The first 179 lines.
Brengsek.
Hey.
Hey.
Auuw.
Ya.
Ya.
Kau tahu, Aku...
Aku tinggalkan mobilku di Bar, jadi...
Wow.
- Benarkah? - Ya.
Kuyakin aku tidak dalam kondisi bisa mengemudi.
Ya, Aku...
sedikit bingung juga dengan itu.
Ya.
Oke, Aku akan...
Aku antar kau kesana.
Atau, kau tahu, Aku bisa panggil taksi saja kalau...
Tidak apa.
Akan kuantar kau kesana.
Terima kasih.
Kelly?
Kimberly.
Siap?
Sayang?
Ini tidak ideal.
Bagaimana menurutmu?
Sialan!
Brengsek sialan kutukupret!
Jangan jadi orang seperti itu.
Tidak, Aku akan jadi orang seperti itu.
Kau tahu, kawan?
Aku ada popok kotor disini dan tidak ada pembersihnya, oke?
Kurasa aku dalam kondisi terburuk.
Maju!
Aku cinta kamu, sayang, tapi bila kamu tidur dirumah
satu malam daripada tinggal dirumahnya,
kamu akan ada disini membantuku, bukan aku...
Oke, terdengar bagus sekali.
Malam ini?
Ibu, dia mendekatiku
Dia berbohong, Aku tidak menyentuh.
Aku tidak menyentuh!
Hentikan!
Kalian, tenang, Kalian berdua, jangan ribut.
Jangan sampai aku datang kesitu!.
Aku bahkan tidak lakukan apa-apa.
Oke, tolong sayang, Hentikan tangisan itu!
Hentikan mengganggu aku!
Kalian tahu, bila kalian tidak bisa duduk diam selama 20 menit,
Aku akan putar balik arah.
Ini yang kulakukan, sekarang aku berputar.
Kita tidak jadi pergi.
Ya, benar sekali.
kita bahkan tidak bergerak sama sekali.
Berjuta kendaraan dijalur kita.
Kau tidak bisa bantah itu.
Apa yang....
Aku perlu..
Teruskan.
Tidak, apa yang kau katakan?
Aku hanya berpikir apa yang terjadi disini.
Penyiksaan.
Apa yang kau lakukan?
Mencoba nyaman.
Kau tidak bisa begitu.
Bagaimana bila mulai bergerak?
Kita tidak bergerak kemana-mana.
Tapi bagaimana bila itu mulai?
Baru aku akan berjalan!
Aku butuh...
Aku hanya perlu tidak berada disini untuk saat ini.
Ya...
bila kamu pergi diam-diam seperti cinta satu malam yang benar,
kita tidak akan disini, benar?
Kau tahu, aku bisa rasakan tatapan itu.
Maaf.
Ini tidak masuk akal.
Semua mematikan mesinnya.
Sebaiknya memang benar ada kecelakaan besar disana.
Apa yang kau katakan?
Apa, bila waktuku terbuang,
Aku suka dengan alasan yang bagus.
Oh, kau terdengar kejam.
Apa, sedikit logam yang bengkok tidak akan melukai orang.
Tidak, Aku malah yakin itu yang benar
Sesuatu yang melukai orang.
Hanya saja tidak ada yang lebih buruk selain..
saat macet terjadi tanpa alasan.
Kecuali, kau tahu, berharap seseorang
Mendapat kecelakaan.
Itu saja.
Apakah salah saat butuh sedikit bukti
untuk memastikan semua ini, bukan hanya..
"Oh, kamu baru saja dibebaskan," dan kamu tidak tahu mengapa
Kamu bisa terjebak pada saat itu.
ya maaf, tapi kebakaran besar bisa saja menjadi alasan
setidaknya lebih diterima
Oke.
Pasti ada alasan ilmiahnya mengenai macet, benar?
Benarkan?
Tidak.
Benar, malah banyak sebenarnya.
Kau tahu, itu seperti tidak ada yang masuk akal,
Kau tahu, seperti...
"Lepaskan sepatumu, ini akan sedikit lama."
"bicara dengan tetanggamu, dan tolong."
"tahan emosi dijalanan, kawan."
Ini hari minggu, wahai orang-orang!
"Mengarah ke utara lalu ambil selatan menuju ke jalur ganda 406."
Kedua jalur menuju jalan raya
"dan turun ke persimpangan negara bagian"
"Ternyata, maaf, tidak ada alasan,"
"tapi, saat kita mendengar..."
itu tidak bisa hanya karena seseorang
menghentikan kendaraannya untuk melihat bebek,
atau karena dia menumpahkan minuman pada dirinya sendiri.
pasti ada persamaan matematika
untuk semua ini kan?
Bahkan untuk seseorang yang masuk ke tempat pool kendaraan,
itu bahkan lebih lambat dari....
lalu lintas normal.
Tidak masuk akal.
Oh Tuhan, lebih baik ada mayat tergeletak disana,
karena aku sudah tidak tahan lagi.
Sekarang, seseorang harus mati?
Ya, seharusnya, berkat kamu.
Bagaimana kalau kita lanjutkan terus dan katakan...
Seseorang kehilangan kepalanya.
Itu akan menyenangkan sekali.
Kabarkan itu pada dunia.
Seseorang telah dipenggal, itu akan sepadan dengan waktumu.
Ada yang sangat salah denganmu.
Kita sama saja.
Itu benar.
Sangat benar.
Apa itu?
Oh, kau tahu bahwa sangat mudah
untuk bercinta dengan orang asing daripada hanya dengan satu orang.
Apa?
Kamu mau aku masukan sekarang?
Yaa...aku ingin kau masuk lebih dalam
Ya?
Oh.
Berikan padaku.
Kamu, berikan padaku.
Tunggu.
Bukannya kamu mau aku yang berikan padamu?
Ya..ya, langsung masukan saja kedalam.
Oke, oke.
Oke.
Kau suka?
Kamu "main" dengan selimut.
Apa?
Usaha yang bagus.
Aku tidak bisa merasakan apapun dengan menggunakan ini.
Oke, sudah kukatakan kau tidak akan bisa masuk.
Kurasa itulah yang dia katakan.
Kurasa, mereka tidak menyebut cinta satu malam
dan keesokan harinya tanpa alasan kan?
Apa yang kau lakukan?
Sialan.
Perlu bantuan?
Aku baik saja.
Aku baik-baik saja.
Oh, mengerikan sekali.
Apa yang dia lakukan?
Kau keluarkan semuanya, sayang.
Sialan!
Kau kecewakan aku.
Kau bisa lebih baik dari itu.
Kalau ada sesuatu yang bisa menghibur aku menyebabkan efek seperti itu
pada semua wanita.
Kamu tidak perlu untuk cari perhatian atau...
mencoba lucu sekarang.
Aku sangat baik-baik saja.
Yakin tidak ada yang bisa kulakukan?
Aku baik saja!
Lagian, tidak ada yang keluar.
Hanya...
No comments yet. Be the first to leave one.