The first 200 lines.
Fotonya sama persis.
Itu berarti...
Astaga. Ibu Yang.
Nenek, kau baik-baik saja?
Tolong aku.
Ya.
Ibu Yang.
Kau akhirnya akan bertemu dengan putramu yang sangat kau rindukan.
Kau harus tetap sadar.
Baik.
Aku harus tetap sadar.
Keinginanku akan terwujud. Aku tidak bisa kehilangan kesadaran saat ini.
Tae Yang.
Ayo pergi menemui ayahmu.
"Episode terakhir"
Bagaimana mungkin?
Apa ini?
Ini uang, yang sangat kau sukai.
Aku memberikan apa yang kau sukai. Kenapa wajahmu seperti itu?
Apa kau mengharapkan sesuatu yang lebih besar? Apa kau kecewa?
Jangan berbelit-belit. Katakan saja yang sebenarnya.
Apakah ini benar-benar 7,5 juta dolar?
Dari mana kau tiba-tiba mendapatkan uang sebanyak ini?
Kau menyuruhku untuk membayar obligasi konversi sampai jam 6 sore hari ini.
Itulah sebabnya aku mempersiapkannya tepat waktu. Kenapa kau mengeluh lagi?
Jawab aku. Dari mana kau mendapatkan uang ini?
Kudengar investor China menolak bertemu denganmu jam 5 sore tadi.
Darimana kau mendapatkan ini?
Kau pernah mendengar tentang "Sekali dalam seumur hidup", bukan?
Kita akan bertemu seseorang yang berharga sekali seumur hidup.
Kupikir itu kau.
Setelah kau mengkhianatiku,
kupikir aku tidak akan pernag bertemu dengan orang seperti itu.
Beberapa saat yang lalu, aku berkecil hati karena investor terakhir...
...menolak bertemu denganku seperti yang kau katakan.
Aku bertemu dengan orang yang berharga itu.
Aku berterimakasih pada orang yang menyelamatkanku secara ajaib.
"Sekali dalam seumur hidup"?
"Orang yang berharga"?
Siapa itu?
Siapa yang menghancurkan masa depanku?
Siapa dia?
Astaga.
Ibu Yang.
Apa yang dia lakukan di sini?
Apa kau ingat aku?
Itu...
Tadi pagi,
kita bertemu di agensi yang menemukan anak-anak...
...yang diadopsi di luar negeri, 'kan?
Apa yang wanita tua ini bicarakan?
Ibu Yang.
Katakan padaku. Kau ingat itu, 'kan?
Kau bilang kalau anakku, yang bernama Jay Young,
bunuh diri setelah bisnisnya bangkrut...
...tiga tahun yang lalu. Kau mengatakan itu, bukan?
Jay Young?
Katakan padaku!
Maaf, aku tidak mengerti apa yang baru saja Anda katakan,
tapi ini bukan tempat untuk membahas masalah pribadi, jadi silakan pergi.
Apa yang kau lakukan? Antarkan dia keluar.
Mari aku antar keluar, Bu.
Kau! Dasar brengsek.
Kau tidak lebih baik dari seekor anjing.
Nenek tua ini pasti telah kehilangan akal sehatnya. Apa yang kau...
Apa? Apa yang kau katakan, penyihir?
- Apa kau marah? Berani-beraninya kau memukulku? - Jangan sentuh dia.
Ibu Yang, tolong beritahu aku apa yang terjadi disini.
Siapa nama anakmu?
Nama bahasa inggrisnya...
...adalah Jay Young
Nama koreanya adalah...
Dia diadopsi dengan nama Eun Jo.
Tapi nama aslinya...
...adalah Ha Eun Jo.
Ini aku. Apa kau ingat aku?
Ini aku. Ini aku. Apa kau ingat aku?
Ibumu meninggal beberapa bulan setelah melahirkanmu.
Aku mulai bekerja di rumahmu sebagai pengasuhmu,
jadi aku membesarkanmu.
Aku menyuapimu dan memberikan ASI.
Saat kau tidur siang di pangkuanku,
Aku bahkan menyanyikan sebuah lagu untukmu.
Teruslah berjalan.
Bagaimana bisa jalan setapak ke kota...
...menjadi pembatas di antara kita?</i.
Eun Jo.
Bagaimana penampilanku? Apa aku terlihat keren?
Noona... Noona.
Kau Ok Chun Noona?
Kau Chun Ok Noona?
Ya, aku Chun Ok Noona.
Kau bisa mengingatku? Aku Chun Ok Noona, Eun Jo.
- Ini aku. Ini aku, Eun Jo. - Bagaimana...
Noona.
Benarkah kau Nonna?
Sayangku, matamu tidak berubah.
Aku sangat menyesal.
Eun Jo, aku sangat menyesal.
Itu terjadi saat kau masih kecil.
Ada bangku panjang di stasiun kereta.
Kau sedang tidur di bangku cadangan.
Aku meninggalkanmu di sana dan melarikan diri. Aku meninggalkanmu.
Aku meninggalkanmu.
Noona!
Noona!
Noona!
Bagaimana ini?
Noona!
Eun Jo, maafkan aku. Aku yang salah.
Akulah yang meninggalkanmu saat kau masih sangat kecil.
Noona.
Kau ingat apa yang kau katakan saat aku menemuimu tadi malam...
...untuk memintamu berinvestasi di perusahaanku?
Ya.
Kau bilang kau hidup dengan susah payah...
...setelah kehilangan anakmu.
Kau bilang kau ingin menunjukkan padanya...
...bahwa kau hidup dengan tekun untuk mewujudkannya.
Kau bilang kau menabung setiap sen,
agar kau bisa membantu putramu jika memiliki masalah keuangan.
Kau sudah menjalani hidupmu dengan keyakinan seperti itu.
Bagaimana aku bisa membencimu?
Noona, di tanah sepi itu,
saat aku ingin mengakhiri hidupku,
Noonalah yang menghidupkanku kembali.
Saat aku masih kecil, Noona merawatku,
memberiku pakaian, dan memberiku makan.
Kenangan cintamu padaku...
...membantuku bisa menjadi sekarang ini.
Biarkan aku melihatmu.
Noona.
Aku merindukanmu.
- Aku merindukanmu. - Sayangku.
Terima kasih telah bertahan hidup, sayangku.
Eun Jo, terima kasih telah bertahan hidup.
Sayangku. Sayangku.
Terima kasih sayang.
Noona.
Terima kasih telah bertahan hidup.
Eun Jo.
Di mana aku meletakkan HP-ku?
Apa di mobilku?
Ayah, ada apa?
Ru Ri pasti khawatir sekarang.
Aku akan meneleponnya. Aku tidak membawa HP-ku.
Hubungi dia, dan katakan padanya apa yang terjadi.
Jangan khawatir. Kenapa Anda tidak masuk bersamaku?
Ayahku mungkin ingin mengucapkan terima kasih.
Tidak, aku yakin banyak yang mereka ingin bicarakan.
Kau tahu, aku berusaha mengumpulkan 7,5 juta dolar...
...seharian tanpa istirahat.
Aku lelah.
Terima kasih, Aboenim.
Terima kasih banyak.
Namamu ada di dalam bukti, jadi jangan menimbulkan masalah lagi...
...dan selesaikan ini sendiri.
Jika ibumu mendapatkan perusahaan itu,
kau akan menjadi lebih kaya.
Tapi jika kau menghentikannya,
Ketua Kevin akan melihatmu secara berbeda.
Kita harus bertemu.
- Direktur Lee. - Tutup mulutmu!
Aku berusaha menahan diri untuk tidak membunuhmu sekarang.
Ada apa?
Aku akan mengatakan semua...
...yang ingin kau ketahui.
Baik. Aku akan ke sana sekarang.
Kau mau kemana?
Direktur Jung.
Melihatmu sudah mengemasi barangmu, apa kau mengundurkan diri?
Karena Goldman mengambil alih?
Ingat apa yang kukatakan kemarin?
Aku akan mendukung keputusanmu apapun yang terjadi.
Kau bisa melindungi perusahaanmu saat aku meninggalkan sisimu.
Jadi maksudmu, aku harus menikahi Joo Ae Ri...
...seperti yang diinginkan ibunya.
Terima kasih.
Sebenarnya, aku datang untuk mengatakan itu.
Aku merasa jauh lebih baik karena kau mengatakan itu.
Pulanglah ke rumah. Terima kasih atas kerja kerasmu.
Aku akan menghubungimu jika kami mempekerjakan karyawan dengan pengalaman.
Tunggu. Tunggu.
Aku akan memberimu uang pesangon.
Tunggu...
Aku tidak percaya padamu.
Bagaimana kau bisa memutuskanku...
...bahkan tanpa mengedipkan mata?
Aku mencintaimu dengan segenap hatiku.
Bagaimana kau bisa putus denganku dengan mudah?
Aku tidak berharap kau menangis untukku,
tapi bukankah seharusnya kau berpura-pura menghentikanku?
Kau membuatku bingung.
Aku benar-benar bingung.
Aku putus denganmu karena kau menginginkannya.
Kenapa kau marah?
Lupakan. Aku tidak akan bertemu denganmu lagi.
Semoga hidupmu bahagia.
Tunggu.
Kenapa?
No comments yet. Be the first to leave one.