Peaky Blinders

Peaky Blinders

Download Indonesian Subtitle

Season 6

Release info

Peaky Blinders S06 720p BluRay x264-CARVED
A Commentary by M.Nabhan
Netflix Retail, Resync for Bluray

Tags

BluRay
x264
720p
720
Published on: 2022-07-31
Downloads: 552
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Arthur keluarkan pelurunya.

Saat kembali.

Katanya kau berhenti di persimpangan untuk muntah.

Kau bahkan bukan prajurit lagi.

Kau tak periksa senjatamu.

Kau bukan prajurit, kau pengecut.

Kudengar kau menarik pelatuk.

Membiarkan keluargamu tanpa berpamitan.

Jika masih perlu jalan keluar,

ini ada enam peluru.

Ibu...

Kau dibiarkan lewat.

Aku tak dibiarkan lewat.

Seolah-olah akan ada akibat lain.

Halo.

Tn. Shelby, kurasa kau penasaran

tentang siapa yang mencegah pembunuhan semalam.

Jika melihat keluar jendela, ada bendera gencatan senjata.

Itu unit sukarelawan

membawa mayat kalian agar kau bisa mengirim mereka ke surga sesuai caramu.

Operasi semalam dilakukan prajurit

dari tiga brigade Dublin Tentara Republik Irlandia.

Kita harus jaga Tn. Mosley tetap hidup.

Kau cuma harus tahu itu.

Ketahui juga, menyelamatkan jiwa Mosley

tak cuma satu-satunya intervensi kami.

Kami membuat perubahan atas struktur organisasimu.

Sejak kau mulai membangun kerajaanmu,

kau mengandalkan penyangga.

Semalam kami tendang penyangga itu.

Sejak saat ini, kau akan mengandalkan kami.

Ketahuilah, Tn. Shelby, kematian orang-orangmu

adalah tanggung jawabmu,

karena kau selalu gagal memahami keterbatasanmu sendiri.

Ibu...

Ambisi dan strategi satu oranglah yang menyebabkan ini.

Aku bersumpah atas nama Tuhan,

apa pun yang terjadi, sebanyak apa pun kebohonganku...

kubalas dendam atas Tommy Shelby.

EMPAT TAHUN KEMUDIAN

PULAU MIQUELON

NEWFOUNDLAND - WILAYAH PRANCIS

Tuan.

Pulau Miquelon.

5 DESEMBER 1933

Komisaris berkata kita diberi dua jam. Seseorang bisa mati.

Jika itu aku, suruh mereka hubungi kakakku.

Aku datang.

Namaku Thomas Shelby. Aku memesan ruang rapat.

Semalam, pemabuk memecahkan jendelaku.

Merpati masuk ruang besar. Istriku sedang mengusir mereka.

Aku datang lebih awal, kutunggu.

Kau mau minum?

Aku minta segelas air.

Jendela pecah karena banyak orang di sini mabuk dan marah.

Begini...

Separuh pria di pulau ini cari nafkah menjual alkohol liar.

Separuh lagi memperbaiki perahu.

HARI KELAM DI MIQUELON PROHIBISI BERAKHIR TENGAH MALAM

Bawalah airmu ke aula.

Sebotol wiski lagi.

Kau bekerja untuk perusahaan wiski?

PERUSAHAAN SHELBY IMPOR & EKSPOR INTERNASIONAL

Aku di sini untuk urusan pribadi.

Di mana kau belajar bahasa Prancis?

Di Prancis.

Ya, aku belajar banyak hal di Prancis.

Di pulau ini banyak komisaris sepertimu berkeliaran.

Menutup gudang kami.

Membuat orang menganggur.

Jean-Claude, biarkan orang itu.

Sepuluh tahun kapal kami membawa wiski di President Roads hingga Boston.

Kini kami tak punya apa-apa.

Dan kau duduk di depan kami memesan air.

Apa itu lelucon?

Tidak.

Aku memesan air karena aku tak minum alkohol lagi

jenis apa pun.

Jean-Claude, sudahlah. Biarkan.

Kau, temanku,

akan bersulang.

Kau akan angkat gelasmu untuk orang miskin di Miquelon

yang kehidupannya kalian hancurkan.

Minumlah.

Hei...

Minum.

Kau tak boleh pergi dari bar

sebelum bersulang untuk warga Miquelon.

Baiklah.

Baiklah.

Aku paham, hari ini, dari semua hari, kau akan marah.

Namun jika kau baca kartuku alih-alih membakarnya,

kau akan menyadari, ini salah paham.

Aku sudah sangat sabar, melihat situasinya,

tetapi kau harus duduk

dan biarkan aku membaca koran.

Dia jagoan, bukan?

Sebelum jadi lebih jauh, biar kujelaskan.

Aku tak bersulang sebab empat tahun lalu aku bersumpah tak mau alkohol.

Sial!

Tidak. Jangan.

Sejak bersumpah tanpa alkohol, aku menjadi orang lebih tenang.

Ada apa?

Masuk.

Kadang, pada saat konflik pribadi,

aku bisa kembali ke caraku sebelumnya.

Jika ini akan terjadi sekarang, tentu

akan jadi hari kelam di Miquelon.

Para tamuku akan segera datang.

Aku harus menyiapkan ruangan.

Tunjukkan tempatnya?

Maaf, di mana Hotel Robert?

Mereka kira kita orang penyulingan yang mau ambil wiski kembali.

Kita terlambat.

Dia selalu lebih awal. Ayo.

Akan ada perang dan satu dari kalian akan mati.

Namun, yang mana, aku tak tahu.

Halo, Tommy.

Ada pria di sana yang sedang dijahit wajahnya.

Ada salah paham. Halo, Michael.

Entah harus berpikir apa saat melihatmu.

Ya? Kau berpikir apa?

Sejak ibuku wafat empat tahun lalu,

Tommy dan aku belum bicara.

Kita sangat sibuk.

Kau terlalu sibuk menghukum orang yang membunuhnya.

Michael, saat menghadapi musuh yang amat kuat,

kadang balas dendam perlu waktu.

Harus pilih saat yang tepat.

Saat itu akan tiba.

Kini kita punya minat bisnis yang sama.

Perselisihan akan larut seiring waktu dan kepentingan sendiri yang praktis.

Tommy, kami ingin mendengar ucapanmu.

Kunantikan bekerja denganmu lagi, Michael. Kau tampak bugar.

Kau juga.

Apa kabar keluargamu?

Proyektor ini hadiah dari Charlie Chaplin.

Dia mengirimnya jauh-jauh dari Hollywood. Duduk dan tonton filmnya!

Astaga. Tidak, Elizabeth, jangan begitu. Kau akan cedera.

Ya, hai. Apa ini Bell Tavern?

Jika ada Gipsi bernama Johnny Dogs,

bisa minta dia datang dan jemput anak-anaknya?

Ini Natal. Saatnya bersama keluarga.

Bu, aku sedang menonton itu.

Baik, Semuanya.

Kapan dia datang?

Kita mengadakan pesta Natal lebih awal

karena besok, aku, Charles, dan Ruby akan naik kapal besar ke Kanada.

- Kanada. - Menemui ayah mereka.

Kami memberi tahu Sinterklas tentang pesta itu

dan dia bawakan semua hadiahnya.

Ya!

Kubalap kau!

Ada, di mana Sinterklas?

Entahlah. Seharusnya dia sudah datang.

- Ya. - Di mana kau, Sinterklas?

Aku tertembak.

Aku punya pistol. Sebaiknya kau lari!

Sebaiknya kau lari!

Tuan-tuan, ini hari terakhir Prohibisi.

Alih-alih dianggap akhir sesuatu,

aku yakin, bagi orang seperti kita, itu bisa menjadi

awal yang baru, peluang baru.

Peluang yang ingin kubagi dengan orang yang bisa kupercaya.

Selama dua belas tahun terakhir, para pria di pulau ini

telah mencari nafkah dari menyelundupkan wiski,

mulai berlayar dan menghindari patroli perbatasan Amerika.

Kini wiski akan menjadi legal,

perdagangannya dikuasai lagi oleh para kapitalis dari New York,

Boston, dan Toronto.

Namun, saat satu peluang ditutup,

ada peluang lain terbuka.

Kita bisa memanfaatkan sistem yang ditetapkan di Pulau Miquelon

dan tawarkan peluang melanjutkan kerja bagi awak kapal pilihan.

Namun kali ini dengan muatan berbeda.

- Kau mau kutuangkan? - Tidak.

Kini, sudah berakhir, pulau sialan.

Di pulau ini tak ada moral dan opini.

Hanya banyak kapal tanpa muatan dan tanpa tujuan.

Maka Miquelon digunakan untuk selundupkan wiski

karena ada di luar perairan wilayah Amerika

dan Kanada.

Secara teknis, ini wilayah Prancis.

FBI, RCMP tak punya yurisdiksi.

Kau dapat dari mana ini?

Aku membuat rantai persediaan

selama empat tahun ini dengan mitra di Belfast.

Kami putuskan sudah waktunya mendobrak pasar Amerika.

Itu, temanku, opium terbaik di dunia.

Langsung dikirim ke gudangku di Liverpool dari Shanghai.

Michael, jika mengenai soal ini, kau ahlinya.

Aku memercayainya.

Polisi Prancis bagaimana?

Aku berkomunikasi dengan Miquelon Prefect de Gendarme.

Kami berjuang di dua pertempuran Prancis.

Kami rekan seperjuangan.

Kutawari kameradku dua belas juta franc

jika kapal antara Miquelon dan Boston tetap berfungsi.

Kami harus ajukan tawaranmu ke Paman Jack di Boston.

Mungkin kita bertemu setelah kau bicara dengan Paman Jack,

More Indonesian subtitles for Peaky Blinders

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left