The first 200 lines.
YOU RAISE ME UP EPISODE 7
Ada apa?
Aku gak punya itu.
Nggak apa-apa aku punya, kok.
Apa lagi, sih?
Apa?
Aku gak bisa.
Apanya?
Maaf, ya.
Do Yong Sik!
Kamu gak boleh melakukan ini di saat seperti ini.
Kalau kamu pergi seperti ini, bagaimana denganku?
Apa yang terjadi?
Untuk apa kamu melakukan ini?
Nggak bisa berdiri.
Apa?
Nggak bisa berdiri. "Anu"-nya gak mau berdiri.
Setelah sekian lama aku tak berdiri dengan percaya diri...
karena memiliki beberapa masalah.
Membuatku melupakannya sejenak.
Bahwa dia peringkat Two Plus.
Aku hanya berdiri sejenak setelah berjongkok selama ini.
Tapi membuatku sempat lupa...
kalau aku masih seorang...
peringkat terbawah.
Bukankah dia bilang dia akhirnya merasa bisa mengatasi ketakutannya?
Bukankah dia bilang dia merasa seperti pahlawan?
Dan lagian ini aku, bukan orang lain!
Kok bisa "anu"-nya gak berdiri padahal tidur sama aku?
Ru Da.
Kamu dari mana saja?
Sudah kubilang aku akan membantu Yong Sik.
Beberapa waktu lalu, terungkap bahwa dia bukan pelakunya.
Kamu bersamanya selama ini?
Ya.
Itu...
Kita harus bicara.
Kurasa kita perlu membicarakan kejadian hari ini.
Tak bisakah kita bicara lain kali?
Mari kita bicara nanti.
Aku...
agak mumet sekarang.
A-Apa karena dia?
Hati-hati di jalan.
Kamu sudah datang.
Silakan duduk.
Kamu juga, makanlah.
Malam ini,
aku belum makan, jadi, aku sudah memesan banyak.
Ayo makan.
Tidak usah.
Benar juga. Aku memesan terlalu banyak makanan pendamping, 'kan?
Aku sudah minum miras selama 30 tahun.
Ayam, pizza,...
Dan apa ini? Pasta.
Tidak bisa dimakan barengan, 'kan?
Bahkan dalam hubungan antar manusia,
ada yang namanya kecocokan, Dong Sik-ssi.
Ru Da.
Sedari masih sekolah kedokteran,
dia punya rasa kewajiban yang kuat sebagai seorang dokter.
Karena itulah,
niat baik seorang dokter kepada pasiennya...
tidak boleh disalah artikan sebagai cinta.
Jadi,
jika Ru Da melakukan sesuatu yang membuatmu salah paham padanya,
maka itu salah. Itu keliru.
Ini bukan perasaan dari hatinya untukmu, Do Yong Sik-ssi.
Aku tahu.
Seseorang yang pantas bagi Ru Da.
Hal yang terbaik bagi Ru Da.
Aku tahu betul soal itu.
Aku pamit dulu.
Dokter Do.
[Jennifer, bukan sersan Kim, Wah~ Kamu tampak bagus di kamera. Kamu keren. Good! Good!]
Wah~ Kamu tampak bagus di kamera.
Kamu keren. Good! Good!
[Ini sebabnya suudzon berbahaya untuk semua orang]
Meski dia bukan penculiknya, tapi aku benci para otaku.
Bukankah itu penyakit mental terobsesi dengan warna pink?
Jadi, karena itu kamu....
Kukira kamu sedang mukbang .
Aigoo...
Ternyata Do Ji Hyuk juga tahu...
cara melakukan peringatan kekanak-kanakan seperti itu.
Hyung-nim, hentikanlah. Aku malu, nih.
Cinta memang kekanak-kanakan dan memalukan, dasar bocah berandal.
Begini, lho. Kamu pikir semua orang pacaran bakal langsung ngomong...
"Oh gitu ya, beb," atau "Beb, kamu kangen aku gak?"
Saat sedang jatuh cinta, kamu akan menjadi kekanak-kanakan.
Jika tidak kekanak-kanakan, maka kamu akan sulit mengungkapkan cinta,
dan akan mengarah pada situasi yang memalukan.
Itu bukti kamu mencintai dengan cara yang benar.
Berapa kali pun aku melihatnya, aku sendiri yang merusak reputasiku.
Apa Ru Da sangat memengaruhimu hingga kamu bertingkah seperti ini?
Kamu mau aku kasih tau...
cara tersimple dan teromantis memikat hati wanita yang goyah?
Banyak pria tidak melakukan ini,
yaitu melamar.
- Apa katanya? - Astaga.
Biasanya, wanita yang udah lama pacaran dan udah masuk usia kawin...
punya masa-masa dia goyah.
Mereka terus menua tapi masa depannya masih belum pasti.
Makanya mereka secara naluriah mulai cemas...
dan mulai memutar mata....
agar kamu segera memberikan cincin pada mereka. (Maksudnya melamar)
Lalu mereka berpikir,
"Oh, ternyata jalan yang kupilih benar."
Mereka jadi yakin dan balikan.
Paham?
Kalian berdua...
sudah lama saling mengenal...
dan pacaran dengan segenap hati.
Jadi, tunggu apa lagi?
Hidup itu tentang waktu.
Ini semua tentang waktu.
Dan sekarang, waktunya aku pergi ke toilet.
Maksudku, entah apa pun alasannya...
Seorang wanita... Tidak, Aku.
Ditinggal di hotel sendirian, itu tidak benar.
Sial. Bisa gila aku.
Sial.
Riasan mataku agak kuat, ya?
Ini bukan riasan gaya smokey, tapi mata pandaku.
Aku gak bisa tidur semalaman.
Benar,
harga diriku terluka...
karena kamu gak meresponku, tapi mari kita lupakan....
karena kamu belum sembuh total.
Tapi,
ninggalin aku dalam situasi itu beneran salah.
Kamu tau betapa menyedihkannya seorang wanita ditinggal sendirian di hotel?
Itu luka yang amat dalam.
Aku takut.
Apa?
Kemarin,
kita melewati batas yang seharusnya gak kita lewati.
Jadi, maksudku...
kenapa ada batas di antara kita?
Kamu pikir kita itu cocok?
Apa?
Semua orang yang melihat kita berpikir itu aneh.
Kita gak cocok bersama.
Kupikir aku akan berhenti...
mendapat pengobatan impotensi darimu.
Aku tahu itu didasari tekadku sendiri,
jadi, akan kuurus sendiri.
Maksudku, semuanya dimulai karena taruhanmu dengan Dokter Do.
Yang cocok untukmu itu bukan aku, tapi Do Ji Hyuk.
Dia cocok denganmu.
Semoga kamu bahagia dengannya.
Saat kamu menonton film romantis,
apa pemeran utama pria...
terlihat keren saat merelakan pemeran wanita ke pria lain?
Kamu tahu kenapa itu terlihat keren?
Karena pemeran utama pria diperankan oleh aktor tampan.
Dalam kehidupan nyata, itu tindakan yang menyedihkan.
Kamu masih akan bertindak sangat menyedihkan?
Kamu akan melakukan hal bodoh macam itu?
Maaf.
Oke, aku mengerti.
Kemarin, aku tenggelam dalam suasana hati...
dan membuat kesalahan.
Jaga dirimu.
Bajingan kampret.
Bedebah bodoh.
Aku mengajarinya untuk ngomong apa adanya.
Tapi dia malah ngomong ngalor-ngidul.
Halo?
Ya, Ji Hyuk-ssi.
Di mana?
Kenapa di sekolah?
Kamu dapat tawaran untuk menjadi profesor?
Tidak.
Terus?
Kamu ingat waktu di sana? Di sana?
Tempat kamu memberiku perawatan darurat.
Ya inget, lah. Malah aku gak tahu kamu seniorku.
Aku banyak membual di depanmu.
Saat itulah aku jatuh cinta padamu.
Jangan bohong, ah.
Aku tahu kamu pacaran dengan banyak wanita setelah itu.
Tapi gak ada yang serius.
Aku cuma nunggu kamu putus sama pacarmu.
Kamu 'kan waktu itu punya pacar.
Aku bisa aja langsung nembak kamu.
Tapi aku gak bisa nembak karena takut kamu tolak...
karena kamu punya pacar.
Sembari menunggu, aku pacaran sama wanita lain...
biar gak keliatan jelas banget.
Aku pengecut, 'kan?
Kamu kesambet apa hari ini?
Aku gak mau lagi jadi pengecut.
Yang ingin kukatakan sekarang, mungkin agak memalukan dan kekanak-kanakan...
tapi ini dari lubuk hati yang terdalam.
Aku...
cemburu melihatmu goyah oleh Do Yong Sik.
Aku ingin berhenti bersedih saat memikirkanmu menikmati waktu bersamanya.
Aku juga ingin membuatmu bahagia.
Tapi jujur saja, aku tidak tahu caranya.
No comments yet. Be the first to leave one.