The first 190 lines.
Jang Geum, Oh My Grandma-
Pokoknya, ayo makan.
Anda telah menempuh perjalanan jauh. Saya menghargainya.
Baiklah kalau begitu.
Sudah datang.
Ini dia.
- Sudah selesai dilakukan dengan baik. - Ya, Mas San Hae.
Sekarang, mari kita nikmati.
Paman, San Hae harus mencicipi makanannya dulu.
- Saya lupa. - Iya.
Sekarang, ayo makan.
Baik.
Anda tahu, Jeong Sik memiliki keterampilan memasak yang hebat.
San Hae, bisakah kamu tahu apa yang ada di dalam makanan ini?
Ya.
- Di sini- - Maaf, Kakek.
Bisakah aku yang memberi tahu apa yang ada di piring hari ini?
Silakan. Kenapa kamu tidak memberitahuku?
Baiklah.
Saus ini terdiri atas cuka, jus lemon,
garam, cuka putih, dan...
sesuatu yang segar dan manis ... Apa, ya?
Kesemak. Itu kesemek.
Kesemek?
Ya, kesemek matang.
Kenapa kamu bisa bilang itu kesemek?
Aku bilang itu kesemek karena aku mencium bau kesemek.
Apakah kamu meragukan hidungku?
Kakek.
Dapatkah saya mencobanya lagi dan memberi tahu Kakek dengan tepat?
Silakan saja.
80g cuka. 10g lemon.
5g garam. 10g madu.
20g cuka balsam putih.
Ini bukan kesemek alami,
tapi 150ml Kesemek Sangju yang matang.
Itu mengagumkan.
Bagaimana kalau kita bertanya pada Jeong Sik?
Karena Jeong Sik yang masak, mari tanyakan siapa yang benar.
Mas San Hae yang benar.
Apa?
Kesemek?
Iya. Kesemek matang.
Kenapa kamu bisa bilang itu kesemek?
Aku bilang itu kesemek karena aku mencium bau kesemek.
Ini bukan kesemek alami,
tapi 150ml Kesemek Sangju yang matang.
Keterampilan tiga saudara ini...
selalu membuatku terkejut.
Benar, kan?
Meskipun saya yang melahirkan mereka, itu tetap sesuatu yang luar biasa.
Tahun 1506, Jungjong dari Dinasti Joseon.
Dae Jang Geum, seorang legenda juru masak kerajaan...
yang merebut hati keluarga kerajaan dengan keterampilan mutlaknya,...
dalam mengenali rasa dan keterampilan memasak terbaik di dapur kerajaan.
Itu bukan gula. Itu kesemek.
Kenapa menurutmu itu kesemek?
Maaf? Saya hanya mengatakan itu kesemek karena saya merasakan ada kesemek di dalamnya.
Kamu dilahirkan dengan keahlian mengenali rasa rupanya.
Ketika dia melihat betapa kagumnya orang-orang, dia tidak bisa menyangkal lagi...
bahwa dia memiliki kekuatan super yang luar biasa dan supranatural.
Halo, selamat datang.
Apakah Anda datang jauh-jauh ke sini untuk menyantap gukbap?
Gukbap ini hebat.
Perlu mengantri segala.
Baik.
Keturunannya yang mewarisi kekuatan supernya...
hanya membuat gukbap sederhana di sebuah kedai,
yang terkenal sampai ke Cina.
Kimchi, tolonglah.
Apakah kamu sudah kehabisan?
Selama era kolonial Jepang, polisi Jepang secara diam-diam datang berkunjung.
Kimchinya, tolong.
Mereka menerima kimchi sesuai urutan kedatangan.
Ini luar biasa.
Jika aku menyerah, apakah aku dapat menikmati ini setiap hari?
Katakan padaku.
Pemimpin wilayah utara yang mencicipi makanan keturunan sekali,...
Lebih cepat jika Anda segera menyerahkan senjata nuklir itu.
- Senjata nuklir? - Rumor mengatakan...
dia hampir menyerah pada senjata nuklir dan memilih bersatu.
Sejarah keluarga yang hebat dan rahasia ini...
diwariskan bahkan setelah 500 tahun.
Tetapi untuk beberapa alasan,
kekuatan super yang diturunkan hanya kepada satu keturunan...
terpecah di generasi kami.
Kekuatan mutlak yang tidak hanya bisa membedakan bahan,...
tetapi juga tempat asal dan rasio...
diwarisi putra tertua dari keluarga ini, aku, Han San Hae.
Kekuatan mutlak yang mampu mendeteksi...
bau dari jauh sampai ke tingkat debu halus di udara diterima oleh...
anak kedua yang lahir satu menit lebih cepat, Han Jin Mi.
Terakhir, keterampilan memasak mutlak yang membuat rasa terbaik...
bahan begitu terasa dengan satu sentuhan...
telah diwariskan kepada anak bungsu,
Han Jeong Sik,
dengan cacat kritis.
San Hae. Jin Mi. Jeong Sik.
Kalian memiliki keterampilan yang berharga,
tetapi kalian harus ingat bahwa itu juga berbahaya.
Untuk alasan itu, untuk menjaga tradisi keluarga kita,
apa yang harus kalian semua lakukan?
Untuk makan malam,
Kita harus makan bersama di rumah. - Kita harus makan bersama di rumah.
Kalian tahu apa yang akan terjadi jika kalian tidak mengikutinya, bukan?
Kalian mungkin akan mengalami kemalangan, jadi kalian harus ingat...
dan mengingatnya lagi.
- Iya. - Iya.
Itu benar. Sulit untuk makan tepat waktu saat ini,
tapi apa pun yang terjadi, kita harus makan...
makan malam bersama di rumah.
Itu adalah misi untuk kami tiga saudara kandung.
Sangat sulit.
Oh, Nenekku, Jang Geum-
Kenapa kamu bermain dengan hatiku tanpa izin ♥
Mataku, mataku, mataku, pundak, lutut, kaki XD
Sekali lagi!
Encore.
Apa yang sedang kamu lakukan?
Ya, ya, ya!
Selanjutnya, kamu Manajer Han.
Kamu harus bernyanyi juga.
Itu benar, Bro. Kau, kan, enggak punya istri yang sedang menanti di rumah.
Kenapa kamu selalu pulang tepat waktu?
Kamu akan bisa menemukan seorang istri...
jika kamu melihat sekeliling dengan hati-hati.
Bagaimana aku harus mengatakannya?
Seorang wanita dengan pengalaman bertahun-tahun...
dan sedikit riwayat pacaran.
Seseorang dengan hati lembut.
Aku ingin...
menjauh~~~
Apa itu tadi?
Manajer Han sangat lucu.
Dia akan pingsan. Katakan padanya untuk masuk.
Dia lucu.
Kapan dia menyiapkan ini?
Han San Hae, kamu bisa berhenti sekarang.
Kamu siapa?
Bernyanyi di dalam ruangan saja, tolong.
Han San Hae!
Lah? Ke mana dia pergi?
Hei.
Sudah waktunya?
Ke mana Kak Jin Mi pergi setiap jam segini?
- Meneketehe, deh. - Rumah.
Aku belum pernah melihatmu sebelumnya. Apakah kamu baru pindah?
Ya, saya pindah ke sana.
Cukup jauh.
Ini berat. Aku akan mengirimkannya ke rumahmu.
Aduh, itu tidak perlu.
- Ini bukan apa-apa. - Apanya yang bukan apa-apa?
Saya bisa membawanya sendiri.
Saya harap Anda bisa menjual banyak. Saya akan sering datang.
Baiklah.
Mengejutkan. Dia kuat.
Kuat!
Sudah selesai, ya.
Apakah kamu akan membuang kotak kosong?
Ya? Ini bukan kotak kosong, kok.
- Pak, ambillah beberapa buah persik ini. - Apa ini?
Kamu membawa kotak buah persik yang berat ini?
Kenapa kamu bisa begitu kuat?
Kamu seperti seorang atlet.
Bapak benar.
Saya dulu sangat kuat dan berolahraga begitu.
- Tapi sudah tidak lagi. - Ah, begitu.
Mengapa kamu membeli begitu banyak buah persik?
Ini hari pertama saya bekerja besok.
Saya akan membaginya dengan senior saya.
Tapi kenapa buah persik?
Nama saya Bok Seung Ah.
Apa? Apakah "bogsung-a" benar-benar namamu?
Bukan begitu, Seung Ah. Bok Seung Ah.
- Bok Seung Ah? - Iya.
Aku tidak akan pernah melupakan nama itu.
- Terima kasih atas persiknya, ya. - Sama-sama.
Kerja bagus hari ini.
Selamat tinggal.
Et dah. Apa itu tadi? Aku hampir menjatuhkan ini.
Kenapa dia terburu-buru?
Oh, buah persikku.
Astaga.
Oh, saya minta maaf.
- Gimana ini? - Apakah kamu baik-baik saja?
- Apa itu? - Oh, ya.
Buah persikku. Ya ampun.
Astaga.
Ini hilang tiga. Kemana mereka pergi?
- Arah jam 10. - Itu dia. Ya ampun.
No comments yet. Be the first to leave one.