Release info

Live Your Own Life S01E01 WEB-DL-DramaDay / VIU / dll
A Commentary by MaulanaZxZ
From Retail - [1:06:46] Resync ke WEB-DL DramaDay / VIU | Sub Indo by VIU

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2023-09-17
Downloads: 26
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode Satu"

"Pukul 4.00"

Ibu, aku berangkat kerja!

"TS Fitness"

Tiga, satu, dua.

Tiga, satu, dua.

Baiklah.

Turunkan.

Kamu melakukannya dengan baik.

Lima dan buang napas.

Enam, buang napas.

Tujuh, buang napas.

Empat.

Lima.

Enam.

Jangan tonjolkan pinggulmu. Fokuskan berat badanmu di kakimu.

Lagi.

Bos.

Aku harus tiba di Pusat Pelatihan Nonsan pukul 14.00.

Haruskah kamu membuatku berlatih sekeras ini di hari aku mendaftar?

Kamu harus bersiap untuk kemah pelatihan.

Lagi.

Aku harus melakukan ini seharian setiap hari di militer.

Turun perlahan dan tutup tulang rusukmu.

Tarik napas saat turun.

Pinggulmu mencuat. Gunakan otot perutmu.

Aku lebih suka menjadi tentara.

Otot perut!

Itu dia.

Sepuluh lagi.

Sebelas.

"California"

Delapan, tujuh, ayo.

Delapan. Angkat. Angkat!

Sembilan. Ayo, cepat.

Angkat. Angkat!

Luar biasa. Kerja bagus, Bung.

- Bagus. Istirahatlah. - Baiklah.

Sabtu adalah sesi terakhir kita.

Ya. Terima kasih untuk semuanya.

Kamu sungguh akan kembali ke Korea?

Ya.

Kukira kamu bilang akan menjadi profesor.

Kamu pasti hebat. Kenapa kamu menyerah belajar?

Ada masalah keluarga. Aku harus kembali.

- Keluarga yang paling penting. - Ya.

Kamu masih akan terus berolahraga, bukan?

Ya. Aku sudah menemukan pusat kebugaran.

Kamu memang penggila pusat kebugaran.

Tapi, kamu tahu,

aku tidak akan bisa mendapatkan pelatih yang lebih baik darimu.

Itu manis sekali.

Aku yakin kamu akan menemukan pelatih hebat lainnya.

Suatu kehormatan bisa bekerja denganmu, Tae Ho.

Semoga berhasil, Kawan.

Ya. Terima kasih banyak, Peter.

Ya, tentu saja.

"Panggilan internasional"

Ini Kang Tae Ho. Aku meneleponmu.

Aku naik pesawat malam ini.

Aku ingin bertemu begitu tiba.

Orang-orang akan tahu. Aku lebih suka suite daripada ruang santai.

Ya. Aku akan menelepon begitu mendarat.

Sampai jumpa.

Hormat!

Hormat.

Pelatih tersayang dan kuhormati, Nona Lee Hyo Sim.

Aku akan kembali setelah menjalani wajib militer.

Baiklah. Jaga dirimu dan tetaplah sehat.

Jika kamu masih belum punya pacar saat itu,

kamu milikku.

Beraninya kamu.

Sampai jumpa.

Sampai jumpa. Jaga dirimu,

dan teruslah berolahraga selagi kamu di sana, ya?

Baiklah.

- Jangan. - Lepaskan dia.

Lepaskan!

Kamu tidak tahu Pak Choi milikku?

Bagaimana bisa dia milikmu?

Dia tidak suka orang aneh sepertimu!

Aku yakin kamu sudah menyuntikkan banyak filler ke wajahmu.

Aku aneh?

Kamu sedot lemak setiap tahun,

jadi, kenapa repot-repot berolahraga?

Sedot lemak?

Dasar penyihir!

Kamu tidak tahu betapa kerasnya aku berolahraga!

Sial!

Bisakah kamu berhenti? Lepaskan.

Astaga. Mereka berdua sangat kuat.

Bahkan pelatih yang sudah berlatih bertahun-tahun

tidak bisa memisahkan mereka.

- Sial. - Lepaskan!

Tidak.

Ini sebabnya aku suka datang ke sini.

Bukankah ini luar biasa?

Sayang.

Katakan sesuatu.

Apa katamu?

Dia mendaftar denganmu lebih dahulu,

tapi dia jarang datang.

Kamu bilang aku bisa mengambil tempatnya.

Kamu bilang begitu.

Saat kita pergi ke Misari dan makan belut panggang.

Saat itulah kamu bilang begitu.

Apa? "Sayang"?

Misari?

Belut panggang?

Aku berhenti.

Bu.

"Lee Chu Ryeon"

Lee Chu Ryeon.

Sun Soon. Ayah Hyo Sim datang.

Ayo.

Astaga.

Sayang, sarapan sudah siap.

Aku membuat makerel rebus kesukaanmu.

Ini makanan sehat.

Sial.

Mereka berdua tinggal bersama dan bahkan menggantung

plakat di pintu.

Tidak, kamu dahulu.

Ayolah.

- Sial! - Apa yang kamu lakukan?

Dasar penyihir!

Apa yang kamu lakukan?

Kamu mencuri kekasih orang lain!

Astaga!

Ada apa denganmu? Siapa kamu?

Siapa kamu?

Siapa kamu?

- Astaga. - Astaga.

Halo?

Apa ini polisi?

Jinsung-ri nomor 13.

Astaga.

Ya. Baiklah.

Kumohon, Pak.

Aku tidak punya hubungan dengannya.

Aku tetangganya di atas

yang ikut karena dia memintaku.

Aku sama sekali tidak berhubungan dengan keluarga Hyo Sim.

Aku wanita tua yang rendah hati.

- Bisakah Anda diam? - Astaga.

Jelaskan diri Anda di kantor polisi.

- Astaga. - Masuklah.

- Hati-hati melangkah. - Astaga.

Masuklah. Baiklah.

Cepat masuk.

"Gerbang Masuk Baekmoon-ri"

"Baekmoon-ri Desa Yeonansan"

Ini masih cukup panas.

Aku khawatir musim panas makin panjang.

Ibu harus menjaga diri di saat seperti ini.

Aku punya kabar baik.

Dia akan...

Maksudku, putra sulung Ibu

akan diangkat menjadi pimpinan Grup Taesan

di rapat direksi.

Aku datang untuk mengatakan itu.

Atas izin siapa?

Ibu selalu bertindak sesuka Ibu.

Sudah saatnya Ibu merelakan semuanya.

Lalu kenapa?

Kamu mengurung ibu di sini agar bisa berbuat sesukamu?

Sudah wajar putra sulung Ibu menjadi pimpinan.

Tapi Ibu terus mau menyerahkannya kepada putra kedua Ibu.

Jika Ibu tidak menimbang putra Ibu seperti itu,

Ibu tidak akan berakhir di sini.

Ibu hanya bisa menyalahkan diri Ibu karena tidak bijaksana.

Dasar berandal.

Sebelum Ayah meninggal,

dia selalu membodohi putra sulungnya.

Akulah yang mengubah si bodoh itu menjadi pimpinan.

Ibu harus berterima kasih kepadaku.

Pergilah.

Ibu tidak mau melihat wajah kurang ajarmu.

Lihat diri Ibu.

Ibu sudah terkurung di sini selama tiga tahun,

tapi Ibu masih terlihat dengki.

Sulit dipercaya.

Ibu mengejutkanku setiap kali aku melihat Ibu.

Apa?

Sudah waktunya Bu Choi minum obat.

Benar. Waktunya minum obat.

Berikan itu.

Ibu.

Minum obat Ibu.

Bukankah Ibu akan merasa lebih nyaman untuk tidur?

Aku tahu duduk di sini dalam keadaan sadar hanya menyakitkan.

Setelah kematian Ayah, Ibu terkurung di sini

selama tiga tahun karena putra dan menantu Ibu.

Itu pasti memalukan.

Lagi pula, Ibu pernah menjadi istri pimpinan

dan menguasai Grup Taesan.

Ibu ingin aku mengatakannya dengan cara yang baik?

Cucu Ibu akan menikmati berselancar

di pantai hangat di California.

Pikirkan Tae Ho.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left