The first 200 lines.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
Sebelumnya di Dynasty:
Bagaimana jika aku bertanggung jawab atas kematian ibuku?
Bagaimana jika ayahmu tahu itu, dan dia mau aku dapat ganjaran?
Shelly Duncan?
Aku kenal Adam. Kurasa dia berbahaya.
Kontrak sudah kukirim.
Asetku kujadikan agunan.
Logika Eric memberi kita pinjaman itu.
Itu pendeta yang tidur dengan Cristal.
- Kau masih ingin menikah denganku? - Tak hanya menikah.
Aku ingin bersamamu tiap hari setelahnya.
Percayalah tak ada orang yang akan memisahkan kita.
Mesin taman berisik seharusnya dinyalakan setelah pukul 10.00.
Sekalipun untuk pernikahan kita?
Itu hari ini?
Bicara soal itu, kau harus pergi dari sini sebelum ada yang sadar
aku tidur dengan pengantin pria dan kita akan mendapat kesialan.
Setelah malam makan yang kacau,
kupikir kita tak memedulikan tradisi lagi.
Mungkin kau benar. Dengan Sam yang akan menikahkan,
kita sama saja mengabaikan tradisi.
Kau mencatat percakapan kita?
Ini janji pernikahanku.
Karena tak ada lagi tradisi, kau mau dengar?
Tentu tidak.
Sebagian hal masih suci.
Lagi pula, aku tak mau bosan saat upacara.
Terima kasih atas kepercayaannya.
Jangan sedih begitu. Aku yakin tulisanmu bagus.
- Pergilah agar janjiku bisa kubuat. - Baik.
Sampai jumpa di altar.
Tak boleh mencium.
Kirimkan aku bukti penjualan dan pengiriman.
Bagus. Kita sepakat.
Sebanyak 600.000 barel lagi aman. Di mana posisi kita?
Kita punya 8,2 juta barel.
Butuh dua juta lagi untuk memenuhi pesanan.
Kau beri Ayah siang ini untuk mendapat 1,8 juta sisanya?
- Itu mudah. - Dari mana akan Ayah dapatkan?
Pemasok bernama Cliff Wilson. Belum Ayah hubungi.
Dia pasti bisa memenuhi sisanya untuk kita.
Kirim minyaknya ke Accordion, terima pembayaran,
kita bayar utang sebelum jatuh tempo, empat jam dan 40 menit lagi.
Jika tidak, bank akan menyita aset pribadi Ayah.
Tak akan sampai ke sana.
Aku lupa. Aku harus ambil telur.
Hei.
Kau lebih awal.
Pernikahannya empat jam lagi, 'kan?
Kuharap kau tak keberatan, aku kemari untuk berganti pakaian.
Kamar di La Mirage tak ada yang seluas yang kumau.
Juga tak punya banyak cermin.
Mengejutkan mengingat Sam suka becermin.
- Masih banyak waktu sebelum… - Ya, aku tahu.
Ingat pembicaraan kita soal hari ini.
Yang utama adalah pernikahan ini. Jangan bahas si pendeta atau Van Kirk.
Benar.
Ini hari Fallon, bukan hari kita.
Sampai nanti.
Aku dari dahulu merasa Wyoming bukan tempatku.
Aku penari baris hebat.
Karena aku menaksir koboi yang mengajarkanku.
- Itu manis. - Aku sering berlatih.
- Katamu kau besar di Ohio? - Ya.
Kami pindah ke Wyoming saat aku sepuluh tahun.
- Ayahmu? Kupikir mereka masih menikah? - Benar.
Ya, ayahku tetap di New Orleans,
maksudku Ohio, beberapa bulan. Itu sudah lama sekali.
Ayo bicara tentangmu.
Kau akan menikahkan orang malam ini. Kau bersemangat?
Hatiku sedang tidak "sampai kematian memisahkan kita".
Aku paham. Pernikahan tradisional… Cukup norak.
- Saat saudaraku… - Kau membohongiku.
Tiketmu bukan dibatalkan
dan kau bahkan tak punya tiket pulang.
- Bagaimana… - Kutelepon maskapainya.
Tunggu, kau menelepon maskapainya?
- Itu… - Gila?
Tidak, gila adalah berbohong soal melihat sekolah hukum
untuk menipu pria tampan setengah sukses yang pertama kau lihat.
- Kau penipu, Kawan. - Ya, aku mengubah penerbanganku.
- Tapi bukan untuk menipumu. Aku… - Kau kenapa?
Maksudku bersikap romantis. Aku gugup karena menyukaimu.
Tapi alih-alih beri tahu,
kau pikir lebih baik berbohong padaku?
Aku khawatir, Sam. Ayolah.
Kita menikah padahal aku hanya mabuk sedikit.
Aku tak mau terlihat seperti orang yang putus asa atau penguntit.
Aku ingin memercayaimu.
Tapi pengalamanku mengajarkan sekali pembohong, selamanya pembohong.
Jadi, sebaiknya kau pergi.
Namanya Cliff Wilson.
Dia akan jual minyak yang dibutuhkan Blake untuk menyelamatkan CA,
jika harganya sesuai, dia akan menjualnya padamu.
Dengan harga penawaran kami, Cliff akan bersedia menjual anaknya.
Blake tak akan bisa menyediakan minyak sesuai kontrak tepat waktu.
Dia tahu dia melawan waktu.
Dia bisa melawan. Tapi kami punya jamnya.
Ini sempurna.
Baiklah, aku akan membantu putriku menikah.
Kalian bisa menangani transaksi ini?
Ya.
Lihat kalian, akhirnya menjadi teman.
Aku sangat bahagia.
- Kita bukan teman. - Aku tahu.
Tidak.
Baiklah.
Mungkin.
Pengantin apa yang belum pilih sepatu sebelum pernikahan?
Sudah kupilih. Sebelum upacaranya dipindahkan dari gereja.
- Tempat berbeda, sepatu berbeda. - Mungkin telanjang kaki saja.
Agar upacaranya bisa dilakukan.
Dia ada benarnya. Lagi pula, kau akan berjalan di rumput.
Sepatu hak tinggi bukan ide bagus.
Ayolah. Aku hanya butuh jaket Sherpa yang tepat dan banyak oksigen,
maka aku bisa mendaki Everest dengan sepatu hak tinggi.
Aku pilih tampil cantik daripada nyaman di pernikahanku.
Aku mau lihat yang itu.
Ada susunan acara yang bisa kulihat? Aku tak mau mengacau di depan tamu.
Wajar gugup sebelum acara.
Saat aku memerankan Fantine dalam Les Mis,
aku selalu gugup sebelum tampil.
Tapi setelah tirai dinaikkan, aku memesona.
Les Mis? Di Broadway?
Ya, seperti di Broadway. Tapi saat SMA.
Itu lebih sulit daripada Broadway.
Kau akan baik-baik saja.
Aku dan Liam akan membacakan janji pernikahan sendiri.
Aku akan menyanyikannya, setelah aku selesai menulisnya.
Akan kutunjukkan yang sudah kutulis.
Kau ingat siapa pemain cadanganmu untuk Fantine?
Sakitkah jika begini?
- Ya! - Catatan, jangan lakukan itu.
- Mungkin kakimu patah. - Tak patah.
Baik, tapi sakit. Kupikir tak ada lagi hal buruk.
Pernikahan ini dikutuk. Bagaimana jika hidupku dikutuk?
Bagaimana jika tak ada hal baik untukku?
- Bagaimana jika SMA adalah masa jayaku? - Kau cemas.
Itu tak bagus buat keriputmu.
- Mana Kirby dan es itu? - Dia mungkin sekalian minum.
- Kubantu kau berdiri. - Baik.
- Ayo. - Baiklah. Bantu dia duduk.
Aku tadi hanya duduk.
Bagus. Aku bisa berjalan kurang dari satu meter,
tapi kecuali pernikahannya dipindahkan ke kamarku.
- Bagaimana aku berjalan ke altar? - Blake ada di sebelahmu.
Mungkin kau bisa gunakan dia sebagai kruk dan berjalan pelan?
Sebaiknya pikirkan ulang pilihan sepatumu.
Aku tak mau pakai sepatu datar, hari ini atau kapan pun.
Aku lebih baik merangkak.
- Blake tak akan cukup. - Dia tak pernah cukup bagi Ibu.
Baik, apakah Ibu bisa
menguatkan diri untuk melupakan perselisihan dengan Blake
selama mungkin agar kalian bisa membantuku berjalan ke altar?
Tentu. Aku bingung kenapa tak dari awal seperti itu.
- Selalu tentang Ibu. - Blake tak akan senang.
Akan kutangani.
Tapi tidak sekarang. Aku harus menyelesaikan laguku.
- Bisa tolong aku ke piano? - Ya.
Agar aku bisa menyelesaikannya. Ibu, tetap di sini,
dan carilah yang seirama dengan "penerbit".
Mau tebak apa yang kupegang ini?
Kontrak sewa apartemen karena kau akan pindah dari sini?
Lucu. Ini akta kepemilikan mineral yang ada di bawah Wastu Carrington,
yang merupakan milikku. Aktanya, bukan wastunya.
Itu disimpan di brankas untukku
oleh ayah kita, Thomas Carrington.
Ini hari pernikahan putriku.
- Ini ada maksudnya? - Ya.
Meski kau memiliki tanah rumah ini,
aku memiliki apa pun yang bernilai di bawahnya.
Mirah, zamrud, apa saja.
Tapi karena aku tak punya waktu dan uang untuk menggali,
kuberi kau kesempatan membeli hakku.
Dengan harga yang pantas.
Pantas untuk siapa?
Aku mengharapkan jumlah besar.
Siapa yang tahu ada harta karun apa di bawah sana.
Dengar, aku tak pernah dengar ayahku
memberimu hak milik properti atau apa pun.
Jadi, aku akan menolak tawaranmu.
- Itu kesalahan besar. - Aku akan baik-baik saja.
Maaf aku datang tanpa memberi tahu,
terutama pada hari pernikahan saudarimu.
Aku merasa kita harus bicara langsung tentang ini.
Bicara tentang apa?
Aku tak tahu kenapa kau ke Atlanta.
Pria bernama Joseph Anders menemuiku di Montana
dan menanyakan banyak hal tentang ibumu.
Misalnya?
Dia menduga kau terlibat dengan overdosisnya.
Kau beri tahu dia dugaannya salah, 'kan?
Ingatanku samar.
Aku ingat ada beberapa hal yang mencurigakan.
Tapi aku bersedia melupakan itu
jika dia atau polisi menanyakannya lagi.
Asalkan kau dibayar?
Untuk mengganti biaya perjalananku.
Tentu saja. Serta uang belanja,
No comments yet. Be the first to leave one.