My Love Eun Dong

My Love Eun Dong (사랑하는 은동아)

Download Indonesian Subtitle

Release info

MyLveEunDng E09 WITH FrH indonesian
A Commentary by Mbah_Behel
Sorry OST no 4 kagak ada syairnya

Tags

other
Published on: 2015-06-27
Downloads: 25
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Saranghaneun Endonga Episode 9

Tempat inilah yang ingin kau datangi, Aku benar kan?

Kita turun?

Di sebelah situ...

Mari kita ke tempat itu.

Siapa tahu, ingatanmu akan kembali!.

Tangan ini, 10 tahun yang lalu pernah menggenggam tanganmu.

Mari..

Disanalah tempatnya.

Tempat ciuman pertama, aku dan Eun Dong.

Dahulu di tempat itu ada bilik telepon umum...

Kalau saja orang - orang tahu, di situlah tempat ciuman pertama Ji Eun Ho...

...mereka pasti takkan membongkarnya. Sangat disayangkan.

Tahukah kau, betapa liciknya dia?

Dia merayuku.

Aku yakin, itu bukanlah kesalahanku.

Saat aku memegang tangan Eun Dong, tiba - tiba hatiku berdegup kencang.

Kalau dipikir - pikir, kurasa Eun Dong sudah merencanakannya....

... agar aku melakukan itu .

Itu tidak benar. Jangan sembarangan menuduh seseorang.

Oh! Apa sekarang, kenanganmu itu, mulai kembali?

Bukan begitu. Aku cuma tidak yakin, Eun Dong seperti itu.

Aku pernah mengatakan ini di file rekaman itu.

"Oppa, kau boleh meluapkan segalanya." Dia merayuku dengan kata - kata itu!

Karena saat itu saat yang tepat.

Sekarang, bagaimana?

Apa?

Apa sekarang saat yang tepat?

Maksudku bukan begitu

Yang kubicarakan, tentang Eun Dong.

Bukan tentang diriku.

Apa perasaanmu tenang, saat kau mengatakan itu?

Meskipun kau tidak ingat kenangan itu ... anggaplah dirimu Eun Dong...

... mungkin kenanganmu akan kembali.

Saat kau mengatakan hal yang tadi kau terlihat sangat berbeda,

Jangan pernah lakukan lagi.

Kau masih tidak memahami bagaimana keadaanku. Karna bukan kau yang mengalaminya.

Bagiku, Eun Dong masih sangat asing... Kau mengerti?

Kau marah?

Ah, jangan begitu.

- Lagi pula aku... - Aku tidak marah.

Kau kira aku ini sama seperti Ji Eun Ho?

Apa? Apa maksudmu!!

Apa maksudmu.. aku ini mudah marah, benar begitu?

- Apa itu mengganggumu? - Menggangguku...!

Bukan begitu, maksudku... sebenarnya aku...

Ji Eun Ho?

Ji Eun Ho?

Tempat ini, tempat makan yang sering ku datangi bersama Eun Dong..

Samgyetang di sini sangat enak..

Bagaimana duduk di situ?

- Selamat menikmati. -Ya.

Aku akan melakukan apa yang kulakukan waktu itu.

Mungkin ini bisa membantumu memulihkan ingatanmu..

Biasanya aku makan ini dengan nasi..

Aku tahu.

Sekarang, makanlah.

Eun Ho, kau tidak makan?

Aku ada syuting.

Karena besok "take" adegan makan, jadi perutku sengaja kukosongkan, agar bisa total memerankannya.

Kau tahu cincin ini, kan?

Aku bersusah payah untuk menemukannya.

Setelah itu, lalu kaupun menghilang.

Ternyata ceritamu itu sungguhan.

Saat aku mendengar kisah itu, kufikir itu bohong.

Makananmu akan dingin. Cepat habiskan.

Pelan - pelan saja, makannya.

Eung Dong ku, mudah mengalami gangguan perut.

Penulis, kalau Hyung ada bersamamu, katakan padanya "cepat kembali ke lokasi syuting."

Di sini sudah mulai menggila. Tolonglah.

Ini dari manajermu. Cepat pergilah! Kenapa kau seperti ini?

Kau menyuruhku untuk cepat pergi.

Aku baru saja makan, mubazir kalau ditinggalkan.

Hello!

Jae Ho!

Ya, Dokter.

Sedang apa? Besok hari Sabtu.

Maukah kau membawa keluargamu, berpiknik bersama kami?

Terima kasih.

- Hello - Ya?.

Kurasa besok hari akan cerah, aku yang akan menyiapkan makanan.

Menurutmu apa aku bisa?

Jae Ho! Ada apa denganmu?

Dokter...

Jung Eun

... bersama pria lain.

Tapi...

walaupun aku sangat marah,

...aku tidak bisa membenci Jung Eun.

Kurasa aku bisa tidur nyenyak malam ini.

Pergilah.

Kau pulanglah terlebih dahulu.

Ya, hati hati lah di jalan.

Kau suka padaku?

Benar, kan? Kenapa kau lakukan....

Pria itu...

Singkirkan dia.

Direktur Jo, dia tidak mencintaimu.

Tahukah kau, kau sudah melampaui batas?

Aku tidak suka Direktur Jo, menjadi jahat karena dia.

Biarkan aku yang jadi orang jahat. Biarkan aku...

... yang mengotori tanganku.

Kau cukup, pura - pura tidak mengetahuinya.

Aku yakin kau menganggapku sebagai wanitamu.

Maaf.

Jangan... suka pada diriku.

Hanya karena aku tidur denganmu bukan berarti aku menyukaimu.

Aku tahu itu.

Untuk sementara... aku tidak ingin melihatmu..

Aku ingin fokus pada pekerjaanku.

Pergilah.

Besok kau tidak akan pergi, kan?

Dokter Park Hyun Ah mengundang kita sekeluarga untuk piknik di Lake Park.

Besok?

Ya, besok.

Baiklah, kita pergi..

Ayo kita bersenang - senang, melepaskan penat.

Menyenangkan.

Hyeong!

Hyeong! Ada badai di Pulau Jeju, yang berasal dari Laut Selatan.

Badai itu memporak porandakan tempat lokasi syuting.

Nanti, mereka akan menghubungi kita..

Hyeong dengar, kan?

Apa Hyeong bertemu dengan penulis?

Berhati-hatilah. Satu foto bisa mengakhiri karirmu.

Kita tidak syuting hari ini, kan?

Cuaca yang cerah!

Cuaca seperti ini, cocok untuk berpiknik.

Makan Kimbap, makan ayam...

Kalau saja aku bisa melakukan segala keinginanku

Bukankah itu menyenangkan?

Kau ini seperti anak anak saja.

- Hyung, mau kemana? - Jangan ikuti aku!

Ya?

Hello, Ahjusshi!

Ra Il! Jangan lari, nanti jatuh.

-Halo! -Halo.

Jangan lakukan itu pada ayahmu. Ra Il, masuklah ke dalam mobil.

Oke!

Jangan begitu pada ayahmu.

Ra Il, cepatlah masuk ke mobil.!

Ini Aku. Mari kita bertemu.

jadwal syutingku dipindahkan

Saat ini, aku harus pergi ke suatu tempat bersama keluargaku..

- Temuilah aku. - Aku tidak bisa.

Aku...

Ada yang ingin kutunjukkan padamu.

Nanti, aku akan menghubungimu.

- Semua sudah Siap. -Ah, ya.

Hati-hati, Ra Il!

Wow! Ibu aku suka dengan tempat ini.

- Ayah, cepatlah! - Yeah, terima kasih!

Hey, Choi Ra il awas nanti jatuh!

Ra il jangan lari!

Ayah, cepatlah!

Wow!

- Hei, Choi Ra Il! - Ya!

Ji Eun Ho

- Halo? - Aku rindu padamu.

Aku ada di parkiran. Aku akan menunggumu.

Jung Eun, cepatlah kemari!

Oh, aku akan pergi ke suatu tempat.

Aku akan segera kembali.

Jung Eun.

Ra Il!

- Halo, Ra Il. - Halo!

- Kau datang juga - Cuacanya cerah.

Kau benar. Tapi di mana Jung Eun?

Dia bilang, dia harus pergi ke suatu tempat.

Dia akan datang.

Ya, kita pergi?

Min Ah!

- Baunya harum, cobalah. Yeah, ini harum.

Ayo kita ke sana!

Tahukah kau, apa yang akan kulakukan pertama kali kalau aku bisa berjalan kembali?

Berjalan tanpa alas kaki seharian.

Berjalan sampai kakiku berdarah - darah.

Jae Ho, Kau pasti akan bisa berjalan kembali.

Kalau aku bisa berjalan kembali,

akankah Jung Eun tetap bersamaku?

Aku rela mengorbankan hidupku hanya demi tetap bersamanya.

Di hari pemakaman ayah Min Ah,

.. satu - satunya keluargaku yang datang, hanyalah oppaku.

Saat aku menikah, seluruh keluargaku menentangnya.

..dan satu satunya yang mendukungku hanyalah oppaku..

Kami berdua sangatlah dekat.

Lalu saat ini oppaku sedang jatuh cinta.

Seharusnya aku mendukungnya.

Ini tidak mungkin.

- Kenapa? - Karena ini egois.

Tidak perduli ada yang terluka atau tidak.

Dia tetap terus memikirkan wanita itu..

Kurasa itulah yang terjadi saat seseorang jatuh cinta.

Aku tahu yang dirasakan oleh oppamu.

Jung Eun,

sepertinya dia tidak akan kembali!

Aku ingin melakukan banyak hal, dengan Eun Dong.

Saat aku menemukannya,

Aku ingin jalan berdua dengannya,

pergi kencan dengannya,

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left