Cop Car

Cop Car

Download Malay Subtitle

Release info

[BIRU]Cop Car 2015 Semua BluRay BDRip
A Commentary by DarkLoad
Ubah Suai dari Henry

Tags

bdrip
bdr
BluRay
BDR
Published on: 2015-09-17
Downloads: 53
Hearing Impaired: No

Malay subtitle preview

The first 200 lines.

Kemaluan.

Kemaluan.

Payudara.

Payudara.

Kemaluan.

Kemaluan.

Sial.

Sial.

bengong la.

bengong la.

bodoh.

bodoh.

Keparat.

Keparat.

Muka bodoh.

Muka bodoh.

Sudah berapa jauh kita berjalan?

50 mil.

Kurasa kita sudah hampir masuk hutan. Ayo.

Jangan sampai terkena karat.

Ayo!

Kukira itu sebuah panah.

Jalang.

Jalang.

Sial.

Sial.

bengong la.

bengong la.

Fuck.

Katakan. Fuck.

Itu sumpah serapah terburuk.

Sebenarnya, temanku, dia kelas delapan,

dia bilang itu hanya sebuah bahasa lain dari Rusia,

jadi tidak apa untuk menyebutnya.

Oh, lihat.

- Apa? - Lubang ular!

Akan kutinggalkan punyaku kalau-kalau mereka mencuba kabur.

idea bagus.

nak lihat trik sihir?

- Tidak mungkin! - nak?

Ya.

- Kita harus menyimpannya, lagi pula. - Oke.

Dua sentimeter per-hari.

Tunggu, kenapa tidak kau simpan dalam kantongmu?

Banyak pencuri. Ada dompetku dalam sini, juga.

- Anak sungainya pasti sudah dekat... - Menunduk!

Apa?

polis.

Kita bahkan belum pergi begitu lama.

- Kau benar. - Apa mereka melihat kita?

Kurasa tidak.

Kita boleh alihkan perhatian mereka.

Lempar ini di sudut paling jauh agar membuat suara.

Oh, sial!

- Kau mengenainya! - Oh, sial!

- Sial! - Aku mengenai kereta polis.

Ayo pergi!

Tunggu, tunggu, tunggu! Ada sidik jariku di benda itu.

- Punyaku, juga. - Oke. Pergi ambil.

Tidak nak.

Baiklah. Pengecut.

Tunggu.

Pergi lewat sana. Persembunyiannya lebih bagus.

- Tidak ada orang disana. - Mereka boleh saja sembunyi.

Ayahku bilang kadang polis menyimpan kereta kosong dekat jalanan

agar orang tidak akan ngebut karena mengira itu kereta polis yang betul.

Tapi disini tidak ada jalanan.

Apa kau melihatnya?

Aku tidak tahu. boleh saja yang mana pun. Ayo. Mari pergi saja.

Ku tantang kau untuk menyentuhnya.

kereta polis itu?

Tidak nak.

Jika aku melakukannya, kau juga ikut.

Oke.

- Siap? - Tetap waspada kalau-kalau mereka sembunyi.

Sekarang!

Oke.

Giliranmu.

Oh, sial, oh, sial, oh, sial!

Oh, sial, oh, sial, oh, sial!

Ayo, ayo, ayo!

Tidak mungkin!

Cepat, masuklah.

Masuk.

Nuh-uh.

- Kenapa? - Lihat.

Jadi?

Injak gas nya!

Banyak orang jahat di belakang kita!

Akan kutembak!

- Apa kau membunuh mereka? - Tidak, awas!

Kau membawa kita tepat ke arah jurang!

Tidak!

Mana sirenenya? Kita harus keluar dari sini!

Astaga!

Tidak mungkin.

Yang mana?

Yang besar?

Pas.

Apa kau tahu cara mengemudi?

Ya, aku tahu. di "Mario Kart."

Ya, aku juga.

- Aku dulu! - Tunggu!

cuba yang ini.

Bijok ah!!

Kenapa tidak nak jalan?

Ia bergerak. Ia bergerak!

Cepat, masuklah.

Kita akan dapat masalah!

Kita sudah kabur. Itu tidak penting.

Bagaimana jika ada orang lihat kita?

Beritahu mereka kita adalah polis.

idea bagus.

Ini adalah kereta polis kita sekarang.

- Oh, sial, oh, sial, oh, sial! - Oh, sial, oh, sial!

Oh, sial!

Tidak mungkin!

Ini kereta polis kita!

Ini kereta polis kita!

Ini kereta polis kita!

Ini kereta polis kita!- kereta polis!

Oh, sial.

Halo. Hei, hei, hei.

Hei, Miranda. Halo, Miranda.

Hei, Miranda.

Hei. Halo.

- Sambungan. - Hei, Miranda. Mitch Kretzer.

Hei, Sheriff. Semua baik saja?

- Kurang baik, aku khawatir. - Oh, tidak. Ada masalah apa?

Yah, kelihatannya aku mendapat masalah dengan radioku. Tidak yakin apa itu.

Maksudmu yang di kereta patrolimu atau yang ada di trukmu?

kereta patroli.

Aku mendapat semacam gangguan ganjil, mungkin saluran channel teruk yang memotong

atau para bocah itu pergi ke timur dengan pesawat remot kontrol mereka. Siapa tahu?

- Ada yang ganjil kau dengar? - Tidak, tidak, tidak sejauh yang ku pikirkan.

Aku berusaha mengontak korang para gadis. korang tidak mendengarnya?

Oh, tidak. Pasti tidak boleh tersambung.

Aku mengerti.

Kukira korang semua baru saja mengabaikanku.

- Tidak akan, Sheriff. - Oke, yah...

Akan ku periksa jika alat penerimanya yang bermasalah,

dan untuk saat ini, jika kau perlu menghubungiku,

bagaimana kalau kau telpon saja langsung ke HP ku?

Apa kau yakin tidak nak aku mengirim Gary kesana untuk memeriksa?

Tidak. Tidak. Akan kucuba untuk menangani ini sendirian.

- Baiklah. - Terima kasih.

Semoga harimu indah.

Ada permainan?

Tidak.

Sekarang aku.

kereta terakhir, ulangi.

- Apa yang harus kubilang? - Diamlah!

Mereka tidak boleh mendengar, kecuali aku menekan tombolnya.

Aku tahu.

Bilang polis sedang... polis sedang...

polis sedang meminum milkshake diare.

polis sedang meminum milkshake diare dan kemudian bwang air dobel.

- Bilang "sial." - Oke.

Ini sambungan. tolong ulangi.

Tunggu. Tapi mereka akan tahu kita bukan polis.

Ya, kau benar. Mereka pasti mengenal semua suara polis.

Boleh aku mengemudi?

Ia tetap jalan bahkan saat aku melepas kakiku dari pedal. Lihat.

- Kenapa ia melakukan itu? - Aku tidak tahu.

Aku tahu. Kau lompat keluar dan lari keliling,

dan aku akan akan pindah kursi dan bilang, "Cepat, naiklah!"

Oke. Satu, dua, tiga, ayo!

Tadi itu Bijok ah!!

Ada banyak barang di belakang sini.

- Apa yang harus kulakukan? - Apa?

Lihat.

Itu sebuah jalanan yang betul. Kita boleh berkendara lebih cepat di jalanan yang betul.

Haruskah aku menerobos lewat gerbang?

Tidak.

Biar aku saja.

- Sial. - Apa itu merusaknya?

Pasti terbuat dari titanium.

- bolehkah kau buka gemboknya? - Tidak.

- cuba tabrak dengan kereta. - Oke.

Itu bekerja.

Sedikit lebih jauh.

Aku menekannya sekuat tenaga.

Itu bekerja! Injakkan kakimu dalam-dalam...

Astaga!

Oh, sial!

- Tadi itu Bijok ah!! - Ya, itu sangat Bijok ah!.

Mari lihat kita boleh seberapa cepat.

Ya, baiklah.

Oke, naikkan kecepatannya ke 100.

Berapa kecepatanku sekarang?

Biar kucuba.

Ia masih tidak nak berhenti.

Oh, aku tahu. Tarik tuas itu.

Oke, R berarti mundur dan P berarti berhenti.

Masuk akal.

Ini sangat Bijok ah!!

Awas!

Ya!

Persetan kau, Marcie!

Ya.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left