ada peringatan.

Apa tanahnya bergetar?

Tidak. Apa mungkin salah informasi?

Mungkin begitu.

A-Aoba.

Kalian semua!

A-apa?

Hei, lihat itu!

Apa ini!?

Ternyata dia memang datang.

Apa itu?

Besar sekali!

Kau ini benar-benar bodoh, Watase Aoba!

Kau sama sekali tidak mengira, bahkan dalam mimpimu sekalipun, kalau aku akan datang ke tempat ini, 'kan?

Tapi ini bukanlah mimpi!

Lari!

Sialan!

Apa-apaan ini?!

Sebelah sini!

Ryuutarou! Junichi!

Dia mengincarku, ya?

Tidak kena! Kenapa bisa?!

Tingkat akurasi dari informasi lokasinya terlalu rendah?

Apa butuh penanda visual?

Sialan! Pelurunya habis?

Kenapa Aoba diincar?

Junichi! Aku pinjam, ya!

Untuk apa?

Dengan ini, berakhir sudah!

Apa—?!

Kalau memang mengincarku, ayo sini!

Jangan bercanda!!

Hei, ada sesuatu yang terbang kemari!

Bukankah itu robot?

Semuanya, larilah!

Apa sih, yang sebenarnya terjadi?!

Dengan masuk ke jalan yang sempit...

...kaukira bisa lolos dariku?

Pergi ke mana dia?

Yumihara?

Ikuti aku!

Kenapa?

Kenapa kau—

Tidak ada waktu!

Cepatlah!

Hei!

Sial!

Sialan!

Aktifkan CVP-014A.

Ke mana dia?

Berakhir sudah!

Apa?!

Di sini juga ada?!

Proses aktivasi, sukses.

Tepat waktu!

Itu...

Tunggu!

Naiklah!

Yumihara?

Cepatlah!

Tidak mungkin!

Tidak mungkin!!

Apa kau... benar-benar Yumihara?

Diamlah.

Kenapa?

Kenapa??

KENAPA?!

Hina, kenapa kau...

Kenapa, Hina?!

Aku paham. Sekali ini saja juga tidak apa-apa.

Buddy Complex subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Buddy Complex

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left