The first 200 lines.
Dan itu adalah Elysium.
Bagaimana menurutmu?
Sangat bagus.
- Membuatku jadi rendah hati. - Sempurna.
Benar, 'kan? Sudah kuduga kau akan suka.
Aku bisa gunakan ekspansi ini untuk membuat perubahan sosial positif.
Di muka publik.
Memulihkan citraku. Berbuat baik untuk dunia.
Terdengar seperti kau berbuat baik untuk dirimu sendiri.
Kesempatan monetisasi tak ada habisnya.
Kita tak bisa dihentikan.
David, kita jadi seperti pendeta Katolik menaiki truk es krim yang dimodifikasi
yang bisa melaju hingga 321 km per jam dan lebih cepat dari polisi.
Aku tak akan berkata begitu. Jangan katakan itu.
- Kuterima. - Aku belum menawarkan apa pun.
Aku adalah pengode terhebat di generasiku,
tetapi bekerja dengan Poppy
bisa membantuku menjadi pengode terhebat di generasi mana pun.
Itu membuatku jadi rendah hati.
Ya, itu tak terdengar rendah hati. Apa kau dengar ucapanmu sendiri?
Poppy akan kembali, 'kan?
Ya, dia akan kembali.
Aku meyakinkannya agar bertahan di sini.
Lagi-lagi contoh dari kepemimpinanku yang efektif.
Kau menipu wanita hamil agar tetap bekerja
alih-alih tinggal bersama ayah dari anaknya yang belum lahir.
Tidak. Itu keputusan dia.
Berarti kau tak melakukan apa pun.
Apa bisa disebut efektif?
Dengar, aku tak punya waktu untuk membahas detailnya denganmu.
Intinya adalah Jacques dan Jean-Luc akan datang dari Montreal hari ini,
jadi aku butuh bantuanmu untuk membuat mereka terkesan.
- Bisa kulakukan. - Bagus.
Lalu aku butuh kau bicara dengan tim kreatif
dan beri tahu mereka kenapa para pemain gim akan suka ini.
Dengan rendah hati akan kulakukan.
Dan, Rachel, bisakah aku mengandalkanmu untuk tidak bicara?
Ya, seperti itu. Bagus. Aku senang semuanya suportif.
Aku akan berpindah.
Tujuan hidup utamaku adalah menjadi asisten Jacques dan Jean-Luc.
Itu adalah hasrat terbesarku, dan impian tergelapku.
Selalu kupikirkan setiap malam dan akhir pekan.
Sudah kupersiapkan selama berbulan-bulan,
dan hari ini, aku akan menuai apa yang kutabur.
Aku juga akan membantumu selama itu bisa membantuku.
Setelahnya, aku tak peduli kau hidup atau mati, David.
Akan kuterima.
Tim A kembali beraksi!
- Maaf, apa itu Tim A? - Kubilang jangan bicara.
Ketukan yang sangat khas.
Penampilan yang sangat khas.
- Apa ada lakban di rambutmu? - Apa tujuanmu kemari?
- Mau kulepaskan? - Tidak.
- Baik. - Kukira kau mengundurkan diri.
Bukankah seharusnya kau bermain golf dengan Jack Nicholson?
Jack Nicklaus.
Jack Nicklaus adalah pegolf terkenal.
Jack Nicholson adalah aktor terkenal.
Tetapi aku ingin bermain dengan mereka berdua.
Kenapa kau datang kemari?
Tidak. Pertanyaannya, kenapa kau di sini?
Bukankah seharusnya kau pergi ke Belanda?
Salah satu dari kita harus tetap di sini untuk Elysium.
Tidak harus.
Kita bisa sama-sama pergi,
dan sejujurnya itu yang terbaik untuk semua orang.
Tidak untuk Mythic Quest.
Mereka akan baik-baik saja. Malah akan lebih baik tanpa kita.
Bagaimana dengan ekspansinya?
Sesuatu yang telah kita kerjakan sepenuh hati.
Kau tak bisa menetap di MQ dan menderita,
bekerja sampai mati dan membenciku karena itu.
Aku sendiri tak bisa bertahan karena membayangkan duduk di mejaku
dan tak ada kau saat aku menengok ke kiri terasa seperti neraka bagiku.
Dan jika kau bisa jujur, kau akan mengatakan hal yang sama, 'kan?
Kenapa kau tak bisa berubah?
Sedikit saja.
Semua orang bisa.
Semua orang normal bisa.
Aku tak tahu!
Aku tak menghabiskan waktu di terapi seperti kebanyakan orang.
Milenial! Kalian mengacaukannya…
Dengar, aku berusaha melakukan hal yang benar
dan ternyata hasilnya malah kebalikannya.
Entah kenapa aku tak bisa melihatnya tetapi orang lain bisa.
Wah.
Akhirnya ada sesuatu yang tak bisa dilihat Ian Grimm.
Baiklah.
Sebenarnya itu agak lucu.
- Benarkah? - Ya.
Kau menggunakan motif yang telah kubuat di masa lalu
lalu kau gunakan padaku di momen penuh drama untuk meredakan ketegangan.
Jadi kurang lucu jika harus kujelaskan padamu, tetapi…
- Aku lucu. - Bukan itu yang kubilang.
Kubilang kau melakukan satu hal lucu, tak berarti kau benar-benar lucu.
Tetapi itu penting.
Kau membuat gim video, kita berdebat,
dan pada akhirnya, kau mengatakan hal yang lucu.
Itu mengakhiri siklusnya.
Yang artinya, sudah tak ada apa-apa bagimu di sini.
Bagaimana dengan Elysium?
- Kita biarkan ekspansinya mati? - Poppy.
Kau bilang itu hal terbaik yang pernah kita buat.
- Poppy. Poppy! - Kita tak bisa membiarkannya…
Itu hanya gim video.
Itu hanya gim video.
Kita sedang membicarakan soal kehidupanmu.
Kau tak perlu menjadi mesin lagi.
- Sial. Baiklah. - Baiklah.
Kenapa kau tak bisa meyakinkan seperti ini sebelumnya?
Sekarang aku harus mengemas ulang barang-barang ini.
Kau tak perlu mengemas ulang apa pun. David akan mengurusnya.
Bawa barang-barang penting saja dan ayo pergi.
- Barang-barang penting. Baiklah. - Ya.
- Astaga! - Yang benar saja!
Baik, mari mulai dengan sikat gigi dan mungkin obat kumur,
kita mulai dari sana.
Astaga.
Baik, satpam akan menghubungi saat Jacques dan Jean-Luc sudah masuk.
Apakah Tim A-ku siap?
Ini dia.
Halo.
Mereka sudah tiba. Ya.
Maaf, siapa?
Baik. Terima kasih.
Apakah Jacques dan Jean-Luc sudah tiba?
Tidak. Yang datang orang bernama Jean-Georges.
Apa? Siapa dia? Bos mereka?
Bukan. Orang yang jauh lebih berkuasa. Dia asisten mereka.
Tunggu, apa?
Jadi, mereka bahkan tak peduli untuk datang langsung?
Sebenarnya tak mengejutkan.
Jacques dan Jean-Luc jarang berbicara sejak perselingkuhan itu.
Mereka berselingkuh?
Tidak. Jacques meniduri istri Jean-Luc.
Atau sebaliknya.
Aku sendiri tak begitu memahaminya. Masalah antarsaudara bisa jadi kacau.
Mereka bersaudara?
Saudara tiri.
Jean-Georges adalah perantara mereka.
Mereka melakukan apa pun yang dia katakan.
Mereka sangat memercayainya.
Bagaimana cara membuat dia menyetujui ekspansinya?
Biar kutangani. Minggir.
Baiklah.
Dalam enam bulan terakhir,
aku telah menjalin persahabatan dengannya
- untuk merebut pekerjaannya. Ya. - Merebut pekerjaannya.
Bisa kumanfaatkan persahabatan baru ini selagi meraih kepercayaannya
agar aku bisa menusuknya lebih jauh lagi.
Dan meyakinkan dia soal ekspansi itu, 'kan?
Ya. Tentu saja.
Itu dia.
Bonjour!
Tidak. Jangan lakukan itu sekarang.
Aku minum Merlot dan menonton drama Korea semalaman. Suasana hatiku tak bagus.
Carol. Carol.
Dengarlah,
aku tahu apa yang terjadi padamu, menjalin hubungan dengan rekan kerja.
Dengan para penguji, lebih tepatnya.
Aku tak paham apa yang kau bicarakan.
Sungguh?
Anggap saja aku mencemaskanmu,
dan menurutku sebaiknya kau bicara dengan seseorang.
Bukan aku. Tetapi orang profesional.
Bagaimana jika kau bersikap profesional dan tak usah ikut campur urusanku?
Berteriak padaku soal masalah percintaanku.
Andai aku tetap di rumah dan menonton Extraordinary Attorney Woo.
Dia disalahpahami. Seperti diriku.
Aku tidak berteriak.
Bonjour.
Jean-Georges.
Josephine.
- Akhirnya kita bertemu. - Akhirnya.
Di sana, ikuti aku.
Kau menganggap itu barang penting?
Lampu?
Ini karya seni terbaruku.
- Bagus. - Benar, 'kan?
Apa artinya?
Coba tebak.
Itu kosong dan rapuh.
Terlihat indah, seperti… seperti cangkang indah dari suatu benda.
Mungkin seperti…
gelembung lucu yang bisa meletus setiap saat.
Bukan itu yang kumaksud.
Atau mungkin begitu?
Tak usah dengarkan aku.
Aku tak pandai menganalisis karya seni.
Tetapi jangan sampai dipegang oleh anak-anak,
mereka akan menghancurkannya.
Apa kau baik-baik saja?
- Apa kau akan melahirkan? - Tidak, aku tak akan melahir…
- Tidak, bukan itu. - Karena mobilnya baru dicuci.
Berhenti meneriakiku!
- Aku tak akan melahirkan! Ian. - Jika harus kubantu bersalin,
- bisa kulakukan. Aku bisa. - Ian. Kau tak akan membantu bersalin.
Aku hanya sedang berpikir karena ini terasa gila.
Benar, 'kan? Pindah ke negara yang belum pernah kudatangi
di trimester ketigaku.
No comments yet. Be the first to leave one.